
Tahun Baru Imlek identik dengan warna merah dan kehangatan keluarga, namun di baliknya terdapat narasi panjang yang menjadikannya salah satu hari besar paling berpengaruh di dunia. Memahami sejarah imlek bukan sekadar mengetahui tanggalnya, melainkan juga menyelami tradisi leluhur serta adaptasi budaya yang luar biasa.
Mulai dari legenda monster di Tiongkok hingga dinamika politik di tanah air, mengenal asal-usul hari raya ini akan memberikan makna mendalam bagi Anda pada setiap ritual yang dijalankan. Artikel ini akan membahas sejarah imlek lengkap di dunia dan Indonesia.
Akar sejarah imlek bermula di Tiongkok sebagai festival agraris penyambut musim semi. Berikut tahapan pentingnya:
Salah satu kisah paling ikonik dalam sejarah imlek adalah legenda monster bernama Nian. Konon, Nian adalah makhluk buas yang muncul setiap akhir musim dingin untuk memangsa ternak dan penduduk desa. Masyarakat kemudian menemukan bahwa Nian sangat takut dengan warna merah, suara gaduh, dan api.
Pada masa Dinasti Han, perayaan Imlek mulai mendapatkan bentuk yang lebih resmi. Kaisar Han Wudi menetapkan penggunaan kalender lunar secara konsisten dan menetapkan bulan pertama sebagai awal tahun. Di era ini, perayaan bukan lagi sekadar mengusir monster, tetapi sudah menjadi ritual resmi kenegaraan yang melibatkan penghormatan kepada dewa-dewa dan leluhur.
Memasuki masa Dinasti Tang dan Song, perayaan Imlek menjadi semakin semarak dan mulai beralih dari ritual yang kaku menjadi festival rakyat yang menyenangkan. Pada masa ini, tradisi berkunjung ke rumah kerabat, bermain permainan tradisional, dan menikmati pertunjukan seni di tempat umum mulai populer.
Thu, 23 Apr 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 773.800
Fri, 1 May 2026

Scoot
Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 924.272
Thu, 23 Apr 2026

Jetstar
Bali / Denpasar (DPS) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 905.258
Sejarah imlek di indonesia dimulai dari kedatangan imigran Tionghoa yang kemudian berakulturasi dengan budaya lokal Nusantara. Berikut rincian perjalanannya:
Pada masa ini, masyarakat Tionghoa bebas merayakan tradisi mereka, bahkan Presiden Soekarno menetapkan Imlek sebagai hari raya keagamaan melalui Penetapan Pemerintah No. 2/1946. Budaya barongsai dan pasar malam berkembang harmonis di berbagai Pecinan sebagai wujud pembauran dengan penduduk lokal.
Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Liburan Tahun Baru Imlek
Kondisi berubah di bawah Presiden Soeharto melalui Inpres No. 14 Tahun 1967 yang melarang perayaan adat Tionghoa di depan umum. Selama tiga dekade, Imlek hanya boleh dirayakan secara tertutup dalam keluarga, dengan pelarangan total terhadap atribut Mandarin, lampion, hingga atraksi barongsai di area publik.
Titik balik terjadi saat Presiden Gus Dur mencabut larangan tersebut pada tahun 2000, yang mengizinkan kembali perayaan Imlek secara terbuka. Status ini kemudian diperkuat oleh Presiden Megawati yang menetapkan Imlek sebagai Hari Libur Nasional mulai tahun 2003, menandai pengakuan penuh atas identitas budaya Tionghoa.
Sat, 2 May 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.119.200
Sun, 5 Apr 2026

Lion Air
Surabaya (SUB) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 701.288
Sat, 4 Apr 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.166.000
Meskipun zaman terus berubah, semangat berbagi tetap menjadi inti dari setiap aktivitas yang dilakukan selama hari raya ini. Berikut adalah beberapa elemen penting yang selalu hadir dalam perayaan Imlek.
Angpao merah adalah simbol transfer kesejahteraan dan perlindungan dari orang yang sudah menikah kepada anak-anak atau orang tua. Warna merahnya melambangkan energi dan kebahagiaan, dengan harapan agar keberuntungan serta nasib baik terus mengalir bagi penerimanya sepanjang tahun.
Baca Juga: 20 Larangan saat Imlek yang Wajib Dihindari
Setiap hidangan Imlek memiliki filosofi mendalam, seperti kue keranjang yang tekstur lengketnya melambangkan persatuan keluarga. Begitu pula dengan penyajian ikan yang tidak boleh dihabiskan sebagai simbol kelimpahan rezeki dan kemakmuran yang terus bersisa untuk masa depan.
Membersihkan rumah sebelum Imlek bermakna membuang energi negatif agar energi positif baru dapat masuk dengan bebas. Namun, Anda dilarang menyapu pada hari pertama Imlek karena dipercaya dapat membuang keberuntungan yang baru saja hadir di dalam rumah.
Mempelajari sejarah imlek memberikan perspektif luas tentang ketangguhan tradisi yang melampaui zaman dan geografi. Dari legenda kuno hingga perjuangan identitas di tanah air, perayaan ini mengajarkan nilai universal tentang harapan serta persatuan yang menjadi kekayaan budaya dunia.
Di tanah air, sejarah imlek di indonesia menjadi pengingat berharga akan indahnya keberagaman dan pentingnya toleransi antar warga. Memahami sejarah imlek lengkap ini, perayaan Anda tahun ini menjadi lebih bermakna dan penuh rasa syukur atas warisan budaya yang luar biasa.
Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk merencanakan momen berkumpul bersama keluarga besar dengan mengunjungi berbagai destinasi Pecinan bersejarah. Anda dapat dengan mudah memesan tiket pesawat, tiket hotel, hingga tiket wisata melalui Traveloka untuk mendapatkan penawaran harga terbaik.
Jika anggaran terbatas, manfaatkan fitur TPaylater yang memungkinkan Anda berangkat sekarang dan bayar nanti dengan cicilan ringan. Segera pesan kebutuhan perjalanan Anda dan ciptakan kenangan Imlek yang tak terlupakan tahun ini!














