Promo Jadi Partner TravelokaSimpanPesanan Saya
IDR
Pay
Payment

Login to your account

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
1
2

Log In ke Akun Anda

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
1
2
  1. Hotel>
  2. Indonesia (45896 Hotel)>
  3. Kalimantan Tengah (159 Hotel)>
  4. Palangkaraya (104 Hotel)

Hotel di Palangkaraya

Kalimantan Tengah, Indonesia · 104 hotel tersedia

Tampilkan akomodasi ramah keluarga
Anda akan menemukan daftar akomodasi dengan layanan dan fasilitas yang sesuai untuk keluarga.
Bayar saat Check-in
Traveloka Best Price Guarantee

Daftar Hotel di Palangkaraya

Hotel
Jl. Imam Bonjol No. 5, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Mengesankan - 8.5 / 10(1437)
(85)
EXTERIOR_BUILDING Hotel Neo Palma - Palangkaraya by ASTON
Hotel
Jalan Tjilik Riwut Km. 1 No. 1, Bundaran Besar, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Mengesankan - 8.4 / 10(2587)
(138)
Hotel
Jalan G. Obos No. 97, Menteng, Jekan Raya, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73112
Nyaman - 8.1 / 10(1831)
(30)
Hotel
Jalan G. Obos No. 102 , Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73112
Mengesankan - 8.5 / 10(1108)
(63)
Hotel
Jalan Raden Saleh No.4, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Nyaman - 8.2 / 10(1063)
(8)
Hotel
Jalan Tjiuk Riwut Km 5, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73112
Mengesankan - 8.6 / 10(496)
(175)
EXTERIOR_BUILDING Grand Global Hotel
Hotel
Jalan Cilik Riwut No. 10 - 12, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Nyaman - 7.8 / 10(769)
(15)
Hotel
Jalan Cilik Riwut No.89 Km.2, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73113
Nyaman - 7.9 / 10(554)
(5)
EXTERIOR_BUILDING Artz Hotel
Hotel
Jl. Seth Adji No.31, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Mengesankan - 8.3 / 10(383)
(5)
Hotel
Jl. Nias No.2, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Mengesankan - 8.3 / 10(187)
Hotel
Jln. S Parman No. 60A, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73112
Nyaman - 7.8 / 10(945)
(55)
Hotel
Jalan RTA Milono KM 1,3 , Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Mengesankan - 8.6 / 10(342)
LOBBY Ule' Guest House
B&B
Jl. Samudin Aman,, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73111
Mengesankan - 8.5 / 10(194)
Guest House
Jalan Seth Adji No 12, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Mengesankan - 8.7 / 10(113)
EXTERIOR_BUILDING Hotel Royal Palangkaraya
Hotel
Jl. Tjilik Riwut Km 9.8, Jekan Raya, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Nyaman - 8.2 / 10(102)
EXTERIOR_BUILDING Grand Sakura Hotel Palangkaraya
Hotel
Jl. RTA Milono No 109, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Nyaman - 8.0 / 10(416)
(3)
Guest House
Jalan Christopel Mihing I No.88, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Baik - 6.8 / 10(79)
B&B
Jalan Pangrango No.72, Palangka, Jekan Raya, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Nyaman - 7.9 / 10(44)
BEDROOM Airy Eco Syariah Pahandut Tambun Raya 33A Palangkaraya
B&B
Jalan Tambun Raya No 33 A, Pahandut, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Nyaman - 7.7 / 10(94)
Hotel
Jalan Diponegoro No.35, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 74874
Nyaman - 7.5 / 10(299)
(7)

Penilaian user dari berbagai hotel di Palangkaraya

8.3
Mengesankan

23020 review dari berbagai hotel di Palangkaraya dengan rata-rata score 8.3/10

Masih ragu untuk memesan? Agar tidak salah pilih, beberapa penilaian dari hotel-hotel di Palangkaraya dapat membantu Anda untuk memilih hotel yang tepat!

EE
Hotel Neo Palma - Palangkaraya by ASTON
9.4
/ 10
9.4
Menyenangkan menginap di hotel neo palma. karena letaknya di tengah kota, jadi nyaman untuk orang pendatang seperti kami.
SE
Fovere Hotel Palangkaraya by Conary
9.7
/ 10
9.7
Pegawainya ramah dan hotelnya juga bersih.
Aquarius Boutique Hotel Palangkaraya
9.7
/ 10
9.7
Hotel yang sangat nyaman, dekat dengan masjid, tempat makan dan supermarket.
TM
Luwansa Hotel Palangkaraya
9.4
/ 10
9.4
Kamar bersih, pelayanan ramah, kamar luas, makan pagi cukup memuaskan.
IL
Hotel Batu Suli International
9.7
/ 10
9.7
WiFi tidak sampai ke kamar, yang lain oke 👍
RR
Amaris Hotel Palangkaraya
5.4
/ 10
5.4
Saya baru pertama kali pesan hotel di amaris, ternyata tidak ada fasilitas lift. Di kasih kamar di lantai 3 dan setelah mau masuk kamar pintu susah di buka, selimutnya kuning-kuning kaya ada bercak.
Grand Global Hotel
10.0
/ 10
10.0
Bersih, nyaman, fasilitas lengkap, harga terjangkau
El
Hotel Global Express
6.0
/ 10
6.0
Air sempat mati, chanel TV tidak ada pilihan dan gambar tidak jernih.
Swiss Belhotel Danum Palangkaraya
10.0
/ 10
10.0
Kamarnya bagus. Semua kamar ada balkon dan bisa dibuka. Fitnes centernya juga bagus alatnya lengkap, kolamnya apalagi sudah keren banget. Rasa seperti bali.

Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Palangkaraya

Dimana area terbaik untuk berlibur di Palangkaraya?

Chevron Icon
Kota terbaik untuk berlibur di Palangkaraya adalah Jekan Raya, Pahandut, Bukit Batu

Apa saja objek wisata terpopuler di Palangkaraya?

Chevron Icon

Berapa banyak hotel yang ada di Palangkaraya?

Chevron Icon
Saat ini, ada sekitar 104 hotel yang dapat kamu pesan di Palangkaraya

Hotel di Wilayah Populer

Tentang

Palangkaraya merupakan ibu kota Kalimantan Tengah. Kota ini pernah di sebut akan menjadi pusat ibu kota negara Indonesia menggantikan Kota Jakarta. Berdasarkan data kependudukan tahun 2010 penduduk Palangkaraya di perkirakan berjumlah 220.962 jiwa dengan kepadatan penduduk 92 jiwa perkilometer persegi. Mayoritas penduduk bekerja sebagai petani, pedagang dan pekerja Industri.

Masyarakat setempat juga begitu antusias dan turut serta dalam perkembangan serta pembangunan kota. Tujuannya menarik wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang menikmati pesona alam yang begitu indah, pemandangan dengan nuansa khas tropis dan aliran Sungai Kahayan yang elok.  Kota Palangkaraya juga memiliki banyak tempat wisata seni dan budaya yang begitu kental. Sampai saat ini beberapa kegiatan kebudayaan masih dilakukan, diantaranya upacara adat, pernikahan, pemakaman, dan juga kelahiran.

 

Sejarah

Asal nama Palangkaraya berasal dari kepercayaan nenek moyak dari suku Dayak, bahwa suku tersebut diturunkan menggunakan “Palangka Bulau” yang berarti tempat suci yang terbuat dari emas, sedangkan “Raya” berarti besar. Jadi Palangkaraya berarti “Tempat suci dan mulia yang besar”.

Ada beberapa suku yang mendiami Kota Palangkaraya diantaranya adalah penduduk asli Kalimantan itu sendiri yaitu suku Dayak. Suku lain yang mendiami Kota Palangkaraya adalah suku Banjar, suku Jawa, suku Madura, suku Sunda, suku Bali dan suku Batak. Agama di kota ini pun beragam, persentasinya sebagai berikut, Islam 69,65%, Kristen Protestan 26,79%, Katolik 1,37%, Budha 0,11% dan lainnya 1,04%.

Kota Palangkaraya tetap menjaga kelestarian kebudayaannya, hal itu dibuktikan dengan terdapatnya beragam kegiatan budaya. Diantaranya adalah : Festival Budaya Isen Mulang - Kalteng, Kalteng Expo (memperkenalkan kebudayaan tiap kabupaten yang ada di Kalteng), Lomba kesenian (karungut, sepak sawut, dayung tradisional, balogo, manyipet, tari, manetek, bagasing, mangenta, malamang, mangaruhi), Pemilihan Putra/Putri Pariwisata, Besei Kambe dan Pawai Budaya.

Lambang kota Palangkaraya yang berbentuk perisai juga mempunyai banyak makna dan filosofi. Misalnya, harus mempunyai keberanian dalam membangun kota dari lahan hutan menjadi sebuah kota yang bersemboyan “Isen mulang”. Membangun dan menjadikan masyarakat yang berbentuk perisai dengan berpegang pada Pancasila yang bermodal alam dan tenaga juga cita-cita. Menjadikan masyarakat yang sejahtera baik secara rohani maupun jasmani. Kota ini terlibat dan tertulis dalam tinta sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Wilayah yang dahulunya merupakan hutan belantara, kemudian berubah menjadi sebuah desa yang bernama Desa Pahandut, dalam prosesnya yang panjang kemudian berubah menjadi Kota Palangkaraya, sebuah kota yang termasuk salah satu kota dengan wilayah terluas di Indonesia.

Presiden Indonesia pertama yaitu Presiden Ir. Soekarno pernah juga mengisyaratkan kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah sebagai ibu kota negara Indonesia karena potensi yang dimiliki kota ini dapat menjadi Pusat Pemerintahan. Rencana  itu sempat muncul kembali pada saat Presiden Soeharto dan Presiden Bambang Yudhoyono menjabat. Hal itu terjadi karena padatnya Kota Jakarta dan kemacetan yang setiap hari hampir merata di seluruh sudut kota.

 

Budaya

Suku dayak yang merupakan penduduk asli Kota Palangkaraya mempunyai berbagai macam seni budaya sebagai peninggalan pada masa lampau, salah satu nya seni tari yang menjadikan warisan dari nenek moyang yang mencerminkan kearifan khasanah budayanya. Lembaga Kebudayaan Dayak Palangka Raya atau biasa disingkat LKD-PR didirikan untuk mendukung pengembangan potensi wisata lokal dalam mengenalkan tari sebagai budaya kesenian daerahnya. Ada tujuh tarian yang diunggulkan, diantaranya adalah :

  • Tari Wadian Amun Rahu , adalah sebuah tarian adat tradisional suku Dayak, Kalimantan Tengah. Tarian ini dilakukan untuk menyembuhkan seseorang yang sedang sakit.
  • Tari Jarangkang Bango. Tarian ini menunjukan sebuah kebersamaan dan kekompakan serta solidaritas anak-anak suku Dayak, Kalimantan Tengah dalam hidup bermasyarakat.
  • Tari Gelang Dadas dan Gelang Bawo yang kemudian disatukan dan disebut Tari Iruang Wandrung. Tarian Gelang Dadas ini dilakukan oleh penari wanita, sedangkan Gelang Bawo ditarikan oleh penari pria.
  • Tari Giring-giring berasal dari daerah DAS Barito, Kalimantan tengah. Tarian ini dilakukan untuk menyambut tamu-tamu kehormatan dan sebagai pernyataan suka cita.
  • Tari Rantak Kipas Gempita mencerminkan semangat generasi muda dalam meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dan kemajemukan sosial dan budaya dalam diri para pemuda yang menuntut ilmu di Bumi Tambun Bungai bukanlah suatu hambatan dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk memajukan daerah
  • Tarian Mandau yang  di mainkan oleh kaum perempuan. Makna yang terkandung di dalamnya adalah semangat seluruh warga Dayak dalam pertahanan diri dan kampung halaman dari ancaman pihak-pihak luar. Penari melakukan gerakan yang lembut, gagah dan energik.
  • Tari Bahalai atau Tari Selendang Bawi Cindera Tari diangkat dari kelengkapan pakaian berupa selendang di kalangan kaum wanita suku Dayak, Kalimantan Tengah.
    Tarian ini dimainkan dengan lemah gemulai oleh penari putri sebagai gambaran sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan atas terlaksananya suatu hajatan besar di kalangan warga.

 

Bahasa

Bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat kota Palangkaraya selain bahasa Indonesia adalah bahasa Dayak dan Banjar.

 

Iklim

Palangkaraya merupakan daerah yang beriklim tropis.

 

Wilayah Utama

Kota Palangkaraya memiliki empat kecamatan yaitu :

Kecamatan Palangka di Pahandut, Kecamatan Bukit Batu di Tangkiling, Kecamatan Petuk Katimpun di Marang Ngandurung Langit, dan Kecamatan Palangka di Palangka Raya.

 

Cara ke Palangkaraya

Kota Palangkaraya mempunyai Bandara Tjilik Riwut. Penerbangan domestik dari Jakarta menuju Bandara Tjilik Riwut terjadi beberapa kali dalam sehari. Dari Bandara ini Anda dapat menggunakan mobil carter menuju tempat tujuan anda.

Transportasi dari Palangkaraya menuju area lain di Kalimantan juga bisa menggunakan pesawat kecil dengan jalur Palangkaraya menuju Mura, Barut dan sekitarnya. Bisa menggunakan armada penerbangan Susi Airlines. Selain itu, bisa juga menggunakan mobil travel yang bisa dipesan terlebih dahulu dengan tarif yang berbeda disetiap tujuan.

Di Kalimantan anda juga bisa menguunakan perahu Plotok untuk menuju ke beberapa daerah yang hanya bisa dijangkau dengan jalur air.

 

Obyek Wisata di Palangkaraya

Ada beberapa objek wisata yang terdapat di Palangkaraya, di antaranya sebagai berikut :

Wisata Kuliner

Wisata kuliner yang menjadi ciri khas kota Palangkaraya yang merupakan makanan khas suku Dayak adalah “Juhu Singkah” yang dikenal sebagai sayuran rotan. Bahan baku dari masakan ini adalah umbut rotan yang bisa ditemukan di kawasan hutan. Juhu singkah ini dapat dihidangkan bersama ikan betook.

Selain juhu singkah, berbagai macam jenis makanan yang berupa hidangan ikan air tawar atau sungai, yaitu tanak lauk, saluang goreng, panggang lauk, dan masih banyak lainnya.

Makanan khas kota Palangkaraya yang dapat Anda jadikan sebagai oleh-oleh, yaitu : saluang goreng, lempok dahuyan, abon ikan dan juga amplang ikan pipih

Wisata Alam

Ada beberapa wisata alam yang dapat Anda kunjungi, antara lain :  Danau Tahai, Arboretum Nyaru Menteng, Taman Wisata Kum-kum, Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling, Batu Banama, Taman Wisata Fantasi Beach, Perahu Wisata Susur Sungai, Bundaran Besar, Bundaran Kecil dan Bundaran Burung di Pulau Kaja, Kecamatan Tangkiling.

Selain wisata alam diatas, ada salah satu jenis wisata alam unik yang dapat dinikmati yaitu perahu wisata susur sungai. Perahu ini menawarkan 4 rute wisata, yaitu :

  1. Pemancingan, lokasinya berada di Danau Tundai, Sungai Rungan dan sekitarnya.
  2. Atraksi Burung Elang yang lokasinya berada di Sungai Kahayan.
  3. Orang Utan yang berada di Pulau Kaja Tangkling.
  4. Rute Wisata pilihan yang berada di lokasi Bukit Rawi-Sandung, dan pulau Monyet.

Wisata Sejarah

Terdapat beberapa tempat bersejarah di Palangkaraya, antara lain :

  1. Tugu Soekarno yang letaknya ada di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.
  2. Museum Balanga yang berada di Jalan Tjilik.
  3. Rumah Betang, yaitu merupakan Rumah Adat Dayak Ngaju

Wisata Budaya

Kota Palangkaraya memiliki beberapa wisata budaya, beberapa tempat wisata mengandung unsur mistis yang sudah ada turun temurun sejak zaman nenek moyang dahulu, salah satunya adalah Sandung Ngabe Sukah. Merupakan bangunan kecil yang dibuat khusus untuk menyimpan tulang belulang orang yang telah meninggal setelah melalui upacara  Tiwah

Wisata Belanja

Oleh-oleh  khas Palangkaraya, Kalimantan Tengah dapat dengan mudah Anda temui di Pasar Kahayan, Pasar Lombok, Pasar Payang, Pasar Datah Manuah, Pasar Mini, Gemilang dan masih banyak lainnya.

 

Tips Wisata di Palangkaraya

Bila Anda berada di Palangkaraya, sempatkan mencicipi “Coctail Baram” yang cuma ada di kota Palangkaraya. Greenleaf Cafe yang berada di Palma juga menyediakan berbagai olahan dari baram.

Sebaiknya datang pada saat bulan Mei, yaitu saat diadakan Festival Budaya Isen Mulang, yang menampilkan berbagai macam tarian suku Dayak yang mempesona

Perlu Bantuan?