
50 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Wings Air | 08.40 | 09.35 | Fak Fak (FKQ) | Sorong (SOQ) | Pesan penerbangan |
Lion Air | 09.20 | 11.10 | Jayapura (DJJ) | Sorong (SOQ) | Pesan penerbangan |
Lion Air | 11.25 | 14.45 | Makassar (UPG) | Sorong (SOQ) | Pesan penerbangan |
Sorong adalah kota terbesar di Provinsi Papua Barat Daya, terletak di ujung barat laut daratan Papua yang dikenal sebagai Kepala Burung. Kota pelabuhan ini menjadi pusat perdagangan, industri, dan pemerintahan di kawasan tersebut. Bagi banyak wisatawan, tiket pesawat Sorong adalah langkah pertama menuju Raja Ampat, kepulauan dengan terumbu karang yang termasyhur di kalangan penyelam dunia.
Bandara Domine Eduard Osok (kode SOQ) berada di dalam Kota Sorong, tidak jauh dari kawasan pusat dan pelabuhan. Posisi ini memudahkan wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke Raja Ampat pada hari yang sama, selama jadwal kapal masih memungkinkan.
Terminal penumpangnya melayani penerbangan domestik dari kota-kota besar di Indonesia serta penerbangan ke kota-kota lain di Tanah Papua. Saat musim liburan dan musim selam ramai, area kedatangan bisa padat oleh rombongan wisata dan bagasi alat selam, jadi siapkan waktu ekstra.
Dari bandara, taksi, mobil sewaan, dan ojek mudah ditemukan. Cek juga ketersediaan transportasi online di aplikasi Anda setibanya di Sorong. Banyak operator selam dan penginapan di Raja Ampat menawarkan penjemputan dari bandara ke pelabuhan. Jika Anda mengurus sendiri, tanyakan jadwal kapal cepat ke Waisai sehari sebelumnya.
Sorong terhubung dengan beberapa kota besar seperti Jakarta, Makassar, Manado, Ambon, dan Jayapura, sebagian dengan pilihan penerbangan langsung. Dari Surabaya atau Yogyakarta, periksa apakah ada penerbangan langsung pada tanggal Anda, lalu bandingkan dengan rute transit yang umumnya singgah di Makassar. Hasil pencarian di Traveloka bisa diurutkan menurut jumlah transit agar rute nonstop tampil paling atas.
Sebagian penerbangan dari Jawa berangkat pada jam malam atau dini hari. Perhatikan zona waktu Waktu Indonesia Timur saat mencocokkan jadwal pesawat dengan kapal ke Raja Ampat, dan sisihkan jeda aman jika Anda terbang dengan rute transit.
Sorong beriklim tropis dengan hujan yang dapat turun sepanjang tahun. Bagi penyelam dan wisatawan Raja Ampat, periode sekitar Oktober hingga April sering disebut lebih bersahabat karena laut cenderung lebih tenang. Pertengahan tahun biasanya berangin dengan gelombang yang lebih tinggi di beberapa jalur penyeberangan.
Permintaan tiket juga dipengaruhi kalender Indonesia. Libur Natal dan akhir tahun sangat ramai karena banyak warga Papua pulang kampung, sementara Lebaran dan libur sekolah menambah arus penumpang dari Jawa dan Sulawesi. Untuk periode tersebut, pesan lebih awal dan bandingkan tanggal di grafik harga halaman ini.
Kepulauan ini dicapai dengan kapal dari pelabuhan di Sorong menuju Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat. Dari sana, wisatawan menyebar ke pulau-pulau untuk snorkeling, menyelam, dan melihat gugusan karst Wayag atau Piaynemo.
Pantai berpasir putih di pinggir kota ini menjadi tempat favorit warga Sorong untuk berenang dan piknik di akhir pekan. Airnya jernih dan pepohonan di tepi pantai memberi tempat berteduh.
Pulau kecil di depan Kota Sorong ini dulu menjadi pusat pemerintahan pada masa kolonial Belanda. Anda bisa menyeberang dengan perahu dan berkeliling melihat sisa bangunan lama serta kehidupan kampung nelayan.
Terletak di pesisir Sorong, pantai ini dikenal dengan air yang tenang dan pemandangan matahari terbenam. Cocok untuk bersantai sebelum atau sesudah perjalanan ke Raja Ampat.
Deretan kedai di sepanjang pesisir kota ini ramai pada sore dan malam hari. Warga datang untuk menikmati angin laut, ikan bakar, dan pisang goreng sambil melihat kapal-kapal di teluk.
Kawasan pusat kota dekat bandara adalah pilihan paling praktis bagi yang hanya transit semalam sebelum berangkat ke Raja Ampat. Area di sekitar pelabuhan memudahkan Anda mengejar kapal pagi ke Waisai. Pesisir dekat kawasan Tembok Berlin cocok bagi yang ingin dekat dengan kuliner malam. Jika menginap lebih lama di Raja Ampat, pilihannya beragam, dari homestay milik warga di pulau-pulau kecil hingga penginapan untuk penyelam di sekitar Waisai.
Bubur sagu kental ini disantap dengan ikan berkuah kuning yang segar dan sedikit asam. Cara makannya digulung dengan sumpit kayu, dan hidangan ini menjadi menu wajib saat berada di Papua.
Ikan laut segar dibakar lalu disajikan dengan sambal colo-colo atau rica, jejak dapur Maluku dan Sulawesi yang kuat di Sorong. Menu ini mudah ditemukan di warung tepi laut, terutama pada malam hari.
Roti sagu kering yang dipanggang dalam cetakan tanah liat. Teksturnya keras sehingga biasanya dicelup ke teh atau kopi, dan cukup awet dibawa pulang.
Talas khas Papua yang direbus lalu ditumbuk, sering disajikan dengan sayur atau ikan. Rasanya gurih dan mengenyangkan.
Dengan perencanaan jadwal pesawat dan kapal yang rapi, perjalanan ke Sorong dan Raja Ampat akan jauh lebih nyaman. Cek jadwal penerbangan di Traveloka, dan gunakan PayLater bila perlu. Selamat menjelajah ujung barat Papua.

