Kota Batu merupakan salah satu destinasi wisata pegunungan di Jawa Timur yang berjarak sekitar 20 km dari Malang. Udara sejuk dan panorama alam indah membuat kota ini dijuluki sebagai “Kota Wisata”. Selain itu, Batu juga dikenal sebagai penghasil apel terbesar di Jawa Timur. Di perkebunan apel, para wisatawan dapat merasakan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya.
Salah satu momen terbaik yang bisa dinikmati di Batu adalah saat sunset. Dari perbukitan, lembah, hingga spot alam tersembunyi, wisatawan dapat menyaksikan keindahan matahari tenggelam di balik pegunungan. Langit yang berwarna jingga keemasan berpadu dengan udara pegunungan yang sejuk menghadirkan pengalaman romantis sekaligus menenangkan.
Kamu ingin menikmati spot sunset di Batu? Nah, Traveloka bisa membantu kamu memberikan rekomendasi spot sunset terbaik di Batu dan memilih transportasi terbaik untuk menuju ke sana. Agar kamu bisa eksplor banyak tempat di Gunungkidul, simak beberapa rekomendasi pantai serta tips sewa mobil di Traveloka untuk kemudahan mobilitas kamu. Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini!
Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan matahari terbenam di Batu, ada sejumlah spot menarik yang bisa dikunjungi. Berikut daftarnya:
Bukit Paralayang atau yang juga dikenal dengan sebutan Gunung Banyak adalah salah satu spot sunset paling ikonik di Kota Batu. Lokasinya berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, sekitar 15–20 menit berkendara dari pusat Kota Batu. Akses menuju tempat ini cukup mudah karena jalan sudah beraspal meski menanjak. Untuk masuk, pengunjung perlu membayar tiket masuk yang terjangkau dan tersedia area parkir luas di sekitar lokasi.
Keunikan Bukit Paralayang terletak pada pemandangan terbuka yang menghadap langsung ke arah Kota Batu dengan latar pegunungan. Saat matahari terbenam, langit akan berubah warna menjadi jingga keemasan berpadu dengan lampu-lampu kota yang mulai menyala. Selain menjadi spot sunset, bukit ini juga populer sebagai lokasi olahraga paralayang.
Kopi Letek adalah sebuah kafe populer yang terletak di kawasan Alun-Alun Kota Batu, tepatnya di Jl. Sultan Hasan Halim, Sisir, Kecamatan Batu. Lokasinya sangat strategis karena berada di pusat kota sehingga mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bangunan kafe ini terdiri dari beberapa lantai dengan konsep semi-industrial yang dipadukan dengan sentuhan tradisional.
Saat berkunjung ke Kopi Letek, kamu bisa menikmati pemandangan sunset dari area rooftop. Pengunjung akan disuguhi panorama Kota Batu dengan latar perbukitan dan Gunung Panderman yang tampak siluet saat matahari mulai tenggelam. Suasana semakin hangat dengan sajian kopi dan menu tradisional khas Jawa yang menambah pengalaman santai pada sore hari.
Alun-Alun Kota Batu berada tepat di pusat kota, bersebelahan dengan Pasar Besar Batu dan mudah diakses dari berbagai arah. Dari Malang, jaraknya sekitar 20 km atau 40 menit perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Tempat ini terbuka untuk umum, gratis, dan sering dijadikan titik kumpul wisatawan sebelum menjelajah destinasi lain di Batu.
Ikon utamanya adalah bianglala raksasa yang bisa dinaiki untuk melihat pemandangan Kota Batu dari ketinggian. Menjelang sore, suasana semakin hidup karena langit jingga menyelimuti area alun-alun, berpadu dengan cahaya lampu taman dan wahana yang mulai menyala. Momen sunset di sini menawarkan nuansa perkotaan yang hangat, romantis, sekaligus penuh aktivitas warga.
Coban Rais terletak di kawasan perbukitan Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, sekitar 16 km dari pusat Kota Malang. Untuk mencapai lokasi, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi hingga area parkir yang tersedia. Setelah itu, melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 15–30 menit lewat jalur setapak.
Selain terkenal dengan air terjunnya yang indah, kawasan ini juga memiliki area wisata alam bernama Batu Flower Garden yang sering jadi daya tarik utama. Sebagai spot sunset, Coban Rais menawarkan nuansa berbeda dibanding lokasi lain di Batu. Dari area perbukitan, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan matahari terbenam dengan latar pegunungan dan hamparan hutan pinus.
Coban Putri berlokasi di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, hanya sekitar 5 km dari Alun-Alun Kota Batu. Aksesnya cukup mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun ojek online. Setelah tiba di area parkir, wisatawan hanya perlu berjalan kaki sebentar untuk mencapai air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini.
Meski dikenal dengan pesona air terjunnya, Coban Putri juga populer sebagai spot sunset berkat adanya gardu pandang dan area perbukitan yang menghadap langsung ke arah barat. Dari sini, pengunjung bisa menikmati langit sore yang berubah warna dengan latar pepohonan pinus dan udara sejuk khas pegunungan. Suasananya tenang dan alami, cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat di tengah alam.
Taman Langit Gunung Banyak terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dan berada di kawasan yang sama dengan Bukit Paralayang. Dari pusat Kota Batu, lokasi ini bisa ditempuh sekitar 30 menit perjalanan dengan kendaraan pribadi. Jalannya sudah beraspal, meski di beberapa titik cukup menanjak, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Daya tarik utama Taman Langit adalah berbagai spot foto unik seperti patung bidadari, ranjang rumput, dan gardu pandang kayu yang menghadap langsung ke hamparan pegunungan. Pada sore hari, tempat ini menjadi salah satu spot sunset terbaik di Batu karena posisinya berada di ketinggian lebih dari 1.300 mdpl.
Concrete Batu terletak di Jalan Semeru, Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dan dikenal sebagai salah satu kafe dengan view sunset terbaik di kawasan ini. Bangunan bergaya industrial minimalis dengan area rooftop terbuka memungkinkan pengunjung menikmati panorama kota Batu dari ketinggian. Saat senja, langit yang berubah warna berpadu dengan latar pegunungan yang mengelilingi kota.
Selain pemandangan yang indah, Concrete Batu juga menghadirkan pilihan menu modern seperti kopi, mocktail, hingga hidangan western yang cocok untuk acara nongkrong sore. Ketika malam tiba, suasana semakin memikat dengan city light yang berkilau. Kombinasi sunset dan kerlap-kerlip lampu inilah yang membuat Concrete Batu jadi salah satu spot nongkrong paling favorit di Batu.
Berada di kawasan Jalan Panglima Sudirman, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Pupuk Bawang Cafe & Dine menawarkan pengalaman berbeda dengan suasana pedesaan yang asri. Kafe ini dikelilingi hamparan sawah luas dan panorama Gunung Panderman di kejauhan. Saat sore hari, cahaya matahari memantul indah di permukaan sawah, menciptakan nuansa tenang yang jarang ditemui di pusat kota.
Tempat ini juga terkenal romantis, terutama untuk pasangan maupun keluarga yang ingin bersantai sambil menikmati hidangan nusantara dan western. Ketika malam tiba, pengunjung bisa menyaksikan city light Kota Batu yang indah di kejauhan.
Di atas sudah spot sunset di wilayah Kota Batu yang bisa kamu datangi. Keindahan matahari terbenam di tempat-tempat ini sangat memukau sehingga wajar menjadi lokasi wisata favorit. Bagi kamu yang tertarik menikmati momen sunset di Batu, jangan lupa mempersiapkan transportasi untuk menjangkaunya.
Traveloka menawarkan pilihan transportasi yang nyaman dan praktis dengan layanan sewa mobil. Cara memesan sewa mobil di Traveloka sangat mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Pilihan jenis mobil yang tersedia pun beragam dan bisa ditentukan berdasarkan kebutuhan masing-masing pengguna.
Saat melakukan pembayaran transaksi, kamu juga bisa lebih hemat dengan promo yang tersedia. Sebelum menggunakan promo, sebaiknya ketahui syarat dan ketentuan yang berlaku. Yuk, berkunjung ke Batu untuk merasakan pengalaman istimewa saat matahari terbenam!