Sumampan Waterfall atau Air Terjun Sumampan merupakan salah satu destinasi wisata alam di Gianyar, Bali, yang kian populer di kalangan wisatawan. Terletak di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, air terjun ini menawarkan daya tarik visual berbeda dibanding air terjun lain di Ubud dan sekitarnya. Keunikan utama Sumampan Waterfall terlihat dari batu-batu berukir artistik di sepanjang aliran air, menciptakan lanskap eksotis bernuansa budaya Bali.
Meski tampak alami, Air Terjun Sumampan terbentuk dari perpaduan proses alam dan aktivitas manusia pada masa lalu. Aliran air setinggi kurang lebih 15 meter ini berasal dari sistem irigasi persawahan warga sekitar. Sementara itu, tebing batu padas di sekeliling air terjun merupakan hasil pengerukan yang pernah dilakukan dan kemudian dihentikan. Struktur tebing tersebut justru membentuk karakter unik yang kini menjadi daya tarik utama wisata Sumampan Waterfall Gianyar.
Keindahan Sumampan Waterfall Bali semakin lengkap dengan lingkungan sekitar yang dipenuhi vegetasi hijau. Pepohonan tropis, udara sejuk, serta suara gemericik air yang jatuh dari tebing menghadirkan suasana tenang dan menyegarkan. Kondisi ini membuat Sumampan Waterfall cocok dikunjungi oleh wisatawan yang mencari tempat wisata Ubud dengan nuansa alam, santai, dan jauh dari keramaian.

Payangan

ATV Ubud oleh Kuber Bali Adventure

9.5/10
Payangan
Rp 1.400.000
Rp 749.960
Sumampan Waterfall menawarkan pengalaman wisata alam yang berbeda dibanding air terjun lain di kawasan Ubud dan Gianyar. Beragam elemen menarik inilah yang menjadikan Air Terjun Sumampan layak masuk dalam daftar kunjungan saat menjelajahi Ubud bagian timur. Berikut sejumlah daya tarik utama Sumampan Waterfall yang membuatnya semakin diminati wisatawan:
Sumampan Waterfall masih tergolong hidden gem di Gianyar, Bali, karena belum terlalu ramai dikunjungi wisatawan. Lokasinya berada di kawasan desa dengan akses terbatas, membuat suasana di sekitar air terjun terasa lebih hening. Kondisi ini cocok bagi kamu yang ingin menikmati wisata alam Bali tanpa hiruk pikuk keramaian seperti di destinasi populer lainnya.
Sumampan Waterfall Gianyar memiliki aliran air jernih dengan nuansa hijau toska yang menyegarkan. Di bagian bawah air terjun, terdapat kolam alami yang relatif aman untuk berendam atau sekadar bermain air. Susunan bebatuan alami di sekitarnya membentuk undakan mirip terasering, menambah keindahan visual aliran air.
Berbeda dari kebanyakan air terjun alami di Bali, Air Terjun Sumampan terbentuk dari aliran irigasi persawahan warga setempat. Meski bersifat buatan, kualitas air tetap segar dan bersih. Area ini juga menyimpan sejarah pengerukan batu padas yang dihentikan, meninggalkan tebing-tebing tinggi yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap Sumampan Waterfall.
Keunikan utama Air Terjun Sumampan terletak pada batu-batu besar berukir yang berada di sekitar aliran air. Ukiran ini merupakan karya seniman lokal, Nyoman Retana, yang mulai dikerjakan sejak 2018. Motif topeng dan ekspresi wajah pada batu padas menciptakan karakter visual kuat, sekaligus memperkaya nilai seni dan budaya di kawasan Sumampan Waterfall.
Perjalanan menuju Air Terjun Sumampan menawarkan pengalaman tersendiri, terutama bagi pencinta wisata alam. Kamu perlu menuruni jalur alami dan menyeberangi aliran sungai menggunakan tali pengaman. Jalur ini tak terlalu panjang, namun cukup memberi sensasi petualangan sebelum tiba di lokasi utama.
Selain menikmati air terjun, kawasan sekitar Sumampan Waterfall juga menyimpan beberapa tempat wisata menarik dengan karakter alam dan budaya yang kuat. Berikut rekomendasinya:
1. Desa Kemenuh
Tak jauh dari Sumampan Waterfall, Desa Kemenuh dikenal sebagai salah satu sentra seni patung kayu dan batu. Kamu bisa melihat langsung proses pembuatan karya seni khas Bali, sekaligus berinteraksi dengan pengrajin lokal. Beberapa galeri terbuka untuk umum dan menerima kunjungan singkat tanpa biaya masuk. Desa ini cocok dikunjungi setelah dari air terjun, terutama bagi wisatawan yang ingin memahami sisi budaya Ubud lebih dekat.
2. Tegenungan Waterfall
Jika masih ingin menjelajah air terjun, Tegenungan Waterfall bisa menjadi alternatif. Lokasinya sekitar 15 menit berkendara dari Sumampan. Air terjun ini memiliki area lebih luas dengan fasilitas pendukung seperti kafe dan spot foto. Suasananya lebih ramai, namun tetap menarik bagi wisatawan yang ingin pengalaman berbeda dalam satu hari perjalanan.
3. Sungai Petanu
Sungai Petanu mengalir di sekitar kawasan Sumampan dan kerap dimanfaatkan untuk aktivitas alam ringan seperti berjalan santai di jalur pedesaan atau menikmati pemandangan sawah. Beberapa vila dan penginapan tersembunyi juga memanfaatkan lanskap sungai ini sebagai daya tarik utama bagi wisatawan pencari ketenangan.
4. Monkey Forest
Monkey Forest menjadi ikon wisata Ubud dengan kawasan hutan alami di tengah kota. Di dalamnya, kamu bisa berjalan di jalur rindang, melihat ratusan monyet ekor panjang, serta menemukan pura kuno bernuansa sakral. Tempat ini cocok untuk kunjungan singkat namun berkesan.

Monkey Forest

Monkey Forest Ubud Tickets

9.4/10
Monkey Forest
Rp 90.000
5. Tegallalang Rice Terrace
Terasering sawah Tegallalang menawarkan panorama hijau bertingkat khas Bali. Lokasinya populer untuk fotografi dan menikmati suasana pedesaan. Kamu juga bisa mencoba swing atau sekadar bersantai di kafe dengan pemandangan sawah terbuka.
6. Goa Gajah
Goa Gajah merupakan situs bersejarah dengan nilai arkeologi tinggi. Area ini memadukan relief batu, kolam petirtaan, serta jalur taman hijau. Kunjungan ke sini memberi pengalaman budaya sekaligus wisata alam ringan.
7. Bali Zoo
Bali Zoo menjadi salah satu destinasi wisata populer di kawasan Gianyar. Ada ratusan koleksi satwa yang bisa dijumpai di kebun binatang ini, termasuk satwa dari Afrika seperti singa hingga Harimau Benggala. Ini adalah tempat yang tepat untuk mengenal satwa dengan lebih dekat.

Ubud

Tiket Bali Zoo

9.0/10
Ubud
Rp 140.000
Rp 126.000
Agar kunjungan ke Sumampan Waterfall terasa lebih nyaman dan berkesan, ada beberapa hal praktis yang sebaiknya kamu perhatikan, terutama jika ini kali pertama datang ke kawasan Ubud bagian timur.
1. Datang Pagi untuk Suasana Lebih Tenang
Sumampan Waterfall masih relatif alami dan sering dikunjungi wisatawan menjelang siang. Datang lebih pagi membuat kamu bisa menikmati suasana air terjun tanpa keramaian sekaligus mendapatkan cahaya terbaik untuk foto.
2. Gunakan Alas Kaki Anti Licin
Akses menuju air terjun melewati jalan setapak dan tangga dengan kondisi lembap. Sandal gunung atau sepatu dengan grip baik akan membantu kamu berjalan lebih aman dan nyaman.
3. Siapkan Pakaian Ganti dan Handuk Kecil
Jika berencana bermain air atau berendam di sekitar air terjun, membawa pakaian ganti akan sangat membantu. Meskipun areanya tak terlalu besar, aliran air Sumampan cukup deras dan menyegarkan.
4. Pilih Sudut Pandang dari Atas Tebing Kecil
Tak banyak wisatawan menyadari adanya spot pandang dari sisi atas jalur air terjun. Dari titik ini, kamu bisa menikmati komposisi alam Sumampan tanpa harus turun ke area basah.
5. Gunakan Tas Kecil Anti Air
Jalur sempit dan lembap membuat tas besar kurang praktis. Tas selempang anti air membantu kamu bergerak lebih bebas sekaligus menjaga barang tetap aman dari cipratan air.
Sat, 2 May 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.091.700
Sun, 5 Apr 2026

Lion Air
Surabaya (SUB) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 706.400
Mon, 6 Apr 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.163.500
Akses menuju Sumampan Waterfall kini semakin nyaman berkat kondisi jalan yang sudah beraspal dan rambu penunjuk arah yang cukup jelas. Air Terjun Sumampan di Gianyar, Bali, bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi seperti motor maupun mobil. Layanan transportasi online juga tersedia hingga area parkir terdekat.
Dari Ubud:
Dari pusat Ubud, kamu bisa mengambil jalur ke arah selatan menuju Jalan Raya Goa Gajah. Lanjutkan perjalanan melalui Jalan Ir. Sutami hingga memasuki wilayah Desa Kemenuh. Sepanjang rute, tersedia papan petunjuk menuju Sumampan Waterfall yang memudahkan navigasi.
Dari Denpasar:
Dari Bandara Ngurah Rai:
Dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kamu bisa memanfaatkan Tol Bali Mandara menuju kawasan By Pass Ngurah Rai. Selanjutnya, arahkan kendaraan ke Jalan Raya Batubulan dan Jalan Singapadu, lalu ikuti rute menuju Desa Kemenuh hingga tiba di Sumampan Waterfall.
Jika kamu berencana mengunjungi Sumampan Waterfall saat liburan di Bali, pastikan perjalanan sudah direncanakan dengan baik sejak awal. Kamu bisa mengatur transportasi menuju Bali, memilih akomodasi di sekitar Ubud atau Gianyar, hingga menyusun itinerary wisata alam dengan lebih praktis.
Untuk memudahkan persiapan perjalanan, manfaatkan berbagai layanan di Traveloka. Kamu bisa memesan tiket pesawat, booking hotel di Bali, serta menemukan beragam atraksi dan aktivitas seru melalui Traveloka Xperience. Tunggu apa lagi? Rencanakan liburan ke Sumampan Waterfall dengan lebih mudah dan nyaman bersama Traveloka!








