4 Buah Khas Madura yang Wajib Dicoba, dari Siwalan hingga Srikaya Sumenep

Mas Bellboy
Waktu baca 3 menit

Di balik julukannya sebagai Pulau Garam, Madura ternyata juga menyimpan kekayaan buah lokal yang tumbuh subur di tanah keringnya, mulai dari pohon lontar yang menjulang di sepanjang pesisir hingga kebun srikaya di perbukitan Sumenep. Buah-buah ini bukan sekadar camilan, tapi juga bagian dari denyut ekonomi dan tradisi masyarakat pulau yang dikenal keras dan mandiri ini.

Buah khas Madura yang paling ikonik adalah siwalan, diikuti jambu mede, srikaya Sumenep, dan buah nona yang masing-masing punya musim dan ciri khasnya sendiri. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Surabaya lewat Traveloka sebagai pintu masuk menuju Madura via Jembatan Suramadu, sempatkan mampir ke sentra-sentra buah lokal ini sebelum melanjutkan perjalanan.\

4 Buah Khas Madura yang Wajib Dicoba

Berikut buah-buah lokal yang identik dengan Pulau Madura beserta ciri khas dan olahannya masing-masing.

1. Siwalan (Buah Lontar)

Siwalan atau buah lontar adalah buah dari pohon Borassus flabellifer yang tumbuh subur di sepanjang pesisir Madura, terutama di Kabupaten Sumenep. Daging buahnya yang berwarna putih bening bertekstur kenyal dengan rasa manis segar biasa disantap langsung dengan campuran es dan sirup sebagai es siwalan. Selain buahnya, air nira dari bunga pohon siwalan diolah menjadi legen yang menyegarkan, sementara niranya yang dimasak menjadi gula siwalan dan camilan dodol siwalan yang juga dikenal dengan nama jubada.

2. Jambu Mede

Jambu mede, atau tangkai buah dari pohon kacang mete, banyak tumbuh di kawasan pesisir Madura dengan tanah berpasir dan cenderung kering. Buahnya berbentuk lonjong dengan warna merah atau kuning cerah, bertekstur berair dan rasa manis bercampur sepat yang khas. Selain dimakan segar, jambu mede kerap diolah menjadi rujak, jus, atau manisan oleh warga setempat, sementara bijinya diolah terpisah menjadi camilan kacang mete yang gurih.

3. Srikaya Langsar Sumenep

Srikaya Langsar adalah varietas unggulan srikaya yang menjadi komoditas kebanggaan Kabupaten Sumenep, tersebar di Kecamatan Saronggi, Bluto, dan Talango. Dibanding srikaya daerah lain, varietas ini punya ukuran buah lebih besar, rasa lebih manis, serat daging buah yang halus, dan aroma yang lebih harum saat matang. Popularitasnya bahkan sudah menembus pasar swalayan di Surabaya, menjadikannya salah satu buah khas Madura yang mulai dikenal luas di luar pulau.

4. Buah Nona

Buah nona, kerabat dekat srikaya dari keluarga Annonaceae, juga banyak ditemukan tumbuh di pekarangan warga Madura. Kulitnya bersisik kemerahan dengan daging buah putih yang lembut, manis, dan berbiji banyak, mirip srikaya namun dengan tekstur yang sedikit lebih berair. Di Madura, buah ini sering dijadikan camilan segar langsung setelah dipetik, dan bijinya kerap dibersihkan anak-anak untuk dijadikan alat bermain congklak.

Mengapa Siwalan Menjadi Simbol Buah Khas Madura?

Berbeda dari buah khas daerah lain yang kian sulit dijumpai, siwalan justru berkembang menjadi bagian penting kehidupan ekonomi masyarakat Madura. Berikut alasannya.

1. Sumber Penghasilan Utama Warga Pesisir

Bagi warga di sepanjang pesisir Sumenep dan Pamekasan, pohon siwalan adalah sumber penghasilan harian lewat penjualan legen, gula siwalan, dan buah segar yang dijajakan di pinggir jalan maupun pasar tradisional.

2. Satu Pohon, Banyak Produk Turunan

Nyaris seluruh bagian pohon siwalan bisa dimanfaatkan, mulai dari buahnya yang dijual segar, niranya yang diolah menjadi legen dan gula merah, hingga daunnya yang dianyam menjadi kerajinan dan tali pengikat jajanan seperti jubada.

3. Identitas Kuliner yang Melekat pada Pulau Madura

Es siwalan dan legen sudah menjadi bagian dari identitas kuliner Madura yang dicari wisatawan, sehingga buah ini terus dilestarikan dan dibudidayakan turun-temurun, alih-alih terancam punah seperti sejumlah buah lokal daerah lain.

Indonesia

Go2 Explore Gili Labak Madura

9.2/10

Manding

Rp 450.500

Di Mana Bisa Menemukan Buah Khas Madura?

Berikut beberapa lokasi yang bisa dituju untuk berburu buah-buah khas ini langsung dari sumbernya.

1. Pesisir Sumenep dan Pamekasan untuk Siwalan

Sepanjang jalur pesisir Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, terutama di kawasan Lenteng dan Ambunten, banyak pedagang kaki lima menjual buah siwalan segar, legen dingin, dan gula siwalan langsung dari petani lokal.

2. Kecamatan Saronggi, Bluto, dan Talango untuk Srikaya Langsar

Ketiga kecamatan ini adalah pusat budidaya srikaya Langsar di Sumenep, tempat wisatawan bisa membeli langsung dari kebun warga terutama saat musim panen antara akhir tahun hingga awal tahun.

3. Pasar Tradisional Anom Sumenep

Pasar Anom di pusat Kota Sumenep menjadi tempat berkumpulnya pedagang buah musiman dari berbagai penjuru pulau, mulai dari jambu mede, buah nona, hingga siwalan olahan siap santap.

Buah khas Madura membuktikan bahwa tanah kering dan iklim panas pulau ini justru melahirkan buah-buahan dengan karakter kuat, mulai dari siwalan yang serba guna, srikaya Langsar yang manis legit, hingga jambu mede dan buah nona yang menyegarkan. Berbeda dari banyak buah lokal daerah lain yang kian punah, siwalan justru terus lestari karena menjadi tulang punggung ekonomi warga pesisir.

Menjelajahi buah-buah ini adalah cara sederhana untuk mengenal Madura lebih dari sekadar sate dan karapan sapi, sekaligus mendukung petani lokal yang menjaga tradisi bertani buah turun-temurun di pulau ini.

Discover Flights With Traveloka

Tue, 10 Nov 2026

Susi Air

Pagerungan Besar (WAR) ke Sumenep (SUP)

Mulai dari Rp 518.440

Jelajahi Rasa Otentik Madura Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Traveloka adalah aplikasi travel ternama di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna untuk merencanakan perjalanan, termasuk Tiket Pesawat ke Surabaya sebagai pintu masuk ke Madura, Hotel di Sumenep untuk menginap lebih dekat dengan sentra buah, hingga Aktivitas di Surabaya yang bisa dipesan dalam satu aplikasi yang sama. Berbagai layanan lain seperti sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan juga tersedia sekaligus, memudahkan Anda menyusun perjalanan kuliner lintas Suramadu tanpa ribet.

Anda bisa membayar dengan fleksibel lewat Traveloka PayLater atau metode lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO untuk transaksi yang lebih praktis. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan perjalanan Anda menjelajahi Madura, karena Traveloka juga dikenal sebagai salah satu aplikasi travel dengan rating tertinggi di Google Play Store dan App Store se-Asia Tenggara.

Dalam Artikel Ini

• 4 Buah Khas Madura yang Wajib Dicoba
• 1. Siwalan (Buah Lontar)
• 2. Jambu Mede
• 3. Srikaya Langsar Sumenep
• 4. Buah Nona
• Mengapa Siwalan Menjadi Simbol Buah Khas Madura?
• 1. Sumber Penghasilan Utama Warga Pesisir
• 2. Satu Pohon, Banyak Produk Turunan
• 3. Identitas Kuliner yang Melekat pada Pulau Madura
• Di Mana Bisa Menemukan Buah Khas Madura?
• 1. Pesisir Sumenep dan Pamekasan untuk Siwalan
• 2. Kecamatan Saronggi, Bluto, dan Talango untuk Srikaya Langsar
• 3. Pasar Tradisional Anom Sumenep
• Jelajahi Rasa Otentik Madura Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan