
Nganjuk merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menyimpan pesona sejarah dan kekayaan budaya yang jarang disadari oleh banyak pelancong dan memiliki beberapa julukan terkenal.
Terletak di antara jalur utama Surabaya-Yogyakarta, daerah ini menawarkan perpaduan lanskap pegunungan yang asri serta keramahan penduduk lokal yang autentik.
Mengenal Nganjuk berarti menyelami deretan julukan unik yang melekat pada identitasnya sekaligus mencicipi warisan kuliner yang menggugah selera. Yuk, simak ulasannya melalui artikel berikut ini!
Tahukah kamu bahwa nama Nganjuk tidak muncul begitu saja? Secara etimologis, Nganjuk berasal dari kata "Anjuk Ladang". Kata Anjuk berarti kemenangan, sedangkan Ladang berarti tanah atau tempat.
Nama ini tercatat dalam Prasasti Anjuk Ladang yang berangka tahun 937 Masehi, yang dikeluarkan oleh Raja Mpu Sindok dari Kerajaan Mataram Kuno.
Konon, wilayah ini dulunya merupakan tempat terjadinya pertempuran hebat melawan pasukan Melayu (Sriwijaya). Berkat bantuan rakyat Anjuk Ladang, Mpu Sindok berhasil memenangkan peperangan tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan, wilayah ini ditetapkan sebagai daerah perdikan atau tanah suci yang bebas pajak. Seiring berjalannya waktu, pengucapan "Anjuk" perlahan berubah menjadi "Nganjuk" yang kita kenal hingga saat ini.
Nganjuk bukan sekadar titik koordinat di peta Jawa Timur. Kota ini memiliki identitas yang berlapis-lapis, tercermin dari berbagai julukan yang diberikan oleh masyarakat maupun sejarah. Berikut adalah beberapa julukan yang perlu kamu ketahui:
1. Kota Kemenangan
Seperti yang telah disinggung dalam sejarahnya, julukan ini adalah "akar" dari nama Nganjuk. Nama ini menjadi pengingat akan kejayaan masa lalu saat rakyat lokal berhasil memukul mundur musuh negara. Hingga kini, semangat kemenangan itu masih terasa dalam identitas masyarakatnya yang tangguh.
2. Kota Angin
Ini adalah julukan yang paling populer. Jika kamu berkunjung ke sini, kamu akan merasakan hembusan angin yang cenderung lebih kencang dibandingkan kota-kota sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh letak geografis Nganjuk yang berada di antara dua gunung, yakni Gunung Wilis dan Gunung Pandan, sehingga menciptakan koridor udara yang konstan.
3. Kota Langen Bekso
Nganjuk sangat bangga dengan warisan seninya, terutama Tari Tayub. Julukan "Langen Bekso" merujuk pada kekayaan seni tari tradisional yang masih sangat lestari di sini. Di desa-desa tertentu, kamu masih bisa menemukan pagelaran tari yang kental dengan nuansa mistis sekaligus menghibur.
4. Kota Bawang
Jangan kaget jika kamu melihat hamparan sawah berwarna merah keunguan di sepanjang jalan. Nganjuk adalah salah satu produsen bawang merah terbesar di Indonesia, khususnya di wilayah Kecamatan Rejoso dan Sukomoro. Kualitas bawang merah dari sini dikenal sangat baik dengan aroma yang sangat kuat.
5. Kota Nasi Becek
Julukan ini diambil dari kuliner ikoniknya. Nasi Becek adalah makanan khas yang sekilas mirip dengan gulai kambing namun memiliki cita rasa yang lebih manis dan gurih. Begitu populernya hidangan ini, hingga nama makanannya pun melekat menjadi identitas kota.
Selain Nasi Becek yang sudah melegenda, petualangan kulinermu di Nganjuk belum lengkap tanpa mencicipi hidangan berikut:
Sebelum pulang, pastikan tas belanjaanmu terisi dengan buah tangan khas dari tanah Anjuk Ladang:
Selain julukan-julukan di atas, Nganjuk sangat dikenal karena Air Terjun Sedudo. Air terjun ini terletak di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian sekitar 105 meter. Keunikan Sedudo bukan hanya pada keindahannya, tapi juga pada kepercayaan masyarakat setempat.
Konon, siapa pun yang mandi di bawah air terjun ini pada bulan Suro (penanggalan Jawa), akan awet muda dan mendapatkan berkah kesehatan.
Selain itu, Nganjuk juga terkenal sebagai Sentra Budidaya Bawang Merah nasional. Kontribusinya terhadap stok bawang merah di Indonesia sangat signifikan, sehingga fluktuasi panen di Nganjuk seringkali mempengaruhi harga bawang nasional.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Nganjuk adalah saat musim kemarau (Juni - September). Pada bulan-bulan ini, cuaca sangat mendukung untuk aktivitas luar ruangan seperti mendaki atau mengunjungi air terjun.
Selain itu, jika kamu datang bertepatan dengan bulan Suro, kamu bisa menyaksikan ritual adat "Siraman Sedudo" yang sangat sakral dan meriah. Namun, jika kamu ingin melihat hamparan bawang merah siap panen, datanglah sekitar bulan Juli atau Agustus.
Mau liburan ke Jawa Timur dan bingung mau ke wahana yang mana? Yuk, cek daftar wahana menarik lainnya di Jawa Timur lewat link Traveloka berikut ini!
Setelah puas menjelajahi Nganjuk, kamu bisa melanjutkan petualanganmu ke destinasi kelas dunia lainnya di Jawa Timur. Berikut rekomendasinya:
1. Gunung Bromo:
Gunung Bromo merupakan destinasi ikonik yang menawarkan pemandangan matahari terbit yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Asia. Kamu bisa menyewa Jeep untuk melintasi lautan pasir yang luas sebelum mendaki anak tangga menuju kawah aktif. Suasananya yang magis dan dingin akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi kamu.
2. Jatim Park (1, 2, & 3)
Terletak di Kota Batu, kompleks taman bermain ini menawarkan edukasi dan hiburan yang sangat lengkap untuk keluarga. Kamu bisa belajar sains di Jatim Park 1, melihat satwa dunia di Museum Satwa (Jatim Park 2), atau bertemu replika dinosaurus di Dino Park (Jatim Park 3). Fasilitasnya yang modern menjadikannya destinasi wajib saat berkunjung ke Jawa Timur.
3. Kawah Ijen
Terkenal dengan fenomena "Blue Fire" atau api biru, Kawah Ijen adalah tempat bagi kamu yang menyukai tantangan mendaki di malam hari. Selain api birunya yang langka, kamu juga akan disuguhi pemandangan danau kawah berwarna toska yang memukau saat matahari mulai terbit. Jangan lupa membawa masker karena aroma belerang di sini cukup kuat namun sangat eksotis.
4. Museum Angkut
Ini adalah museum transportasi pertama di Asia Tenggara yang memadukan koleksi mobil klasik dengan zona-zona bertema film Hollywood. Kamu bisa berfoto di zona Gangster Town, Buckingham Palace, hingga area Chinatown yang didesain sangat detail. Tempat ini sangat instagramable dan memberikan wawasan luas tentang sejarah alat transportasi di dunia.
5. Taman Rekreasi Selekta
Merupakan taman bunga bersejarah di Kota Batu yang sudah ada sejak zaman Belanda dengan pemandangan pegunungan yang asri. Kamu bisa berenang di kolam air pegunungan yang segar, naik sky bike, atau sekadar berjalan-jalan di antara ribuan bunga berwarna-warni. Suasananya yang tenang dan sejuk sangat cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk rutinitas harianmu.
Sudah siap untuk memulai petualangan seru di Kota Angin Nganjuk dan destinasi eksotis lainnya di Jawa Timur? Jangan biarkan rencana liburanmu hanya menjadi sekadar wacana di grup pesan singkat. Pastikan semua kebutuhan akomodasimu terpenuhi dengan mudah dan praktis melalui satu aplikasi yang bisa diandalkan.
Segera buka aplikasi Traveloka untuk memesan tiket perjalanan dan hotel dengan penawaran terbaik. Nikmati kemudahan bertransaksi dan beragam promo menarik agar perjalananmu menjelajahi keindahan Indonesia tetap hemat dan nyaman. Yuk, rencanakan liburanmu bersama Traveloka sekarang juga!







