
Papua adalah mosaik kebudayaan tak tertandingi dengan 255 suku di tujuh wilayah adat yang menjadi rumah bagi tradisi dan bahasa luar biasa. Mengenal suku di papua bukan sekadar melihat perbedaan fisik, melainkan memahami interaksi manusia dengan alam secara sakral melalui hak ulayat.
Perjalanan ini akan memberikan Anda wawasan mendalam tentang arti sesungguhnya dari identitas, harga diri, dan warisan leluhur yang tetap terjaga di era modern. Menjelajahi Bumi Cendrawasih adalah undangan untuk menghargai kearifan lokal yang abadi di tengah perubahan zaman.
Berdasarkan referensi kebudayaan Nusantara, berikut adalah daftar suku asli papua yang memiliki pengaruh kuat dan tradisi yang memikat dunia:
Suku Dani mendiami Lembah Baliem dengan rumah adat Honai yang ikonik, bangunan bulat tanpa jendela untuk menahan dingin pegunungan. Mereka mengenakan Koteka bagi pria dan rok serat kayu (Sali) bagi wanita.
Dalam momen syukur, mereka mementaskan Tari Perang yang energetik sebagai simbol ketangkasan, bukan permusuhan. Kuliner wajibnya adalah Udang Selingkuh atau babi yang dimasak dalam upacara Bakar Batu, memberikan aroma asap dan tanah yang autentik.
Thu, 26 Feb 2026

Trigana Air
Wamena (WMX) ke Jayapura (DJJ)
Mulai dari Rp 495.600
Thu, 26 Feb 2026

Sriwijaya Air
Timika (TIM) ke Jayapura (DJJ)
Mulai dari Rp 579.300
Wed, 25 Feb 2026

Sriwijaya Air
Jakarta (CGK) ke Jayapura (DJJ)
Mulai dari Rp 3.551.900
Mendiami Pegunungan Arfak, suku ini membangun Rumah Kaki Seribu (Mod Aki Aksa) yang memiliki ribuan tiang penyangga. Observasi pada pakaian mereka menunjukkan penggunaan manik-manik dan noken yang dirajut dari serat kayu hutan.
Mereka memiliki Tari Magasa (Tari Ular) yang dilakukan berkelompok secara melingkar, melambangkan persatuan kuat antar marga. Secara kuliner, mereka sangat bergantung pada hasil hutan seperti keladi bakar dan beragam jenis tanaman perdu pegunungan.
Bagi Suku Asmat, hidup adalah seni mengukir. Mereka mengenakan pakaian dari bulu burung Cendrawasih dan hiasan hidung dari tulang babi. Rumah adat mereka disebut Jew (Rumah Bujang), tempat di mana keputusan adat dan seni ukir lahir.
Setiap gerakan dalam Tari Tiba-Tiba mereka adalah dialog dengan roh leluhur. Secara gastronomi, Suku Asmat adalah ahli dalam mengolah Sagu dan Ulat Sagu yang kaya protein, seringkali disajikan mentah atau dibakar dalam bambu.
Suku Korowai adalah pembuat Rumah Pohon setinggi 50 meter yang dibangun tanpa paku, hanya menggunakan rotan dan keterampilan tangan. Bahasa yang mereka gunakan sangat unik dengan dialek yang berbeda tajam dari suku pesisir.
Mereka tidak memiliki tarian massal yang megah, namun ritual nyanyian sunyi di malam hari adalah cara mereka menghormati alam. Makanan utama mereka adalah sagu hutan yang diolah menjadi Papeda, dinikmati dengan hasil buruan seperti burung atau kuskus.
Baca Juga: Mengenal 3 Rumah Adat Papua Selatan
Suku Irarutu di pesisir Papua Barat mengenakan pakaian kain tenun pengaruh dari jalur perdagangan kuno. Mereka tinggal di rumah panggung di atas air yang disebut Rumah Kerapu, memungkinkan mereka hidup dekat dengan sumber makanan utama: laut.
Mereka memiliki tarian pergaulan yang lebih terbuka dan inklusif. Kuliner Suku Irarutu sangat menonjolkan Ikan Kuah Kuning dengan rempah melimpah, mencerminkan kekayaan rempah Nusantara yang berpadu dengan kearifan lokal Papua.
Memahami cara pandang suku asli papua terhadap tanah mereka akan membuat kunjungan Anda lebih bermakna dan dihormati oleh warga lokal.
Tanah di Papua bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan identitas kolektif sebuah marga. Jangan pernah memasuki wilayah hutan atau mengambil hasil alam tanpa izin dari kepala suku setempat; menghormati tanah mereka berarti menghormati keberadaan mereka sebagai manusia.
Beberapa suku di papua menerapkan Sasi, yakni larangan mengambil hasil alam tertentu dalam periode waktu khusus untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Mematuhi aturan ini adalah bentuk dukungan Anda terhadap pelestarian flora dan fauna endemik yang menjadi warisan dunia.
Meskipun budaya asli memiliki pakaian tradisional yang terbuka, Anda disarankan mengenakan pakaian yang sopan sebagai bentuk rasa hormat. Sopan santun, senyuman, dan ketulusan saat menyapa adalah kunci utama untuk diterima dengan hangat di dalam Honai maupun di tengah upacara adat.
Fri, 20 Mar 2026

Lion Air
Sorong (SOQ) ke Manokwari (MKW)
Mulai dari Rp 621.700
Fri, 20 Mar 2026

Super Air Jet
Makassar (UPG) ke Manokwari (MKW)
Mulai dari Rp 1.834.700
Sat, 14 Mar 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Manokwari (MKW)
Mulai dari Rp 3.278.700
Memilih tempat beristirahat yang tepat adalah kunci mobilitas Anda saat menjangkau wilayah suku-suku di pulau papua. Berikut adalah pilihan akomodasi terbaik yang menawarkan kenyamanan di tengah petualangan Anda:
Hotel Grand Papua, Fakfak adalah akomodasi strategis di perbukitan pelabuhan yang memudahkan Anda menjangkau pemukiman Suku Irarutu. Hotel ini menyediakan kamar ber-AC dengan panorama laut, restoran menu lokal, dan layanan antar-jemput bandara. Lokasinya sangat ideal sebagai titik awal eksplorasi budaya pesisir dan keindahan Teluk Arguni.

Fakfak City Center

Hotel Grand Papua Fakfak

7.8/10
Fakfak City Center
Rp 1.248.365
Rp 936.274
Suni Garden Lake Hotel & Resort, Jayapura menawarkan kemewahan bintang empat dengan akses cepat ke desa-desa adat di tepian Danau Sentani. Fasilitas unggulannya meliputi kolam renang outdoor, pusat kebugaran, dan fine dining yang nyaman. Resor ini menjadi pilihan tepat bagi penelusur budaya wilayah utara yang tetap menginginkan fasilitas premium.

Sentani

Hotel Suni Sentani

8.3/10
Sentani
Rp 909.161
Rp 681.871
Baliem Pilamo Hotel, Wamena merupakan basecamp legendaris di pusat kota bagi pengunjung Festival Lembah Baliem milik Suku Dani. Akomodasi ini menyediakan fasilitas krusial seperti air hangat dan restoran berperapian untuk menghadapi suhu dingin pegunungan. Letaknya yang dekat dengan pemukiman Honai menjadikannya pilihan utama untuk interaksi budaya yang autentik.

Indonesia

Baliem Pilamo Hotel

8.2/10
•


Jayawijaya
Lihat Harga
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung kemegahan budaya suku di papua. Traveloka mempermudah rencana Anda dengan pilihan tiket pesawat ke Jayapura, Manokwari, atau Kaimana dengan harga kompetitif.
Gunakan fitur Easy Reschedule jika rencana perjalanan Anda berubah, dan manfaatkan promo pengguna baru untuk pemesanan hotel pertama Anda. Dengan Traveloka, petualangan mengenal kearifan lokal Bumi Cendrawasih menjadi lebih aman dan berkesan.














