
1 jam, 15 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Wings Air | 10.45 | 12.00 | Pontianak (PNK) | Putussibau (PSU) | Pesan penerbangan |
Putussibau adalah ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, kabupaten paling timur di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Kota kecil ini berdiri di tepi hulu Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, dan menjadi pintu masuk ke hutan hujan, danau musiman, serta kampung rumah betang suku Dayak. Sebagian besar orang yang mencari harga tiket pesawat Putussibau Pontianak adalah warga yang pulang kampung, pegawai yang bertugas di kabupaten, peneliti hutan, dan pejalan yang ingin melihat pedalaman Borneo dari dekat.
Satu-satunya bandara di Putussibau adalah Bandara Pangsuma dengan kode PSU. Bandara ini tergolong kecil, dengan landasan yang melayani pesawat baling-baling. Hampir semua rute yang tersedia menghubungkan Putussibau dengan Pontianak, sehingga Pontianak berperan sebagai titik sambung bagi penumpang dari Jakarta, Surabaya, atau kota lain.
Bandara berada tidak jauh dari pusat kota Putussibau, tempat kantor pemerintahan dan pasar berkumpul di tepi Sungai Kapuas. Karena kotanya kompak, jarak dari area kedatangan ke penginapan di pusat kota tergolong dekat. Lokasi ini juga memudahkan Anda yang langsung melanjutkan perjalanan sungai ke arah hulu.
Penumpang dilayani di satu gedung terminal sederhana yang menampung check-in, ruang tunggu, dan pengambilan bagasi dalam satu area. Fasilitasnya cukup untuk kebutuhan dasar, tetapi pilihan makanan terbatas. Datanglah lebih awal, bawa air minum sendiri, dan pastikan bagasi sesuai batas berat karena pesawat kecil lebih ketat soal muatan.
Tidak ada angkutan umum terjadwal dari bandara. Penumpang biasanya dijemput keluarga atau penginapan, memakai ojek, atau menyewa mobil beserta sopir yang menunggu di depan terminal. Bila Anda berencana ke Danau Sentarum atau kampung di hulu, atur sewa kendaraan dan perahu motor sejak awal agar tidak terburu-buru saat tiba.
Rute langsung ke Putussibau hampir selalu berangkat dari Bandara Supadio Pontianak. Dari kota lain, pesan tiket yang menyambung melalui Pontianak dan beri jeda cukup di antara dua penerbangan, sebab rute pesawat kecil kadang bergeser jadwal karena cuaca atau kondisi operasional. Di hasil pencarian Traveloka, aktifkan filter penerbangan langsung bila Anda berangkat dari Pontianak, atau urutkan berdasarkan waktu tiba untuk mencari sambungan yang paling nyaman.
Kursi di rute ini terbatas dan cepat habis menjelang hari besar. Jalur darat Pontianak menuju Putussibau memang ada, tetapi jaraknya jauh dan memakan waktu seharian penuh, sehingga pesawat tetap menjadi pilihan utama bagi yang ingin menghemat tenaga. Menyimpan satu hari cadangan dalam rencana perjalanan akan sangat membantu jika penerbangan tertunda.
Kapuas Hulu beriklim hutan hujan tropis dengan curah hujan tinggi hampir sepanjang tahun. Musim yang lebih kering biasanya jatuh di pertengahan tahun, saat itulah air Danau Sentarum surut drastis dan sebagian dasar danau berubah menjadi hamparan tanah dengan alur sungai kecil. Ketika hujan kembali deras menjelang akhir tahun, danau terisi lagi dan perahu bisa menjangkau kampung nelayan yang tersebar di sekitarnya.
Permintaan tiket melonjak pada musim mudik Lebaran, libur Natal dan Tahun Baru yang ramai karena banyak warga Dayak merayakannya, serta libur sekolah pertengahan tahun. Perayaan Gawai Dayak juga membuat kampung-kampung lebih hidup dan menarik minat pengunjung. Pantau grafik harga per bulan di halaman ini, pasang Price Alert, dan pesan jauh hari bila tanggal Anda bertepatan dengan periode tersebut.
Kawasan konservasi luas di perbatasan dengan Sarawak ini melindungi hutan pegunungan, sungai berjeram, dan satwa seperti orang utan, enggang, serta beruang madu. Akses menuju kawasan inti membutuhkan perahu dan pemandu lokal, jadi perjalanan ini cocok bagi pejalan yang siap berkemah dan berjalan kaki di hutan.
Danau Sentarum adalah jaringan danau dan rawa musiman yang menyatu dengan aliran Kapuas. Rumah panggung nelayan, hutan rawa yang terendam, dan sarang lebah hutan menjadi pemandangan khasnya. Wajah danau berubah total antara musim hujan dan kemarau, sehingga dua kunjungan pada waktu berbeda terasa seperti dua tempat yang lain.
Rumah panjang masyarakat Dayak Iban di Sungai Utik dikenal karena komunitasnya menjaga hutan adat secara turun-temurun. Tamu yang datang dengan sopan dan izin dari tetua kampung bisa melihat kehidupan sehari-hari di bawah satu atap panjang, mulai dari menenun hingga mengolah hasil hutan.
Rumah panjang tua milik masyarakat Dayak Tamambaloh ini berdiri di tepi sungai dan bisa dicapai lewat jalan darat dari Putussibau. Tiang kayu besar dan ukiran di dalamnya memperlihatkan cara hidup komunal yang masih bertahan, jadi kunjungan ini cocok dipadukan dengan perjalanan ke Sungai Utik.
Sore hari, tepian sungai di pusat kota menjadi tempat warga bersantai sambil melihat perahu dan lanting yang lalu lalang. Dari sini pula Anda bisa merasakan betapa sungai masih menjadi jalan utama bagi kampung-kampung di hulu.
Pilihan penginapan terkumpul di pusat kota Putussibau, yang terbagi ke dalam Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. Kawasan pusat kota memudahkan Anda mencari makan, membeli perbekalan, dan menyewa kendaraan. Bagi yang ingin menjelajah danau, kawasan Lanjak dan kampung di sekitar Danau Sentarum punya penginapan sederhana dan homestay. Di beberapa rumah betang, bermalam bersama keluarga setempat juga dimungkinkan asalkan diatur lebih dulu melalui pemandu.
Kerupuk basah khas Kapuas Hulu dibuat dari ikan sungai dan tepung sagu, dikukus hingga kenyal lalu disantap dengan sambal kacang yang pedas. Bentuknya lonjong dan teksturnya lembut, jauh berbeda dari kerupuk renyah yang biasa Anda kenal.
Ikan air tawar dari Danau Sentarum dan Sungai Kapuas diasap perlahan hingga kering dan harum. Ikan salai bisa digoreng, dimasak dengan kuah santan, atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh karena awet.
Pansoh adalah masakan Dayak berupa ayam atau ikan yang dimasak di dalam bambu bersama daun singkong dan serai. Bambu dibakar di atas bara sehingga dagingnya empuk dan beraroma asap.
Durian yang difermentasi ini menjadi bumbu andalan untuk memasak ikan sungai. Rasanya asam, gurih, dan sedikit pedas, cocok disantap bersama nasi hangat.
Siap menyusuri hulu Kapuas? Bandingkan jadwal penerbangan dari Pontianak ke Putussibau di Traveloka, pantau harga lewat Price Alert, dan simpan e-tiket Anda di aplikasi agar perjalanan ke pedalaman Borneo berjalan tenang.

