
30 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Singapore Airlines | 18.50 | 21.30 | Singapore (SIN) | Kathmandu (KTM) | Pesan penerbangan |
Malaysia Airlines | 19.15 | 21.45 | Kuala Lumpur (KUL) | Kathmandu (KTM) | Pesan penerbangan |
Kathmandu adalah ibu kota Nepal sekaligus kota terbesar di negeri pegunungan itu. Kota ini berdiri di sebuah lembah yang dikelilingi perbukitan, dengan puncak-puncak Himalaya yang tampak di cakrawala pada hari cerah. Wisatawan dari Indonesia datang ke sini karena berbagai alasan: memulai trekking ke kawasan Everest atau Annapurna, berziarah ke stupa dan kuil Buddha maupun Hindu, atau sekadar menikmati kota tua yang penuh halaman bata merah dan ukiran kayu. Hampir semua penerbangan menuju Kathmandu dari luar negeri mendarat di satu bandara yang sama, sehingga perencanaan rute cukup mudah dipahami.
Kathmandu dilayani oleh Bandara Internasional Tribhuvan (kode KTM), bandara internasional tersibuk di Nepal. Bandara ini berada di sisi timur kota, dekat kawasan Sinamangal dan tidak jauh dari Kuil Pashupatinath. Jaraknya relatif dekat dengan pusat kota, tetapi lalu lintas Kathmandu yang padat sering membuat perjalanan terasa lebih lama dari yang dibayangkan.
Tribhuvan memiliki terminal internasional dan terminal domestik yang terpisah, letaknya bersebelahan dalam satu kompleks. Penerbangan dari luar negeri tiba di terminal internasional. Jika Anda melanjutkan ke kota lain di Nepal, misalnya Pokhara atau bandara pegunungan yang menjadi titik awal trekking, Anda perlu berpindah ke terminal domestik dan melapor ulang, jadi sisakan waktu yang cukup di antara dua penerbangan.
Pilihan paling praktis adalah taksi bandara dengan tarif tetap yang dipesan di loket resmi di area kedatangan, atau penjemputan yang diatur oleh penginapan. Aplikasi transportasi daring juga beroperasi di Kathmandu. Bus umum dan mikrobus tersedia di jalan utama di luar bandara, tetapi kurang nyaman bila Anda membawa ransel besar atau perlengkapan trekking.
Dari Indonesia, penerbangan menuju Kathmandu umumnya memerlukan transit di kota penghubung besar, misalnya di Asia Tenggara, Asia Selatan, atau Timur Tengah. Di hasil pencarian Traveloka, gunakan filter transit untuk melihat jumlah persinggahan, dan urutkan berdasarkan waktu tempuh total agar Anda tidak terjebak menunggu terlalu lama di bandara penghubung.
Perhatikan juga apakah kedua penerbangan berada dalam satu tiket. Satu tiket biasanya berarti bagasi Anda diteruskan sampai Kathmandu dan koneksi Anda lebih terlindungi bila ada keterlambatan. Aturan masuk Nepal dan negara transit berbeda untuk tiap kewarganegaraan, jadi cek ketentuannya untuk paspor Anda sebelum memesan.
Musim gugur, sekitar Oktober hingga November, dikenal sebagai waktu terbaik mengunjungi Kathmandu. Langit cerah setelah musim hujan, udara sejuk, dan pemandangan Himalaya paling jelas. Musim semi, kira-kira Maret hingga Mei, juga populer karena cuaca hangat dan bunga rhododendron bermekaran di jalur trekking. Musim dingin membawa pagi yang dingin tetapi siang yang cerah.
Musim hujan berlangsung sekitar Juni hingga September, dengan hujan lebat yang bisa mengganggu jalan pegunungan dan penerbangan domestik. Dari sisi permintaan di Indonesia, kursi ke Kathmandu cenderung lebih cepat terisi saat libur Lebaran, libur sekolah pertengahan tahun, serta Natal dan Tahun Baru. Bila tanggal Anda fleksibel, bandingkan pola harga di grafik per bulan dan per hari di halaman ini sebelum memesan.
Alun-alun istana kerajaan lama ini dikelilingi pagoda bertingkat, kuil, dan bangunan istana dengan ukiran kayu yang rumit. Kawasan Durbar Square termasuk dalam Situs Warisan Dunia Lembah Kathmandu dan menjadi tempat yang tepat untuk memahami sejarah kerajaan-kerajaan Newar.
Stupa di atas bukit barat kota ini dijuluki "Kuil Monyet" karena banyaknya monyet yang tinggal di sekitarnya. Setelah menaiki anak tangga yang panjang, Anda akan disambut mata Buddha yang dilukis di menara stupa serta panorama Kathmandu yang terbentang luas.
Boudhanath adalah salah satu stupa terbesar di dunia dan pusat kehidupan komunitas Tibet di Kathmandu. Peziarah berjalan mengelilingi stupa searah jarum jam sambil memutar roda doa, sementara biara serta kafe dengan teras atap mengitari lingkaran luarnya.
Kompleks kuil Hindu di tepi Sungai Bagmati ini adalah salah satu tempat paling suci bagi umat Hindu di Nepal. Pengunjung non-Hindu dapat melihat dari seberang sungai, termasuk upacara kremasi di ghat, yang perlu disaksikan dengan sikap hormat.
Dua kota tua di Lembah Kathmandu ini masing-masing punya Durbar Square sendiri. Patan dikenal dengan perajin logam dan museumnya, sedangkan Bhaktapur terasa lebih tenang, dengan jalan berbatu, kolam, dan tradisi gerabah yang masih hidup.
Thamel adalah kawasan paling ramai bagi wisatawan, penuh penginapan, toko perlengkapan trekking, agen perjalanan, dan restoran. Area ini praktis bila Anda baru tiba atau bersiap trekking, meski suasananya cukup bising di malam hari. Lazimpat dan Durbar Marg, tidak jauh dari Thamel, menawarkan suasana yang lebih tertata dengan akses mudah ke pusat kota.
Bagi yang mencari ketenangan, kawasan Boudha di sekitar stupa cocok untuk menginap beberapa malam dengan ritme yang lebih lambat. Patan di sisi selatan sungai juga menjadi pilihan menarik, dengan kafe dan penginapan di rumah-rumah tua bergaya Newar. Lihat pilihan penginapan di Kathmandu untuk membandingkan area-area ini.
Momo adalah pangsit kukus atau goreng berisi daging, sayur, atau keju, disajikan dengan saus tomat berbumbu. Hampir setiap sudut Kathmandu punya warung momo, dan banyak yang menyediakan isian ayam atau sayur yang cocok untuk wisatawan Indonesia.
Dal bhat adalah makanan sehari-hari orang Nepal: nasi, sup lentil, kari sayur, acar, dan kadang lauk daging. Porsi nasi dan dal biasanya bisa ditambah, sehingga hidangan ini menjadi andalan para pendaki sebelum dan sesudah trekking.
Thukpa adalah sup mi berkuah hangat yang dibawa dari tradisi Tibet. Semangkuk thukpa terasa pas di malam yang dingin, terutama di warung-warung sekitar Boudhanath.
Yomari adalah kue kukus dari tepung beras berbentuk meruncing yang diisi chaku, gula tebu kental, dan wijen. Kue khas Newar ini biasanya dibuat saat perayaan musim dingin, tetapi juga bisa ditemukan di beberapa kedai di Patan dan Bhaktapur.
Kathmandu adalah gerbang ke Himalaya sekaligus kota yang layak dijelajahi dengan sendirinya. Bandingkan pilihan penerbangan menuju Kathmandu di Traveloka, pasang Price Alert untuk tanggal yang Anda incar, dan cek informasi Bandara Tribhuvan Kathmandu sebelum berangkat.



