Terima kasih untuk semua karyawannya yang sangat baik dan ramah. Cuma kebetulan yang menginap di hotel cuma saya sekeluarga. Padahal malam Minggu, nginap di kamar paling belakang. Sangat sepi. Bahkan takut. Pinggir belakang hutan. Gelap. Tidak bisa tidur. Tidur jam 2 malam karena takut ada orang jahat juga. Sinyal tidak ada sama sekali. TV tidak ada. AC remotnya rusak. Akhirnya AC nya dicabut karena dingin sekali. Serasa bukan liburan. Apalagi di luar magrib pun sudah sepi. Pedagang pada tutup. Maaf sekali mungkin buat masukan untuk hotenya. Harga hotel nya kemahalan. Saya terlanjur booking glamping, mau pindah ke depan biar ga takut tapi jualnya mahal sekali. Di Pangandaran fasilitas bintang 5, bangunan baru, weekend, untuk 4 orang dengan sarapan prasmanan yang hebat di harga satu jutaan kurang lebih. Harusnya kalau mau rame jangan jual di atas satu juta. Karena fasilitasnya kurang memuaskan. Hotelnya kuno, kurang terawat lagi. Apalagi glamping nya sudah kurang layak. Fasilitas pantainya juga kurang rame. Mau makan seafood aja ga ada yang jual di pinggir-pinggir pantai kayak di Pangandaran. Apalagi yang penting kan sinyal. Ga seperti main ke pantai jadinya. Maaf sekali. Mungkin owner nya harus study banding ke hotel hotel di Pangandaran. Coba berkunjung ke hotel terbagus dan bangunan baru strategis. Berapa jualnya. Maaf sekali, biar rame lagi hotelnya. Biar tamu mau nginap lagi. Karena kan persaingan harga juga. Karena fasilitas yang utama. Baik fasilitas dari hotelnya maupun fasilitas lingkungan sekitarnya.