Di tengah hiruk pikuk Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terdapat sebuah ruang terbuka hijau yang menjadi paru-paru sekaligus pusat aktivitas warga. Tempat itu dikenal dengan nama Taman Sangkareang. Lebih dari sekadar taman kota, Sangkareang adalah simpul pertemuan, tempat refleksi, dan saksi bisu perkembangan kota. Secara geografis, lokasinya sangat strategis, berada tepat di seberang Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, menjadikannya titik fokus yang mudah diakses dan selalu ramai dikunjungi.
Taman Sangkareang menawarkan kesejukan dari pepohonan rindang dan keindahan lanskap yang tertata rapi. Dari pagi hingga malam, taman ini selalu dipenuhi aktivitas, mulai dari warga yang berolahraga, pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya, hingga keluarga yang menghabiskan waktu luang. Keberadaannya memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas hidup perkotaan, menyediakan tempat rekreasi publik yang inklusif dan gratis.
Nama Sangkareang sendiri erat kaitannya dengan sejarah dan penamaan lokal di kawasan Mataram. Taman ini secara harfiah menempati area yang dulunya merupakan lapangan terbuka besar. Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya Kota Mataram sebagai ibukota provinsi, area ini dipercantik dan ditata ulang menjadi taman kota modern tanpa menghilangkan fungsi awalnya sebagai lapangan publik. Perpaduan antara nilai historis, fungsi sosial, dan estetika modern inilah yang membuat Taman Sangkareang memiliki tempat khusus di hati warga Mataram maupun para wisatawan yang berkunjung.
Kunjungi berbagai atraksi wisata di Lombok, dapatkan harga terbaik di Traveloka! Klik link di bawah ini!
Sebagai salah satu ikon Kota Mataram, Taman Sangkareang memiliki banyak lapisan daya tarik yang patut diulas lebih dalam. Bukan sekadar hamparan rumput dan bangku taman, tempat ini menyimpan kisah sejarah, jadwal aktivitas yang dinamis, hingga fasilitas yang mendukung berbagai kepentingan publik.
Taman Sangkareang berlokasi tepat di Lapangan Sangkareang, Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Letaknya yang berada di pusat pemerintahan daerah, diapit oleh Jalan Pejanggik dan berhadapan langsung dengan Kantor Gubernur NTB, menjamin aksesibilitas yang sangat tinggi. Posisi ini juga menjadikannya landmark yang mudah ditemukan.
Satu hal yang paling menarik dari Taman Sangkareang adalah tidak adanya biaya tiket masuk. Taman ini dapat dikunjungi oleh siapa saja, kapan saja. Meskipun beberapa area mungkin memiliki jam operasional tertentu (seperti area olahraga tertutup atau venue acara), secara umum, taman ini terbuka untuk publik selama 24 jam sehari. Namun, waktu terbaik untuk menikmati keindahan dan keramaian taman adalah saat pagi dan sore hari.
Sejarah Lapangan Sangkareang tidak bisa dilepaskan dari peranannya sebagai pusat kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan di masa lalu. Sebelum menjadi taman seindah sekarang, area ini berfungsi sebagai lapangan upacara, pusat demonstrasi, hingga lokasi penyelenggaraan berbagai acara besar kenegaraan atau festival.
Transformasi besar terjadi ketika pemerintah daerah memutuskan untuk menata ulang lapangan ini menjadi sebuah taman kota yang lebih fungsional dan estetis. Penataan tersebut meliputi:
Transformasi ini berhasil mengubah lapangan yang awalnya dominan area keras menjadi ruang publik yang seimbang antara area keras dan lunak, sehingga meningkatkan fungsi rekreasi dan sosialnya.
Meskipun taman ini indah di siang hari, pesona Sangkareang mencapai puncaknya saat matahari terbenam. Pada malam hari, area di sekeliling taman, terutama di bagian tepi jalan, bertransformasi menjadi pusat kuliner malam yang sangat ramai.
Para pedagang kaki lima (PKL) mulai menggelar lapak, menjajakan berbagai macam hidangan khas Mataram dan Nusantara. Beberapa kuliner yang wajib dicoba antara lain:
Suasana di malam hari sangat hidup. Pengunjung dapat menikmati hidangan lezat dengan harga terjangkau sambil merasakan keramaian kota di bawah penerangan lampu taman yang hangat. Kawasan ini menjadi destinasi yang sempurna untuk makan malam santai setelah seharian beraktivitas.
Fungsi utama lain dari Taman Sangkareang adalah sebagai fasilitas olahraga publik. Area ini dilengkapi dengan:
Kegiatan olahraga di Sangkareang tidak hanya terbatas pada warga setempat. Banyak klub lari dan komunitas kebugaran yang menjadikannya titik kumpul dan tempat berlatih rutin, mencerminkan gaya hidup sehat masyarakat Mataram.
Berikut adalah panduan praktis dan tips untuk memaksimalkan kunjunganmu.
Karena lokasinya yang sangat sentral, akses menuju Taman Sangkareang sangat mudah.
Pemilihan waktu akan sangat mempengaruhi pengalaman kita di Sangkareang:
Mon, 20 Apr 2026

TransNusa
Jakarta (CGK) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 1.309.000
Tue, 21 Apr 2026

TransNusa
Jakarta (CGK) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 1.309.000
Sat, 18 Apr 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 1.375.200
Meskipun ini adalah ruang publik yang santai, ada beberapa tips yang dapat membantu kunjungan kita lebih nyaman:
Taman Sangkareang adalah perpaduan sempurna antara sejarah, rekreasi, dan kehidupan sosial Mataram. Bukan hanya check point wisata, tetapi tempat untuk merasakan langsung kehidupan sehari-hari ibukota Nusa Tenggara Barat.










