
1 jam
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Wings Air | 08.30 | 09.30 | Kupang (KOE) | Alor (ARD) | Pesan penerbangan |
Alor adalah kabupaten kepulauan di ujung timur Nusa Tenggara Timur, berbatasan laut dengan Timor Leste di selatan. Pulau Alor, pulau terbesarnya, bergunung-gunung dengan lembah curam, sementara perairan di sekelilingnya menyimpan terumbu karang yang masih sangat alami. Kalabahi, ibu kota kabupaten, berada di ujung teluk panjang yang tenang dan menjadi titik awal hampir semua perjalanan. Wisatawan datang ke Alor untuk menyelam di selat berarus, mengunjungi kampung adat, dan melihat moko, nekara perunggu yang menjadi simbol budaya setempat. Berikut panduan singkat bila Anda sedang merencanakan penerbangan ke Bandara Mali.
Bandara Mali (ARD) adalah bandara utama Kepulauan Alor, berada di Kecamatan Kabola, Pulau Alor. Letaknya tidak jauh dari Kalabahi, sehingga perjalanan darat menuju kota tergolong singkat. Warga sering menyebutnya bandara Kalabahi karena kedekatannya dengan ibu kota kabupaten.
Bandara Mali memiliki satu terminal domestik berukuran kecil dengan fasilitas dasar, mulai dari loket check-in, ruang tunggu, hingga area pengambilan bagasi. Pesawat yang mendarat di sini umumnya jenis baling-baling, jadi perhatikan batas bagasi, apalagi bila Anda membawa peralatan selam atau kamera berukuran besar.
Dari bandara, pilihan yang tersedia adalah ojek, mobil sewaan dengan sopir, atau penjemputan dari penginapan. Angkutan kota lebih banyak beroperasi di dalam Kalabahi, sehingga sebaiknya atur jemputan sebelum mendarat. Untuk menjelajah kampung adat dan pantai di luar kota, menyewa mobil beserta sopir yang mengenal medan pegunungan adalah pilihan paling aman.
Penerbangan ke Alor umumnya berangkat dari Bandara El Tari di Kupang dengan pesawat baling-baling. Dari Jakarta, Surabaya, Denpasar, atau Makassar, Anda perlu transit lebih dulu di Kupang. Di Traveloka, gunakan filter penerbangan langsung untuk melihat rute Kupang ke Alor, lalu cek tabel jadwal di halaman ini karena jadwal rute perintis dan rute kecil bisa berbeda dari hari ke hari.
Bila memesan tiket sambungan secara terpisah, sisakan jeda yang cukup di Kupang atau pertimbangkan menginap semalam, karena keterlambatan penerbangan pertama bisa membuat Anda tertinggal. Selain pesawat, Alor juga terhubung dengan Kupang lewat kapal feri dan kapal penumpang, opsi yang lebih lama tetapi berguna bila kursi pesawat penuh.
Seperti wilayah NTT lainnya, Alor beriklim tropis kering dengan musim kemarau yang panjang, umumnya dari sekitar April hingga November. Pada periode ini jalan darat lebih mudah dilalui dan laut lebih bersahabat untuk menyelam. Musim hujan yang lebih singkat di sekitar akhir hingga awal tahun membuat bukit-bukit menghijau, tetapi gelombang dan cuaca bisa memengaruhi penerbangan kecil dan kapal.
Permintaan tiket ke Alor biasanya meningkat saat libur Lebaran, libur sekolah pertengahan tahun, dan menjelang Natal serta Tahun Baru, ketika perantau pulang kampung ke Kalabahi. Karena kursi pesawat ke Alor terbatas, pesan lebih awal untuk periode tersebut dan manfaatkan grafik harga di halaman ini untuk membandingkan tanggal.
Kampung suku Abui di perbukitan ini terkenal dengan rumah adat beratap ilalang berbentuk limas. Pengunjung sering disambut tarian lego-lego, tarian melingkar sambil bergandengan tangan yang diiringi nyanyian dan gemerincing gelang kaki.
Museum di Kalabahi ini menyimpan koleksi moko, nekara perunggu yang dahulu dipakai sebagai mas kawin dan lambang status. Di sini juga dipajang kain tenun ikat Alor dengan motif dan pewarna alami yang khas.
Perairan antara Pulau Alor dan Pulau Pantar dikenal di kalangan penyelam karena dinding karang, visibilitas tinggi, dan kehidupan laut yang melimpah. Arusnya bisa sangat kuat, jadi menyelamlah bersama operator lokal yang berpengalaman.
Dua desa pesisir di sisi barat pulau ini menyimpan sejarah Islam awal di Alor, termasuk mushaf Al-Qur'an tua bertulis tangan yang dijaga turun-temurun. Dari Alor Kecil, perahu kecil menyeberang ke Pulau Kepa yang dekat dengan titik snorkeling.
Pantai berpasir putih dekat bandara ini tenang dan cocok untuk bersantai sore. Perairan sekitarnya pernah dikenal sebagai tempat dugong terlihat, dan warga mengajak pengunjung menjaga kebersihan pantai serta tidak mengganggu satwa laut.
Kalabahi adalah pilihan paling praktis karena dekat bandara, pelabuhan, pasar, dan warung makan. Kawasan Alor Kecil dan sekitarnya cocok bagi yang ingin dekat laut dan penyeberangan ke Pulau Kepa, tempat beberapa penginapan penyelam berada. Pilihan akomodasi di Alor masih terbatas, jadi pastikan pemesanan sebelum berangkat, terutama pada musim libur.
Alor dikenal sebagai penghasil kenari. Bijinya dimakan langsung, disangrai, atau diolah menjadi kue dan camilan yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Jagung yang ditumbuk lalu dimasak bersama kacang-kacangan dan santan ini adalah makanan pokok khas NTT. Biasanya disantap bersama lauk ikan dan sambal.
Ikan segar dimasak dalam kuah bening yang asam dan segar dengan tomat serta daun kemangi. Hidangan ini mudah ditemukan di warung sekitar Kalabahi.
Sup kental berisi jagung, kacang merah, labu, dan sayuran ini sederhana tetapi mengenyangkan, pas setelah seharian menjelajah perbukitan.
Siap menjelajahi pulau seribu moko? Cari penerbangan ke Alor dan sambungan dari Kupang di Traveloka, aktifkan Price Alert untuk memantau tarif, dan simpan e-tiket langsung di aplikasi. Informasi fasilitas bandara ada di halaman Bandara Mali Alor.



