peringatan
Promo
Cek Pesanan
IDR
Log In

Log In ke Akun Anda

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
Facebook
Google
1
2

Hotel Murah di Banda Aceh, Indonesia

BATHROOM Hip Hop Hotel

Hip Hop Hotel

Baiturrahman

8.7/10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING Siwah Hotel Banda Aceh

8.2/10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING Al-Fatih Hotel

Al-Fatih Hotel

Lueng Bata

8.0/10

Sangat Baik

Seventeen Hotel

Baiturrahman

8.6/10

Sangat Baik

Poma Hotel

Kuta Alam

8.2/10

Sangat Baik

Others Hotel Madinah

Hotel Madinah

Kuta Alam

6.8/10

Lumayan

Exterior Hotel 61 Banda Aceh

7.5/10

Baik

EXTERIOR_BUILDING Grand Lambhuk Hotel

8.4/10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING Mars Hotel

Mars Hotel

Lueng Bata

7.4/10

Baik

Others Homestay Syafari

8.3/10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING Hotel Rasamala

Hotel Rasamala

Banda Raya

8.1/10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING 88 Hotel Atjeh

8.1/10

Sangat Baik

7.7/10

Baik

LOBBY Kumala Hotel Banda Aceh

8.4/10

Sangat Baik

LOBBY Crystal Guesthouse

6.8/10

Lumayan

Hotel Diana

Kuta Alam

7.7/10

Baik

EXTERIOR_BUILDING Rumoh PMI Hotel

Rumoh PMI Hotel

Baiturrahman

8.2/10

Sangat Baik

Sei Hotel

Kuta Alam

7.7/10

Baik

EXTERIOR_BUILDING Hotel Kuala Radja

8.1/10

Sangat Baik

LOBBY Wisma PMI

Wisma PMI

Jaya Baru

8.1/10

Sangat Baik

LOBBY Hotel Permata Hati

8.0/10

Sangat Baik

EXTERIOR_BUILDING Hotel Thayyiba

Hotel Thayyiba

Syiah Kuala

8.2/10

Sangat Baik

LOBBY Afaris Residence By Amazing

8.4/10

Sangat Baik

Tentang

Sebagai ibu kota dari Provinsi Aceh, Banda Aceh menjadi pusat pemerintahan, politik ekonomi, sosial, dan budaya. Jadi, tidak mengherankan apabila Kota Serambi Mekah ini cukup padat. Belum lagi para wisatawan yang datang ke Banda Aceh untuk berlibur atau melakukan keperluan bisnis.

Walaupun sempat dilanda bencana tsunami yang begitu hebat pada 2004 silam, sedikit demi sedikit Banda Aceh memulihkan diri dan kini telah berhasil bangkit. Salah satu buktinya bisa kamu lihat dari begitu banyak destinasi wisata yang tersedia di Banda Aceh.

Sebagai tempat penyebaran agama Islam pertama di Indonesia, destinasi wisata sejarah dan religi memang bisa dengan mudah kamu temukan di sini. Meski begitu, tempat wisata lain juga tidak kalah menarik untuk dieksplor. Mulai dari wisata alam, belanja, hingga kuliner, semua bisa kamu rasakan sendiri di Banda Aceh.

Terlebih, pilihan akomodasi penginapan juga banyak tersedia sehingga kamu bisa lebih puas mengeksplor potensi wisata Banda Aceh. Kamu yang berencana berlibur ke Banda Aceh ala backpacker pun tidak perlu khawatir karena ada cukup banyak hotel murah yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan perjalanan.

Hotel-hotel tarif terjangkau di Banda Aceh

Agar bisa lebih optimal dalam menjelajah aneka tempat wisata di Banda Aceh, kamu disarankan untuk menginap selama beberapa hari. Tenang saja, pilihan hotel di Banda Aceh sangat beragam, termasuk hotel murah bagi kamu yang sedang menghemat bujet.

Hotel bintang 3 di Banda Aceh

The Pade Hotel

Dengan ornamen-ornamen khas Timur Tengah, The Pade Hotel memberikan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, tapi juga unik. Fasilitas yang disediakan pun sudah sangat lengkap dan memadai, mulai dari AC, lift, koneksi Wi-Fi, restoran yang menyajikan hidangan lokal dan internasional, bahkan hingga kolam renang outdoor dengan pemandangan yang keren.

Di samping itu, The Pade Hotel juga cukup mudah diakses. Beralamat di Jalan Soekarno Hatta No. 1, Desa Daroy Kamue, Kecamatan Darul Imara Lampeneurut, The Pade Hotel hanya berjarak sekitar 0,79 km dari Stadion Harapan Bangsa. Museum Tsunami Aceh juga bisa kamu capai dengan berkendara sejauh kurang lebih 3,52 km dari The Pade Hotel.

Grand Arabia Hotel

Selain The Pade Hotel, kamu juga bisa menginap di hotel bernuansa Timur Tengah lain bernama Grand Arabia Hotel. Lokasinya berada di Jalan Prof. A. Majid Ibrahim II No. 3, Meuraksa, Banda Aceh. Dari Taman Sari, jaraknya hanya sekitar 0,55 km. Jarak dari Masjid Raya Baiturrahman juga tak begitu jauh, kurang lebih 0,72 km saja.

Lokasi yang strategis tersebut tentunya juga ditunjang dengan fasilitas dan layanan lengkap. Selama menginap, kamu berhak mendapatkan fasilitas AC, area parkir, front desk 24 jam, koneksi Wi-Fi, dan lift. Kamu bahkan bisa memilih kamar mandi dalam yang dilengkapi shower saja atau dengan bathtub. Untuk kebutuhan santap hidangan, Grand Arabia Hotel juga menyediakan restoran.

Ayani Hotel Banda Aceh

Kapan pun kamu sampai di Ayani Hotel Banda Aceh, front desk 24 jam siap melayanimu terkait kebutuhan check in. Begitu pula saat check out nanti. Adanya fasilitas seperti air mineral, peralatan membuat teh dan kopi, AC, TV, meja, dan kursi di dalam kamar akan menjamin kenyamanan beristirahat kamu. Sebagai penunjang, Ayani Hotel Banda Aceh juga menyediakan fasilitas public berupa lift, restoran, dan koneksi Wi-Fi.

Hotel yang berlokasi di Jalan A. Yani No. 20, Kuta Alam, Banda Aceh ini berjarak sekitar 0,51 km saja dari Masjid Raya Baiturrahman. Bagi yang ingin melakukan wisata sejarah, kamu bisa mengunjungi Museum Aceh Tsunami atau Museum Aceh yang berjarak kurang lebih hanya 0,93 km dari Ayani Hotel Banda Aceh.

Hotel bintang 2 di Banda Aceh

Hip Hop Hotel

Menginap di Hip Hop Hotel merupakan pilihan tepat jika kamu ingin mengeksplor wisata di Banda Aceh secara maksimal. Berada di Jalan Moh. Jam Belakang No. 70, Baiturrahman, Banda Aceh, Hip Hop Hotel hanya berjarak sekitar 0,8 km dari Museum Aceh dan Taman Putroe Phang. Kamu bahkan bisa mencapai Taman Sari hanya dengan berkendara ejauh 0,37 km dari Hip Hop Hotel.

Seusai jalan-jalan, kamu dapat beristirahat dengan nyaman di kamar Hip Hop Hotel yang sudah dilengkapi AC, TV, gantungan baju, alat pembuat teh dan kopi, serta tentunya kamar mandi dalam. Beberapa fasilitas lain seperti front desk 24 jam, restoran, area parkir, dan koneksi Wi-Fi juga disediakan demi menunjang kenyamanan kamu selama menginap di Hip Hop Hotel.

Seventeen Hotel

Baik untuk liburan atau perjalanan bisnis, Seventeen Hotel layak dipertimbangkan sebagai tempat menginap di Banda Aceh. Fasilitas seperti AC, front desk 24 jam, dan koneksi Wi-Fi bisa kamu dapatkan selama menginap di sini. Tidak ketinggalan sebuah kafe di bagian depan hotel yang dapat kamu manfaatkan untuk tempat bersantai sambil menyesap kopi.

Selain itu, hotel yang berada di Jalan Teuku Umar No. 350, Baiturrahman, Banda Aceh ini juga menyediakan ruangan khusus untuk rapat atau konferensi bisnis. Saat ada waktu luang, kamu bisa berkunjung ke Museum Tsunami Aceh atau Museum Aceh yang jaraknya kurang lebih hanya 1,64 km dari Seventeen Hotel.

Kumala Hotel Banda Aceh

Kumala Hotel Banda Aceh menawarkan pengalaman menginap dengan fasilitas modern bernuansa cozy. Kegiatan beristirahat kamu akan maksimal berkat adanya fasilitas AC, TV, meja, kursi, dan alat pembuat teh serta kopi di dalam kamar. Sebagai tamu, kamu juga berhak memanfaatkan fasilitas lain berupa lift, restoran, area parkir, dan koneksi Wi-Fi.

Berlokasi di Jalan Prof. Ali Hasyimi No. 9-10, Ulee Kareng, Banda Aceh, Kumala Hotel Banda Aceh berjarak sekitar 3,09 km dari Masjid Raya Baiturrahman. Kamu juga bisa mengunjungi Taman Sari dengan berkendara sejauh kurang lebih 3,17 km dari Kumala Hotel Banda Aceh.

Hotel bintang 1 di Banda Aceh

Siwah Hotel Banda Aceh

Siwah Hotel Banda Aceh merupakan hotel berharga terjangkau dengan standar fasilitas bintang satu yang terletak di Jalan Teuku Muhammad Daudsyah No. 18-20, Kuta Alam. Fasilitas seperti AC, area parkir, koneksi Wi-Fi, dan restoran akan kamu dapatkan selama menginap di sini. Tidak ketinggalan front desk 24 jam yang siap membantu proses check in dan check out kamu kapan pun dibutuhkan.

Dari Siwah Hotel Banda Aceh, akses menuju beberapa tempat populer tidaklah begitu sulit. Museum Aceh dan Museum Tsunami hanya berjarak sekitar 1,08 km. Jarak menuju Taman Sari juga kurang lebih hanya 1,03 km. Masjid Raya Baiturrahman bahkan hanya berjarak sekitar 0,73 km dari Siwah Hotel Banda Aceh.

Poma Hotel

Menawarkan kamar bertipe Deluxe, Superior, dan Family Room, Poma Hotel memungkinkan kamu untuk memilih yang paling sesuai kebutuhan kamu. Tergantung dari pilihan kamar kamu, umumnya masing-masing kamar sudah dilengkapi selimut, air mineral gratis, dan TV. Untuk kebutuhan santap hidangan selama menginap, Poma Hotel telah menyediakan fasilitas restoran.

Demi menunjang kenyamanan menginap, Poma Hotel juga menyediakan beragam fasilitas lain seperti lift, koneksi Wi-Fi, area parkir, dan layanan front desk 24 jam. Dari hotel yang berada di Jalan Tengku Daud Beureuh No. 173 ini, kamu bisa berkendara sejauh kurang lebih 2,64 km menuju Taman Sari atau sekitar 2,41 km untuk mencapai Museum Tsunami.

Homestay Syafari

Jika mencari akomodasi penginapan berharga terjangkau yang bersih dan nyaman, Homestay Syafari dapat dijadikan salah satu pertimbangan. Fasilitas berupa selimut, lemari, meja, kursi, dan pendingin ruangan akan menjamin kenyamanan istirahatmu di Homestay Syafari. Selama menginap, kamu juga tetap bisa terhubung dengan internet berkat adanya akses Wi-Fi.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman yang hanya berjarak sekitar 1,66 km dari Homestay Safari. Museum Aceh dan Museum Tsunami bahkan juga bisa kamu capai dengan berkendara sejauh kurang lebih 1,70 km dari Homestay Syafari. Lanjutkan perjalananmu menuju Taman Sari yang jaraknya hanya sekitar 1,90 km.

Wisata di tahun 2019 yang hemat kantong saat di Banda Aceh

Meskipun dikenal sebagai Kota Serambi Mekah, bukan berarti Banda Aceh hanya memiliki destinasi wisata religi. Kota yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 61,36 km persegi ini juga menawarkan pengalaman wisata lain yang tak kalah seru, mulai dari wisata alam, sejarah, hingga budaya.

Museum Tsunami

Bencana tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 lalu meninggalkan duka yang begitu membekas di hati warga Banda Aceh. Sebagai pengingat sekaligus monumen bagi orang-orang yang sudah berjuang dalam kejadian tersebut, dibangunlah sebuah museum bernama Museum Tsunami. Lebih dari sekadar museum, tempat ini juga dibangun sebagai tujuan evakuasi jika seandainya terjadi tsunami.

Memiliki bangunan berbentuk melengkung yang cukup unik, di dalam Museum Tsunami kamu bisa melihat berbagai foto serta kisah para warga yang selamat. Pada salah satu bagian dindingnya terdapat nama-nama korban tsunami yang ditulis secara rapi. Lalu, jika berjalan ke arah belakang museum, kamu akan menemukan pemakaman militer Belanda saat perang Aceh berlangsung dulu.

Pantai Lampuk

Banda Aceh mungkin bukan menjadi kota pertama yang dicetuskan banyak orang ketika membahas tentang wisata pantai. Padahal sebetulnya Banda Aceh juga memiliki beberapa pantai cantik yang tak kalah indah dari pantai-pantai di Bali. Salah satunya adalah Pantai Lampuk. Sempat sepi pengunjung setelah tsunami 2004, kini Pantai Lampuk sudah menjadi tempat wisata yang cukup populer.

Menariknya, ada empat jalur yang bisa kamu pilih untuk menuju Pantai Lampuk, yaitu jalur Babah Satu, Babah Dua, Babah Tiga, dan Babah Empat. Cobalah melalui jalur Babah Dua karena kamu bisa menemui wahana edukasi konservasi penyu. Sedangkan, bagi yang suka surfing, umumnya pengunjung akan masuk melalui jalur Babah Tiga.

Taman Sari Gunongan

Menurut sejarah, Taman Sari Gunongan adalah hadiah yang dibangun Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya, Putri Kamaliah dari Negeri Pahang, Malaysia. Agar Putri Kamaliah bisa mengobati kerinduan terhadap kampung halamannya, maka Taman Sari Gunongan pun dibangun menyerupai perbukitan yang ada di Negeri Pahang, dengan bangunan Gunongan yang terdiri dari tiga tingkat dan didominasi warna putih.

Taman Sari Gunongan bisa kamu temukan di dalam kompleks Taman Sari Bustanussalatin Banda Aceh yang juga dilalui Sungai Krueng Daroy. Di bagian belakang taman, kamu akan menemukan bangunan bernama Kandang, yang merupakan makam dari Sultan Iskandar Thani. Tidak jauh dari situ juga terdapat Pinto Khob, penghubung dayang-dayang kerajaan dengan Putroe saat menuju tempat pemandian.

Bukit Lhok Eumpe

Pantai bukan satu-satunya wisata alam yang disuguhkan oleh Banda Aceh. Kamu juga bisa berkunjung ke Bukit Lhok Eumpe yang berjarak sekitar 10 km dari Kota Banda Aceh. Lokasi tepatnya berada di Gampong Nusa, Lhoknga, Aceh Besar. Akses jalannya sudah cukup baik sehingga kamu bisa mencapai tujuan dengan mudah. Untuk mencapai puncak bukit dari dasar, umumnya dibutuhkan waktu sekitar lima belas menit.

Perjalananmu akan terbayar begitu disambut dengan pemandangan barisan bukit yang begitu indah. Sejauh mata memandang, yang ada hanyalah hamparan hijau yang merupakan perpaduan dari rumpur, bukit, dan jejeran pohon. Suasananya begitu sejuk dan menenangkan, cocok bagi kamu yang sedang ingin kabur sejenak dari padatnya kesibukan sehari-hari.

Masjid Raya Baiturrahman

Sebagai wilayah yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Indonesia, ada cukup banyak peninggalan sejarah Islam yang bisa kamu temukan di Banda Aceh. Salah satunya adalah Masjid Raya Baiturrahman. Memiliki dua belas bangunan payung lebar berdesain unik, Masjid Raya Baiturrahman akan mengingatkanmu dengan Masjid Nabawi di Madinah.

Dibangun pada 1612 Masehi, Masjid Raya Baiturrahman pun menjadi salah satu tempat wisata yang sangat legendaris di Banda Aceh. Sudah ada banyak pula peristiwa yang disaksikan oleh masjid ini. Salah satunya adalah ketika bencana tsunami 2014 lalu, dimana Masjid Raya Baiturrahman digunakan sebagai tempat evakuasi korban dari seluruh golongan.

Hotel di bawah Rp300.000 saat di Banda Aceh

Bagi yang sedang menghemat bujet, kamu tidak perlu khawatir karena ada cukup banyak pilihan hotel murah di Banda Aceh yang sangat layak kamu pertimbangkan.

Grand Lambhuk Hotel

Di Jalan Teuku Iskandar No. 58, Lambhuk, Ulee Kareng, Banda Aceh, kamu bisa menemukan hotel dengan harga terjangkau. Hanya dengan bujet sekitar Rp260.000, kamu sudah dapat menginap di Grand Lambhuk Hotel. Fasilitasnya pun memadai, mulai dari AC, lemari, air mineral gratis, hingga area parkir dan koneksi Wi-Fi. Kamu juga bisa singgah di restoran sambil menyantap aneka hidangan.

Selain itu, akses menuju beberapa tempat wisata terkenal pun cukup mudah. Taman Sari, misalnya, hanya berjarak sekitar 2,67 km dari Grand Lambhuk Hotel. Sedangkan, jarak menuju Museum Aceh dan Museum Tsunami kurang lebih hanya 2,26 km. Jangan lupa juga mampir ke bangunan legendaris Masjid Raya Baiturrahman dengan berkendara sejauh 2,56 km.

Hotel di bawah Rp200.000 saat di Banda Aceh

Mencari hotel murah di Banda Aceh bukanlah suatu masalah. Bahkan jika bujetmu tidak mencapai Rp200.000 pun kamu masih bisa mendapatkan hotel berharga terjangkau dengan fasilitas memadai.

Crystal Guesthouse

Berada di Jalan Sultan Iskandar Muda No. 3C, Punge Jurong, Meuraksa, Banda Aceh, Crystal Guesthouse bisa kamu capai dengan berkendara sejauh kurang lebih 0,67 km dari Taman Putroe Phang atau Taman Sari. Bagi yang menyukai sejarah, kamu wajib mengunjungi Museum Aceh yang hanya berjarak sekitar 1,11 km dari Crystal Guesthouse.

Selepas mengeksplor wisata di Banda Aceh, kamu bisa beristirahat di kamar Crystal Guesthouse yang bersih. Selain linen bersih, Crystal Guesthouse juga menyediakan fasilitas kipas angin, bantal, kursi, dan cermin untuk menunjang kenyamanan beristirahat kamu. Tentunya kamu tak perlu khawatir masalah harga karena Crystal Guesthouse hanya mematok tarif per malam mulai dari Rp110 ribuan saja.

Tips saat bepergian ke Banda Aceh

Aceh menjadi satu-satunya daerah yang tidak bisa ditaklukkan oleh penjajah. Karena hal tersebut, Aceh pun mendapat keistimewaan berupa hak otonom untuk menentukan perundang-undangan selama tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD. Akhirnya, Aceh pun memutuskan untuk menerapkan hukum syariat Islam sehingga memiliki peraturan daerah yang berbeda dari daerah-daerah lain di Indonesia.

Kenakan pakaian yang sopan

Di Banda Aceh, seluruh warganya diharuskan untuk mengenakan pakaian yang sopan. Warga laki-laki tidak diperkenankan menggunakan celana pendek atau atasan yang memperlihatkan ketiak saat pergi ke luar rumah. Sedangkan warga perempuan tidak boleh mengenakan pakaian yang ketat atau memperlihatkan lekuk tubuh. Tidak hanya itu, mereka juga diwajibkan untuk menggunakan hijab atau jilbab.

Untuk wisatawan, pemerintah setempat memang tidak menerapkan aturan berbusana yang sama dengan penduduk lokal. Meski begitu, biasanya mayoritas wisatawan di Banda Aceh tetap akan mengenakan pakaian yang tertutup demi menghormati kebiasaan warga setempat. Jadi, usahakan membawa pakaian yang tidak terlalu terbuka.

Bawa buku menikah jika kamu pergi bersama pasangan

Dalam syariat Islam, perempuan dan laki-laki yang bukan muhrim tidak diperbolehkan untuk berduaan atau berdekatan. Itulah mengapa Pemerintah Aceh mengeluarkan larangan kepada warganya untuk tidak berdekatan dengan lawan jenis yang bukan muhrim. Untuk memastikan agar aturan ini ditaati, ada petugas syariah di Aceh yang biasanya berkeliling.

Oleh sebab itu, bagi kamu yang berlibur ke Banda Aceh bersama pasangan, sebaiknya jangan lupa bawa buku nikah, ya. Jadi, kalau misalnya kamu sedang berada di sebuah tempat wisata dan didatangi petugas syariah, kamu bisa langsung menunjukkan buku nikah tersebut.

Wisatawan wanita tidak boleh mengendarai sepeda motor

Motor memang menjadi salah satu transportasi utama yang digunakan warga Aceh untuk beraktivitas. Namun, sejak 2013 lalu, warga perempuan dianjurkan untuk tidak mengendarai motor sendiri karena dianggap bertentangan dengan norma-norma yang berlaku.

Ketika mengendarai motor, maka wanita harus duduk secara mengangkang. Hal inilah yang dianggap bisa membahayakan keselamatan. Tidak hanya keselamatan berkendara dan lalu lintas, tapi juga menyangkut keselamatan dari pelecehan seksual dan tindakan kejahatan lainnya.

Perlu Bantuan?