
1 jam
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Wings Air | 08.30 | 09.30 | Kupang (KOE) | Alor (ARD) | Pesan penerbangan |
Alor adalah kepulauan di ujung timur Nusa Tenggara Timur yang terkenal di kalangan penyelam karena arus laut dan terumbu karangnya yang masih alami, serta desa-desa adat seperti Takpala yang menjaga tradisi tenun ikat dan Moko. Alor cocok untuk wisatawan yang mencari pengalaman diving dan budaya di luar jalur wisata utama NTT.
Bandara Mali (ARD) adalah pintu gerbang udara utama Kepulauan Alor. Info penerbangan lebih lengkap ada di halaman Bandara Mali.
Bandara Mali terletak di Kecamatan Kabola, sekitar 3 kilometer dari Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor.
Bandara ini memiliki satu terminal berskala kecil yang melayani penerbangan domestik dengan pesawat baling-baling (turboprop), dilengkapi ruang tunggu dan konter check-in dasar.
Dari Bandara Mali, pusat kota Kalabahi dapat dijangkau sekitar 10 menit menggunakan ojek atau mobil sewaan yang biasanya tersedia di area kedatangan.
Belum ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Alor. Rute yang tersedia adalah penerbangan domestik jarak pendek yang terhubung lewat Kupang, dilayani antara lain oleh:
Rute paling umum adalah Jakarta/Denpasar-Kupang (El Tari) dengan maskapai bertarif ekonomis seperti Citilink atau Lion Air, dilanjutkan penerbangan feeder Kupang-Alor. Sebagian wisatawan juga transit lewat Denpasar-Kupang mengingat frekuensi penerbangan ke Alor masih terbatas.
Di luar periode Lebaran, libur sekolah, dan Natal-Tahun Baru, harga tiket ke Alor relatif lebih stabil karena bukan destinasi wisata massal. Untuk urusan cuaca, musim kering (April-November) adalah waktu terbaik berkunjung karena laut lebih tenang dan visibilitas menyelam lebih jernih, sementara musim hujan (Desember-Maret) bisa membuat penyeberangan antarpulau dan aktivitas menyelam kurang nyaman akibat ombak yang lebih besar.



