
2 jam, 20 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Citilink | 19.00 | 21.30 | Bandung (BDO) | Medan (KNO) | Pesan Sekarang |
Super Air Jet | 19.10 | 21.30 | Bandung (BDO) | Medan (KNO) | Pesan Sekarang |
Super Air Jet dan Citilink sama-sama melayani penerbangan langsung dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Kualanamu Medan, menyusul aktifnya kembali operasional pesawat jet di Husein Sastranegara sejak 14 Agustus 2026.
Waktu tempuh penerbangan langsung Bandung-Medan sekitar 2 jam 20 menit.
Harga tiket pesawat Bandung ke Medan mulai dari Rp 1.195.100 untuk kelas ekonomi, dengan variasi harga tergantung waktu pemesanan dan musim liburan.
Bandara Husein Sastranegara sempat mengalihkan penerbangan berjadwalnya ke bandara lain sejak akhir 2023 karena pertimbangan keselamatan, sebelum akhirnya kembali dibuka untuk pesawat bermesin jet pada 14 Agustus 2026.
Bandara Kualanamu sebenarnya berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, sekitar 26-39 kilometer dari pusat Kota Medan, bukan berada langsung di dalam kota.
Cara paling populer adalah menggunakan Kereta Api Bandara Kualanamu yang menempuh waktu sekitar 30-45 menit ke Kota Medan, selain opsi taksi resmi dan transportasi online.
Beberapa destinasi populer di antaranya Istana Maimun, Tjong A Fie Mansion, Merdeka Walk, Danau Toba, Pulau Samosir, Air Terjun Sipiso-piso, serta Bukit Lawang untuk konservasi orangutan Sumatera.
Danau Toba berjarak sekitar 176 kilometer atau 4-5 jam perjalanan darat dari Medan, sementara Bukit Lawang berjarak sekitar 90 kilometer atau sekitar 3 jam perjalanan darat dari Medan.
Penerbangan langsung Bandung ke Medan kembali hadir setelah Bandara Husein Sastranegara mengaktifkan kembali layanan pesawat jet komersial mulai 14 Agustus 2026, menyusul periode operasional yang terhenti sejak 2023. Momen ini membuka kembali konektivitas udara antara Kota Kembang dan Kota Medan tanpa perlu transit di Jakarta atau kota lain, memangkas waktu perjalanan darat maupun rute udara yang sebelumnya memutar. Super Air Jet dan Citilink sama-sama melayani penerbangan langsung Bandung ke Medan menyusul aktifnya kembali operasional pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 20 menit dan tiket mulai dari Rp 1.195.100. Bagi pelaku bisnis, wisatawan, maupun perantau asal Sumatera Utara yang menuntut ilmu atau bekerja di Bandung, kembalinya rute ini menjadi kabar baik yang telah lama ditunggu. Artikel ini mengulas latar belakang reaktivasi penerbangan jet di Husein Sastranegara, detail rute dan maskapai yang melayani, estimasi biaya perjalanan, serta gambaran destinasi yang bisa dijelajahi begitu mendarat di Medan dan sekitarnya, mulai dari Istana Maimun hingga Danau Toba.
Setelah sempat terhenti sejak 2023 karena pertimbangan keselamatan operasional, penerbangan bermesin jet dari Bandara Husein Sastranegara resmi diaktifkan kembali pada 14 Agustus 2026. Comeback ini ditandai dengan pesawat yang mendarat lebih dulu di bandara tersebut, sebelum disusul maskapai lain termasuk Citilink dan Super Air Jet yang membuka rute domestik baru dari Bandung, salah satunya menuju Medan (Kualanamu). Bagi warga Bandung Raya, ini adalah pertama kalinya dalam beberapa tahun mereka bisa terbang langsung ke Sumatera Utara tanpa harus terlebih dahulu menuju bandara lain di luar kota. Reaktivasi ini bukan sekadar simbolis. Ia mengembalikan Bandung sebagai simpul penerbangan domestik yang menjangkau kota-kota besar di luar Jawa, termasuk Medan sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia bagian barat.
Bandara Husein Sastranegara sempat mengalihkan seluruh penerbangan berjadwalnya ke bandara lain di Jawa Barat pada akhir 2023 karena alasan keselamatan, termasuk panjang runway dan kepadatan area sekitar bandara. Setelah melalui proses persiapan dan penyesuaian operasional, bandara yang berlokasi di tengah Kota Bandung ini kembali dibuka untuk pesawat bermesin jet pada pertengahan Agustus 2026. Lokasinya yang jauh lebih dekat ke pusat kota dibandingkan bandara alternatif tersebut membuat waktu tempuh dari rumah atau kantor ke bandara menjadi lebih singkat, sehingga penumpang tidak perlu berangkat terlalu jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan.
Super Air Jet dan Citilink sama-sama melayani penerbangan langsung Bandung ke Medan menyusul aktifnya kembali operasional pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara sejak 14 Agustus 2026. Super Air Jet mengumumkan pembukaan delapan rute langsung dari Husein Sastranegara, dengan Medan (Kualanamu) sebagai salah satu destinasi utama selain Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar. Citilink turut memperkuat konektivitas ini dengan mengoperasikan rute-rute domestik dari Bandung, menyusul dibukanya kembali layanan jet komersial di bandara tersebut. Dengan dua maskapai yang bersaing melayani rute yang sama, penumpang punya lebih banyak pilihan jadwal dan kelas layanan saat memesan tiket pesawat Bandung-Medan.
Salah satu keuntungan utama dari dibukanya kembali rute langsung ini adalah efisiensi waktu. Penerbangan langsung Bandung-Medan memiliki estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 20 menit, jauh lebih singkat dibandingkan opsi transit yang mengharuskan penumpang berganti pesawat di kota lain. Waktu tempuh ini menjadikan Medan sebagai destinasi yang realistis untuk perjalanan singkat, baik untuk urusan bisnis maupun liburan akhir pekan. Perlu diingat bahwa waktu tempuh aktual dapat sedikit berbeda tergantung kondisi cuaca, jalur penerbangan, dan waktu tunggu di darat (taxi time) di masing-masing bandara.
Karena rute ini baru saja diaktifkan kembali, jadwal penerbangan dari Super Air Jet maupun Citilink masih dalam tahap penyesuaian dan berpotensi bertambah frekuensinya seiring meningkatnya permintaan. Penumpang disarankan untuk selalu memeriksa jadwal terbaru sebelum memesan tiket, terutama jika merencanakan perjalanan pulang-pergi dalam satu hari. Sebagai bandara yang baru kembali beroperasi untuk pesawat jet, Husein Sastranegara juga masih menargetkan penambahan rute internasional pada akhir 2026, yang berpotensi memperluas pilihan konektivitas dari Bandung ke depannya.
Harga tiket pesawat rute Bandung-Medan bervariasi tergantung waktu pemesanan, musim liburan, dan maskapai yang dipilih. Sebagai gambaran umum, harga tiket pesawat Bandung ke Medan mulai dari Rp 1.195.100 untuk kelas ekonomi pada hari kerja biasa. Harga ini dapat meningkat signifikan menjelang musim liburan sekolah, Lebaran, atau libur panjang akhir tahun. Karena rute ini tergolong baru dibuka kembali, tidak ada salahnya membandingkan harga dari kedua maskapai yang melayani rute langsung ini, mengingat keduanya bisa saja menawarkan promo pembukaan rute untuk menarik penumpang.
Untuk mendapatkan harga terbaik, sebaiknya pesan tiket pesawat Bandung-Medan jauh-jauh hari, terutama jika perjalanan bertepatan dengan periode ramai seperti libur sekolah atau hari besar keagamaan. Memesan pada hari kerja (Selasa-Kamis) dan menghindari jam-jam sibuk keberangkatan pagi atau malam biasanya juga membantu menekan biaya. Selain itu, mengaktifkan notifikasi harga tiket dan memantau promo pembukaan rute baru dari Super Air Jet maupun Citilink bisa jadi cara efektif untuk mendapatkan tiket pesawat Bandung ke Medan dengan harga lebih terjangkau, khususnya di masa awal reaktivasi rute ini.
Bandara Husein Sastranegara terletak tidak jauh dari pusat Kota Bandung, menjadikannya salah satu bandara kota (city airport) yang paling mudah diakses di Indonesia. Kedekatan ini menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan bandara alternatif yang berjarak jauh lebih besar dari pusat kota Bandung. Sebagai bandara yang baru kembali melayani penerbangan jet komersial, penumpang disarankan untuk datang lebih awal dari jadwal keberangkatan guna mengantisipasi proses check-in dan keamanan yang mungkin masih menyesuaikan dengan volume penumpang yang meningkat pascareaktivasi.
Penerbangan dari Bandung akan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu (KNO), yang merupakan salah satu bandara terbesar di Indonesia. Meski sering disebut sebagai 'Bandara Medan', Kualanamu sebenarnya berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, bukan di dalam Kota Medan itu sendiri. Bandara ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang perjalanan, termasuk area komersial dan hiburan yang cukup lengkap untuk bandara di luar Jawa, menjadikannya titik transit yang nyaman sebelum melanjutkan perjalanan ke kota maupun destinasi wisata di Sumatera Utara.
Jarak antara Bandara Kualanamu dan pusat Kota Medan sekitar 26-39 kilometer, tergantung titik tujuan akhir di dalam kota. Pilihan transportasi paling populer adalah Kereta Api Bandara Kualanamu, yang menempuh jarak tersebut dalam waktu sekitar 30-45 menit dengan fasilitas rak bagasi, layar LCD, dan koneksi WiFi. Selain kereta bandara, penumpang juga bisa memilih taksi resmi, layanan transportasi online, atau shuttle bandara sebagai alternatif, terutama bila membawa banyak bagasi atau bertujuan ke area yang tidak dilalui jalur kereta.
Setelah tiba di Medan, Istana Maimun menjadi salah satu ikon wisata sejarah yang wajib dikunjungi. Istana ini dibangun oleh Sultan Ma'mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah dan selesai pada 1891, memadukan gaya arsitektur Melayu, Islam, India, Spanyol, dan Eropa dalam satu bangunan megah berwarna kuning khas Melayu. Nama 'Maimun' sendiri diambil dari nama permaisuri sultan, Siti Maimunah, dan istana ini dahulu menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Deli, berdampingan dengan Masjid Raya Al Mashun yang berjarak tidak jauh dari kompleks istana.
Tidak jauh dari Istana Maimun, kawasan Kesawan menyimpan Tjong A Fie Mansion, sebuah rumah bersejarah yang dibangun pada 1895 dan kini menjadi museum yang dibuka untuk umum. Bangunan dua lantai ini memadukan unsur arsitektur Eropa, Tionghoa, dan Melayu, lengkap dengan ruang-ruang besar, furnitur antik, dan ukiran khas yang masih terjaga. Kawasan Kesawan sendiri dikenal sebagai salah satu area tertua di Medan, dengan deretan bangunan bersejarah yang berjajar di sepanjang jalan utamanya, menjadikannya spot yang menarik untuk berjalan kaki sambil menikmati arsitektur kota lama.
Berjalan kaki sedikit dari Kesawan, wisatawan akan menemukan Merdeka Walk, area publik yang ramai dikunjungi terutama saat malam hari. Kawasan ini dipenuhi tenant makanan dan minuman serta menjadi tempat bersantai warga lokal maupun pendatang setelah beraktivitas. Lokasinya yang berdekatan dengan Lapangan Merdeka Medan membuat Merdeka Walk menjadi titik yang praktis untuk disinggahi di sela-sela mengunjungi destinasi sejarah lain di sekitar pusat kota.
Bagi yang punya waktu lebih panjang, Danau Toba adalah destinasi utama yang menjadi alasan banyak orang terbang ke Medan. Danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara ini berjarak sekitar 176 kilometer dari Kota Medan, dengan waktu tempuh darat sekitar 4-5 jam menuju kawasan Parapat di tepi danau. Danau Toba terbentuk dari letusan supervulkan purba dan kini dikenal luas sebagai salah satu Geopark UNESCO, dengan pemandangan perbukitan hijau yang mengelilingi hamparan air yang luas.
Dari Parapat, perjalanan biasanya dilanjutkan dengan menyeberang menggunakan kapal feri menuju Pulau Samosir, pulau vulkanik di tengah Danau Toba yang menjadi pusat budaya Batak. Penyeberangan ini umumnya memakan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam. Di Samosir, wisatawan dapat menjelajahi desa-desa tradisional dengan rumah adat berbentuk khas, menikmati suasana tepi danau yang tenang, hingga mencicipi kuliner lokal yang berbeda dari hidangan di Kota Medan.
Masih di kawasan Danau Toba, Air Terjun Sipiso-piso di Desa Tongging, Kabupaten Karo, menjadi salah satu spot foto favorit karena ketinggiannya yang mencapai sekitar 120 meter dengan debit air yang deras. Air terjun ini menawarkan pemandangan yang berpadu antara aliran air terjun dan hamparan Danau Toba di kejauhan. Untuk mencapai titik pandang utama, pengunjung biasanya perlu menuruni anak tangga menuju area dasar air terjun, sehingga disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman.
Selain Danau Toba, Bukit Lawang di Kabupaten Langkat menjadi destinasi populer lain yang berjarak sekitar 90 kilometer dari Kota Medan, atau sekitar 3 jam perjalanan darat. Kawasan ini dikenal sebagai pusat rehabilitasi dan konservasi orangutan Sumatera yang telah berdiri sejak 1973. Wisatawan dapat mengikuti trekking singkat di area sekitar sungai untuk mengamati orangutan liar dari jarak aman, sebuah pengalaman ekowisata yang jarang ditemukan di destinasi wisata perkotaan lain di Indonesia.
Bukit Lawang juga dikenal sebagai salah satu pintu masuk utama ke Taman Nasional Gunung Leuser, kawasan konservasi seluas lebih dari satu juta hektare yang menjadi habitat satwa liar endemik Sumatera, termasuk orangutan, gajah, badak, dan harimau Sumatera. Taman nasional ini menjadi salah satu kawasan hutan tropis dataran rendah terakhir di Asia Tenggara yang masih relatif utuh, menjadikannya destinasi penting bagi pencinta alam maupun wisata edukasi konservasi.
Setelah puas menjelajahi destinasi alam dan sejarah, wisata kuliner menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan di Medan. Bika ambon, kudapan legit berbahan dasar tapioka, telur, dan santan yang difermentasi, menjadi oleh-oleh khas yang paling banyak diburu wisatawan meski namanya justru merujuk ke Ambon. Soto Medan dengan kuah santan kental berwarna kekuningan yang kaya rempah juga wajib dicoba, biasanya disajikan bersama perkedel kentang dan emping. Bagi penggemar durian, Medan dikenal luas sebagai salah satu sentra durian terbaik di Indonesia dengan daging buah yang tebal dan legit.
Karena rute penerbangan langsung Bandung-Medan baru diaktifkan kembali, ada baiknya menyusun itinerary dengan sedikit fleksibilitas, terutama terkait jadwal penerbangan yang masih berpotensi berubah pada masa-masa awal. Pastikan juga mengecek kembali dokumen perjalanan dan bagasi sesuai kebijakan masing-masing maskapai. Jika tujuan utama adalah Danau Toba atau Bukit Lawang, sebaiknya alokasikan waktu perjalanan darat yang cukup dari Kota Medan, mengingat kedua destinasi tersebut berjarak beberapa jam dari pusat kota. Dengan waktu tempuh udara yang hanya 2 jam 20 menit dari Bandung, kombinasi ini tetap membuat Medan dan Sumatera Utara jadi destinasi yang layak dipertimbangkan untuk liburan singkat maupun perjalanan bisnis.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 2 jam 20 menit |
Bandara di Bandung | |
Bandara di Medan |

