Benteng Keraton Buton: Warisan Sejarah dengan Pemandangan Spektakuler

Xperience Team
Waktu baca 6 menit

Benteng Keraton Buton adalah sebuah benteng megah yang terletak di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, yang memadukan keindahan alam dengan sejarah panjang Kesultanan Buton. Dengan pemandangan spektakuler yang bisa kamu nikmati dari puncaknya, benteng ini tak hanya menjadi saksi bisu perjuangan, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang memikat. Mari kita telusuri sejarah, arsitektur, serta daya tarik wisata yang dimiliki oleh Benteng Keraton Buton.

Sejarah Benteng Keraton Buton

Benteng Keraton Buton dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Buton III, La Sangaji. Pada awalnya, benteng ini lebih berupa tumpukan batu yang dibangun secara sederhana. Fungsi utama dari benteng ini adalah untuk melindungi istana dan pusat pemerintahan Kesultanan Buton dari serangan musuh. Seiring berjalannya waktu, benteng ini berkembang menjadi struktur yang lebih besar dan lebih kokoh, terutama pada masa pemerintahan Sultan Buton IV, La Elangi (Sultan Dayanu Ikhsanuddin).

Pada masa pemerintahan Sultan Dayanu Ikhsanuddin, benteng ini diperkuat dan dibangun secara permanen dengan dinding-dinding batu yang lebih besar. Benteng ini menjadi simbol kekuatan dan kemakmuran Kesultanan Buton yang pada saat itu menguasai wilayah yang luas di Sulawesi Tenggara. Seiring dengan berjalannya waktu, Benteng Keraton Buton bukan hanya berfungsi sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai pusat pemerintahan dan simbol kejayaan kerajaan Buton.

Saat berada di Sulawesi Tenggara, kamu dan keluarga juga bisa mengunjungi arcade yang sudah populer di seluruh Indonesia seperti Kidzilla, atau Funworld! Dapatkan tiketnya hanya di Traveloka!

Keunikan dan Luas Wilayah Benteng

Benteng Keraton Buton memiliki keunikan yang sangat menarik, salah satunya adalah ukurannya yang sangat luas. Benteng ini tercatat sebagai benteng terluas di dunia, dengan panjang keliling tembok mencapai 2.740 meter dan luas sekitar 23.375 hektare. Hal ini membuat Benteng Keraton Buton menjadi salah satu tempat yang paling menarik untuk dikunjungi, karena tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga pemandangan yang luar biasa.

Luasnya wilayah benteng ini mencakup berbagai bagian yang digunakan untuk berbagai keperluan. Di dalam benteng terdapat beberapa bangunan penting, termasuk istana kesultanan, tempat ibadah, serta pos-pos pertahanan. Benteng ini juga dikelilingi oleh tembok-tembok tinggi yang menjadi ciri khas dari struktur arsitektur benteng zaman dulu. Bahkan, benteng ini memiliki beberapa pintu gerbang atau "lawa" yang menghubungkan berbagai bagian dalam benteng.

Struktur dan Arsitektur Benteng Keraton Buton

Salah satu hal yang membuat Benteng Keraton Buton begitu menarik adalah arsitekturnya yang menggabungkan elemen-elemen tradisional lokal dengan pengaruh dari luar, termasuk dari Portugis dan Belanda yang pernah datang ke Indonesia pada masa lalu. Benteng ini dibangun dengan menggunakan batu kapur yang kuat, yang disusun sedemikian rupa untuk membentuk dinding pertahanan yang kokoh.

Badili dan Meriam

Salah satu elemen penting yang ada di dalam Benteng Keraton Buton adalah badili, yakni meriam besar yang diletakkan di berbagai bagian benteng. Meriam ini merupakan peninggalan dari penjajah Portugis dan Belanda, yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Badili tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dari Kesultanan Buton.

Baluara atau Bastion

Benteng ini juga dilengkapi dengan 16 baluara atau bastion, yang berfungsi sebagai pos pengintai dan tempat untuk menjaga perbatasan benteng dari serangan musuh. Setiap bastion memiliki keunikan tersendiri, dengan bentuknya yang menyerupai sudut-sudut yang tajam, memungkinkan pasukan benteng untuk melihat musuh dari berbagai arah.

Lawa atau Pintu Gerbang

Benteng Keraton Buton memiliki 12 buah lawa atau pintu gerbang yang menjadi akses utama menuju ke dalam benteng. Masing-masing lawa ini memiliki nama dan fungsi tertentu. Salah satu pintu gerbang yang paling terkenal adalah Lawa Terate, yang merupakan pintu utama yang sering digunakan oleh para raja dan pejabat kerajaan.

Peran Benteng Keraton Buton dalam Sejarah Kesultanan Buton

Benteng Keraton Buton bukan hanya berfungsi sebagai tempat pertahanan, tetapi juga menjadi pusat pemerintahan dan simbol kejayaan Kesultanan Buton. Sebagai pusat pemerintahan, benteng ini menjadi tempat di mana para sultan memimpin dan membuat keputusan penting untuk kerajaan. Selain itu, benteng ini juga berfungsi sebagai tempat tinggal bagi keluarga kerajaan dan para pejabat tinggi, menjadikannya sebuah kompleks yang sangat penting dalam sejarah Buton.

Pada masa kejayaannya, Kesultanan Buton memiliki pengaruh besar di wilayah Sulawesi Tenggara. Benteng ini menjadi tempat perlindungan dari serangan musuh, serta tempat untuk menjaga kestabilan politik dan sosial di kerajaan Buton. Benteng ini juga berperan dalam melawan penjajah Belanda dan Portugis yang berusaha menguasai wilayah Buton pada masa itu.

Pemandangan Spektakuler dan Wisata Sejarah

Benteng Keraton Buton kini telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di Sulawesi Tenggara. Bagi para wisatawan yang menyukai sejarah dan budaya, benteng ini menawarkan berbagai daya tarik yang tidak bisa dilewatkan.

Pemandangan Alam yang Memukau

Salah satu daya tarik utama dari Benteng Keraton Buton adalah pemandangan alamnya. Dari puncak benteng, kamu bisa menikmati panorama indah Kota Baubau, Teluk Baubau, serta pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya. Pemandangan ini sangat memukau, terutama saat matahari terbenam, di mana langit berwarna oranye dan laut tampak begitu tenang.

Wisata Sejarah yang Menarik

Selain pemandangan yang memukau, Benteng Keraton Buton juga menawarkan pengalaman wisata sejarah yang sangat menarik. Di dalam benteng, kamu dapat menemukan berbagai artefak bersejarah, seperti meriam, senjata tradisional, serta peninggalan-peninggalan lain yang memberikan gambaran jelas tentang bagaimana kehidupan masyarakat pada zaman Kesultanan Buton.

Kegiatan Budaya yang Beragam

Selain itu, Benteng Keraton Buton juga menjadi tempat bagi berbagai kegiatan budaya. Di sekitar benteng, sering diadakan festival budaya, pertunjukan seni, serta acara-acara tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya Buton. Jika kamu berkunjung pada waktu yang tepat, kamu bisa menyaksikan langsung pertunjukan tari tradisional atau acara adat lainnya yang mengangkat cerita dan sejarah Kesultanan Buton.

Cara Menuju ke Benteng Keraton Buton

Jika kamu tertarik untuk mengunjungi Benteng Keraton Buton, berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan:

  1. Transportasi Udara: Kamu bisa terbang menuju Bandara Betoambari yang terletak di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Banyak maskapai yang melayani penerbangan menuju bandara ini dari berbagai kota besar di Indonesia.
  2. Transportasi Darat: Setelah sampai di bandara, kamu bisa menggunakan taksi atau angkutan umum menuju kawasan Benteng Keraton Buton. Perjalanan dari bandara menuju benteng memakan waktu sekitar 30 menit.
  3. Transportasi Laut: Jika kamu berada di Pulau Sulawesi, kamu juga bisa menggunakan kapal laut menuju Kota Baubau. Baubau memiliki pelabuhan yang melayani kapal dari berbagai daerah di Sulawesi.

Benteng Keraton Buton adalah destinasi wisata yang sangat kaya akan sejarah, budaya, dan keindahan alam. Dengan pemandangan yang menakjubkan, arsitektur yang unik, serta nilai sejarah yang tinggi, benteng ini layak menjadi salah satu tujuan utama bagi kamu yang ingin menjelajahi keindahan dan keunikan Indonesia.

Tidak hanya sekadar benteng, tetapi sebuah perjalanan melintasi waktu yang memperkenalkan kamu pada kejayaan dan kemegahan Kesultanan Buton. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Benteng Keraton Buton dan merasakan pengalaman wisata yang tak terlupakan!

Rekomendasi Hotel dan Penginapan Dekat Benteng Keraton Buton

1. Hotel Rosichan Baubau Mitra RedDoorz

Hotel Rosichan Bau Bau Mitra RedDoorz

Hotel Rosichan Baubau Mitra RedDoorz berlokasi sangat strategis di Kecamatan Murhum, menjadikannya salah satu akomodasi paling dekat dengan kawasan bersejarah Benteng Keraton Buton. Penginapan ini menawarkan pilihan ekonomis yang tepat bagi para pelancong hemat maupun wisatawan keluarga yang ingin mengeksplorasi situs budaya lokal tanpa harus menempuh perjalanan jauh. 

Kamar-kamar yang disediakan bersih, ber-AC, dan dilengkapi dengan TV serta kamar mandi pribadi berfasilitas shower. Tarif menginap di hotel ini sangat terjangkau, yaitu mulai dari sekitar Rp181.901 per malam. Layanan resepsionis dan koneksi WiFi gratis juga tersedia untuk kenyamanan para tamu.

Indonesia

Hotel Rosichan Bau Bau Mitra RedDoorz

8.6/10

•

Murhum

Rp 155.319

2. The Galton Hotel Baubau

The Galton Hotel Baubau

THE GALTON HOTEL BAUBAU terletak di area Wolio, Baubau, hanya berjarak beberapa menit berkendara menuju area Benteng Keraton Buton. Hotel modern bintang tiga ini cocok untuk wisatawan bisnis maupun pengelana yang mendambakan kenyamanan ekstra serta pelayanan profesional selama berada di Baubau. 

Setiap kamar ditata rapi dengan tempat tidur yang nyaman, pendingin udara, TV layar datar, serta fasilitas pembuat teh dan kopi. Pilihan harga kamar di hotel ini ditawarkan mulai dari sekitar Rp352.826 per malam. Fasilitas unggulannya meliputi layanan resepsionis 24 jam, proses check-out ekspres, area parkir yang luas, serta akses internet nirkabel gratis 

Indonesia

The Galton Hotel

8.7/10

Wolio

Rp 292.793

3. Hotel Galaxy Inn

Hotel Galaxy Inn Baubau

Hotel Galaxy Inn berada di lokasi strategis pusat kota kawasan Wolio, yang memudahkan akses ke destinasi wisata populer seperti Benteng Keraton Buton dan pusat kuliner lokal. Penginapan ini populer di kalangan para backpacker karena menawarkan akomodasi yang bersih, aman, dan fungsional dengan pelayanan yang ramah. Setiap kamar telah dilengkapi pendingin ruangan (AC), TV, serta fasilitas kamar mandi pribadi. 

Tarif kamar ditawarkan mulai dari sekitar Rp347.086 per malam. Penginapan ini menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti area bar/lounge, layanan resepsionis 24 jam, fasilitas laundry, staf multibahasa, layanan kamar, hingga akses internet WiFi gratis di seluruh area publik.

Indonesia

Hotel Galaxy Inn Baubau

7.7/10

•

Wolio

Rp 331.695

Liburan ke Benteng Keraton Buton Makin Praktis dengan Traveloka

Benteng Keraton Buton menawarkan pengalaman wisata yang memadukan sejarah pada masa kejayaan kesultanan Buton.  Kamu bisa jelajahi keindahannya dengan merencanakan perjalanan liburan bersama  Traveloka. Dalam satu aplikasi, kamu bisa booking hotel, pesan tiket pesawat, tiket kereta, bus dan travel, serta menemukan berbagai atraksi seru melalui  Traveloka Xperience. 

Untuk mempersiapkan perjalanan, kamu dapat menggunakan Traveloka untuk mencari hotel, tiket pesawat, tiket kereta api, atau tiket bus & shuttle. Sebelum melakukan pemesanan, jangan lupa cek promo Traveloka, termasuk Promo BCA, Kode Kupon Traveloka, dan Promo Bank Traveloka yang sedang berlaku untuk mendapatkan harga lebih hemat.

Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan