Hotel sudah tua dan suasana agak creepy. Kotor. Lokasi pusat kota. Staff hotel cukup ramah. Saya pesan kamar twin bed dan kamar cukup besar. Bantal terlalu tinggi dan kurang nyaman. Disediakan 2 free mineral water bottle. Ada electric kettle. Dekat dengan rumah mode, dekat dengan supermarket Setiabudhi, namun tidak ada tempat makan yang sangat dekat, harus jalan kaki agak jauh, itu pun makanannya kurang variatif. Kamar hotel kurang nyaman, banyak debu pada karpetnya (sangat tidak cocok buat saya yang rhinitis alergi). Ada 2 gedung, wing A dan B. Lokasi kamar saya jauh dari front desk lobby utama, ada di wing B, harus naik lift 2x. Sarapan tidak terlalu banyak. Nasi goreng dan bubur tidak ada rasanya. Gelas kotor, minta tolong ambilkan yang baru sama staff harus ngomong berkali-kali. Interior kamar ada yang rusak dan sudah tua. Staff tidak terlalu banyak. Meja dan kursi desain lama. Tidak ada kulkas mini di dalam kamar. Tembok kamar ada retakan rambut. Ada bercak di lantai kamar mandi, tembok, pintu. Handuk kamar mandi bau, seperti lama tidak digunakan. Toilet duduk terlihat bernoda (karena sudah lama). Air keran wastafel tidak bisa menutup dengan baik, harus diposisikan tertentu supaya air benar-benar mati. Air panas kurang, volume air tidak terlalu deras. Tidak ada sabun untuk cuci tangan di wastafel. Amenity kits ada 2 sikat gigi saja. Menginap di sini karena ada kolam renangnya, namun ternyata suasana kolam renang agak menakutkan, tidak nyaman. Kolam renang sepi dan terlihat agak kotor, seperti jarang digunakan. Kolam renang dalam sekitar 1,8m. Yang paling menyebalkan, pintu kamar tidak terkunci pada saat meninggalkan kamar, coba telepon front desk berkali-kali tidak ada yang angkat. Untung saya cek dulu sebelum pergi dan pintu kamar tidak bisa dibuka saat mau masuk. Akhirnya sarapan saya dan keluarga tertunda karena harus urus pintu kamar yang rusak dulu dan akhirnya saya jalan ke front desk yang lobby-nya jauh untuk melaporkan kerusakan tersebut.