
Di wilayah pegunungan Sumatera Utara yang sejuk, tepatnya di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, berdiri sebuah simbol kedaulatan budaya yang dikenal sebagai Rumah Adat Pakpak atau Bagas Jene. Bangunan ini merupakan hunian tradisional suku Pakpak yang memiliki estetika khas dan fungsi yang sangat spesifik dalam struktur sosial masyarakatnya. Berbeda dengan rumah adat suku Batak lainnya, arsitektur Pakpak menonjolkan kesan gagah namun tetap menyatu dengan rimbunnya hutan sekitarnya.
Lanskap geografis Tanoh Pakpak yang berbukit dan dingin membentuk karakter material bangunan ini. Arsitekturnya mengusung konsep rumah panggung yang sangat kokoh, menggunakan kayu hutan pilihan, bambu, dan atap ijuk yang sangat tebal. Bagi masyarakat Pakpak, rumah adalah cerminan dari martabat keluarga dan pusat pengambilan keputusan kolektif dalam sebuah klan (Marga).

Medan Baru

ibis Styles Medan Pattimura

8.5/10
•



Medan Baru
Rp 468.363
Berikut adalah bedah teknis dan filosofis yang menjadikan Rumah Pakpak sebagai mahakarya vernakular di dataran tinggi Sumatera:
Ciri paling ikonik dari Rumah Pakpak adalah atapnya yang melengkung tajam pada kedua ujungnya. Bentuk ini melambangkan tanduk kerbau, namun dalam filosofi Pakpak, lengkungan ini juga menggambarkan harapan agar penghuninya selalu mendapatkan perlindungan dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup. Penggunaan ijuk hitam yang tebal memastikan sirkulasi udara tetap sejuk di siang hari namun tetap hangat di malam hari yang dingin.
Rumah Pakpak berdiri di atas tiang-tiang kayu bulat besar yang tidak ditanam ke tanah, melainkan diletakkan di atas batu landasan (umpak). Struktur ini memberikan ketahanan luar biasa terhadap guncangan gempa bumi. Ruang di bawah rumah (kolong) secara tradisional digunakan sebagai tempat menyimpan alat pertanian atau kandang ternak, mencerminkan pola hidup agraris masyarakatnya.
Dinding rumah dihiasi dengan ukiran tradisional yang disebut Gerga. Warna yang digunakan biasanya adalah Merah (melambangkan keberanian), Putih (kesucian), dan Hitam (kewibawaan). Motif Gerga sering kali mengambil bentuk geometri dan flora yang mengandung doa agar keluarga yang tinggal di dalamnya dianugerahi kemakmuran dan keturunan yang cerdas.
Akses masuk utama ke dalam rumah selalu menggunakan tangga kayu yang jumlah anak tangganya ganjil. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan lokal bahwa angka ganjil membawa keberuntungan dan pertumbuhan, sedangkan angka genap dianggap statis.
Interior Rumah Pakpak dirancang luas tanpa banyak sekat permanen. Hal ini mendukung fungsinya sebagai tempat berkumpulnya anggota klan untuk bermusyawarah (Runggu). Meskipun begitu, terdapat pembagian area yang jelas untuk tempat tidur kepala keluarga, dapur, dan area tamu, yang diatur berdasarkan norma kesopanan adat Pakpak.
Untuk merasakan langsung aura kewibawaan arsitektur Pakpak, berikut rekomendasi lokasi terbaik:
Mon, 18 May 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Medan (KNO)
Mulai dari Rp 1.593.000
Mon, 11 May 2026

Citilink
Batam (BTH) ke Medan (KNO)
Mulai dari Rp 980.400
Sun, 7 Jun 2026

AirAsia Indonesia
Kuala Lumpur (KUL) ke Medan (KNO)
Mulai dari Rp 899.600
Mengeksplorasi keindahan pegunungan Pakpak kini jauh lebih mudah dan terencana dengan layanan terintegrasi dari Traveloka.
Tiket Pesawat: Terbanglah menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO) di Deli Serdang atau Bandara Silangit (DTB). Cek Traveloka untuk mendapatkan promo harian tiket pesawat.
Hotel & Akomodasi: Cari hotel atau penginapan nyaman di kota Sidikalang atau Salak melalui Traveloka. Manfaatkan fitur Easy Reschedule untuk fleksibilitas rencana perjalanan Anda.
Traveloka Xperience: Pesan layanan Sewa Mobil di Traveloka untuk perjalanan darat menyusuri jalanan berkelok pegunungan menuju Tanoh Pakpak bersama supir lokal yang berpengalaman.
Keunggulan Traveloka: Nikmati kemudahan pembayaran via PayLater, transfer bank, atau kartu kredit. Dapatkan juga Promo Pengguna Baru untuk liburan budaya yang lebih hemat dan tak terlupakan!

Sibolangit

Hillpark Sibolangit Tickets

8.8/10
Sibolangit
Rp 120.000
Rp 90.000











