
Merencanakan liburan ke Korea Selatan memang terasa menyenangkan. Namun sebelum berburu tiket pesawat dan menyusun itinerary, ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan: memahami hari libur Korea.
Dengan mengetahui jadwal hari libur Korea, kamu bisa menentukan waktu terbaik untuk berkunjung, menghindari lonjakan harga, atau justru menikmati suasana festival yang meriah. Setiap momen punya keunikan tersendiri.
Supaya rencana perjalananmu lebih matang, berikut panduan lengkap seputar hari libur Korea, daftar tanggal penting, hingga rekomendasi destinasi favorit yang bisa kamu kunjungi.
Baca Juga: 5 Cafe di Korea yang Sering Dikunjungi Artis
Hari libur Korea tidak hanya sekadar tanggal merah di kalender. Banyak di antaranya memiliki makna budaya, sejarah, dan tradisi yang masih dijaga hingga sekarang. Pemerintah Korea Selatan menetapkan hari libur nasional resmi yang biasanya membuat kantor pemerintahan, sekolah, dan sebagian bisnis tutup.
Beberapa hari libur berbasis kalender Masehi, sementara yang lain mengikuti kalender lunar. Inilah sebabnya tanggalnya bisa berubah setiap tahun, terutama untuk perayaan besar seperti Seollal dan Chuseok.
Menariknya, saat hari libur Korea berlangsung, mobilitas masyarakat meningkat drastis. Banyak warga lokal pulang kampung atau bepergian bersama keluarga. Dampaknya, harga tiket transportasi dan hotel bisa naik, serta tempat wisata menjadi lebih ramai.
Karena itu, memahami pola hari libur Korea akan sangat membantu dalam menyusun strategi perjalanan yang lebih efisien dan nyaman.
Berikut daftar hari libur Korea yang umum dirayakan setiap tahun. Perlu diingat bahwa beberapa tanggal bisa berubah tergantung kalender lunar.
1. Tahun Baru (1 Januari)
Hari pertama dalam kalender Masehi dirayakan secara sederhana. Banyak orang menikmati matahari terbit pertama sebagai simbol harapan baru. Tempat-tempat seperti pantai dan gunung biasanya dipadati pengunjung.
2. Seollal (Tahun Baru Imlek Korea)
Seollal merupakan salah satu hari libur Korea paling penting. Dirayakan selama tiga hari berdasarkan kalender lunar, momen ini diisi dengan tradisi penghormatan kepada leluhur, mengenakan hanbok, dan menyantap tteokguk. Saat Seollal, arus perjalanan sangat padat karena banyak warga pulang ke kampung halaman.
3. Hari Gerakan Kemerdekaan (1 Maret)
Dikenal sebagai Samiljeol, hari ini memperingati gerakan kemerdekaan Korea terhadap penjajahan Jepang pada tahun 1919. Upacara resmi biasanya digelar di berbagai kota.
4. Hari Anak (5 Mei)
Children’s Day dirayakan dengan penuh keceriaan. Taman hiburan, kebun binatang, dan pusat rekreasi biasanya sangat ramai karena keluarga menghabiskan waktu bersama anak-anak.
5. Hari Buddha (sekitar April–Mei)
Dirayakan berdasarkan kalender lunar, kuil-kuil dihias dengan lentera warna-warni. Suasana spiritual terasa kuat, terutama di kuil besar di Seoul dan daerah lainnya.
6. Memorial Day (6 Juni)
Hari untuk mengenang para pahlawan yang gugur. Upacara penghormatan diadakan secara nasional.
7. Hari Konstitusi (17 Juli)
Meski bukan hari libur nasional penuh, tanggal ini tetap diperingati sebagai momen penting dalam sejarah pembentukan negara.
8. Liberation Day (15 Agustus)
Memperingati pembebasan Korea dari penjajahan Jepang pada tahun 1945. Upacara kenegaraan digelar di berbagai tempat.
9. Chuseok (Festival Panen)
Chuseok sering disebut sebagai Thanksgiving versi Korea. Dirayakan selama tiga hari berdasarkan kalender lunar, momen ini menjadi salah satu hari libur Korea terbesar. Keluarga berkumpul, melakukan ritual penghormatan leluhur, dan menikmati songpyeon. Perjalanan domestik meningkat drastis selama periode ini.
10. National Foundation Day (3 Oktober)
Memperingati berdirinya bangsa Korea menurut legenda Dangun.
11. Hangeul Day (9 Oktober)
Hari untuk merayakan penciptaan alfabet Korea, Hangeul. Banyak acara budaya dan edukasi digelar untuk menghargai warisan bahasa.
12. Natal (25 Desember)
Dirayakan secara luas meskipun Korea bukan negara dengan mayoritas penduduk Kristen. Dekorasi dan suasana romantis terasa kuat di kota besar seperti Seoul.
Memahami seluruh daftar hari libur Korea ini akan membantu kamu menyesuaikan waktu perjalanan dengan tujuan liburan, apakah ingin merasakan suasana festival atau justru menghindari keramaian.
Menentukan waktu berkunjung ke Korea Selatan tidak bisa sembarangan. Berikut beberapa tips penting agar pengalamanmu tetap nyaman.
Dengan perencanaan matang, hari libur Korea justru bisa menjadi peluang untuk merasakan sisi budaya yang lebih dalam!
Setelah memahami hari libur Korea, saatnya menentukan destinasi. Berikut beberapa tempat populer yang bisa kamu pertimbangkan.
Taman hiburan indoor dan outdoor ini cocok dikunjungi saat Hari Anak atau musim liburan. Wahana seru dan parade tematik membuat pengalaman semakin berkesan.
Selain arena bermainnya yang luas, kamu juga bisa menikmati area mall dan restoran di sekitar kompleksnya sehingga tidak perlu repot berpindah tempat. Pada musim tertentu, dekorasi bertema dan pertunjukan spesial membuat suasana semakin meriah dan Instagramable.

Songpa

Tiket Lotte World Seoul

8.6/10
Songpa
Rp 743.040
Rp 410.650
Terletak di Yongin, Everland merupakan salah satu taman hiburan terbesar di Korea Selatan. Festival bunga musim semi dan dekorasi musiman menjadikannya menarik sepanjang tahun.
Taman ini juga memiliki kebun binatang Safari World yang memungkinkan kamu melihat satwa dari jarak dekat menggunakan bus khusus. Saat musim Halloween dan Natal, Everland berubah total dengan dekorasi tematik yang spektakuler dan pertunjukan parade yang tidak kalah meriah.

Yongin (Cheoin)

Tiket Taman Hiburan Everland

8.6/10
Yongin (Cheoin)
Rp 163.130
Ikon kota Seoul ini menawarkan panorama menakjubkan, terutama saat malam hari atau musim gugur. Saat hari libur Korea, suasana romantis dan ramai terasa lebih hidup.
Kamu bisa menikmati pemandangan kota 360 derajat dari dek observasi yang berada di puncak menara. Area sekitarnya di Gunung Namsan juga cocok untuk berjalan santai sambil menikmati udara segar sebelum atau sesudah naik ke menara.

Yongsan

Tiket N Seoul Tower

9.0/10
Yongsan
Rp 301.595
Rp 272.670
Jika tertarik dengan sejarah dan geopolitik, tur ke DMZ memberikan perspektif berbeda tentang Semenanjung Korea. Beberapa paket tur juga menawarkan kunjungan ke observatorium dan jembatan gantung.
Kamu juga dapat mengunjungi Third Infiltration Tunnel yang menjadi salah satu titik paling menarik dalam tur ini. Pemandu biasanya akan menjelaskan secara detail sejarah konflik Korea sehingga pengalaman wisata terasa lebih edukatif dan bermakna.

Paju

Tur Korea DMZ (Terowongan ke-3, Observatorium) dari Seoul dengan jembatan suspensi opsional
Paju
Rp 591.290
Rp 473.040
Mengatur tiket atraksi lebih awal sangat disarankan, terutama saat bertepatan dengan hari libur Korea besar.
Agar perjalanan tetap lancar meski bertepatan dengan hari libur Korea, perhatikan beberapa strategi berikut:
Dengan perencanaan yang tepat, hari libur Korea bukan hambatan, melainkan kesempatan menikmati momen spesial bersama masyarakat lokal.
Agar rencana liburan semakin praktis, manfaatkan Traveloka untuk memesan tiket pesawat, hotel, dan berbagai atraksi wisata dalam satu platform. Pilihan lengkap dan kemudahan transaksi akan membantumu fokus menikmati pengalaman tanpa repot.
Dengan strategi yang tepat dan informasi hari libur Korea yang akurat, perjalananmu ke Negeri Ginseng bisa menjadi pengalaman yang lebih terencana, nyaman, dan berkesan!














