
45 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Lion Air | 16.05 | 19.05 | Makassar (UPG) | Ternate (TTE) | Pesan penerbangan |
Wings Air | 16.55 | 19.00 | Manado (MDC) | Ternate (TTE) | Pesan penerbangan |
Kota Ternate, yang terletak di Maluku Utara, Indonesia, adalah destinasi yang kaya akan sejarah dan keindahan alam. Kota ini dikenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah di masa lalu, terutama cengkeh dan pala. Terletak di Pulau Ternate, kota ini menawarkan panorama menakjubkan dengan latar belakang Gunung Gamalama yang melingkar. Selain kekayaan alam, Ternate juga memiliki berbagai situs bersejarah, seperti benteng Portugis dan Belanda, serta kebudayaan yang unik dari masyarakat setempat.
Bandara Sultan Babullah adalah gerbang utama untuk mencapai Ternate dari berbagai kota di Indonesia. Bandara ini memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas warga dan wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan Ternate dan sekitarnya. Sultan Babullah Airport juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk para penumpang.
Bandara Sultan Babullah terletak sekitar 6 kilometer dari pusat kota Ternate, menjadikannya mudah dijangkau bagi para wisatawan. Lokasinya yang strategis memungkinkan akses cepat ke berbagai destinasi wisata di sekitarnya.
Bandara ini memiliki terminal yang cukup modern dan nyaman dengan fasilitas seperti ruang tunggu, konter check-in, area bagasi, serta beberapa gerai makanan dan minuman. Terminalnya cukup untuk menampung penerbangan domestik yang lelayani rute ke beberapa kota di Indonesia.
Untuk mencapai bandara dari pusat kota Ternate, para wisatawan bisa menggunakan taksi atau angkutan umum. Tarif taksi sekitar 50.000-100.000 IDR tergantung jarak dan negosiasi dengan pengemudi. Selain itu, beberapa hotel di Ternate juga menyediakan layanan antar-jemput ke bandara.
Harga tiket pesawat ke Ternate biasanya lebih mahal menjelang periode liburan besar seperti Lebaran, libur sekolah pertengahan tahun, dan libur Natal-Tahun Baru karena tingginya permintaan. Untuk mendapatkan harga yang lebih ekonomis, sebaiknya hindari memesan tiket tepat pada tanggal-tanggal tersebut dan pertimbangkan bepergian di luar periode puncak liburan.
Berbeda dengan beberapa daerah lain di Indonesia, Ternate tidak memiliki pola musim kemarau dan musim hujan yang terlalu tegas—hujan bisa turun hampir sepanjang tahun dengan rata-rata 19-27 hari hujan per bulan. Meski begitu, Juni umumnya tercatat sebagai bulan dengan curah hujan tertinggi, sementara Agustus cenderung menjadi salah satu bulan yang lebih kering, dan cuaca dianggap paling nyaman untuk berwisata sekitar Februari serta Agustus-Oktober. Karena pola cuacanya yang relatif merata sepanjang tahun, faktor liburan dan momen pemesanan biasanya lebih berpengaruh pada harga tiket dibandingkan musim itu sendiri. Manfaatkan fitur Price Alert di Traveloka untuk memantau pergerakan harga sebelum memesan.
Untuk kebutuhan menginap selama di Ternate, Anda dapat mencari pilihan penginapan melalui halaman Hotel di Ternate di Traveloka. Untuk merencanakan kegiatan wisata, seperti mengunjungi benteng-benteng bersejarah atau menjelajahi Gunung Gamalama, Anda juga dapat melihat pilihan aktivitas di halaman Tempat Wisata di Ternate.



