
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Turkish Airlines | 19.25 | 21.25 | Istanbul (IST) | Berlin (BER) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 19.45 | 22.20 | Istanbul (IST) | Amsterdam (AMS) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 20.25 | 22.25 | Istanbul (IST) | London (LHR) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 20.45 | 22.05 | Istanbul (IST) | Nevsehir (NAV) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 21.00 | 04.50 (+1 hari) | Jakarta (CGK) | Istanbul (IST) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 22.30 | 00.05 (+1 hari) | Antalya (AYT) | Istanbul (IST) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 22.45 | 04.45 (+1 hari) | Bangkok (BKK) | Istanbul (IST) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 22.50 | 00.20 (+1 hari) | Nevsehir (NAV) | Istanbul (IST) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 23.05 | 05.15 (+1 hari) | Singapore (SIN) | Istanbul (IST) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines | 23.55 | 01.15 (+1 hari) | Istanbul (IST) | Antalya (AYT) | Pesan penerbangan |
Turkish Airlines adalah maskapai penerbangan nasional (flag carrier) Turkiye, beroperasi dengan kode IATA TK dan kode ICAO THY. Berkantor pusat di area Bandara Ataturk di Yesilkoy, Istanbul, maskapai ini didirikan pada 20 Mei 1933 sebagai Administrasi Penerbangan Negara (Devlet Hava Yollari). Saat ini, Turkish Airlines adalah maskapai penerbangan terbesar di dunia berdasarkan jumlah destinasi penumpang, melayani lebih dari 340 destinasi di 132 negara yang mencakup Eropa, Asia, Afrika, Amerika, dan Oseania.
Sebagai maskapai layanan penuh dan anggota bangga Star Alliance sejak 2008, Turkish Airlines terkenal dengan layanan makanan dalam penerbangan yang telah meraih banyak penghargaan, jaringan global yang luas, dan keunggulan strategis hub Istanbul yang terletak di persimpangan Eropa dan Asia. Maskapai ini beroperasi dari Bandara Istanbul (IST), yang telah diakui sebagai bandara paling terhubung di dunia, memberikan wisatawan Indonesia akses one-stop yang mulus ke ratusan kota di seluruh Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan seterusnya. Bagi wisatawan Muslim Indonesia, Turkish Airlines menjadi pilihan favorit karena menyediakan makanan halal di semua penerbangan.
Turkish Airlines memiliki sejarah yang kaya lebih dari sembilan dekade, berkembang dari operator domestik kecil menjadi salah satu maskapai terkemuka di dunia. Tonggak sejarah penting dalam perjalanan maskapai ini meliputi:
Misi maskapai ini adalah menjadi maskapai pilihan yang menghubungkan benua, budaya, dan masyarakat, dengan visi yang berpusat pada pertumbuhan berkelanjutan, keunggulan operasional, dan keramahtamahan kelas dunia. Turkish Airlines memegang sertifikasi IOSA (IATA Operational Safety Audit) dan mempertahankan standar keselamatan dan perawatan yang ketat di seluruh armadanya.
Turkish Airlines mengoperasikan salah satu armada paling modern dan beragam dalam penerbangan global, terdiri dari lebih dari 450 pesawat dari jenis berbadan sempit dan berbadan lebar. Armada ini mencakup campuran pesawat Airbus dan Boeing yang dioptimalkan untuk operasi jarak pendek, menengah, dan jauh:
Maskapai ini berkomitmen pada modernisasi armada, dengan pesanan signifikan untuk pesawat generasi baru termasuk A350-900, A350-1000, dan Boeing 787-9 tambahan. Jenis pesawat baru ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, emisi lebih rendah, dan kenyamanan penumpang yang ditingkatkan dengan interior kabin terkini.
Turkish Airlines menghubungkan Indonesia ke Turkiye dan seterusnya melalui layanan langsung antara Jakarta dan Istanbul. Dari Bandara Istanbul, penumpang dapat terhubung ke ratusan destinasi lanjutan di seluruh Eropa, Asia Tengah, Afrika, dan Amerika — menjadikan Turkish Airlines pilihan yang sangat baik bagi wisatawan Indonesia yang menuju destinasi yang tidak dilayani penerbangan langsung dari Jakarta.
Rute utama dari Indonesia adalah:
Melalui jaringan hub Istanbul yang luas, wisatawan Indonesia dapat dengan nyaman terhubung ke destinasi Eropa dan global populer, termasuk:
Posisi Turkish Airlines sebagai maskapai yang melayani negara terbanyak di dunia berarti dari Jakarta, penumpang dapat menjangkau destinasi di seluruh Afrika, Balkan, Asia Tengah, dan Amerika Selatan yang sulit diakses dengan maskapai lain — semuanya melalui satu koneksi di Bandara Istanbul.
Turkish Airlines menawarkan jatah bagasi yang cukup besar sebagai maskapai layanan penuh, dengan bagasi tercatat gratis disertakan pada semua jenis tarif kecuali tarif Ekonomi paling dasar pada rute tertentu. Kebijakan bagasi bervariasi tergantung rute dan kelas tarif:
Sebagian besar rute dari Jakarta beroperasi dengan sistem berat:
Rute ke Amerika Serikat, Kanada, dan destinasi Afrika tertentu menggunakan sistem keping:
Biaya bagasi berlebih bervariasi berdasarkan rute. Pada rute sistem berat, biaya berkisar dari EUR 8 hingga EUR 32 per kilogram tambahan. Pada rute sistem keping, keping tambahan dikenakan biaya sekitar USD 80 untuk tas seberat 23-32 kg. Turkish Airlines merekomendasikan penggunaan kalkulator bagasi resmi di situs web mereka untuk memeriksa biaya pasti untuk rute spesifik Anda. Satu keping bagasi tercatat tidak boleh melebihi 32 kg terlepas dari kelas tarif atau rute.
Penumpang tidak diperbolehkan membawa zat mudah terbakar, bahan peledak, gas bertekanan, bahan beracun atau korosif, benda tajam, atau baterai lithium melebihi 160 Wh dalam bagasi tercatat atau kabin. Detail lengkap tersedia di situs web Turkish Airlines dan di konter check-in bandara.
Turkish Airlines menyediakan beberapa opsi check-in untuk memastikan pengalaman pra-penerbangan yang lancar bagi penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan bandara di seluruh dunia:
Untuk penumpang yang terbang dari Jakarta ke Istanbul, disarankan untuk tiba di bandara setidaknya 3 jam sebelum keberangkatan untuk memberikan waktu yang cukup untuk baggage drop, imigrasi, dan pemeriksaan keamanan.
Turkish Airlines menawarkan dua kelas kabin pada penerbangannya — Kelas Ekonomi dan Kelas Bisnis — keduanya dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan premium yang secara konsisten meraih pengakuan industri.
Kelas Ekonomi di Turkish Airlines menyediakan pengalaman terbang yang nyaman dengan fasilitas gratis yang banyak maskapai berbiaya rendah kenakan biaya ekstra:
Penumpang Kelas Bisnis menikmati pengalaman yang lebih tinggi dengan fasilitas premium:
Turkish Airlines menyediakan kebijakan dan layanan bantuan komprehensif untuk mengakomodasi kebutuhan semua wisatawan:
Turkish Airlines menawarkan fleksibilitas untuk mengelola perubahan pemesanan, meskipun ketentuan spesifik tergantung pada kelas tarif dan rute:
Untuk pemesanan yang dilakukan melalui Traveloka, permintaan refund dapat diajukan melalui aplikasi Traveloka. Tim dukungan pelanggan Traveloka tersedia 24/7 untuk membantu pembatalan dan refund.
Traveloka menjadikan pemesanan penerbangan Turkish Airlines dari Indonesia mudah, terjangkau, dan menguntungkan. Berikut alasan utama memesan melalui Traveloka:
Bepergian dari Indonesia ke Istanbul dan seterusnya tidak harus menguras dompet. Berikut tips praktis untuk menemukan tarif Turkish Airlines termurah di Traveloka:
Memesan penerbangan Turkish Airlines di Traveloka sederhana dan dapat diselesaikan dalam beberapa langkah saja:
Penerbangan langsung Turkish Airlines dari Jakarta ke Istanbul (IST) berlangsung sekitar 12 jam 30 menit, salah satu rute nonstop terlama yang dilayani maskapai ini dari Asia Tenggara. Bila melanjutkan perjalanan ke kota Eropa lain lewat hub IST, tambahkan waktu transit sesuai jadwal koneksi. Cek estimasi kedatangan terbaru di halaman Status Penerbangan Traveloka sebelum berangkat ke bandara.
Pada rute berbasis sistem berat seperti Jakarta-Istanbul, bagasi tercatat gratis Turkish Airlines mencapai 30 kg untuk kelas Ekonomi dan 40 kg untuk Kelas Bisnis. Namun pada rute sistem keping seperti ke Amerika Utara, jatahnya berubah menjadi 1 keping maksimal 23 kg (Ekonomi) atau 2 keping maksimal 32 kg (Bisnis). Bagasi kabin tetap 8 kg plus 1 barang pribadi 4 kg untuk semua kelas Ekonomi.
Turkish Airlines memberi kebijakan pembatalan gratis dalam 24 jam setelah pemesanan bila keberangkatan masih lebih dari 7 hari lagi. Setelah masa itu, tarif Eco Fly umumnya non-refundable dan hanya bisa direschedule dengan biaya perubahan plus selisih tarif, sedangkan tiket Business fully flexible memungkinkan perubahan dan refund penuh tanpa penalti. Ajukan permintaan lewat Pesanan Saya di Traveloka.
Di bandara, konter check-in Turkish Airlines untuk penerbangan internasional biasanya dibuka 3 jam sebelum keberangkatan dan ditutup 60 menit sebelumnya; datang lebih awal dianjurkan mengingat volume penumpang tinggi di hub Istanbul. Kios self-service juga tersedia di banyak bandara bagi yang ingin mencetak boarding pass sendiri tanpa mengantre di konter reguler.
Anggota Elite dan Elite Plus Miles&Smiles mendapat pemilihan kursi standar gratis di seluruh kabin, sementara anggota Classic dan Classic Plus tetap dikenakan biaya untuk kursi pilihan tertentu. Penumpang non-anggota dapat memilih kursi jendela, tengah, atau lorong saat pemesanan di Traveloka berdasarkan ketersediaan pada kelas tarif Economy atau Business yang dibeli.
Turkish Airlines mewajibkan kursi bayi khusus pesawat (bukan car seat mobil biasa) berukuran maksimal 40x40 cm untuk bayi di bawah 2 tahun yang menggunakan kursi terpisah, dengan penempatan hanya di baris tengah pesawat wide-body dan tidak boleh menghalangi kursi di depannya. Bayi di pangkuan tetap tersedia sebagai opsi tanpa kursi tambahan.
Karena seluruh menu standar Turkish Airlines sudah memenuhi standar halal, penumpang Muslim dari Indonesia tidak perlu memesan menu khusus terpisah pada rute Jakarta-Istanbul. Bila memerlukan menu diet tertentu seperti vegetarian, rendah garam, atau bebas gluten, ajukan permintaan minimal 24 jam sebelum keberangkatan lewat Manage Booking di situs Turkish Airlines atau saat pemesanan di Traveloka.
Membeli kuota bagasi tambahan Turkish Airlines lebih dulu lewat situs resmi atau saat pemesanan biasanya lebih murah dibanding membayar kelebihan berat langsung di konter bandara. Pada rute sistem berat seperti Jakarta-Istanbul, biaya per kilogram kelebihan berkisar EUR 8 hingga EUR 32 tergantung jarak tempuh, sementara rute sistem keping ke Amerika mengenakan sekitar USD 80 per keping tambahan.
Turkish Airlines tercatat resmi oleh Guinness World Records sebagai maskapai yang terbang ke jumlah negara terbanyak di dunia, yaitu 131 negara, unggul lebih dari 30 negara dibanding pesaing terdekatnya seperti Qatar Airways yang melayani 84 negara. Keunggulan ini ditopang lokasi strategis hub utamanya di Bandara Istanbul yang menjadi titik transit lintas Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika.
Turkish Airlines pertama kali berdiri pada 1933 sebagai maskapai penerbangan negara Turki dan kini berstatus perusahaan hibrida, dengan 49,12 persen saham dimiliki Turkiye Wealth Fund sejak Februari 2017 dan sisanya 50,88 persen diperdagangkan publik di Bursa Efek Istanbul. Struktur ini membuat pemerintah Turki tetap memegang kendali strategis meski sahamnya tercatat di pasar modal.



