
1 jam, 45 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Citilink | 06.10 | 08.00 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Pelita Air | 06.10 | 08.00 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Garuda Indonesia | 06.40 | 08.30 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Lion Air | 09.00 | 10.45 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Batik Air | 12.05 | 13.50 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Super Air Jet | 13.20 | 15.05 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Citilink | 14.00 | 15.50 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Pelita Air | 16.10 | 18.00 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Citilink | 17.20 | 19.10 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Lion Air | 18.50 | 20.35 | Jakarta (CGK) | Padang (PDG) | Pesan Sekarang |
Harga tiket pesawat Soekarno-Hatta ke PDG bervariasi mengikuti maskapai dan waktu pemesanan. Tiket pulang pergi mulai dari Rp 1.238.900 jika tersedia. Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet menawarkan tarif lebih rendah, sementara Garuda Indonesia dan Batik Air di kisaran full-service. Pesan empat hingga enam minggu sebelum keberangkatan untuk harga terbaik.
Durasi penerbangan langsung Soekarno-Hatta ke Bandara Minangkabau rata-rata 1 jam 45 menit non-stop tanpa transit. Seluruh penerbangan rute ini beroperasi langsung dari Soekarno-Hatta ke PDG. Frekuensi belasan penerbangan per hari memberikan fleksibilitas tinggi untuk memilih jadwal paling sesuai.
Maskapai yang melayani rute Soekarno-Hatta–Padang adalah Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet. Garuda dan Batik Air menawarkan layanan full-service dengan bagasi gratis. Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet adalah pilihan low-cost dengan tarif lebih terjangkau.
Ya, seluruh penerbangan Soekarno-Hatta ke PDG beroperasi non-stop langsung tanpa transit. Frekuensi mencapai belasan keberangkatan per hari dari Terminal 1 dan Terminal 2 Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Minangkabau. Tidak perlu penerbangan transit untuk rute ini.
Harga tiket Soekarno-Hatta-Padang berubah setiap hari, tetapi pola umum menunjukkan tarif lebih longgar pada hari kerja biasa di luar musim libur sekolah, Lebaran, dan Nataru, saat permintaan ke Bukittinggi dan Ngarai Sianok belum melonjak. Aktifkan Price Alert untuk rute ini agar tahu saat harga turun ke sekitar Rp 1.238.900, ketimbang menunggu 'bulan termurah' yang sebenarnya tidak pernah tetap.
Bandara Soekarno-Hatta (CGK) melayani belasan penerbangan langsung ke Bandara Internasional Minangkabau (PDG) setiap harinya, menghubungkan ibu kota dengan jantung budaya Minangkabau di Sumatera Barat. Penerbangan non-stop ini berangkat dari Terminal 1 dan 2 Soekarno-Hatta, cukup singkat untuk perjalanan bisnis pulang-pergi dalam satu hari maupun liburan akhir pekan ke Padang. Durasi terbang rata-rata 1 jam 45 menit. Rute ini juga menjadi pintu utama bagi pendatang yang ingin menjelajahi Jam Gadang di Bukittinggi, Ngarai Sianok, Lembah Harau, dan Pantai Padang yang ikonik.
Halaman ini khusus penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Untuk membandingkan seluruh pilihan penerbangan dari semua bandara Jakarta, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Padang.
Harga tiket pesawat Soekarno-Hatta–Padang bersifat dinamis dan bergantung pada maskapai, kelas kabin, serta waktu pemesanan. Tiket pulang pergi mulai dari Rp 1.238.900 jika tersedia pada saat pencarian. Maskapai low-cost seperti Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet umumnya berada di kisaran tarif lebih rendah dibanding Garuda Indonesia dan Batik Air yang menawarkan layanan full-service dengan bagasi gratis. Pesan empat hingga enam minggu sebelum keberangkatan untuk mendapatkan kombinasi harga dan ketersediaan kursi terbaik.
Harga tiket rute Soekarno-Hatta–Padang mengikuti siklus permintaan yang konsisten sepanjang tahun. Periode sepi — akhir Januari hingga awal Maret serta September hingga awal Oktober — biasanya menawarkan tarif lebih terjangkau karena volume penumpang lebih rendah. Sebaliknya, harga melonjak signifikan menjelang Lebaran (April-Mei) ketika pemudik asal Minang dari Jakarta berbondong-bondong pulang ke Padang, Bukittinggi, dan Solok. Libur sekolah pertengahan tahun (Juni-Juli) serta Natal dan Tahun Baru (Desember-Januari) juga mencatatkan lonjakan tarif. Aktifkan Price Alert di Traveloka untuk notifikasi otomatis saat tarif turun pada tanggal pencarian Anda.
Penerbangan pertama dari Soekarno-Hatta ke PDG umumnya berangkat sekitar pukul 05.30-06.00 WIB, sedangkan yang terakhir beroperasi hingga sekitar pukul 21.00-22.00 WIB. Slot pagi hari (06.00-09.00) dan sore hari (16.00-18.00) adalah yang paling ramai, sementara slot tengah hari (10.00-15.00) cenderung lebih lengang dan sering kali menawarkan harga lebih kompetitif. Bandingkan beberapa kombinasi hari dan jam di Traveloka — hari kerja Selasa-Kamis umumnya lebih tenang dibanding Jumat sore dan Minggu malam yang selalu ramai.
Garuda Indonesia (GA) melayani rute ini sebagai maskapai full-service dengan bagasi gratis 20 kg, makanan dalam pesawat, dan frekuensi tinggi di jam prime time. Armada Boeing 737-800 beroperasi dengan kapasitas sekitar 162 kursi kelas ekonomi dan 12 kursi bisnis. Batik Air (ID) menawarkan layanan medium dengan bagasi 20 kg gratis dan armada Airbus A320 yang modern, kerap menjadi pilihan alternatif Garuda. Lion Air (JT) mencatatkan frekuensi penerbangan tertinggi di rute ini setiap harinya dengan opsi bagasi berbayar yang fleksibel. Citilink (QG) sebagai anak Garuda menawarkan tarif low-cost dengan reputasi ketepatan waktu yang baik dan armada A320neo hemat bahan bakar. Super Air Jet (IU) hadir dengan kabin baru, layanan no-frills, dan harga yang sangat kompetitif sebagai salah satu entri terbaru di rute Soekarno-Hatta–Padang.
Seluruh penerbangan rute ini beroperasi non-stop dari Soekarno-Hatta ke Minangkabau dengan durasi rata-rata 1 jam 45 menit tanpa transit. Frekuensi mencapai belasan keberangkatan per hari dari Terminal 1 (Lion Air, Citilink, Super Air Jet) dan Terminal 2 (Garuda Indonesia, Batik Air) di CGK. Ini menjadikan rute Soekarno-Hatta–Padang sebagai salah satu rute domestik paling aktif di koridor Jawa-Sumatera Barat, dengan ketersediaan seat yang tinggi bahkan tanpa perlu memesan jauh hari di luar musim puncak.
Seluruh penerbangan Soekarno-Hatta ke PDG berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang — satu-satunya bandara yang melayani rute ini dari sisi Jakarta. Soekarno-Hatta memiliki tiga terminal aktif; penerbangan ke Padang umumnya beroperasi dari Terminal 1 (Lion Air, Citilink, Super Air Jet) dan Terminal 2 (Garuda Indonesia, Batik Air). Antara terminal tersedia Skytrain gratis dengan waktu tempuh sekitar 5-10 menit.
Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Railink / KA Bandara) beroperasi dari Stasiun BNI City (Sudirman), Stasiun Manggarai, Duri, dan Batu Ceper dengan waktu tempuh sekitar 50 menit — pilihan tercepat dan paling dapat diprediksi di jam sibuk. Bus Damri melayani rute dari berbagai titik di Jabodetabek termasuk Gambir, Blok M, Rawamangun, Kalideres, dan Bekasi. Taksi dan ride-hailing Grab serta Gojek tersedia luas, namun perkirakan tambahan waktu di jam macet Tol Jakarta-Tangerang. Disarankan tiba di bandara minimal 90 menit sebelum jam keberangkatan untuk penerbangan domestik agar cukup waktu check-in, menitipkan bagasi, dan melalui pemeriksaan keamanan.
Soekarno-Hatta menyediakan lounge airline (Garuda Executive Lounge di T2, Premier Lounge di T3) dan lounge independen, gerai duty free, food court dengan berbagai pilihan kuliner dari warung lokal hingga restoran internasional, ATM dan money changer, mushola, ruang menyusui, area bermain anak, apotek, dan layanan baggage wrapping. Koneksi Wi-Fi gratis tersedia di semua terminal meski kecepatan bervariasi saat jam padat.
Semua penerbangan komersial dari Jakarta mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (PDG), berjarak sekitar 23 km di utara pusat Kota Padang di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Nama bandara ini diambil dari rumpun Minangkabau, menegaskan identitas budaya Sumatera Barat sebagai pintu gerbang pertama yang disambut wisatawan.
Taksi resmi dengan tarif tetap tersedia di counter dalam terminal kedatangan — pilihan paling nyaman untuk perjalanan pertama ke Padang. Trans Padang bus kota dan angkot melayani rute tertentu dari area bandara ke pusat kota. Grab dan Gojek tersedia di zona penjemputan khusus. Waktu tempuh ke pusat Kota Padang sekitar 30-40 menit di luar jam padat, sementara ke Bukittinggi memerlukan sekitar 1,5-2 jam berkendara melalui jalan lintas Sumatera.
Kelas ekonomi tersedia di semua maskapai dengan konfigurasi tempat duduk 3-3. Garuda Indonesia dan Batik Air menawarkan kelas bisnis dengan legroom lebih luas, prioritas boarding, dan akses lounge di Soekarno-Hatta. Bagi pebisnis yang ingin istirahat atau bekerja selama hampir dua jam penerbangan, upgrade ke kelas bisnis Garuda memberi kenyamanan tambahan yang berguna. Maskapai LCC seperti Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet memungkinkan pemilihan kursi premium dengan legroom ekstra melalui add-on berbayar di luar tarif dasar.
Jam Gadang di Bukittinggi adalah ikon paling dikenal Sumatera Barat — menara jam bergaya unik yang berdiri di pusat kota sejak era kolonial dengan latar Gunung Singgalang dan Merapi yang dramatis. Ngarai Sianok di Bukittinggi adalah lembah hijau yang membelah kota dengan pemandangan tebing dan sungai kecil di dasarnya, lengkap dengan Gua Jepang bersejarah di tepinya. Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota menawarkan tebing granit setinggi 100-200 meter yang mengelilingi lembah sawah dengan air terjun alami, surga bagi pendaki dan fotografer alam. Pantai Padang di sepanjang Jalan Samudera menjadi ruang publik favorit warga — tempat menikmati sunset, bajamba (makan bersama), sate Padang, dan dendeng batokok di warung berjejer di pinggir pantai. Danau Maninjau, danau vulkanik berbentuk kaldera di Agam, menawarkan udara sejuk dan pemandangan hamparan air biru tenang yang tidak terlupakan. Kuliner rendang — rendang daging sapi berbumbu santan dan rempah yang dimasak berjam-jam — tersedia otentik di rumah makan Padang di seluruh kota dan menjadi alasan tersendiri untuk berkunjung.
Rendang sapi adalah mahkota masakan Minang — daging dimasak berjam-jam dalam santan dan bumbu lengkap hingga kering dan penuh cita rasa. Sate Padang berbeda dari sate lain karena menggunakan saus kuah kental berbumbu kunyit dan cabai, bukan kacang. Dendeng batokok menawarkan daging sapi tipis goreng kering yang dilumuri sambal hijau pedas segar — cocok untuk penggemar makanan pedas. Gulai kepala ikan kakap di warung-warung tepi Pantai Padang adalah pengalaman tersendiri bagi pecinta seafood. Kopi Solok dan kopi susu kental manis ala warung kopi Padang menutup perjalanan kuliner dengan sempurna. Sebagian besar rumah makan Padang di kota otentik menyajikan pilihan level kepedasan yang bisa disesuaikan dengan permintaan.
Tour de Singkarak adalah balapan sepeda internasional bertaraf UCI yang menyusuri jalur spektakuler pinggiran Danau Singkarak dan perbukitan Sumatera Barat, biasanya digelar pada bulan November dengan rute yang berubah setiap tahun. Tabuik Pariaman pada bulan Muharram merupakan ritual besar masyarakat Pariaman yang memuncak dengan prosesi arak-arakan Tabuik — replika usung setinggi belasan meter — ke tepi pantai sebelum dilarung ke laut. Festival Siti Nurbaya di Padang merayakan karya roman klasik Marah Rusli melalui seni pertunjukan, lomba sastra, dan pameran budaya Minang. Musim panen sawah di sekitar Solok dan Alahan Panjang (Mei-Juni) menjadi waktu terbaik untuk melihat tradisi panen bersama dan menikmati suasana agraris pegunungan Sumatera Barat.
Kawasan Pantai Padang dan Jalan Hayam Wuruk menjadi pilihan favorit wisatawan dengan hotel berbintang seperti Grand Inna Padang dan Mercure Padang — akses mudah ke tepi pantai, ruang pertemuan, dan restoran utama kota. Pusat kota sekitar Pasar Raya cocok untuk pebisnis yang memerlukan akses cepat ke perkantoran pemerintah dan pusat perdagangan dengan pilihan hotel bisnis menengah. Bukittinggi — 90 menit dari Padang — menyediakan penginapan butik dan guesthouse dengan pemandangan Ngarai Sianok dan udara pegunungan yang sejuk, ideal sebagai base camp untuk menjelajahi dataran tinggi Sumatera Barat. Kawasan Pondok dan Chinatown di Padang memiliki guesthouse dan hostel berbudget terjangkau dekat Pecinan kota dan Pantai Muaro.
Rute Soekarno-Hatta–Padang sepenuhnya domestik dalam wilayah Indonesia sehingga cukup membawa KTP, SIM, atau identitas resmi lainnya yang masih berlaku — tidak perlu paspor. Pastikan nama lengkap pada tiket di Traveloka sama persis dengan identitas untuk menghindari masalah saat check-in di Soekarno-Hatta. Padang dan Jakarta berada di zona waktu yang sama (WIB, UTC+7) sehingga tidak perlu menyesuaikan jam saat tiba. Cuaca di Padang beriklim tropis lembap dengan suhu 24-32 derajat Celsius; hujan dapat turun kapan saja, terutama Oktober-Maret. Bawa payung lipat dan pakaian ringan berbahan katun. Untuk perjalanan ke Bukittinggi atau Lembah Harau, pertimbangkan menyewa kendaraan di Padang karena angkutan umum ke destinasi tersebut terbatas.
Penerbangan arah balik tersedia di rute Padang-Jakarta (PDG-CGK) dengan frekuensi serupa setiap harinya. Untuk perjalanan ke kota-kota Sumatera lain dari Soekarno-Hatta, rute Soekarno-Hatta ke Medan (Kualanamu) dan Soekarno-Hatta ke Pekanbaru juga beroperasi dengan frekuensi tinggi sebagai koridor Jawa-Sumatera yang sibuk. Bagi yang berencana menjelajahi Sumatera Barat secara menyeluruh, cek rute-rute domestik lain di halaman rute penerbangan domestik Indonesia.
Bandingkan harga seluruh maskapai di rute Soekarno-Hatta ke Padang dalam satu halaman dan aktifkan Price Alert untuk notifikasi otomatis saat tarif turun. Easy Reschedule memudahkan perubahan jadwal lewat aplikasi tanpa harus menghubungi maskapai secara langsung. Pilihan pembayaran mencakup transfer bank, kartu kredit Visa dan Mastercard, GoPay, OVO, ShopeePay, DANA, QRIS, cicilan tanpa kartu kredit (Kredivo, Akulaku), virtual account, serta pembayaran tunai di gerai Indomaret dan Alfamart. Layanan pelanggan 24/7 tersedia lewat live chat, telepon, dan email untuk setiap kebutuhan perjalanan Anda.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 1 jam 45 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Padang |



