
50 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Japan Airlines | 11.10 | 12.00 | Matsuyama (MYJ) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 12.05 | 14.00 | Sapporo (CTS) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 15.45 | 17.45 | Sapporo (CTS) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 15.50 | 17.00 | Fukuoka (FUK) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 16.10 | 17.30 | Sendai (SDJ) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
All Nippon Airways | 17.45 | 18.55 | Fukuoka (FUK) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 18.40 | 19.50 | Tokyo (HND) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 19.00 | 20.30 | Sendai (SDJ) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 19.00 | 20.00 | Matsuyama (MYJ) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Japan Airlines | 19.10 | 20.30 | Tokyo (HND) | Osaka (ITM) | Pesan penerbangan |
Bandara Itami adalah bandara kedua Osaka, terletak di utara kota dan khusus melayani rute domestik Jepang. Nama resminya memang Osaka International Airport, tetapi penerbangan internasional sudah lama dipindahkan ke Kansai, sehingga Itami kini menjadi andalan wisatawan yang sedang berkeliling Jepang. Jika Anda sudah berada di Tokyo, Sapporo, Fukuoka, atau Okinawa, penerbangan menuju Osaka lewat Itami mendaratkan Anda jauh lebih dekat ke kawasan Umeda dan Shin-Osaka dibanding bandara di teluk.
Itami dikelola satu operator bersama Bandara Kansai dan Bandara Kobe, dan ketiganya saling melengkapi di kawasan Kansai. Bagi pelancong dari Indonesia, Itami biasanya muncul di tengah itinerary: tiba di Jepang lewat bandara internasional, lalu memakai Itami untuk penerbangan domestik berikutnya. Informasi rute dari Indonesia ada di halaman penerbangan ke Bandara Kansai Osaka, sedangkan gambaran kedua bandara sekaligus ada di halaman penerbangan menuju Osaka.
Bandara ini berada di daratan, tepat di perbatasan Prefektur Osaka dan Hyogo, dengan wilayah yang membentang di kota Itami, Toyonaka, dan Ikeda. Karena dikelilingi permukiman padat, Itami menerapkan jam operasional terbatas dan tidak melayani penerbangan larut malam. Posisinya yang dekat dengan pusat bisnis Kita membuatnya praktis untuk perjalanan singkat, sementara Kansai berada jauh di selatan di atas pulau buatan.
Itami memiliki satu gedung terminal penumpang yang terbagi menjadi sayap utara dan sayap selatan, dengan area tengah berisi toko, restoran, dan pemeriksaan keamanan. Maskapai yang berbeda memakai sayap yang berbeda, jadi lihat keterangan di e-tiket sebelum tiba. Setelah renovasi besar, alur keberangkatan dan kedatangan dibuat lebih ringkas, dan dek di atap gedung menjadi tempat favorit untuk menonton pesawat lepas landas.
Osaka Monorail berhenti tepat di depan terminal. Pindah ke jalur Hankyu di Stasiun Hotarugaike untuk menuju Umeda, atau ke jalur Kita-Osaka Kyuko di Senri-Chuo yang tersambung dengan subway Midosuji ke Shin-Osaka, Umeda, dan Namba. Bus limusin bandara berangkat dari depan area kedatangan ke Umeda, Namba, Stasiun Shin-Osaka, Kyoto, dan Kobe Sannomiya, cocok bila Anda membawa koper besar. Taksi tersedia di depan terminal, begitu pula bus langsung ke Bandara Kansai bagi yang perlu berpindah ke penerbangan internasional.
Tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Itami karena bandara ini hanya menangani rute dalam negeri Jepang. Pelancong dari Jakarta, Surabaya, atau Denpasar umumnya mendarat lebih dulu di Haneda, Narita, atau bandara internasional lain di Jepang, lalu menyambung ke Itami bila memang ingin mendarat di sisi utara kota. Rute domestik ke Itami datang dari banyak kota, mulai dari Hokkaido di utara sampai Okinawa di selatan.
Saat mencari tiket di Jepang, gunakan filter penerbangan langsung untuk melihat rute tanpa singgah dari kota tempat Anda berada, dan perhatikan bandara asal di Tokyo karena sebagian rute berangkat dari Haneda, sebagian lagi dari Narita. Bila Anda masih di Indonesia, mencari dengan tujuan kota Osaka akan menampilkan Kansai sekaligus, jadi Anda bisa menimbang apakah lebih masuk akal langsung mendarat di Kansai atau menambah satu sambungan domestik. Jika memesan dua tiket terpisah, sisakan jeda yang longgar untuk imigrasi dan pengambilan bagasi di bandara pertama.
Osaka punya empat musim yang jelas. Akhir Maret hingga awal April membawa sakura ke Taman Kastil Osaka dan tepian Sungai Okawa, sedangkan November mewarnai lembah Minoo di dekat Itami dengan daun maple merah. Musim panas terasa panas dan lembap, didahului musim hujan sekitar Juni hingga Juli, sementara musim dingin cenderung kering dengan udara dingin yang jarang membawa salju ke pusat kota.
Karena Itami melayani rute domestik, keramaiannya mengikuti libur panjang di Jepang: Golden Week di akhir April hingga awal Mei, Obon di pertengahan Agustus, dan pergantian tahun. Dari sisi Indonesia, masa Lebaran, libur sekolah pertengahan tahun, serta Natal dan Tahun Baru membuat penerbangan ke Jepang ikut padat. Grafik harga per bulan di halaman ini membantu melihat pola tarif, dan Price Alert akan memberi tahu saat harga rute pilihan Anda bergerak.
Hanya beberapa stasiun monorail dari bandara, taman luas di Suita ini adalah bekas lokasi pameran dunia Osaka dan menjadi rumah Menara Matahari karya Taro Okamoto. Taman Jepang, padang bunga musiman, dan kompleks belanja di sebelahnya membuat tempat ini pas untuk mengisi setengah hari pertama setelah mendarat.
Menara putih beratap hijau ini dikelilingi parit berlapis dan taman yang penuh pengunjung saat sakura mekar. Di dalamnya ada museum yang mengisahkan masa Toyotomi Hideyoshi, dan dek pandang di lantai teratas memperlihatkan deretan gedung pusat bisnis Osaka.
Dua menara yang disatukan observatorium terbuka di puncaknya ini berdiri di kawasan Umeda, tujuan terdekat dari Itami lewat jalur Hankyu. Datanglah menjelang senja untuk melihat lampu kota menyala, lalu lanjutkan menyusuri lorong belanja bawah tanah di sekitar Stasiun Osaka.
Lembah hijau di utara Osaka ini terkenal dengan air terjunnya dan jalur jalan kaki di bawah rimbun pepohonan maple. Lokasinya tidak jauh dari Itami, sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin suasana alam tanpa harus keluar dari wilayah Osaka.
Kanal berhias papan reklame raksasa ini adalah wajah malam Osaka yang paling dikenal. Dari Itami, kawasan ini bisa dicapai dengan bus limusin langsung atau dengan kombinasi monorail dan subway Midosuji, lalu dijelajahi dengan berjalan kaki sampai Shinsaibashi.
Umeda dan kawasan Kita adalah pilihan paling praktis bagi penumpang Itami, karena kereta Hankyu dan bus bandara sama-sama berujung di sini, ditambah akses cepat ke Kyoto dan Kobe. Shin-Osaka pas bila Anda akan melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen keesokan harinya. Bagi yang ingin dekat dengan hiburan malam dan jajanan kaki lima, Namba dan Shinsaibashi di selatan tetap mudah dijangkau lewat subway Midosuji. Sementara itu, Senri-Chuo dan Toyonaka menawarkan suasana lebih tenang dan dekat bandara, cocok untuk Anda yang mengejar penerbangan pagi.
Osaka dijuluki dapur Jepang, dan hampir setiap kawasan punya jajanan andalannya sendiri. Wisatawan Muslim akan menemukan makin banyak restoran ramah Muslim di Namba dan Umeda, tetapi tetap periksa bahan dan label sebelum memesan.
Adonan kubis, tepung, dan telur dimasak di atas wajan besi, lalu disiram saus manis gurih, mayones, dan serpihan ikan kering. Banyak kedai membiarkan tamu memanggang sendiri di meja, pengalaman makan malam yang khas Osaka.
Tusukan daging, sayur, dan seafood yang dibalut tepung roti lalu digoreng renyah. Kawasan Shinsekai di bawah Menara Tsutenkaku adalah tempat paling terkenal untuk mencobanya, dengan aturan lama yang melarang mencelupkan tusukan dua kali ke saus bersama.
Bola adonan berisi potongan gurita yang dibentuk di cetakan setengah lingkaran dan dibalik cepat dengan tusuk kayu. Gerai takoyaki bisa ditemui di hampir setiap sudut Namba dan Umeda, enak disantap panas sambil berjalan.
Camilan unik dari lembah Minoo ini terbuat dari daun maple yang diawetkan, dibalut adonan manis, lalu digoreng hingga renyah. Rasanya mirip kerupuk manis dan menjadi oleh-oleh favorit pengunjung air terjun.
Versi Osaka dari camilan cumi ini berupa adonan tipis berisi potongan cumi yang dipres panas hingga pipih, lalu diolesi saus. Antrean panjang di lantai makanan pusat perbelanjaan Umeda menunjukkan betapa populernya jajanan sederhana ini.
Itami adalah pilihan tepat bila Osaka hanya satu titik dalam perjalanan keliling Jepang Anda. Bandingkan jadwal rute domestik ke Itami dengan opsi ke Kansai di Traveloka, lalu simpan e-tiketnya di ponsel agar proses check-in lebih ringkas.



