
1 jam, 15 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Parata Air | 06.00 | 07.15 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Eastar Jet | 06.05 | 07.20 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Jin Air | 06.15 | 07.30 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Jin Air | 06.30 | 07.45 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Eastar Jet | 14.40 | 15.55 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Eastar Jet | 15.00 | 16.20 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Air Busan | 15.15 | 16.30 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Jin Air | 15.20 | 16.35 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Eastar Jet | 15.20 | 16.45 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Eastar Jet | 15.35 | 16.50 | Seoul (GMP) | Jeju (CJU) | Pesan Sekarang |
Rute Seoul Gimpo–Jeju adalah salah satu rute penerbangan tersibuk di Asia, dengan ratusan penerbangan harian yang menghubungkan ibu kota Korea Selatan dengan Pulau Jeju, destinasi wisata paling populer di negeri Ginseng. Dari Bandara Gimpo (GMP), penerbangan langsung ke Bandara Internasional Jeju (CJU) hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam — menjadikan perjalanan ini lebih praktis dari sekadar tamasya akhir pekan. Temukan juga pilihan penerbangan dari kota lain di Seoul melalui Tiket Pesawat Seoul ke CJU.
Rute GMP–CJU dilayani oleh berbagai maskapai mulai dari penerbangan berbiaya rendah (LCC) hingga maskapai full-service, sehingga rentang harganya cukup luas. Maskapai LCC seperti Jeju Air, Jin Air, dan T'way Air umumnya menawarkan tarif yang lebih kompetitif dibandingkan maskapai full-service seperti Korean Air dan Asiana Airlines. Tarif pulang pergi mulai dari Rp 275.165. Untuk mendapatkan harga terbaik, disarankan memesan setidaknya dua hingga empat minggu sebelum tanggal keberangkatan, terutama menjelang musim liburan Korea seperti Chuseok dan Seollal. Pantau harga secara berkala melalui fitur Price Alert di Traveloka agar tidak melewatkan penawaran terbaik.
Harga tiket pesawat Gimpo–Jeju berfluktuasi sepanjang tahun sesuai dengan permintaan wisatawan domestik Korea. Periode Chuseok (September–Oktober) dan Seollal (Januari–Februari) serta libur musim panas (Juli–Agustus) cenderung mengalami lonjakan harga karena permintaan tinggi. Sebaliknya, pertengahan musim semi (April) dan awal musim gugur setelah Chuseok biasanya lebih tenang secara permintaan. Perlu diingat bahwa Jeju merupakan tujuan wisata nomor satu Korea, sehingga musim liburan nasional apapun akan berdampak pada harga tiket. Aktifkan Price Alert di aplikasi Traveloka untuk memantau pergerakan harga secara otomatis dan memesan di waktu yang tepat.
Dengan ratusan penerbangan per hari di rute ini, Bandara Gimpo menawarkan penerbangan paling awal ke Jeju mulai dari subuh dan penerbangan terakhir hingga malam hari. Penerbangan di hari kerja (Senin–Kamis) cenderung memiliki permintaan lebih rendah dibandingkan akhir pekan, yang merupakan waktu favorit wisatawan Korea untuk berwisata ke Jeju. Penerbangan jam tengah malam sering kali lebih terjangkau dibandingkan penerbangan pagi prime time. Bandingkan kombinasi hari dan waktu keberangkatan di Traveloka untuk menemukan opsi yang paling sesuai dengan jadwal dan anggaran Anda.
Rute GMP–CJU dilayani oleh tujuh maskapai yang bersaing ketat, mencerminkan betapa strategisnya rute ini dalam peta penerbangan domestik Korea.
Korean Air adalah maskapai flag carrier Korea Selatan yang melayani rute ini dengan layanan full-service termasuk kelas bisnis, sebagai anggota aliansi SkyTeam. Asiana Airlines juga menawarkan layanan penuh dengan standar pelayanan premium dan keanggotaan Star Alliance. Di segmen LCC, Jeju Air (7C) adalah maskapai yang berbasis langsung di Pulau Jeju dan merupakan salah satu pemain terbesar di rute ini. Jin Air, anak perusahaan Korean Air, mengoperasikan armada Boeing 737 dengan tarif kompetitif. Selain itu, T'way Air dan Eastar Jet turut memeriahkan persaingan di rute tersibuk Korea ini. Air Seoul, anak perusahaan Asiana, juga kadang melayani rute ini di musim peak.
Hampir semua penerbangan GMP–CJU adalah penerbangan langsung tanpa transit — tidak ada alasan untuk transit di kota lain ketika jarak tempuhnya sedekat ini. Durasi penerbangan tercepat: 1 jam 15 menit. Dengan lebih dari 100 frekuensi penerbangan per hari di rute ini (menjadikannya salah satu rute tersibuk di Asia), fleksibilitas jadwal sangat tinggi. Penerbangan pertama biasanya berangkat sekitar pukul 06.00–07.00 pagi, sementara penerbangan terakhir sekitar pukul 21.00–22.00 malam waktu setempat (KST).
Seoul memiliki dua bandara: Bandara Internasional Incheon (ICN) untuk rute internasional jarak jauh, dan Bandara Gimpo (GMP) yang melayani rute domestik serta beberapa rute pendek Asia Timur. Untuk penerbangan ke Jeju, Bandara Gimpo adalah titik keberangkatan utama dari kawasan Seoul.
Bandara Gimpo (GMP) terletak di bagian barat Seoul, sekitar 15–18 km dari pusat kota. Bandara ini dapat dijangkau dengan mudah menggunakan subway Seoul Line 9 atau AREX (Airport Railroad Express) dari Stasiun Gimpo Airport. Taksi bandara tersedia 24 jam, dan perjalanan ke pusat Seoul memakan waktu sekitar 30–40 menit tergantung kondisi lalu lintas. Terminal domestik Gimpo dirancang kompak dan efisien — proses check-in hingga boarding umumnya dapat diselesaikan dalam 45–60 menit. Fasilitas tersedia termasuk berbagai restoran, toko oleh-oleh, area belanja bebas bea, dan lounge maskapai.
Bandara Internasional Jeju (CJU) adalah satu-satunya bandara di Pulau Jeju dan merupakan salah satu bandara tersibuk di Korea Selatan berkat arus wisatawan domestik yang tinggi sepanjang tahun.
Bandara Internasional Jeju (CJU) terletak di sisi utara pulau, sekitar 3 km dari pusat Kota Jeju. Transportasi dari bandara ke kota sangat mudah: bus bandara (limousine bus) melayani berbagai tujuan di pulau dengan tarif terjangkau, taksi tersedia di depan terminal kedatangan, dan layanan ride-hailing seperti Kakao T beroperasi aktif. Waktu tempuh ke pusat Kota Jeju sekitar 10–15 menit, sementara ke area Seogwipo di selatan sekitar 40–50 menit. Terminal bandara memiliki fasilitas lengkap termasuk pusat informasi wisata, toko oleh-oleh khas Jeju (seperti hallabong dan kopi gelap Jeju), restoran, dan ATM.
Di rute GMP–CJU, Korean Air dan Asiana Airlines menawarkan kelas bisnis di samping kelas ekonomi, memberikan pilihan kenyamanan premium meski untuk penerbangan singkat satu jam. Maskapai LCC seperti Jeju Air, Jin Air, dan T'way Air mengoperasikan konfigurasi satu kelas (ekonomi), dengan pilihan kursi ekstra legroom yang dapat dibeli secara terpisah. Tidak ada layanan premium economy di rute domestik Korea.
Pulau Jeju menawarkan lanskap alam vulkanik yang unik di Korea, dengan beragam atraksi yang tidak akan habis dijelajahi.
Gunung Hallasan — puncak tertinggi di Korea Selatan (1.950 mdpl) yang berada di tengah pulau, merupakan situs Warisan Alam UNESCO. Jalur pendakiannya buka sepanjang tahun dengan pemandangan berbeda setiap musim. Pantai Hyeopjae — pantai berpasir putih dengan air biru jernih di sisi barat pulau, dikelilingi hutan pinus. Desa Seongeup — desa bersejarah yang menjaga budaya tradisional Jeju, termasuk tembok batu vulkanik dan rumah-rumah berpagar batu hitam khas. Sunrise Peak (Seongsan Ilchulbong) — kawah vulkanik UNESCO di ujung timur pulau yang menjadi spot terbaik menyaksikan matahari terbit. Lava Tubes Manjanggul — terowongan lava alami sepanjang 13 km yang merupakan situs Warisan Alam Dunia UNESCO. Jusangjeolli Cliff — formasi batu basalt berbentuk kolom geometris memukau di tepi laut selatan pulau.
Jeju memiliki kalender acara yang aktif sepanjang tahun, mencerminkan keunikan budaya dan alam pulau ini.
Jeju Fire Festival (Februari/Maret) — festival tahunan di Saebyeol Oreum yang menampilkan pembakaran ladang tradisional, pertunjukan kembang api, dan pertunjukan seni. Jeju Canola Flower Festival (Maret–April) — saat ribuan hektar ladang bunga canola berbunga kuning, menjadikan Jeju latar foto paling populer di musim semi. Jeju Fringe Festival (Agustus) — festival seni pertunjukan internasional yang menghadirkan seniman dari berbagai negara di berbagai venue outdoor. Jeju Haenyeo (Penyelam Perempuan) Festival (September) — merayakan tradisi penyelam perempuan laut Jeju yang terdaftar dalam Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Tamna Cultural Festival (Oktober) — festival budaya terbesar di Jeju yang menampilkan seni, musik tradisional, dan pameran warisan sejarah kerajaan Tamna.
Jeju menawarkan pilihan akomodasi yang beragam di berbagai penjuru pulau, dengan karakter yang berbeda-beda.
Jeju City (pusat kota) — pilihan strategis bagi yang ingin dekat dengan bandara, pusat belanja, dan dermaga pelabuhan. Cocok untuk wisatawan yang ingin menjelajahi seluruh pulau dengan kendaraan sewaan. Seogwipo — kota di sisi selatan pulau, dekat air terjun Cheonjiyeon dan Jusangjeolli Cliff. Lebih tenang dan berorientasi alam, populer di kalangan wisatawan yang mencari nuansa santai. Jungmun Resort Complex — kawasan resor premium di tengah-selatan pulau dengan hotel bintang lima, taman air Aqua Planet, dan akses pantai Jungmun. Ideal untuk bulan madu dan wisata mewah. Seongsan (ujung timur) — area dekat Sunrise Peak, cocok untuk yang ingin bangun pagi menyaksikan matahari terbit tanpa perlu perjalanan jauh.
Persyaratan masuk ke Korea Selatan untuk WNI: Warga negara Indonesia memerlukan visa Korea Selatan (C-3 untuk wisata) untuk memasuki Korea, termasuk untuk penerbangan domestik lanjutan ke Jeju. Visa dapat diajukan melalui Kedutaan Besar Korea di Jakarta atau Surabaya. Pemegang paspor Indonesia juga dapat memanfaatkan program Korea Electronic Travel Authorization (K-ETA) yang memungkinkan pendaftaran online — namun selalu cek kebijakan terbaru sebelum berangkat, karena ketentuan dapat berubah.
Mata uang: Korea Selatan menggunakan Won Korea (KRW). Kurs dapat berfluktuasi; disarankan menukar sebagian uang sebelum berangkat atau menggunakan kartu dengan fasilitas bebas biaya transaksi luar negeri. Waktu: Korea Selatan berada di zona KST (UTC+9), lebih cepat 2 jam dari WIB. Cuaca Jeju: Jeju lebih hangat dari daratan Korea di musim dingin (Desember–Februari) dengan suhu sekitar 5–10°C, namun musim panas (Juli–Agustus) bisa panas dan lembab dengan suhu mencapai 30°C. Musim semi (April–Mei) dan gugur (September–November) adalah waktu paling nyaman untuk berkunjung. Transportasi di Jeju: Menyewa mobil atau motor sangat direkomendasikan karena transportasi umum antar atraksi terbatas. Sim Card Korea atau paket roaming data lokal sangat berguna untuk navigasi.
Selain terbang dari Gimpo, Anda juga dapat mempertimbangkan penerbangan dari kota lain di Korea yang langsung ke Jeju, seperti dari Busan atau Daegu. Bagi yang tiba dari Indonesia melalui Bandara Incheon, cek juga ketersediaan penerbangan langsung ICN–CJU. Untuk menjelajahi lebih banyak destinasi di Korea Selatan, lihat semua pilihan rute penerbangan di halaman penerbangan Korea Selatan.
Traveloka memudahkan pemesanan tiket pesawat Gimpo–Jeju dengan berbagai keunggulan: fitur Price Alert untuk memantau pergerakan harga secara otomatis, Easy Reschedule jika rencana berubah, serta pilihan metode pembayaran lokal Indonesia termasuk transfer bank, kartu kredit, dan dompet digital. Bandingkan semua maskapai yang beroperasi di rute ini dalam satu platform dan dapatkan harga terbaik untuk perjalanan Anda ke Pulau Jeju.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 1 jam 15 menit |
Bandara di Seoul | |
Bandara di Jeju |



