
14 jam, 25 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Japan Airlines | 07.55 | 16.05 | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
Bangkok Airways | 07.55 | 16.05 | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
Thai Airways | 21.55 | 06.20 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
All Nippon Airways | 21.55 | 06.20 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
ZIPAIR | 23.10 | 07.30 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
Thai VietJet Air | 23.35 | 07.55 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
Thai Airways | 23.50 | 08.10 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
All Nippon Airways | 23.50 | 08.10 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Tokyo (NRT) | Pesan Sekarang |
Rute penerbangan dari Bandara Suvarnabhumi (BKK) ke Bandara Narita (NRT) adalah salah satu koneksi internasional tersibuk antara Asia Tenggara dan Jepang. Suvarnabhumi — yang secara resmi bernama Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi — melayani Bangkok sebagai bandara utama internasional, beroperasi 24 jam sehari dengan kapasitas tahunan lebih dari 60 juta penumpang. Dari Suvarnabhumi, penerbangan langsung tanpa henti menuju Bandara Narita di Tokyo memakan waktu sekitar 5 jam 45 menit hingga 6 jam 20 menit, dengan rata-rata penerbangan sekitar 6 jam 5 menit. Jarak tempuh rute ini mencapai sekitar 4.674 km. Maskapai yang melayani rute BKK–NRT secara langsung antara lain Thai Airways International (TG), All Nippon Airways (ANA/NH), Japan Airlines (JAL/JL), ZIPAIR Tokyo (ZG), Air Japan (NQ), dan Thai Vietjet Air. Total ketersediaan mencapai lebih dari 50 penerbangan per minggu dari Suvarnabhumi ke Narita, menjadikannya salah satu rute dengan frekuensi tertinggi antara Thailand dan Jepang. Suvarnabhumi dipilih sebagai titik keberangkatan utama karena seluruh maskapai full-service dan mayoritas LCC beroperasi dari bandara ini — berbeda dengan Bandara Don Mueang (DMK) yang lebih banyak melayani rute domestik dan regional Southeast Asia. Bagi pelancong Indonesia yang melanjutkan perjalanan via Bangkok, keberangkatan dari Suvarnabhumi menawarkan koneksi transit yang lebih mudah ke berbagai destinasi Asia Pasifik termasuk Tokyo.
Halaman ini khusus rute Bandara Suvarnabhumi (BKK) ke Bandara Narita (NRT). Untuk opsi dari seluruh bandara di kedua kota, lihat Tiket Pesawat Bangkok ke Tokyo.
Harga tiket penerbangan dari Bandara Suvarnabhumi (BKK) ke Bandara Narita (NRT) bervariasi tergantung musim, maskapai, dan seberapa jauh hari pembelian. Secara umum, tiket kelas ekonomi one-way berkisar dari Rp 3.098.064 untuk penawaran terbaik. Bulan Juni termasuk dalam periode harga lebih terjangkau — rata-rata sekitar 14% di bawah harga tahunan — karena permintaan cenderung turun setelah musim semi Jepang berakhir. Sebaliknya, Juli dan Agustus adalah puncak musim liburan sekolah Jepang dan Asia, sehingga harga bisa melonjak 30–50% di atas rata-rata. Periode Tahun Baru Imlek, Golden Week Jepang (akhir April–awal Mei), serta liburan akhir tahun Desember juga mendorong harga naik signifikan. Untuk mendapatkan tarif terbaik, pantau pergerakan harga secara rutin dan manfaatkan fitur Price Alert di Traveloka agar tidak melewatkan momen harga turun.
Kunci mendapatkan harga kompetitif pada rute Suvarnabhumi–Narita adalah waktu pemesanan yang tepat. Para analis perjalanan merekomendasikan pemesanan 2–3 bulan sebelum keberangkatan untuk harga optimal, atau bahkan 5–7 bulan lebih awal jika kamu merencanakan perjalanan selama musim puncak seperti musim semi sakura (Maret–April) atau musim gugur momiji (Oktober–November). Penerbangan di hari Selasa dan Rabu umumnya lebih murah dibandingkan akhir pekan, dengan selisih hingga 13–20%. Membandingkan harga antara maskapai full-service (Thai Airways, JAL, ANA) dengan LCC seperti ZIPAIR juga sangat disarankan — ZIPAIR dan Air Japan menawarkan tarif dasar yang jauh lebih rendah meski dengan kebijakan bagasi berbayar. Pesan tiket pulang-pergi sekaligus karena biasanya lebih hemat dibandingkan dua tiket satu arah terpisah. Gunakan filter fleksibel di Traveloka untuk menjelajahi rentang tanggal beberapa hari sebelum dan sesudah rencana perjalanan untuk menemukan kombinasi harga terbaik.
Ada beberapa pilihan maskapai untuk penerbangan langsung dari Bandara Suvarnabhumi (BKK) ke Bandara Narita (NRT). Thai Airways International (TG) adalah maskapai flag carrier Thailand yang menawarkan layanan full-service dengan kabin bisnis dan ekonomi premium. Japan Airlines (JAL/JL) dan All Nippon Airways (ANA/NH) adalah dua maskapai full-service Jepang terkemuka yang terkenal dengan standar pelayanan tinggi dan ketepatan waktu. JAL mendapatkan penilaian pelanggan tertinggi pada rute ini. ZIPAIR Tokyo (ZG) adalah anak perusahaan JAL yang beroperasi sebagai LCC dengan tarif dasar kompetitif; ZIPAIR melayani rute ini lima kali seminggu (Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu). Air Japan (NQ), anak perusahaan ANA, juga melayani rute ini dengan konsep LCC premium. Secara keseluruhan tersedia lebih dari 50 penerbangan per minggu dari Suvarnabhumi ke Narita, memberikan fleksibilitas tinggi dalam memilih waktu keberangkatan dari pagi, siang, hingga malam hari. Lama penerbangan terpendek yang tersedia sekitar 14 jam 25 menit.
Bandara Suvarnabhumi mengoperasikan satu terminal utama yang besar dengan Lantai 4 sebagai area keberangkatan dan check-in untuk semua penerbangan internasional. Penumpang yang terbang ke Narita disarankan tiba di bandara minimal 2,5–3 jam sebelum keberangkatan, mengingat antrian imigrasi bisa memanjang terutama pada penerbangan pagi dan malam hari. Bandara ini baru meluncurkan Satelit Terminal (SAT-1) yang dibuka akhir 2024 untuk menampung kapasitas tambahan — beberapa maskapai termasuk Thai Airways dan maskapai Star Alliance beroperasi dari gerbang di SAT-1, yang dapat diakses melalui people mover otomatis dari terminal utama dengan waktu tempuh 10–15 menit. Pastikan kamu memeriksa nomor gate di layar informasi penerbangan setelah check-in. Layanan Fast Track Keberangkatan tersedia untuk mempercepat proses keamanan bagi penumpang yang membutuhkan. Check-in online melalui aplikasi maskapai atau Traveloka sangat direkomendasikan untuk menghemat waktu di konter.
Bandara Narita memiliki tiga terminal. Terminal 1 digunakan oleh ANA (All Nippon Airways) dan maskapai Star Alliance. Terminal 2 digunakan oleh Japan Airlines (JAL) dan maskapai oneworld. Terminal 3 adalah terminal LCC yang melayani maskapai berbiaya rendah termasuk ZIPAIR Tokyo dan Air Japan. Penting untuk memverifikasi terminal keberangkatan sebelum hari perjalanan karena masing-masing terminal memiliki akses transportasi publik dan area check-in yang berbeda. Terminal 1 dan 2 dihubungkan oleh shuttle bus gratis, sementara Terminal 3 dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari Terminal 2 atau menggunakan shuttle. Bandara Narita kini juga mengimplementasikan sistem Face Express — prosedur check-in berbasis pengenalan wajah — yang tersedia di JAL dan ANA, memungkinkan proses boarding yang lebih cepat.
Bagi penumpang dengan waktu transit atau yang bermalam di Bangkok sebelum terbang, Bandara Suvarnabhumi memiliki koneksi transportasi publik yang sangat baik. Airport Rail Link adalah pilihan tercepat dan termurah: kereta beroperasi dari pukul 05.30 hingga tengah malam setiap hari, dengan waktu tempuh 30 menit ke Stasiun Phaya Thai (titik transfer ke BTS Skytrain) dengan tarif hanya 45 Rp 3.098.064 Di Stasiun Makkasan, penumpang dapat transfer ke MRT (subway Bangkok). Taksi berargo tersedia di Lantai 1 antara Gate 4 dan 7 (inner curb), dengan tarif meter sekitar 300–450 THB ditambah tol jalan tol sekitar 75 THB dan surcharge bandara 50 Rp 3.098.064 Ride-hailing seperti Grab dan Bolt dapat dipesan melalui aplikasi dengan titik penjemputan di Lantai 1 Gate 4 (outer curb), beroperasi 24 jam. Untuk perjalanan yang paling santai, opsi private transfer atau limosin bandara tersedia dengan harga tetap tanpa kejutan biaya tambahan.
Bandara Narita terletak sekitar 60 km dari pusat Tokyo, sehingga perencanaan transportasi sangat penting. Keisei Skyliner adalah kereta ekspres tercepat yang menghubungkan Narita ke Stasiun Nippori (pusat Tokyo) hanya dalam 36 menit, atau ke Stasiun Ueno dalam 41 menit. JR Narita Express (N'EX) menawarkan kenyamanan lebih dengan kursi yang sepenuhnya dipesan dan ruang bagasi khusus, menuju Tokyo Station dengan biaya sekitar ¥3.070. Untuk opsi yang lebih hemat biaya, Airport Bus TYO-NRT bertarif 1.500 yen menuju Stasiun Tokyo dengan perjalanan sekitar 65 menit, sementara Limousine Bus juga populer meski memakan waktu hingga 85 menit. Taksi tersedia namun mahal — perkirakan biaya sekitar ¥23.000 untuk perjalanan ke pusat kota di siang hari, belum termasuk tol. Bagi pemegang Japan Rail Pass, N'EX dapat digunakan secara gratis dan sangat direkomendasikan untuk efisiensi.
Persyaratan visa untuk memasuki Jepang berbeda tergantung kewarganegaraan. Warga negara Thailand mendapat izin tinggal hingga 15 hari tanpa visa di Jepang berdasarkan perjanjian bilateral; untuk kunjungan lebih dari 15 hari, visa wajib diajukan terlebih dahulu. Warga negara Indonesia — yang mungkin melakukan transit atau perjalanan dari Bangkok — perlu memperhatikan bahwa pemegang e-paspor Indonesia dapat mendaftar program Japan Visa Waiver yang memungkinkan masuk tanpa visa selama 15 hari per kunjungan dengan biaya administrasi sekitar Rp 3.098.064 Semua penumpang yang memasuki Jepang wajib memiliki tiket pulang yang valid dan memenuhi syarat keuangan yang cukup selama kunjungan. Pastikan pula untuk mengisi Japan Visit Web (sistem pra-registrasi keberangkatan online Jepang) sebelum terbang guna mempercepat proses imigrasi setibanya di Narita. Selalu periksa persyaratan terbaru melalui situs resmi Kedutaan Besar Jepang sebelum perjalanan karena regulasi dapat berubah.
Permintaan penerbangan dari Suvarnabhumi ke Narita mengikuti pola musim yang cukup jelas. Musim puncak pertama adalah musim semi Jepang (Maret–April) saat bunga sakura bermekaran — ini adalah periode dengan harga tiket tertinggi dan ketersediaan kursi paling ketat, terutama untuk akhir Maret hingga awal April. Musim puncak kedua adalah musim panas (Juli–Agustus) yang bertepatan dengan liburan sekolah di berbagai negara Asia. Golden Week Jepang (akhir April hingga awal Mei) dan liburan akhir tahun (Desember–Januari) juga mendorong lonjakan permintaan signifikan. Sebaliknya, Juni dan September cenderung menjadi periode dengan harga lebih terjangkau dan bandara yang kurang padat. Musim gugur Jepang (Oktober–November) menawarkan keindahan daun berwarna-warni (momiji) dengan harga yang mulai naik secara bertahap namun belum setinggi musim semi. Merencanakan perjalanan di luar periode puncak dapat menghemat biaya tiket secara signifikan.
Tokyo adalah salah satu kota paling dinamis di dunia, menawarkan perpaduan unik antara tradisi dan modernitas. Bagi pelancong yang mendarat di Bandara Narita, kota Narita sendiri memiliki daya tarik tersendiri: Kuil Naritasan Shinshoji adalah kuil Buddha bersejarah berusia lebih dari 1.000 tahun yang berjarak hanya 10 menit dari bandara, dikelilingi jalan temple town (Omotesando) dengan toko suvenir dan restoran tradisional. Di Tokyo, destinasi populer mencakup Shibuya, Shinjuku, Asakusa dengan Kuil Senso-ji, Akihabara untuk teknologi dan budaya pop, serta distrik seni Harajuku. Penggemar kuliner wajib mencoba sushi, ramen, dan tempura autentik di berbagai warung lokal. Untuk pengalaman budaya, kunjungi Museum Nasional Tokyo di Ueno atau tonton pertunjukan kabuki di Ginza. Musim semi menawarkan pemandangan sakura yang ikonik di Taman Ueno dan Shinjuku Gyoen, sementara musim gugur menghadirkan warna merah dan oranye yang memukau di taman-taman seluruh kota.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destinationAirportName} | 14 jam 25 menit |
Bandara di Bangkok | |
Bandara di Tokyo |



