
Di lepas pantai selatan Pulau Yonaguni, pulau berpenghuni paling barat Jepang, tersembunyi sebuah formasi batu raksasa yang sudah memicu perdebatan ilmiah selama puluhan tahun. Monumen Yonaguni berada di bawah permukaan laut, sehingga hanya bisa dilihat langsung oleh mereka yang berani menyelam ke kedalamannya.
Monumen Yonaguni adalah formasi batu besar berbentuk geometris yang ditemukan secara tidak sengaja oleh penyelam lokal pada 1986. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Ishigaki, kota ini bisa jadi titik transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Yonaguni untuk melihat formasi misterius ini dari dekat.
Monumen ini ditemukan pada 1986 oleh Kihachiro Aratake, instruktur selam lokal yang sedang mencari titik selam baru di sekitar Pulau Yonaguni. Ia menemukan struktur batu besar dengan bentuk geometris yang rapi, berada sekitar 100 meter dari lepas pantai Tanjung Arakawabana, di kedalaman sekitar 10 hingga 25 meter.
Formasi ini berukuran sekitar 100 x 60 meter dengan tinggi sekitar 25 meter, menampilkan permukaan menyerupai anak tangga dan teras bertingkat. Sejak ditemukan, monumen ini langsung menarik perhatian dunia karena bentuknya yang terlihat terlalu rapi untuk sebuah formasi alami.
Selain misterinya, formasi ini juga menawarkan pengalaman selam yang berbeda dari titik selam biasa. Berikut beberapa hal yang membuatnya menarik untuk dikunjungi.
Ukurannya yang mencapai 100 x 60 meter dengan sudut-sudut yang terlihat rapi membuat formasi ini tampak seperti reruntuhan bangunan kuno, meski asal-usulnya masih diperdebatkan.
Beberapa bagian formasi ini menyerupai anak tangga dan teras bertingkat, salah satu alasan utama yang membuat sebagian peneliti meyakini adanya campur tangan manusia di masa lalu.

Japan

ANA Crowne Plaza RESORT OKINAWA URUMA HILLS by IHG

8.8/10
•





Okinawa
Rp 1.695.343
Perairan di sekitar Yonaguni terkenal jernih dengan visibilitas tinggi, sehingga penyelam bisa melihat detail formasi batu ini dengan cukup jelas meski berada di kedalaman puluhan meter.
Arus di sekitar lokasi ini cukup kuat, menjadikannya titik selam yang lebih cocok untuk penyelam yang sudah berpengalaman dibanding pemula.
Hingga kini belum ada kesepakatan ilmiah pasti soal asal-usul Monumen Yonaguni. Masaaki Kimura, ahli geologi kelautan yang meneliti situs ini secara ekstensif, meyakini ada campur tangan manusia dan memperkirakan usianya sekitar 6.000 tahun. Di sisi lain, sejumlah arkeolog seperti Robert Schoch menilai formasi ini murni terbentuk dari proses erosi dan tektonik alami, dan Badan Urusan Budaya Jepang sendiri belum mengakuinya sebagai artefak budaya resmi.
Berikut gambaran biaya dan persiapan yang perlu diketahui sebelum menyelam ke lokasi ini.
| Kategori | Estimasi |
| Biaya Selam per Trip | Sekitar 30.000 yen per penyelaman |
| Syarat | Sertifikasi selam (disarankan level lanjutan karena arus kuat) |
| Penerbangan ke Yonaguni | Sekitar 3 kali sehari dari Naha atau Ishigaki |
| Feri dari Ishigaki | Sekitar 2 kali seminggu |
Catatan: Biaya dan jadwal di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan operator selam dan maskapai setempat.
Monumen Yonaguni berada di lepas pantai selatan Pulau Yonaguni, Prefektur Okinawa, dekat Tanjung Arakawabana. Berikut cara mencapainya dari Indonesia.
Karena belum ada penerbangan langsung dari Indonesia, Anda perlu transit lewat Ishigaki atau Naha sebelum melanjutkan penerbangan domestik singkat menuju Yonaguni.
Dari Ishigaki, Anda bisa naik penerbangan domestik singkat atau feri yang beroperasi sekitar dua kali seminggu menuju Pulau Yonaguni.
Setibanya di Yonaguni, Anda perlu memesan tur bersama operator selam lokal yang menyediakan peralatan, kapal, dan pemandu menuju titik selam Monumen Yonaguni.

Japan

Okinawa Churaumi Aquarium

9.2/10
Motobu
Rp 163.932
Beberapa tips berikut bisa membantu perjalanan menyelam Anda lebih aman dan menyenangkan.
Karena arus di lokasi ini cukup kuat, disarankan memiliki pengalaman menyelam yang cukup sebelum mencoba titik selam ini.
Penerbangan dan feri menuju Yonaguni terbatas, jadi ada baiknya memesan operator selam dan akomodasi jauh sebelum keberangkatan.
Kondisi laut di sekitar Yonaguni bisa berubah tergantung musim, jadi tanyakan kepada operator selam mengenai waktu terbaik untuk menyelam.
Selain menyelam, luangkan waktu menjelajahi pulau ini di darat, mulai dari tebing pantai hingga suasana khas pulau kecil di ujung barat Jepang.
Monumen Yonaguni menawarkan pengalaman berbeda dari wisata bawah laut pada umumnya, memadukan keindahan perairan Yaeyama dengan misteri ilmiah yang belum terpecahkan. Terlepas dari benar tidaknya teori buatan manusia, formasi ini tetap jadi salah satu titik selam paling unik di dunia.
Karena aksesnya yang membutuhkan beberapa kali transit, perjalanan ke Monumen Yonaguni cocok untuk pelancong yang memang ingin pengalaman menyelam khusus, bukan sekadar destinasi wisata singkat di sela perjalanan biasa.
Tue, 29 Sep 2026

Scoot
Jakarta (CGK) ke Okinawa (OKA)
Mulai dari Rp 2.830.476
Tue, 6 Oct 2026

Peach Airline
Fukuoka (FUK) ke Okinawa (OKA)
Mulai dari Rp 660.412
Wed, 14 Oct 2026

Solaseed Air
Tokyo (HND) ke Okinawa (OKA)
Mulai dari Rp 1.642.771
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Jepang dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Ishigaki dan Hotel di Yonaguni dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Okinawa untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan eSIM dan asuransi perjalanan yang berguna untuk perjalanan internasional seperti ini. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan petualangan selam Anda ke Yonaguni.






