
50 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Citilink | 15.05 | 15.55 | Bandar Lampung (TKG) | Jakarta (CGK) | Pesan Sekarang |
Citilink | 17.00 | 17.50 | Bandar Lampung (TKG) | Jakarta (CGK) | Pesan Sekarang |
Rute Bandar Lampung ke Jakarta via Bandara Soekarno-Hatta (CGK) adalah salah satu koridor udara tersibuk di Sumatra-Jawa, menghubungkan ibu kota Provinsi Lampung langsung ke pusat bisnis dan pemerintahan Indonesia. Penerbangan berangkat dari Bandara Internasional Radin Inten II (TKG), yang terletak sekitar 28 kilometer dari pusat kota Bandar Lampung dan telah mengalami ekspansi besar sejak 2019 — terminal barunya memperluas kapasitas menjadi 3 juta penumpang per tahun dengan luas 9.434 meter persegi serta dua jet bridge permanen. Di sisi tujuan, Bandara Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang adalah salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara, melayani lebih dari 60 juta penumpang per tahun dari tiga terminal utama. Rute TKG–CGK menjadi pilihan utama bagi pelancong bisnis maupun wisatawan yang ingin sampai di Jakarta tanpa harus melewati kemacetan jalan lintas Sumatra-Jawa. Waktu tempuh terpendek rata-rata 0 jam 50 menit. Tercatat lebih dari 135 penerbangan per minggu melayani rute ini dari kedua arah, dengan maskapai seperti Lion Air, Citilink, Garuda Indonesia, AirAsia, dan Super Air Jet menawarkan jadwal dari pagi buta hingga malam hari.
Halaman ini khusus penerbangan ke Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Untuk melihat seluruh pilihan penerbangan ke Jakarta dari semua bandaranya, lihat Tiket Pesawat Bandar Lampung ke Jakarta.
Harga tiket rute TKG–CGK sangat dipengaruhi oleh seberapa jauh hari pembelian dilakukan sebelum keberangkatan. Secara umum, tiket kelas ekonomi untuk rute ini tersedia mulai dari kisaran Rp 383.900-an pada periode permintaan rendah, sementara harga dapat melonjak dua hingga tiga kali lipat menjelang musim libur panjang. Maskapai berbiaya rendah seperti Citilink dan Super Air Jet kerap menjadi pilihan paling terjangkau, sedangkan Garuda Indonesia menawarkan harga lebih tinggi dengan layanan penuh. Tiket promo biasanya dirilis 30 hingga 90 hari sebelum keberangkatan. Pantau fitur Price Alert di Traveloka agar kamu tidak melewatkan titik harga terbaik tanpa harus mengecek setiap hari secara manual. Tarif yang kamu bayarkan juga dipengaruhi oleh hari keberangkatan: penerbangan Selasa, Rabu, dan Sabtu pagi hari umumnya lebih terjangkau dibandingkan Jumat sore atau Minggu malam yang biasanya paling ramai. Saat ini harga termurah yang tersedia mulai dari Rp 383.900.
Memesan tiket penerbangan Bandar Lampung ke Bandara Soekarno-Hatta lebih awal adalah kunci utama mendapatkan harga optimal. Idealnya, pesan tiket setidaknya 3–4 minggu sebelum tanggal berangkat untuk penerbangan reguler, dan minimal 6–8 minggu sebelum periode puncak seperti Lebaran, Natal, atau libur sekolah nasional. Gunakan fitur perbandingan harga di Traveloka untuk melihat seluruh pilihan maskapai sekaligus dalam satu tampilan. Jika jadwal perjalanan fleksibel, pertimbangkan penerbangan paling pagi (biasanya pukul 05.00–07.00) atau paling malam karena keduanya cenderung lebih murah dari penerbangan siang. Selain itu, perhatikan ketentuan bagasi: tiket dasar maskapai LCC sering kali belum termasuk bagasi tercatat, jadi kalkulasikan biaya tambahan tersebut sebelum membandingkan harga antara maskapai yang berbeda.
Setidaknya lima maskapai secara konsisten mengoperasikan penerbangan langsung Bandar Lampung–Soekarno-Hatta. Lion Air adalah operator dengan frekuensi tertinggi di rute ini, mengoperasikan armada Boeing 737-900ER dari pagi hingga malam. Citilink, anak usaha Garuda Indonesia, menawarkan tarif kompetitif dengan armada Airbus A320. Garuda Indonesia melayani rute ini dengan standar layanan penuh termasuk bagasi gratis dan makan di pesawat. AirAsia Indonesia hadir sebagai opsi LCC dengan promo periodik yang menarik. Super Air Jet adalah pemain relatif baru yang turut meramaikan persaingan harga di rute ini. Keberagaman maskapai ini membuat persaingan harga tetap sehat dan memberi penumpang banyak pilihan sesuai anggaran dan preferensi layanan.
Bandara Soekarno-Hatta memiliki tiga terminal utama dan penumpang perlu memastikan terminal yang benar sesuai maskapai yang digunakan. Per November 2025, Lion Air mengoperasikan seluruh penerbangan domestiknya dari Terminal 1B. Citilink juga beroperasi di Terminal 1B untuk penerbangan domestik sejak Maret 2025. Garuda Indonesia menggunakan Terminal 3 untuk penerbangan domestik maupun internasional. AirAsia Indonesia domestik beroperasi di Terminal 1. Informasi terminal selalu tercantum di e-tiket, namun ada baiknya memverifikasi ulang melalui situs resmi maskapai sebelum berangkat karena alokasi terminal dapat berubah sewaktu-waktu. Tersedia layanan online check-in di hampir semua maskapai yang beroperasi di rute ini, yang memungkinkan penumpang mencetak atau mengunduh boarding pass sejak 24 jam sebelum keberangkatan. Counter self check-in kiosk juga tersedia di berbagai titik terminal untuk mempersingkat antrean.
Setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, tersedia beberapa opsi transportasi menuju pusat kota Jakarta dan kawasan sekitarnya. Kereta Bandara (Railink) adalah pilihan tercepat dan paling bebas macet dengan tarif Rp 383.900 melayani perjalanan dari Stasiun Bandara Soekarno-Hatta menuju Stasiun BNI City (Sudirman) dan Stasiun Manggarai dalam waktu sekitar 40 menit. Kereta beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 23.30 WIB dengan frekuensi hampir setiap 30 menit. Bus DAMRI tersedia dengan tarif Rp 383.900–70.000 menuju berbagai titik di Jabodetabek, cocok bagi yang membawa banyak barang bawaan. Taksi online (Grab, Gojek) dapat dipesan melalui aplikasi di area pickup yang tersedia di setiap terminal. Untuk perjalanan malam atau saat hujan deras, taksi konvensional berargometer resmi tersedia 24 jam di luar area kedatangan. Perkirakan waktu tempuh ke Jakarta Pusat sekitar 45–90 menit dengan kendaraan darat tergantung kondisi lalu lintas.
Sebagai rute yang menghubungkan Lampung — provinsi dengan populasi lebih dari 9 juta jiwa dan banyak perantau di Jakarta — rute TKG–CGK mengalami lonjakan permintaan signifikan pada beberapa periode dalam setahun. Mudik Lebaran (biasanya dua minggu sebelum dan satu minggu setelah Idulfitri) adalah puncak permintaan tertinggi, di mana harga tiket bisa naik drastis dan kursi habis jauh sebelum hari H. PT Angkasa Pura Indonesia mencatat ribuan penerbangan tambahan (extra flight) nasional selama periode ini. Libur Natal dan Tahun Baru adalah periode puncak kedua; pada akhir 2025 lalu, total penumpang penerbangan domestik nasional tumbuh 7 persen dibanding tahun sebelumnya. Libur sekolah Juni–Juli dan akhir Desember juga memicu kenaikan permintaan di rute ini. Sebaliknya, bulan September dan awal November cenderung paling sepi sehingga peluang mendapatkan tiket murah lebih besar.
Jakarta bukan hanya pusat bisnis dan pemerintahan Indonesia, tetapi juga kota dengan kekayaan kuliner, seni, dan hiburan yang terus berkembang. Wisatawan yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dapat langsung menjelajahi berbagai daya tarik kota. Kepulauan Seribu yang bisa dijangkau dari Pelabuhan Muara Angke menawarkan pantai berpasir putih dan kegiatan snorkeling. Museum MACAN di Jakarta Barat adalah museum seni kontemporer pertama Indonesia dengan koleksi kelas dunia. M Bloc Space di Blok M telah menjadi ruang kreatif urban paling trendi dengan kafe estetik, galeri seni, dan berbagai pertunjukan musik indie. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menghadirkan miniatur kebudayaan 38 provinsi dalam satu kawasan yang luas. Bagi pencinta kuliner, Jakarta menawarkan segalanya mulai dari nasi uduk Betawi, soto Betawi, hingga restoran berbintang Michelin. Destinasi belanja seperti Grand Indonesia, Plaza Indonesia, dan berbagai pasar tradisional juga mudah dijangkau dari pusat kota.
Sebelum berangkat dari Bandara Radin Inten II (TKG), ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Bandara ini berlokasi di Natar, Lampung Selatan — sekitar 28 km dari pusat Bandar Lampung dan dapat ditempuh dalam 45–60 menit dengan kendaraan pribadi atau taksi. Tersedia parkir kendaraan berkapasitas hingga 700 slot. Terminal Radin Inten II yang direnovasi pada 2019 kini dilengkapi dengan kafe, toko oleh-oleh kerajinan Lampung, musala, dan area lounge yang nyaman. Tiba di bandara setidaknya 90 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk penerbangan domestik sudah cukup pada hari normal, namun tambahkan 30–60 menit ekstra saat musim libur panjang. Cek kembali nomor terminal di Bandara Soekarno-Hatta yang tertera di e-tiket kamu sebelum berangkat agar tidak perlu berpindah terminal setibanya di Jakarta.
Bagi pelancong bisnis yang sering melakukan perjalanan bolak-balik Bandar Lampung–Jakarta, menggunakan program loyalitas maskapai seperti GarudaMiles, Citilink Supergreen, atau Lion Air Lion Parcel bisa mengakumulasi poin yang dapat ditukarkan tiket gratis. Penumpang korporat juga bisa memanfaatkan fitur pemesanan grup di Traveloka untuk mengatur perjalanan tim secara efisien. Untuk penerbangan pagi pertama, pertimbangkan menginap di hotel bandara terdekat dari TKG jika harus terbang pukul 05.00 atau 06.00 guna menghindari risiko macet di pagi buta. Setibanya di CGK, koneksi ke kota-kota lain di Indonesia sangat mudah karena Soekarno-Hatta adalah hub penerbangan terbesar nasional dengan ratusan rute domestik dan internasional setiap harinya.
Lama Penerbangan {origin} - {destinationAirportName} | 0 jam 50 menit |
Bandara di Bandar Lampung | |
Bandara di Jakarta |



