Desa Wisata Lembah Kalipancur menjadi salah satu destinasi unggulan bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam, udara segar, dan pengalaman budaya khas pedesaan di Jawa Tengah. Desa ini terletak di Kabupaten Semarang dan menawarkan perpaduan antara pemandangan pegunungan, perkebunan hijau, serta aktivitas edukatif dan rekreasi yang cocok untuk keluarga, anak muda, maupun wisatawan solo.
Tidak hanya indah, Lembah Kalipancur juga dikenal sebagai desa wisata yang mengembangkan potensi lokal, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati alam, tetapi juga mengenal budaya dan kehidupan masyarakat setempat.
Artikel ini akan membahas secara lengkap segala hal yang perlu diketahui sebelum berkunjung ke Desa Wisata Lembah Kalipancur. Baca sampai habis, ya!
Desa Wisata Lembah Kalipancur terletak di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dari pusat Kota Semarang, jarak tempuh menuju desa ini sekitar 30–40 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 hingga 1,5 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Desa ini berada di daerah perbukitan dengan kontur lembah yang subur. Suasana sejuk khas dataran tinggi langsung terasa begitu memasuki kawasan desa, jauh dari polusi kota dan kebisingan lalu lintas. Akses menuju desa wisata ini sudah cukup baik, dengan jalan aspal yang bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
Thu, 26 Mar 2026

Batik Air
Jakarta (CGK) ke Semarang (SRG)
Mulai dari Rp 701.100
Fri, 27 Mar 2026

Lion Air
Banjarmasin (BDJ) ke Semarang (SRG)
Mulai dari Rp 904.400
Thu, 26 Feb 2026

NAM Air
Pangkalan Bun (PKN) ke Semarang (SRG)
Mulai dari Rp 780.400
Lembah Kalipancur awalnya merupakan wilayah agraris yang dihuni penduduk dengan mata pencaharian utama bertani dan berkebun. Dengan kesadaran akan potensi wisata alam dan budaya, pemerintah desa bersama masyarakat lokal mulai mengembangkan desa ini menjadi desa wisata sejak beberapa tahun terakhir.
Nama “Kalipancur” sendiri berasal dari kata “kali” yang berarti sungai dan “pancur” yang berarti mata air atau pancuran. Hal ini merujuk pada beberapa sumber air dan aliran sungai kecil yang menjadi ciri khas alam desa ini. Aliran air bersih dari mata air inilah yang membuat desa tetap hijau dan subur sepanjang tahun.
Desa Wisata Lembah Kalipancur menekankan konsep wisata berkelanjutan, di mana masyarakat lokal dilibatkan dalam pengelolaan fasilitas wisata, pengembangan homestay, serta kegiatan budaya dan kerajinan tangan. Dengan konsep ini, wisatawan bisa menikmati pengalaman autentik sekaligus membantu perekonomian masyarakat setempat.
Salah satu daya tarik utama desa wisata ini adalah pemandangan alamnya yang menawan. Dari bukit-bukit di sekitar desa, pengunjung bisa melihat hamparan sawah, perkebunan, dan aliran sungai yang jernih. Udara sejuk dan suasana tenang membuat desa ini menjadi lokasi ideal untuk refreshing dan healing dari penatnya kehidupan perkotaan.
Bagi pecinta fotografi, desa ini menawarkan banyak peluang untuk menangkap keindahan alam dengan cahaya alami yang menakjubkan, terutama pada pagi dan sore hari.
Selain itu, terdapat beberapa spot foto menarik di Lembah Kalipancur, seperti:
1. Terasering perkebunan yang instagramable
2. Aliran sungai kecil dan jembatan bambu
3. Mata air alami yang menjadi simbol desa
4. Bukit panorama untuk melihat lembah secara keseluruhan
5. Bangkai pesawat yang unik
Desa Wisata Lembah Kalipancur menawarkan berbagai aktivitas menarik yang bisa dinikmati wisatawan:
1. Trekking dan hiking Jalur trekking ringan tersedia mengelilingi desa dan perkebunan. Rutenya cocok untuk pemula maupun keluarga, sambil menikmati udara segar dan pemandangan hijau.
2. Belajar bercocok tanam dan berkebun Pengunjung bisa mencoba aktivitas edukatif menanam sayuran, memetik buah, atau memanen hasil perkebunan lokal.
3. Wisata budaya Desa ini kerap mengadakan pertunjukan seni tradisional seperti tari, musik, dan permainan rakyat. Wisatawan juga bisa belajar membuat kerajinan tangan khas desa.
4. Bermain di sungai dan kolam alami Beberapa spot sungai yang aman dapat digunakan untuk bermain air, memancing, atau sekadar bersantai di pinggirnya.
5. Homestay dan kuliner lokal Menginap di homestay warga memberikan pengalaman autentik, sekaligus menikmati masakan tradisional yang disiapkan oleh penduduk lokal.
Bagi keluarga yang membawa anak-anak, aktivitas edukatif dan interaktif ini menjadi pengalaman liburan yang seru sekaligus mendidik.
Waktu terbaik berkunjung ke Lembah Kalipancur adalah saat musim kemarau, yaitu antara bulan Mei hingga September. Pada periode ini, jalur trekking relatif aman dan tidak licin, serta langit cerah sehingga pemandangan lebih maksimal.
Jika ingin melihat aliran sungai yang deras dan hijau lebih segar, musim penghujan juga bisa menjadi pilihan. Hanya saja, wisatawan perlu berhati-hati karena jalur bisa licin dan beberapa area lebih becek.
Harga tiket masuk Lembah Kalipancur relatif terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang. Biaya ini biasanya digunakan untuk perawatan fasilitas dan pengelolaan desa wisata.
Fasilitas yang tersedia:
1. Area parkir kendaraan
2. Toilet umum
3. Homestay dan penginapan lokal
4. Spot foto dan gazebo
5. Warung makanan dan minuman ringan
Agar pengalaman wisata di Desa Lembah Kalipancur lebih menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:
1. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking ringan
2. Bawa pakaian ganti dan jas hujan jika musim hujan
3. Siapkan air minum dan camilan
4. Hormati adat dan budaya setempat
5. Jangan membuang sampah sembarangan
Selain itu, bagi pengunjung yang membawa anak-anak, selalu awasi mereka saat bermain di sungai atau area perbukitan.
Perjalanan menuju desa ini dapat dimulai dari pusat Kota Semarang. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi, ojek online, atau transportasi umum ke arah Kecamatan Ungaran Barat.
Setelah mencapai desa, parkir kendaraan di area yang tersedia, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju lokasi inti desa wisata. Jalur trekking cukup aman dan bisa ditempuh oleh semua usia, meski membutuhkan sedikit tenaga bagi yang jarang berjalan di medan berbukit.
Desa Wisata Lembah Kalipancur adalah destinasi alam dan budaya yang memadukan pemandangan hijau, aktivitas edukatif, dan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat lokal. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan ke desa ini bisa menjadi liburan yang menyenangkan, edukatif, dan menenangkan.
Untuk merencanakan perjalanan lebih mudah, gunakan aplikasi Traveloka untuk penuhi semua kebutuhan perjalanan dalam satu platform. Mulai dari pesan tiket transportasi untuk keberangkatan yang nyaman, booking hotel sesuai budget dan preferensimu, hingga membeli tiket wahana rekreasi dan atraksi.










