
10 jam, 50 menit
Rute penerbangan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS) menuju Bandara Internasional Tokyo Haneda (HND) adalah salah satu jalur penerbangan tersibuk yang menghubungkan destinasi wisata unggulan Indonesia langsung ke jantung ibu kota Jepang. Bandara Haneda (HND) sendiri merupakan bandara tersibuk di Jepang dan terletak hanya sekitar 14 km dari pusat kota Tokyo, menjadikannya pilihan kedatangan yang jauh lebih praktis dibandingkan Bandara Narita yang memerlukan perjalanan lebih dari satu jam. Dari DPS, penerbangan menuju HND menempuh jarak sekitar 5.400 km dengan durasi rata-rata 10 jam 50 menit. Maskapai seperti Garuda Indonesia dan Japan Airlines (JAL) mengoperasikan layanan pada rute ini, baik penerbangan langsung maupun dengan satu kali transit melalui hub seperti Jakarta atau Singapura. Bagi wisatawan Bali yang menginginkan akses cepat ke Tokyo tanpa kerumitan transit berkali-kali, rute DPS–HND adalah pilihan strategis yang menawarkan koneksi langsung ke kota metropolitan dunia itu.
Halaman ini khusus penerbangan ke Bandara Haneda (HND). Untuk melihat seluruh pilihan penerbangan ke Tokyo dari semua bandaranya, lihat Tiket Pesawat Bali Denpasar ke Tokyo.
Harga tiket pesawat dari Bali (DPS) ke Tokyo Haneda (HND) sangat bervariasi tergantung waktu pemesanan, musim perjalanan, dan pilihan maskapai. Secara umum, harga tiket mulai dari Rp 4.431.550 untuk kelas ekonomi satu arah. Bulan-bulan dengan harga paling kompetitif biasanya jatuh pada Juni hingga Juli, yaitu setelah berakhirnya musim sakura yang selalu menjadi puncak permintaan. Sebaliknya, periode Maret hingga awal April (musim sakura), liburan Golden Week Jepang di akhir April hingga awal Mei, serta libur akhir tahun Desember–Januari merupakan periode peak season di mana harga tiket dapat melonjak signifikan. Pemesanan tiket 2–3 bulan sebelum tanggal keberangkatan umumnya memberikan harga terbaik. Perhatikan juga bahwa tiket penerbangan langsung cenderung lebih mahal dibanding tiket dengan satu kali transit, namun lebih menghemat waktu perjalanan secara keseluruhan.
Untuk mendapatkan tiket pesawat terbaik ke Bandara Haneda (HND), ada beberapa strategi yang perlu diperhatikan. Pertama, aktifkan fitur Price Alert di Traveloka agar kamu mendapatkan notifikasi saat harga tiket turun ke level yang diinginkan. Kedua, bandingkan opsi penerbangan langsung versus penerbangan dengan transit — beberapa rute melalui Jakarta, Singapura, atau Kuala Lumpur bisa jauh lebih terjangkau. Ketiga, perhatikan perbedaan harga antara hari-hari dalam seminggu; penerbangan yang berangkat pada hari Selasa atau Rabu umumnya lebih murah daripada penerbangan akhir pekan. Keempat, pertimbangkan untuk memesan tiket pulang-pergi sekaligus karena biasanya lebih hemat daripada tiket satu arah terpisah. Manfaatkan juga promo cicilan 0% dan cashback Traveloka untuk memaksimalkan nilai pembelian tiket kamu.
Beberapa maskapai terkemuka melayani penerbangan dari Bali Denpasar (DPS) ke Tokyo Haneda (HND), baik secara langsung maupun melalui satu kali transit. Garuda Indonesia merupakan maskapai nasional Indonesia yang mengoperasikan rute ini dengan layanan penuh termasuk bagasi gratis hingga 46 kg untuk kelas ekonomi rute Jepang — jauh di atas standar internasional umumnya. Japan Airlines (JAL) juga aktif di rute ini dengan standar pelayanan tinggi khas Omotenashi Jepang. Selain itu, maskapai berbasis aliansi seperti Singapore Airlines, Cathay Pacific, dan ANA juga kerap menawarkan koneksi kompetitif melalui hub masing-masing. Untuk penerbangan bertransit, maskapai bertarif rendah seperti AirAsia dan Scoot bisa menjadi alternatif hemat namun perlu diperhitungkan total waktu perjalanannya.
Seluruh penerbangan internasional dari Bali (DPS) yang tiba di Tokyo mendarat di Terminal 3 (T3) Bandara Haneda — satu-satunya terminal internasional di bandara ini. Terminal 3 memiliki fasilitas modern yang komprehensif. Untuk keberangkatan, area check-in dan drop bagasi terletak di lantai 3 (3F). Bandara Haneda saat ini sudah mengadopsi teknologi Face Express — sistem biometrik pengenalan wajah yang memungkinkan penumpang melewati proses check-in, security, hingga boarding hanya dengan "Face Pass" tanpa perlu menunjukkan boarding pass atau paspor secara fisik. Untuk penerbangan internasional, disarankan tiba di bandara minimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. Perlu diketahui pula bahwa mulai 19 Maret 2025, koneksi antara gedung terminal utama dan gedung satelit sudah selesai dibangun, sehingga terdapat beberapa perubahan gate keberangkatan yang perlu dikonfirmasi saat check-in.
Terminal 3 Bandara Haneda bukan sekadar tempat transit — ia adalah destinasi tersendiri. Di lantai 4 (4F), terdapat kawasan Edo Ko-ji, sebuah area belanja dan kuliner yang dirancang menyerupai suasana kota Tokyo zaman Edo, sempurna untuk berburu oleh-oleh khas Jepang. Area bebas pajak (duty-free) tersedia setelah melewati security, menawarkan produk kosmetik, merek fashion internasional, dan suvenir premium. Terdapat beberapa lounge premium di Terminal 3, antara lain TIAT Lounge dan Sky Lounge di lantai 4 yang bisa diakses pemegang kartu kredit prioritas, serta lounge eksklusif Japan Airlines dan ANA. Di lantai 5 terdapat dek observasi gratis yang menawarkan pemandangan runway dan pesawat yang lepas landas. Tersedia pula berbagai restoran dari masakan Jepang autentik hingga makanan internasional.
Bandara Haneda menawarkan beberapa pilihan transportasi yang nyaman dan efisien menuju pusat kota Tokyo. Pilihan pertama adalah Tokyo Monorail — dari Haneda Airport Terminal 3 Station ke Monorail Hamamatsucho Station hanya memerlukan waktu sekitar 13 menit dengan tarif sekitar 519 yen menggunakan kartu IC. Pilihan kedua adalah Keikyu Airport Line yang langsung terhubung ke Shinagawa Station — pusat transportasi strategis Tokyo — dalam waktu sekitar 13–20 menit dengan tarif sekitar 330 yen. Dari Shinagawa, kamu bisa lanjut ke seluruh penjuru Tokyo via Shinkansen, JR, atau subway. Pintu masuk stasiun untuk kedua jalur kereta ini berada di lantai 2 (2F) Terminal 3, nyaris langsung dari area kedatangan. Pembayaran bisa menggunakan kartu IC (Suica/Pasmo) atau tunai — kartu kredit tidak diterima di mesin tiket bandara. Taksi juga tersedia di lantai 1 namun biayanya jauh lebih mahal.
Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak berwisata ke Jepang wajib memiliki visa kecuali menggunakan program khusus. Bagi pemegang e-paspor Indonesia, tersedia program Visa Waiver Jepang yang memungkinkan masuk ke Jepang tanpa visa reguler untuk kunjungan wisata maksimal 15 hari. Registrasi Visa Waiver bisa dilakukan secara online melalui sistem JAVES sebelum keberangkatan dan tidak dikenakan biaya. Bagi yang menggunakan paspor biasa, visa turis reguler bisa diajukan melalui Japan Visa Application Center (JVAC) Jakarta. Biaya resmi per 2026 adalah Rp 4.431.550 untuk single entry ditambah biaya layanan JVAC sekitar Rp 4.431.550 Proses pengurusan membutuhkan sekitar 5 hari kerja dan disarankan untuk mengajukan 2–4 minggu sebelum keberangkatan. Dokumen yang diperlukan antara lain paspor berlaku minimal 6 bulan, formulir aplikasi, foto terbaru, rekening koran 3 bulan terakhir, dan bukti itinerary perjalanan.
Permintaan tiket pesawat DPS–HND memiliki pola musiman yang sangat jelas dan konsisten setiap tahunnya. Puncak permintaan (peak season) tertinggi terjadi pada akhir Maret hingga awal April ketika sakura bermekaran di Tokyo — pada 2026, puncak mekar sakura diperkirakan terjadi sekitar 27–31 Maret di Tokyo. Periode ini menjadi yang paling diminati namun juga paling mahal dan padat. Puncak kedua terjadi saat Golden Week Jepang (akhir April–awal Mei) dan libur Natal–Tahun Baru (Desember–Januari). Sebaliknya, Juni hingga Juli dan September hingga Oktober — meski Jepang sedang dalam musim panas atau awal musim gugur — justru menawarkan harga tiket lebih kompetitif dengan destinasi Tokyo yang tetap menarik. Musim gugur (momiji) di Tokyo biasanya puncaknya pada November, menjadikan Oktober–November sebagai periode mid-season yang populer namun belum sepanas musim sakura.
Tokyo adalah metropolis global yang memadukan tradisi berusia ratusan tahun dengan inovasi teknologi masa depan — menjadikannya salah satu destinasi wisata paling populer dari Bali dan Indonesia secara keseluruhan. Di jantung kota, pengunjung bisa menjelajahi Shinjuku Gyoen dan Ueno Park yang terkenal dengan ribuan pohon sakura. Kawasan Asakusa dengan Kuil Senso-ji menawarkan nuansa Edo yang otentik, sementara Shibuya dan Harajuku adalah pusat fashion dan budaya pop Jepang. Pecinta kuliner akan menemukan pengalaman gastronomi luar biasa mulai dari ramen, sushi Tsukiji, hingga wagyu premium. Bagi penggemar teknologi dan hiburan, kawasan Akihabara wajib dikunjungi. Dari Bandara Haneda yang terletak di selatan Tokyo, akses ke semua kawasan wisata utama ini bisa ditempuh dalam 30–60 menit menggunakan transportasi umum yang sangat efisien. Tokyo juga menjadi pintu masuk menuju Kyoto, Osaka, Fuji, dan Hokkaido via jaringan Shinkansen yang beroperasi dari Stasiun Shinagawa — hanya 13–20 menit dari Haneda.
Lama Penerbangan {origin} - {destinationAirportName} | 10 jam 50 menit |
Bandara di Bali / Denpasar | |
Bandara di Tokyo |



