peringatan
PromoInboxSimpanPesanan Saya
IDR
Pay
Payment

Login to your account

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
1
2

Log In ke Akun Anda

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
1
2
Home > Rental Mobil > Yogyakarta

Sewa Mobil Jogja

Rental Mobil Yogyakarta jadi lebih mudah dan hemat waktu secara online. Tersedia sewa mobil lepas kunci dan termasuk sopir. Bandingkan pilihan terbaik dari berbagai mitra sewa mobil terpercaya Traveloka dan temukan jasa sewa mobil murah di Jogja. Mitra rental mobil kami menyediakan pelayanan berkualitas demi kenyamanan aktifitas Anda dan keluarga.


Rental Mobil Yang Tersedia di Jogja


Pilihan Kendaraan Lepas Kunci

Traveloka Rental Mobil -  Avanza
Grand New Avanza (Matic)
Starting From
Rp.299.000 / Day
Traveloka Rental Mobil -  Avanza
Grand New Avanza (Manual)
Starting From
Rp.299.000 / Day
Traveloka Rental Mobil -  Avanza
Grand New Innova (Matic)
Starting From
Rp.389.000 / Day
Traveloka Rental Mobil -  Avanza
Grand New Innova (Manual)
Starting From
Rp.389.000 / Day

Pilihan Kendaraan Dengan Sopir

Mengapa sewa mobil di Traveloka?

Panduan Kuliner Pilihan

Hemat Waktu

Sewa mobil cukup di genggaman Anda, kapan saja dan di mana saja. Bandingkan pilihan mobil dari partner tepercaya kami dengan mudah dan temukan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Direktori Restoran Komprehensif

Servis Berkualitas Dari Partner Tepercaya

Partner rental mobil Traveloka menyediakan servis berkualitas demi kenyamanan bepergian Anda.

Penawaran Spesial dalam Genggaman

Rating Pengguna Asli

Ucapkan selamat tinggal pada keputusan yang tidak tepat. Rating dari user lain akan membantu Anda untuk menemukan pilihan rental mobil yang paling tepat.


Ketentuan Umum Sewa Mobil Lepas Kunci

Bagikan

Ketentuan Umum Sewa Mobil Dengan Sopir


Mitra Rental Mobil Traveloka di Jogja


Tambahan (Opsional)

OVERTIME

Biaya Overtime akan dikenakan jika durasi rental melebihi 12 jam atau lewat dari pukul 23:59 di setiap hari rental. Tambahan ini hanya dapat dibayarkan langsung kepada sopir.

PENGGUNAAN LUAR KOTA

Biaya Penggunaan Luar Kota akan dikenakan jika Anda bepergian keluar dari kota/wilayah yang sudah ditentukan. Penggunaan di luar zona Luar Kota yang sudah ditentukan akan dikenakan biaya tambahan sesuai dengan kebijakan penyedia rental mobil, yang dapat dibayarkan langsung kepada sopir.

JEMPUT/ANTAR LUAR KOTA

Biaya Jemput/Antar Luar Kota akan dikenakan jika lokasi jemput atau antar Anda berada di luar kota/wilayah yang sudah ditentukan.

ALL IN ONE (BERLAKU DALAM KOTA)

Perjalanan jadi lebih mudah dengan pilihan tambahan ini. Sudah termasuk bensin, uang tol, parkir dan uang makan sopir selama periode rental. Tambahan ini tidak berlaku untuk pemakaian di luar kota.

AKOMODASI SOPIR

Biaya Akomodasi Sopir akan dikenakan untuk ongkos penginapan sopir jika Anda bepergian ke luar kota.

Selamat Datang di Yogyakarta

Kata "istimewa" yang tersemat dalam nama lengkap Yogyakarta bukanlah tanpa alasan. Daerah otonom setingkat provinsi yang berada di sisi selatan Pulau Jawa ini istimewa karena puncak kepimpinannya dipegang oleh sultan sebagai keturunan keluarga raja dari masa sebelum proklamasi (sementara provinsi lain dalam wilayah NKRI dipimpin oleh Gubernur).

Yogyakarta juga mendapat tempat istimewa di hati orang karena daerah ini pernah menjadi ibukota Negara Republik Indonesia sepanjang 4 Januari 1946 - 27 Desember 1949. Tanggal 4 Januari tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari jadi daerah yang terkenal sebagai Kota Pelajar ini.

Keistimewaan Yogyakarta pun tak berhenti sampai di situ. Dari segala sisi, Yogyakarta selalu membuat orang mengaguminya. Kebudayaan lokalnya, keramahan penduduknya, kemegahan alamnya, kelezatan kulinernya, hingga keragaman destinasi wisatanya, semua menjadi hal yang selalu orang rindukan dari Yogyakarta. Dari segi biaya, Yogyakarta memiliki tingkat biaya hidup yang bersahabat sehingga sangat cocok untuk siapa saja, apalagi wisatawan ransel.

Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta selalu mengalami kemajuan. Tahun 2017, 4,7 juta wisatawan domestik dan lebih dari 390.000 wisatawan asing tercatat mengunjungi Kota Gudeg sekaligus Kota Batik ini. Destinasi unggulan seperti Malioboro, Kompleks Keraton, Gunung Merapi, hingga Kawasan Gunung Kidul masih menjadi daya tarik utama. Begitu pula dengan beragam event andalan seperti ArtJog, Malioboro Street Performance, dan Jogja International Heritage Walk.

Rata-rata destinasi unggulan yang ada di Yogyakarta tersebut sangat cocok untuk keluarga. Oleh karena itu, banyak sekali wisatawan keluarga datang ke kota ini dan menyewa mobil berhari-hari agar leluasa dan puas berkeliling.

Destinasi Populer di Jogja

Yogyakarta memiliki banyak sekali pilihan destinasi wisata. Dari ratusan nama yang ada, beberapa nama berikut selalu masuk dalam catatan perjalanan pelancong.

1. Malioboro

Daya tarik utama Malioboro adalah deretan pedagang kaki lima yang menjual berbagai kerajinan dan kuliner khas Yogyakarta, serta kemeriahan berbagai pertunjukan seni jalanan. Malam harinya, kawasan ini semakin berwarna dengan beragam warung makan lesehan, angkringan, dan pertunjukan seniman lokal.

Cara terbaik menjelajahi Malioboro adalah berjalan kaki. Jika ingin berkelana lebih jauh mengunjungi Kompleks Keraton, pusat batik rumahan, atau pusat pembuatan bakpia khas Yogyakarta, wisatawan bisa menumpang becak. Selagi di Malioboro, jangan lupa masuk ke Pasar Beringharjo untuk mendapatkan beragam batik cantik dengan harga murah.

2. Istana Air Taman Sari

Taman Sari adalah sebuah situs sejarah. Sepanjang tahun 1765-1812, Taman Sari merupakan kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dengan luas melebihi 10 hektar, di dalam kawasan Taman Sari terdapat 57 buah bangunan berupa gedung, masjid, jembatan, kanal air, kolam permandian, danau buatan, pulau buatan, sumur, serta lorong bawah tanah.

Saat ini, Istana Air Taman Sari menjadi cagar budaya sekaligus objek wisata andalan Yogyakarta. Daya tarik utama istana ini adalah arsitektur kuno yang unik dan masih sangat terawat. Kemegahan istana yang dikelilingi danau buatan ini juga menjadikannya model foto yang sangat sempurna.

Istana Air Taman Sari berada di pusat kota Yogyakarta, kurang lebih sekitar satu kilometer dari Alun-alun Kidul. Cagar budaya ini buka setiap hari pukul 08.00-14.00 WIB. Harga tiket masuknya mulai dari Rp5.000-Rp25.000 per orang.

3. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Istana resmi Kesultanan Yogyakarta ini lebih populer dengan sebutan "Keraton" saja. Sampai detik ini, Keraton merupakan tempat tinggal sultan dengan segala tradisi kesultanannya.

Selain sebagai istana raja, Keraton juga menjadi objek wisata dengan sejumlah museum yang menyimpan koleksi kesultanan. Beberapa museum tersebut antara lain Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Museum Lukisan, Museum Batik, dan Museum Kereta. Jam operasional museum berlaku pukul 08.30-14.00 WIB, setiap hari, kecuali saat diadakan upacara budaya. Tiket masuknya berharga Rp5.000-Rp15.000/orang.

4. Fort Vredeburg Museum

Bernama lokal “Museum Benteng Vredeburg”, cagar budaya ini merupakan benteng tua yang beralih menjadi museum penyimpanan diorama sejarah Indonesia. Museum ini memiliki berbagai koleksi digital yang memudahkan pengunjung memahami sejarah. Kafetaria bergaya Hindia Belanda juga tersedia sebagai fasilitas pendukung. Keindahan arsitekturnya sangat memanjakan para pencinta fotografi.

Museum Benteng Vredeburg buka setiap hari Senin - Minggu (kecuali Selasa), pukul 08.00-16.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp2.000/anak, Rp3.000/dewasa, dan Rp10.000/turis asing. Lokasinya sangat dekat dengan Malioboro, tepatnya di Jalan Margo Mulyo nomor 6.

5. Kampung Gudeg Wijilan

Yogyakarta menawarkan gudeg sebagai kekayaan kulinernya. Wisatawan yang ingin membeli makanan khas tersebut langsung di pusatnya, wajib singgah ke Kampung Wijilan. Kampung di tengah kota ini sudah sejak dulu dikenal sebagai “Sentra Makanan Khas Gudeg”.

Puluhan warung gudeg tampak berjejer rapi di sepanjang jalan kampung ini. Warung Gudeg Bu Slamet merupakan warung gudeg tertua yang berdiri sejak tahun 1940-an. Harga gudeg di sini sangat murah, mulai dari Rp10.000-Rp110.000.

6. Alun-alun Kidul

Lapangan kerajaan ini berada dalam Kompleks Keraton, tepatnya di sisi selatan/belakang Keraton. Pada masanya, alun-alun ini menjadi tempat prajurit Keraton latihan berkuda, memanah, adu harimau, dan konsentrasi. Dari keempatnya, latihan konsentrasi atau Masangin menjadi ritual yang kini populer di kalangan wisatawan.

Alun-alun Kidul juga menawarkan hiburan yang semakin asyik jika dinikmati di malam hari. Hiburan tersebut antara lain sepeda tandem, odong-odong, becak mini, hingga beragam permainan serta jajanan rakyat. Jarak lapangan ini dari Malioboro terbilang sangat dekat, hanya 15 menit naik becak atau andong.

7. Parangtritis

Penduduk lokal lebih sering menyebutnya Paris. Sebagai sebuah destinasi wisata, Desa Paris menawarkan pesona pantai di tepi Samudera Hindia dan permandian air panas Parang Wedang. Destinasi ini terletak kurang lebih 25 kilometer di selatan pusat kota. Oleh karena itu, wisatawan sebaiknya memanfaatkan rental mobil untuk dapat menjangkau dan mengelilingi Paris.

Pantai di Paris selalu disebut paling pertama jika berbicara soal wisata alam bahari Yogyakarta. Dua pantai terpopuler di sini adalah Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo. Dari segi fasilitas, Pantai Parangtritis jauh lebih lengkap. Di sana sudah ada akomodasi, pusat kuliner, pusat oleh-oleh, tempat olahraga udara, bahkan penyewaan ATV, kereta kuda, dan kuda.

8. Candi Prambanan

Masuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Candi Prambanan menyimpan pesona kebudayaan agama Hindu. Candi yang juga populer dengan nama Candi Roro Jonggrang ini merupakan candi Hindu terbesar di Tanah Air, dengan jumlah candi mencapai 240 buah. Kemegahan arsitektur yang menjulang tinggi dan ramping menjadikannya sebagai salah satu candi paling indah di Asia Tenggara.

Letak situs budaya ini terbilang unik karena secara administrasi, Candi Prambanan termasuk wilayah Desa Bokoharjo, Sleman. Sementara itu, pintu masuknya sendiri termasuk dalam wilayah administrasi Desa Tlogo, Klaten. Letak tersebut berjarak sekitar 45-60 menit naik mobil dari pusat kota Yogyakarta.

9. Gunung Merapi

Gunung setinggi 2.930 mdpl ini masih tercatat sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Gunung ini bernaung dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi di Kaliurang. Pecinta alam kerap mendatangi lereng gunung di pagi hari untuk mendapatkan pemandangan gunung berkabut.

Selain itu, wisatawan juga dapat menapak tilas kawasan bekas letusan gunung dengan menyewa motor trail atau mobil Jeep. Wisata kuliner sederhana pun terasa seru dengan banyaknya warung menjajakan jajanan, minuman panas, dan mi kuah hangat yang sangat pas menemani, terutama saat memasuki malam.

10. Gunung Kidul

Kabupaten Gunung Kidul yang berada di sisi selatan Kota Jogja adalah sebuah kawasan wisata yang sangat kaya. Di sini, wisatawan dapat menjelajahi beragam pantai cantik serta menelusuri keindahan gua, bukit, sungai, hutan, dan telaga. Mengingat jaraknya cukup jauh dari pusat kota (sekitar 39 kilometer), ada baiknya wisatawan sewa mobil untuk dapat menikmati seluruh keindahan kawasan ini.

Pantai menjadi destinasi utama mengingat Gunung Kidul memiliki lebih dari 30 pantai eksotis. Nama-nama paling populer adalah Pantai Baron, Pantai Wedi Ombo, Pantai Watu Kodok, Pantai Krakal, Pantai Pok Tunggal, Pantai Drini, Pantai Nglambor, dan Pantai Jogan. Jarak antar-pantai ada yang dekat, ada pula yang sangat jauh. Memanfaatkan mobil rental sangat pas jika ingin puas menjelajahinya satu per satu.

Selain pantai, Gunung Kidul memiliki Goa Pindul yang populer dengan cave tubing. Ada pula Goa Jomblang yang terkenal dengan "cahaya surga". Bukit Bintang, Air Terjun Sri Gethuk, dan Goa Maria Tritis adalah beberapa pilihan lainnya.

Waktu Terbaik Mengunjungi Jogja

Untuk pengalaman terbaik, kunjungi Yogyakarta pada waktu-waktu berikut:

  1. Apabila ingin menikmati destinasi populer Yogyakarta dengan lebih santai, datanglah saat low season. Bulan-bulan tersepi di Yogyakarta antara lain Januari-April dan September-Oktober.
  2. Suasana tenang juga dapat dinikmati sepanjang bulan puasa. Pada waktu tersebut, Kota Gudeg terbilang sangat sepi. Malioboro pun bisa lengang di masa ini.
  3. Waktu yang tepat untuk menikmati cuaca terbaik di Yogyakarta berkisar pada musim panas yang jatuh sepanjang Desember-Februari.
  4. Bulan dengan cuaca terbaik juga terdapat sepanjang Mei-Oktober, yaitu saat musim kemarau. Jika berkunjung pada bulan-bulan tersebut, wisatawan juga dapat menyaksikan langsung Sendratari Ramayana di Panggung Terbuka Candi Prambanan.
  5. Cek agenda wisata tahunan Yogyakarta untuk menyesuaikan kedatangan dengan waktu penyelenggaraan event menarik. Dengan begini, wisatawan berkesempatan untuk jalan-jalan sekaligus menikmati acara bagus di daerah ini. Agenda terpadat biasanya ada di pertengahan tahun (Mei-Agustus), seperti Pasar Kangen, ArtJog, Jogja Fashion Week, Prambanan Jazz, dan Festival Gamelan.

Berkeliling Yogyakarta dengan Mobil

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan sebuah kawasan regional otonom setingkat provinsi. Daerah ini terdiri dari 5 kabupaten dan kota yang meliputi Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Masing-masing kabupaten dan kota tersebut memiliki daya tarik wisata tersendiri. Dengan wilayah yang cukup luas dan letak yang cukup berjarak, tentunya cara tepat berkeliling Yogyakarta adalah dengan menggunakan mobil. Apalagi jika pengunjung datang beramai-ramai.

Untuk memaksimalkan perjalanan di Yogyakarta, wisatawan yang tengah berlibur bersama keluarga atau kerabat sebaiknya sewa mobil. Perjalanan akan lebih memuaskan karena penyewaan mobil biasanya menyediakan sopir yang sudah mengetahui seluk beluk kawasan tersebut. Wisatawan tentu semakin leluasa menjelajahi tempat-tempat populer.

Saat ini penyedia jasa rental mobil di Yogyakarta tersedia sangat banyak dan semakin mudah ditemukan, bahkan tersedia dalam platform online, seperti Traveloka. Merencanakan perjalanan di Yogyakarta menjadi lebih praktis karena layanan sewa mobil dari Traveloka menawarkan pilihan lengkap yang mudah diakses, cepat, aman, dan murah.

Tips Perjalanan Naik Mobil di Jogja

Apabila datang bersama keluarga, gunakan mobil agar perjalanan lebih nyaman dan memuaskan semuanya. Apalagi tidak semua destinasi memiliki akses kendaraan umum. Manfaatkan sewa mobil di Jogja dengan menerapkan tips berikut:

  1. Pilih jenis mobil sesuai kebutuhan. Jika membawa anak atau orang tua, pilih jenis mobil yang lebih baru dan besar untuk menjamin kenyamanan dan keamanan sepanjang perjalanan.
  2. Pertimbangkan juga tujuan utama untuk menentukan jenis mobil. Jika bermaksud mengunjungi kawasan pegunungan dan pantai seperti Kaliurang dan Gunung Kidul, pilih mobil bertenaga besar (setara 1.500 cc) karena medan perjalanan berat dan jarak panjang. Jika ingin mengelilingi berbagai tempat sekaligus, pilih mobil yang irit BBM.
  3. Selektiflah menentukan penyedia rental mobil. Pilih usaha rental yang memiliki kredibilitas baik. Cek info di internet, dari review perjalanan wisatawan lain.
  4. Pastikan rental menyediakan pengemudi lokal. Pengemudi lokal lebih mengetahui beragam destinasi dan medan jalan. Bukan tidak mungkin pengemudi ini akan memberikan rekomendasi destinasi yang menarik dan murah.
  5. Konfirmasi booking sewa mobil setidaknya dua kali, yakni H-7 dan H-1. Cek kembali paket yang ditawarkan penyedia, perincian biaya, dan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai tertipu atau terkena masalah di kemudian hari.
  6. Manfaatkan penyedia jasa rental mobil yang lengkap. Traveloka saat ini menyediakan layanan tersebut. Keunggulan sewa mobil di Traveloka adalah pilihan mobil dan penyedianya lengkap, perincian biaya jelas, pilihan paket fleksibel, pemesanan dan pembayaran mudah, serta tersedia promo istimewa.


Tampilkan Lebih Lengkap
Perlu Bantuan?