
Di lereng Gunung Wilis, sekitar delapan kilometer dari pusat Kota Madiun, berdiri sebuah monumen yang menyimpan salah satu babak paling kelam dalam sejarah Indonesia. Monumen Kresek berdiri sunyi dikelilingi taman dan pepohonan rindang, jauh dari kesan monumen perang yang biasanya ramai, namun justru di situlah letak kekuatannya sebagai tempat merenung.
Monumen Kresek dibangun untuk mengenang peristiwa pemberontakan PKI Madiun pada 18 September 1948, ketika puluhan tokoh masyarakat dan prajurit TNI dibantai di desa ini. Bila Anda memesan Tiket Kereta ke Madiun, monumen ini layak masuk daftar kunjungan karena menawarkan wisata sejarah yang jarang ditemukan di destinasi lain di Jawa Timur.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata di Madiun Terfavorit
Monumen Kresek dibangun untuk mengenang peristiwa saat PKI di bawah pimpinan Musso dan Amir Sjarifuddin menguasai Kota Madiun selama 13 hari. Peristiwa ini dipicu oleh jatuhnya Kabinet Amir Sjarifuddin akibat Perjanjian Renville yang dianggap merugikan Republik Indonesia. Kelompok PKI sempat mendeklarasikan "Republik Soviet Indonesia" sebelum akhirnya dihentikan oleh pasukan TNI di bawah Kolonel Gatot Subroto dan Kolonel Sungkono pada akhir September 1948.
Di Desa Kresek inilah belasan tokoh masyarakat dan ulama, termasuk Kiai Husein, gugur dalam peristiwa tersebut. Untuk mengenang mereka, pemerintah membangun monumen ini pada 1987 dan meresmikannya pada 10 Juni 1991 melalui Gubernur Jawa Timur saat itu, Soelarso. Nama-nama prajurit TNI dan pamong desa yang gugur, termasuk Kolonel Marhadi, tercatat dalam prasasti di area monumen.

Indonesia

Suncity Waterpark Madiun

8.6/10
Kartoharjo
Rp 20.000
Monumen ini bukan sekadar tugu peringatan, melainkan kompleks bersejarah dengan beberapa elemen yang masing-masing punya cerita sendiri. Berikut bagian-bagian yang paling menarik untuk disaksikan langsung.
Elemen paling ikonik dari monumen ini adalah patung besar di puncak bukit yang menggambarkan Musso mengacungkan pedang ke arah Kiai Husein, ulama sekaligus anggota DPRD Madiun yang menjadi korban. Patung ini sengaja dibuat besar dan dramatis agar pengunjung benar-benar merasakan beratnya peristiwa yang terjadi.
Untuk mencapai patung utama, pengunjung harus menaiki tangga yang jumlahnya disusun 17, 8, dan 45 anak tangga, melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. Detail kecil ini sering luput dari perhatian pengunjung yang terburu-buru naik tanpa menghitung.
Di sepanjang area monumen terdapat rangkaian relief dinding yang menggambarkan kronologi peristiwa Madiun 1948 secara visual, mulai dari situasi politik saat itu hingga proses penumpasan pemberontakan.
Di sisi bawah monumen, sebuah prasasti batu mengabadikan nama-nama prajurit TNI dan pamong desa yang gugur dalam peristiwa tersebut, menjadikan tempat ini juga berfungsi sebagai bentuk penghormatan yang personal, bukan sekadar simbol sejarah besar.
Berbeda dari kesan monumen perang yang tegang, area ini justru dikelilingi taman rapi, pendopo, dan pepohonan rindang khas lereng Gunung Wilis, membuatnya nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga sambil bersantai di sela belajar sejarah.

Indonesia

Hotel Merdeka Madiun

8.0/10
•



Manguharjo
Rp 204.128
Jumlah anak tangga menuju patung utama sengaja dibuat 17, 8, dan 45 untuk melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Simbol ini menegaskan bahwa peristiwa yang dikenang di monumen ini terjadi tidak lama setelah Indonesia merdeka.
Berikut rincian biaya masuk dan jam operasional Monumen Kresek yang bisa Anda jadikan patokan sebelum berangkat.
| Kategori | Biaya / Jam |
| Tiket Masuk | Rp2.000 - Rp5.000 per orang |
| Parkir Motor | Rp2.000 |
| Parkir Mobil | Rp5.000 |
| Jam Operasional | 08.00 - 17.00 WIB (setiap hari) |
Catatan: Harga tiket dan jam operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola setempat.
Monumen Kresek berada di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, sekitar 8-12 km ke arah timur pusat kota. Berikut beberapa cara untuk mencapainya tergantung titik keberangkatan Anda.
Rute tercepat adalah melalui Jalan Raya Dungus, yang bisa ditempuh sekitar 20-30 menit menggunakan motor atau mobil pribadi. Alternatif lain adalah lewat Jalan Raya Kresek dan Jalan Soekarno-Hatta.
Bagi yang datang naik kereta, perjalanan bisa dilanjutkan dengan taksi online atau Sewa Mobil di Madiun karena angkutan umum reguler belum menjangkau langsung sampai gerbang monumen.
Wisatawan dari Surabaya, Malang, atau Kediri bisa memesan Tiket Bus ke Madiun terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan darat sekitar 30 menit menuju Desa Kresek.
Agar kunjungan Anda lebih nyaman dan berkesan, perhatikan beberapa tips berikut sebelum berangkat.
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari saat udara masih sejuk atau sore menjelang matahari terbenam, karena area ini cukup terbuka dan bisa terasa panas di siang hari.
Untuk mencapai patung utama di puncak bukit, Anda harus menaiki cukup banyak anak tangga, jadi sepatu atau sandal yang nyaman akan sangat membantu.
Tiket masuk dan biaya parkir di sini masih dibayar tunai, jadi siapkan uang pas dalam jumlah kecil agar transaksi lebih cepat.
Setelah puas berkeliling, sempatkan mampir ke warung-warung di sekitar area monumen yang menjual makanan khas Jawa Timur untuk mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.
Monumen Kresek menunjukkan bahwa wisata sejarah tidak harus terasa berat. Lewat patung, relief, dan tangga bermakna 17-8-45, monumen ini mengajak pengunjung memahami peristiwa Madiun 1948 sambil menikmati suasana asri di lereng Gunung Wilis.
Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota membuat Monumen Kresek cocok jadi pemberhentian singkat saat Anda menjelajahi Madiun, baik untuk keperluan edukasi anak sekolah maupun sekadar menambah wawasan sejarah pribadi.
Sun, 27 Sep 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Kediri (DHX)
Mulai dari Rp 1.025.800
Wed, 23 Sep 2026

Super Air Jet
Bandar Lampung (TKG) ke Kediri (DHX)
Mulai dari Rp 1.398.300
Wed, 23 Sep 2026

Super Air Jet
Pekanbaru (PKU) ke Kediri (DHX)
Mulai dari Rp 1.949.700
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Madiun dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Kereta ke Madiun dan Hotel di Madiun dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Madiun untuk menjelajah destinasi lain di sekitar kota ini.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket kereta dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata sejarah Anda ke Madiun.






