
40 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Wings Air | 08.55 | 10.00 | Bali / Denpasar (DPS) | Sumbawa Besar (SWQ) | Pesan penerbangan |
Wings Air | 09.25 | 10.05 | Lombok (LOP) | Sumbawa Besar (SWQ) | Pesan penerbangan |
Sumbawa Besar adalah ibu kota Kabupaten Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, kota pesisir yang tenang di bagian barat Pulau Sumbawa. Banyak orang datang untuk urusan keluarga, pekerjaan di sektor tambang dan pemerintahan, atau sebagai titik awal menuju Pulau Moyo, Teluk Saleh dan lereng Gunung Tambora. Membeli tiket pesawat Sumbawa jauh lebih praktis daripada menempuh jalur darat dan laut dari Lombok, terutama bila waktu liburan Anda terbatas.
Kota ini dilayani Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III (kode SWQ), bandara domestik yang menjadi pintu masuk udara utama bagi wilayah barat dan tengah Pulau Sumbawa. Informasi fasilitasnya bisa Anda lihat di halaman Bandara Sumbawa Besar.
Salah satu keunggulan bandara ini adalah letaknya yang sangat dekat dengan pusat Kota Sumbawa Besar. Bandara ini dikelilingi kawasan kota, sehingga perjalanan dari terminal ke penginapan di pusat kota hanya berupa perjalanan singkat di dalam kota.
Bandara ini memiliki satu gedung terminal berukuran kecil untuk kedatangan dan keberangkatan domestik. Fasilitasnya sederhana, jadi siapkan air minum, camilan dan uang tunai secukupnya, serta datang lebih awal karena antrean check-in bisa menumpuk ketika pesawat berkapasitas penuh.
Jangan berharap ada kereta atau bus bandara. Pilihan yang umum adalah ojek, taksi lokal, mobil sewaan dengan sopir, atau jemputan dari penginapan. Untuk rencana ke Pulau Moyo atau Teluk Saleh, menyewa mobil harian dari kota biasanya paling fleksibel.
Rute ke Sumbawa Besar umumnya dilayani pesawat baling-baling berukuran kecil, dan jadwalnya tidak setiap saat tersedia. Dari Jakarta atau Surabaya, perjalanan sering kali memerlukan transit, misalnya di Lombok. Di hasil pencarian Traveloka, aktifkan filter penerbangan langsung untuk melihat opsi tanpa singgah pada tanggal Anda, lalu bandingkan dengan rute sekali transit yang jam berangkatnya lebih beragam.
Pesawat kecil punya batas bagasi yang lebih ketat, jadi periksa jatah bagasi di detail tiket sebelum membayar. Bila penerbangan penuh, alternatifnya adalah terbang ke Lombok lalu menyeberang dengan kapal feri dari Pelabuhan Kayangan ke Poto Tano, dan melanjutkan perjalanan darat ke arah timur menuju Sumbawa Besar.
Seperti wilayah Nusa Tenggara lainnya, Sumbawa punya musim kemarau yang panjang dan cerah, kira-kira dari pertengahan tahun sampai menjelang akhir tahun. Periode ini ideal untuk menyeberang ke Pulau Moyo, snorkeling dan mendaki, karena laut lebih tenang. Musim hujan membawa sabana kembali hijau, tetapi gelombang dan cuaca bisa mengganggu jadwal perahu.
Permintaan tiket melonjak menjelang Lebaran, saat banyak perantau pulang kampung ke Sumbawa, serta pada libur sekolah pertengahan tahun dan libur Natal dan Tahun Baru. Karena kursi di rute ini terbatas, pesan lebih awal untuk tanggal-tanggal tersebut dan pantau grafik harga di halaman ini untuk membaca pola bulan yang biasanya lebih hemat.
Istana kayu peninggalan Kesultanan Sumbawa ini berdiri di pusat kota dan menjadi ikon Sumbawa Besar. Bangunan panggung besar dengan tiang-tiang kayu ini menggambarkan arsitektur tradisional Samawa dan cocok dikunjungi pada sore hari sebelum menikmati kuliner malam di sekitarnya.
Pulau Moyo di utara Sumbawa Besar dikenal dengan hutan, terumbu karang dan air terjun bertingkat Mata Jitu yang airnya jernih kehijauan. Pulau ini dicapai dengan perahu dari pesisir utara Sumbawa, dan banyak pengunjung menginap semalam untuk menikmati suasana yang benar-benar sunyi.
Perairan Teluk Saleh, terutama di sekitar Labuhan Jambu, terkenal sebagai tempat hiu paus sering muncul di dekat bagan nelayan. Pengalaman berenang di dekat raksasa laut yang jinak ini menjadi alasan utama banyak wisatawan datang ke Sumbawa. Ikuti arahan pemandu lokal agar tetap menjaga jarak.
Gunung yang pernah meletus dahsyat ini berada di bagian timur Pulau Sumbawa dan kini menjadi taman nasional. Pendakian ke bibir kalderanya memerlukan perjalanan darat panjang dari Sumbawa Besar, jadi siapkan waktu beberapa hari dan gunakan jasa pemandu setempat.
Pantai berpasir putih ini berada tidak jauh dari kota dan menjadi tempat favorit warga untuk bersantai di akhir pekan. Airnya relatif tenang, cocok untuk berenang ringan atau sekadar menikmati matahari terbenam setelah tiba dengan penerbangan siang.
Pusat kota di sekitar Istana Dalam Loka dan jalan-jalan utamanya adalah pilihan paling praktis. Di sini Anda dekat dengan bandara, warung makan, pasar dan penyewaan kendaraan, sehingga mudah mengatur perjalanan harian. Kawasan ini juga cocok untuk perjalanan dinas yang singkat.
Bagi yang ingin suasana pantai, cari penginapan di pesisir dekat kota. Untuk pengalaman lebih jauh dari keramaian, menginap langsung di Pulau Moyo atau di desa dekat Teluk Saleh bisa jadi pilihan. Daftar pilihannya bisa Anda lihat di halaman hotel di Sumbawa.
Hidangan ikan bakar yang disiram kuah asam segar dari mangga muda atau belimbing wuluh, dengan irisan tomat dan cabai. Sepat adalah menu wajib masyarakat Samawa dan paling nikmat disantap dengan nasi hangat.
Sup ikan berkuah bening dengan rasa asam pedas yang segar. Bumbunya sederhana, tetapi kesegaran ikan laut setempat membuat singang terasa istimewa, terutama saat makan siang di warung dekat pantai.
Olahan daging dan jeroan sapi atau kerbau yang dimasak dengan bumbu rempah pekat. Gecok sering disajikan pada acara keluarga dan hari besar, dan kini bisa ditemukan di beberapa rumah makan lokal.
Kue kering khas Sumbawa berbahan kacang dan tepung dengan bentuk cetakan yang khas. Rasanya manis gurih dan tahan lama, sehingga sering dibawa pulang sebagai oleh-oleh bersama madu hutan Sumbawa.
Mau pulang kampung atau menyeberang ke Pulau Moyo? Cari tiket pesawat ke Sumbawa Besar di Traveloka, aktifkan Price Alert untuk tanggal Anda, dan amankan kursi lebih awal bila berangkat menjelang Lebaran.



