Aturan Bawa Uang Cash di Pesawat Dalam Negeri: Panduan Lengkap Biar Nggak Kena Masalah

Travel Bestie
06 Aug 2025 - Waktu baca 4 menit

Pernahkah kamu bertanya-tanya, berapa banyak uang tunai yang boleh dibawa saat naik pesawat domestik? Entah kamu hendak liburan ke Lombok, urusan bisnis ke Medan, atau mudik ke kampung halaman lewat udara, membawa uang cash kadang dianggap lebih praktis. Tapi jangan salah, ada aturan tertentu yang wajib kamu tahu sebelum memutuskan menyimpan tumpukan uang di dompet atau tas jinjing.

Buat kamu yang sedang cari info terbaru tentang aturan bawa uang cash di pesawat dalam negeri, artikel ini akan mengupasnya secara lengkap dan mudah dipahami. Yuk, simak sampai tuntas agar perjalananmu tetap aman, legal, dan tanpa hambatan!

Kenapa Pembawaan Uang Tunai Diatur?

Mungkin kamu bertanya-tanya, “Loh, ini kan penerbangan domestik, kenapa harus repot?” Jawabannya karena pemerintah ingin memastikan bahwa uang yang beredar tidak digunakan untuk kegiatan ilegal seperti pencucian uang, penyelundupan, atau bahkan pendanaan terorisme.

Aturan ini juga memberi batasan agar setiap aktivitas keuangan besar bisa dipantau transparan. Jadi, bukan karena kamu salah atau dianggap kriminal, tapi lebih kepada pencegahan dan perlindungan hukum.

Berapa Jumlah Maksimal Uang Tunai yang Boleh Dibawa di Pesawat Domestik?

Nah, ini dia bagian yang paling sering bikin penasaran banyak traveler. Secara umum, tidak ada aturan tertulis yang secara eksplisit melarang kamu membawa uang tunai dalam jumlah besar saat naik pesawat domestik. Artinya, secara hukum, kamu tetap boleh membawa uang cash saat bepergian antar kota di Indonesia.

Namun, yang perlu kamu pahami adalah adanya batas psikologis dan administratif yang dikenal sebagai ambang batas wajib lapor, yaitu sebesar Rp100 juta. Angka ini bukan berarti kamu langsung melanggar hukum jika membawanya, tapi begitu uang tunai yang kamu bawa melebihi angka tersebut, sebaiknya kamu segera melapor ke petugas bandara, baik ke petugas keamanan atau otoritas yang menangani pelaporan uang tunai di terminal keberangkatan.

Kenapa harus lapor? Karena sistem keamanan bandara punya mekanisme untuk memeriksa barang bawaan secara acak maupun terstruktur. Kalau kamu terdeteksi membawa tumpukan uang tunai dalam jumlah besar dan tidak bisa menjelaskan dengan baik asal-usul atau tujuannya, bisa jadi kamu akan diperiksa lebih lanjut, bahkan berisiko terkena penahanan barang sementara.

Dengan melakukan pelaporan secara proaktif, kamu bisa menghindari kecurigaan, pemeriksaan mendalam, dan potensi gangguan terhadap jadwal perjalananmu. Jadi, kalau memang ada kebutuhan mendesak untuk membawa uang tunai dalam jumlah besar, misalnya untuk transaksi properti, kegiatan bisnis, atau keperluan darurat keluarga, pastikan kamu tahu cara melapor dan menyiapkan dokumen pendukung. Lebih baik berjaga-jaga daripada repot di bandara, kan?

Discover flight with Traveloka

Thu, 4 Sep 2025

TransNusa

Bali / Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 941.700

Mon, 15 Sep 2025

Lion Air

Medan (KNO) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 1.049.900

Tue, 2 Sep 2025

Lion Air

Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 836.800

Apa Risiko Membawa Uang Cash Tanpa Melapor?

Jangan anggap remeh. Meskipun kamu tidak melanggar hukum secara langsung, membawa uang tunai dalam jumlah besar tanpa pelaporan bisa membuat kamu:

Dicegat di area pemeriksaan bandara
Dimintai klarifikasi asal dan tujuan dana
Dicurigai terlibat dalam aktivitas ilegal
Mengalami penundaan penerbangan

Lebih parahnya lagi, jika tidak bisa menunjukkan alasan logis atau dokumen pendukung, uang kamu bisa disita untuk sementara waktu sampai investigasi selesai. Tentu hal ini bisa mengganggu rencana perjalananmu secara signifikan.

Alternatif Aman Selain Membawa Uang Cash

Biar perjalananmu tetap nyaman tanpa drama, sebaiknya hindari membawa uang tunai dalam jumlah besar, apalagi jika tidak benar-benar diperlukan. Selain berisiko hilang atau dicuri, menyimpan uang cash dalam jumlah besar juga bisa memicu kecurigaan saat pemeriksaan di bandara. Untungnya, sekarang ada banyak opsi pembayaran yang lebih aman, praktis, dan fleksibel. Berikut beberapa alternatif yang bisa kamu pertimbangkan:

Gunakan kartu debit atau kredit Kini hampir semua merchant, hotel, restoran, dan tempat wisata menerima pembayaran non-tunai. Selain lebih aman, penggunaan kartu juga memudahkanmu dalam mencatat pengeluaran secara rapi.
Transfer antar rekening Jika kamu perlu memberikan dana kepada kerabat, rekan, atau mitra bisnis di lokasi tujuan, transfer bank tetap menjadi opsi paling aman dan legal. Kamu bisa melakukannya kapan saja lewat mobile banking tanpa harus repot membawa uang tunai.
Gunakan layanan escrow untuk transaksi bisnis Kalau keperluanmu bersifat profesional, misalnya pembelian barang bernilai tinggi atau pembayaran proyek, escrow dapat menjamin bahwa dana hanya akan cair saat semua pihak memenuhi kesepakatan. Ini jauh lebih aman dibanding serah terima uang langsung.

Dengan memanfaatkan berbagai alternatif di atas, kamu bisa fokus menikmati perjalanan tanpa harus terus-menerus khawatir soal keamanan uang tunai.

Bagaimana Jika Memang Harus Bawa Uang Cash?

Kalau kamu memang dalam situasi yang mengharuskan membawa uang tunai dalam jumlah besar (misalnya untuk keperluan usaha atau pembayaran langsung), ini beberapa tips yang perlu diperhatikan:

1. Laporkan Kepada Petugas Bandara

Segera beri tahu petugas bea cukai atau petugas keamanan bandara bahwa kamu membawa uang cash melebihi Rp100 juta. Ini bisa menghindari pemeriksaan berulang dan tuduhan yang tak perlu.

2. Bawa Bukti Pendukung

Siapkan dokumen atau bukti transaksi yang sah, seperti invoice, surat penugasan perusahaan, atau surat pernyataan. Ini akan memperkuat alasan kamu dan menunjukkan bahwa uang yang dibawa bukan untuk keperluan mencurigakan.

3. Jangan Taruh di Bagasi

Uang tunai sebaiknya dibawa di kabin dan disimpan di tempat yang aman dan tidak mencolok. Menaruhnya di bagasi check-in justru lebih berisiko hilang atau tercecer.

4. Jaga Sikap dan Penampilan

Hindari menarik perhatian berlebihan. Tetap bersikap tenang, sopan, dan kooperatif saat pemeriksaan.

Pasar Baru

Hotel Borobudur Jakarta

8.7/10

Pasar Baru

Rp 1.300.000

Rp 1.191.295

Sanksi Jika Tidak Patuh

Membawa uang tunai tanpa laporan memang belum tentu langsung diproses hukum, tapi risikonya besar. Berdasarkan UU No. 8 Tahun 2010, ada potensi sanksi administratif dan pidana jika ditemukan unsur pencucian uang. Bahkan, uang tersebut bisa disita atau dibekukan sementara waktu.

Artinya, kamu bisa rugi waktu, energi, dan tentu saja kehilangan kesempatan menjalani liburan atau pekerjaan sesuai jadwal.

Patuhi Aturan, Liburan pun Aman

Membawa uang cash saat naik pesawat dalam negeri memang diperbolehkan, namun tetap ada batasan yang perlu kamu perhatikan. Jika jumlah uang tunai yang kamu bawa mencapai atau melebihi Rp100 juta, sebaiknya lakukan pelaporan kepada petugas bandara dan lengkapi dengan dokumen pendukung yang sah. Tindakan ini bukan hanya soal patuh aturan, tapi juga untuk menghindari pemeriksaan mendalam yang bisa mengganggu perjalananmu.

Namun, jika memungkinkan, utamakan menggunakan metode pembayaran non-tunai yang jauh lebih aman dan praktis. Selain mengurangi risiko kehilangan, kamu juga bisa lebih tenang menikmati perjalanan tanpa perlu mengkhawatirkan keamanan uang tunai dalam tasmu.

Sudah siap menjelajahi destinasi impian tanpa ribet? Yuk, rencanakan perjalananmu dengan lebih mudah melalui aplikasi Traveloka. Kamu bisa langsung pesan tiket pesawat ke berbagai kota di Indonesia, booking hotel yang sesuai dengan bujet dan kenyamanan, hingga membeli tiket wahana rekreasi dan atraksi seru untuk membuat liburanmu makin berkesan.

Dengan Traveloka, semua kebutuhan traveling ada dalam genggaman. Praktis, cepat, dan bebas ribet.

Dalam Artikel Ini

• Kenapa Pembawaan Uang Tunai Diatur?
• Berapa Jumlah Maksimal Uang Tunai yang Boleh Dibawa di Pesawat Domestik?
• Apa Risiko Membawa Uang Cash Tanpa Melapor?
• Alternatif Aman Selain Membawa Uang Cash
• Bagaimana Jika Memang Harus Bawa Uang Cash?
• 1. Laporkan Kepada Petugas Bandara
• 2. Bawa Bukti Pendukung
• 3. Jangan Taruh di Bagasi
• 4. Jaga Sikap dan Penampilan
• Sanksi Jika Tidak Patuh
• Patuhi Aturan, Liburan pun Aman

Penerbangan yang Ditampilkan dalam Artikel Ini

Thu, 4 Sep 2025
TransNusa
Bali / Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 941.700
Pesan Sekarang
Mon, 15 Sep 2025
Lion Air
Medan (KNO) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.049.900
Pesan Sekarang
Tue, 2 Sep 2025
Lion Air
Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 836.800
Pesan Sekarang

Aktivitas yang Disebutkan dalam Artikel Ini

Erha Ultimate Pakuwon Mall Bekasi

Bekasi Selatan
Rp 149.000
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan