
Madinah merupakan salah satu kota paling penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai kota suci kedua setelah Mekkah, Madinah juga menjadi tujuan utama jamaah umrah dan haji yang ingin merasakan ketenangan spiritual di Masjid Nabawi. Namun, sebelum kamu memulai perjalanan ke kota suci ini, memahami cuaca di Madinah adalah hal yang sangat penting agar pengalamanmu tetap nyaman dan berjalan lancar.
Berbeda dengan banyak kota di Indonesia yang memiliki iklim tropis lembap, Madinah justru didominasi iklim gurun yang kering, panas, dan memiliki perbedaan suhu yang ekstrem antara siang dan malam. Karena itu, mengetahui kondisi cuaca berdasarkan musim, bulan terbaik untuk berkunjung, serta tips penting agar tidak kewalahan dengan suhu ekstrem menjadi hal yang harus kamu perhatikan sejak awal.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan informasi lengkap mengenai karakter cuaca Madinah, pembagian musim, suhu rata-rata tiap bulan, tips berpakaian, hingga aktivitas yang cocok dilakukan sesuai kondisi cuaca. Di bagian akhir, kamu juga akan mendapatkan rekomendasi cara terbaik mempersiapkan perjalanan menggunakan berbagai layanan di Traveloka seperti tiket pesawat, hotel, tiket atraksi wisata, bus & shuttle, hingga tiket kereta.
Madinah memiliki iklim gurun (desert climate) yang ditandai dengan musim panas yang sangat panas dan musim dingin yang sejuk. Perubahan cuaca biasanya tidak disertai hujan, karena curah hujan di Madinah sangat rendah sepanjang tahun.
Mempermudah perjalananmu, kamu bisa booking hotel sesuai budgetmu di Traveloka!
Berikut karakter cuaca Madinah secara umum:
1. Suhu Sangat Panas di Musim Panas
Pada bulan-bulan tertentu, suhu siang hari bisa mencapai 45–50°C. Panasnya bukan sekadar hangat, tetapi benar-benar terik dan menyengat. Udara yang kering juga membuat tubuh cepat kehilangan cairan.
2. Suhu Lebih Sejuk di Malam Hari
Meskipun siangnya bisa sangat panas, suhu malam hari bisa turun drastis, terutama saat musim dingin. Perbedaan suhu ini bisa membuat tubuh mudah kaget jika tidak dipersiapkan dengan baik.
3. Curah Hujan Sangat Rendah
Madinah hanya menerima sekitar ±40–60 mm hujan per tahun. Itu pun biasanya terjadi pada bulan Desember hingga Februari. Dengan kata lain, kamu hampir selalu mendapati hari cerah selama berada di Madinah.
4. Udara Kering dan Debu
Karena berada di kawasan gurun, angin berdebu sering terjadi pada waktu-waktu tertentu. Udara kering juga menyebabkan bibir pecah-pecah dan kulit kering jika kamu tidak menggunakan pelembap.
Madinah memiliki dua musim yang sangat dominan: musim panas dan musim dingin. Berikut pembagian lengkapnya:
Musim panas di Madinah termasuk salah satu yang paling ekstrem di dunia. Pada periode ini:
Jika kamu datang pada musim ini, pastikan kamu benar-benar mempersiapkan kondisi fisik. Banyak jamaah umrah biasanya menghindari periode ini karena suhu terlalu ekstrem untuk aktivitas ibadah yang melibatkan banyak berjalan kaki.
Aktivitas yang Cocok di Musim Panas
Ini adalah musim favorit para jamaah umrah dan wisatawan. Cuacanya jauh lebih nyaman untuk beraktivitas.
Musim dingin memberikan suasana ibadah lebih tenang dan nyaman. Jalan kaki menuju masjid, ziarah, maupun wisata sejarah dapat dilakukan tanpa merasa kepanasan.
Aktivitas yang Cocok di Musim Dingin
Wed, 25 Feb 2026

Saudia
Jakarta (CGK) ke Madinah (MED)
Mulai dari Rp 9.196.457
Thu, 12 Mar 2026

Garuda Indonesia
Jakarta (CGK) ke Madinah (MED)
Mulai dari Rp 9.278.800
Wed, 11 Mar 2026

Garuda Indonesia
Jakarta (CGK) ke Madinah (MED)
Mulai dari Rp 9.278.800
Berikut gambaran suhu rata-rata per bulan di Madinah untuk membantumu memilih waktu perjalanan terbaik:
Bulan | Suhu Rata-Rata | Keterangan |
Januari | 12–25°C | Dingin, sangat nyaman |
Februari | 14–27°C | Sejuk, hujan ringan |
Maret | 18–30°C | Mulai hangat |
April | 22–35°C | Cenderung panas |
Mei | 27–40°C | Mulai masuk musim panas |
Juni | 30–45°C | Sangat panas |
Juli | 31–47°C | Puncak panas ekstrem |
Agustus | 30–46°C | Panas terik |
September | 27–42°C | Mulai turun |
Oktober | 22–35°C | Mulai sejuk |
November | 17–30°C | Nyaman untuk ibadah |
Desember | 13–26°C | Dingin dan segar |
Suhu sejuk, angin lembut, dan cuaca ideal untuk ibadah serta wisata religi.
Tidak terlalu panas, tetapi tidak dingin. Cocok untuk kamu yang ingin harga hotel lebih terjangkau.
Hindari periode ini kecuali kamu harus datang untuk keperluan tertentu seperti haji. Suhunya terlalu ekstrem untuk aktivitas berat.
Mempermudah komunikasi selama berada di Madinah, kamu bisa gunakan berbagai paket selular dan internet dengan harga terbaik melalui Traveloka!
Ini dia tips sederhana untuk kamu yang ingin bepergian ke Madinah:
1. Minum Banyak Air
Cuaca kering bisa menyebabkan dehidrasi lebih cepat daripada di Indonesia.
2. Gunakan Pakaian Berbahan Katun
Bahan ini membantu tubuh tetap sejuk meski suhu sangat panas.
3. Gunakan Pelembap & Lip Balm
Udara kering bisa membuat kulit dan bibir pecah-pecah.
4. Bawa Jaket Tipis di Musim Dingin
Suhu malam bisa turun drastis, terutama pada bulan Januari atau Februari.
5. Gunakan Payung atau Topi Lebar
Melindungi diri dari terik matahari saat berjalan menuju Masjid Nabawi.
6. Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari
Terutama saat musim panas karena suhu bisa sangat ekstrem.
Ini dia rekomendasi daerah penginapan terbaik di Madinah yang bisa kamu sesuaikan dengan kenyamanan cuaca di sana:
Cocok untuk kamu yang tidak ingin berjalan jauh, terutama saat musim panas. Banyak hotel berbintang dengan fasilitas lengkap.
Lebih tenang dan cocok untuk jamaah yang ingin suasana ibadah lebih fokus. Suhunya lebih nyaman karena banyak bangunan dan area teduh.
Sedikit lebih jauh dari pusat kota tetapi lebih tenang dan sejuk. Cocok untuk traveler keluarga.
Dekat lokasi bersejarah dan lebih sedikit keramaian. Suasana lebih sejuk pada pagi hari.
Daerah yang penuh fasilitas modern, cocok untuk kamu yang ingin suasana perkotaan dengan pilihan hotel variatif.
Setelah memahami karakter cuaca di Madinah, kamu tentu sudah bisa menentukan waktu terbaik untuk berkunjung dan mempersiapkan perlengkapan yang sesuai. Untuk memulai perjalananmu, kamu bisa langsung memesan tiket pesawat ke Madinah melalui Traveloka, tempat terbaik untuk mendapatkan harga kompetitif, jadwal fleksibel, dan berbagai penawaran menarik.
Selain tiket pesawat, Traveloka juga menawarkan beragam pilihan hotel di Madinah, mulai dari penginapan dekat Masjid Nabawi hingga hotel mewah dengan fasilitas lengkap. Kamu juga bisa membeli tiket atraksi wisata, layanan tiket bus & shuttle, serta tiket kereta untuk mendukung mobilitasmu selama berada di Arab Saudi atau perjalanan lanjutan di Indonesia.
Dengan semua layanan tersebut dalam satu aplikasi, perjalananmu ke Madinah akan terasa jauh lebih mudah, nyaman, dan terencana. Jadi, mulai siapkan rencana perjalananmu sekarang dan biarkan Traveloka membantu setiap langkahnya.







