5 Makanan Khas Suku Dani yang Wajib Dicoba

Mas Bellboy
Waktu baca 2 menit

Di antara pegunungan tengah Papua yang dingin dan berkabut, suku Dani di Lembah Baliem membangun tradisi kuliner yang jauh berbeda dari kebanyakan daerah pesisir Papua lainnya. Kalau daerah pantai mengandalkan sagu sebagai makanan pokok, suku Dani justru hidup dari ubi jalar dan babi, dimasak lewat tradisi bakar batu yang sudah berlangsung turun-temurun.

Makanan khas suku Dani yang paling dikenal antara lain hipere bakar batu, babi bakar batu, dan kepiting bakau pasar Hamadi. Untuk mengunjungi wilayah suku Dani, Anda bisa memesan Tiket Pesawat ke Wamena yang jadi gerbang utama masuk Lembah Baliem, biasanya lewat transit di Jayapura terlebih dahulu.

5 Makanan Khas Suku Dani yang Wajib Dicoba

Berikut enam hidangan yang paling merepresentasikan tradisi kuliner suku Dani di Lembah Baliem.

1. Hipere Bakar Batu

Hipere atau ubi jalar adalah makanan pokok suku Dani, biasa dimasak lewat tradisi bakar batu di atas batu panas yang ditumpuk dalam lubang berlapis daun. Ubi jalar menggeser posisi keladi sebagai makanan utama karena lebih mudah ditanam dan hasil panennya jauh lebih besar di dataran tinggi Lembah Baliem. Proses memasaknya menghasilkan ubi dengan tekstur lembut dan aroma asap khas yang sulit didapat lewat cara masak modern.

2. Babi Bakar Batu

Babi bakar batu adalah hidangan utama dalam upacara adat wam ebe ekho, dimasak bersama ubi dan sayuran menggunakan batu panas dalam lubang tanah. Daging babi diletakkan berlapis dengan ubi jalar, daun hipere, dan sayuran lain, lalu ditutup rapat agar panas batu mengukus semuanya secara merata. Hidangan ini biasanya hanya disajikan pada momen penting seperti kelahiran, pernikahan, atau ucapan syukur atas hasil panen.

Indonesia

Tiket Candi Prambanan

9.4/10

Prambanan

Rp 48.000

3. Kepiting Bakau Pasar Hamadi

Kepiting bakau adalah kepiting bercapit besar yang ditangkap dari hutan mangrove sepanjang pesisir Jayapura, dijual hidup-hidup di Pasar Hamadi sebelum diolah jadi hidangan segar. Dagingnya tebal dan manis alami, biasa dimasak dengan bumbu saus tiram, saus padang, atau asam manis di warung-warung seafood sekitar pasar. Pasar yang sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda ini jadi tempat paling tepat untuk mendapatkan kepiting bakau segar langsung dari perairan Papua.

4. Sayur Daun Hipere dan Iprika

Sayur daun hipere dan iprika adalah pelengkap wajib dalam tradisi bakar batu, memakai daun ubi jalar muda dan sayuran lokal lain seperti daun singkong dan labu parang. Sayuran-sayuran ini diletakkan di lapisan atas dalam lubang bakar batu, sehingga matang dengan cara dikukus bersama uap panas dari batu. Rasanya sederhana dan sedikit pahit alami, jadi penyeimbang gurihnya daging babi dan manisnya ubi jalar.

5. Keladi

Keladi atau talas adalah makanan pokok suku Dani sebelum digeser ubi jalar, dan masih dikonsumsi sampai sekarang meski dalam porsi lebih kecil. Umbinya dimasak dengan cara yang sama seperti hipere, yaitu dikukus di atas batu panas dalam tradisi bakar batu. Teksturnya lebih kenyal dan sedikit lebih gatal di lidah dibanding ubi jalar, sehingga sebagian orang perlu waktu untuk terbiasa dengan rasanya.

Indonesia

Horison Kotaraja

8.7/10

Abepura

Rp 366.672

Apa Beda Makanan Suku Dani dengan Suku Papua Pesisir?

Perbedaan utamanya ada pada bahan pokok yang tersedia secara alami di masing-masing wilayah. Suku-suku pesisir seperti Sentani mengandalkan sagu karena tumbuh subur di dataran rendah dekat rawa dan sungai, sementara Lembah Baliem yang berada di ketinggian 1.600 meter tidak punya kondisi alam yang cocok untuk pohon sagu, sehingga papeda bukan bagian dari tradisi kuliner suku Dani.

Sebagai gantinya, suku Dani mengandalkan ubi jalar dan keladi yang justru tumbuh subur di tanah pegunungan yang dingin, dipadukan protein dari babi ternak dan udang air tawar Sungai Baliem. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Wamena dan mengunjungi perkampungan suku Dani, mengurus surat jalan lewat agen perjalanan atau operator tur setempat adalah langkah praktis yang perlu disiapkan sebelum berangkat.

Discover Flights With Traveloka

Sat, 19 Sep 2026

Sriwijaya Air

Jayapura (DJJ) ke Wamena (WMX)

Mulai dari Rp 613.418

Tue, 29 Sep 2026

Sriwijaya Air

Makassar (UPG) ke Wamena (WMX)

Mulai dari Rp 3.742.693

Wed, 30 Sep 2026

Batik Air

Jakarta (CGK) ke Wamena (WMX)

Mulai dari Rp 4.521.400

Enam hidangan di atas menunjukkan bagaimana kondisi geografis membentuk identitas kuliner yang sangat berbeda antar wilayah di Papua, meski masih berada dalam satu provinsi yang sama. Dari hipere bakar batu yang jadi makanan sehari-hari, sampai kopi Wamena yang kini menembus pasar ekspor, semuanya mencerminkan bagaimana suku Dani beradaptasi dengan alam pegunungan tempat mereka tinggal.

Kalau Anda berkesempatan menyaksikan langsung upacara bakar batu di sebuah kampung Dani, momen itu akan memberi pemahaman yang jauh lebih dalam soal kuliner ini dibanding sekadar mencicipinya di restoran kota.

Kenali Tradisi Kuliner Suku Dani Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya lebih dari 100 juta pengguna di kawasan ini. Untuk memulai perjalanan budaya ke Lembah Baliem, Anda bisa memesan Tiket Pesawat ke Wamena lalu melanjutkan dengan Hotel di Wamena yang sesuai budget, dan menjelajahi Aktivitas di Wamena mulai dari Lembah Baliem sampai Pasar Jibama, semuanya bisa diatur dalam satu aplikasi bersama eSIM, asuransi perjalanan, dan kebutuhan lain untuk perjalanan ke pedalaman Papua.

Pembayaran juga bisa dilakukan secara fleksibel lewat Traveloka PayLater atau metode lokal seperti transfer bank, GoPay, OVO, dan dompet digital lain yang didukung, sehingga proses checkout jadi lebih mudah. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan rencanakan perjalanan budaya Anda ke Lembah Baliem. 

Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan