

1 jam, 40 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Citilink | 13.45 | 15.25 | Jakarta (CGK) | Bintan / Tanjung Pinang (TNJ) | Pesan Sekarang |
Harga tiket penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang (TNJ) bervariasi tergantung maskapai, tanggal keberangkatan, dan waktu pemesanan. Secara umum, harga kelas ekonomi di hari biasa dapat dimulai dari kisaran Rp 1.606.900 hingga Rp 1.606.900. Harga tersebut bisa naik signifikan selama musim liburan seperti Lebaran, libur sekolah, dan akhir tahun.
Untuk mendapatkan harga terbaik, disarankan memesan tiket 21–45 hari sebelum tanggal keberangkatan. Hindari memesan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu karena tingkat permintaan cenderung lebih tinggi. Tiket untuk keberangkatan hari Selasa, Rabu, dan Kamis umumnya lebih terjangkau. Gunakan fitur Price Alert di Traveloka untuk mendapat notifikasi otomatis ketika harga turun.
Ya, terdapat perbedaan harga dan layanan antar maskapai. Citilink sebagai maskapai berbiaya rendah (LCC) umumnya menawarkan harga dasar paling kompetitif, namun bagasi kabin dan makanan tidak selalu termasuk. Batik Air berada di segmen menengah dengan layanan lebih lengkap. Garuda Indonesia adalah pilihan premium dengan layanan tertinggi termasuk makan di pesawat dan bagasi terdaftar. Bandingkan total biaya termasuk bagasi sebelum memutuskan.
Ya, harga tiket penerbangan CGK–TNJ biasanya melonjak signifikan selama periode Lebaran karena tingginya permintaan perjalanan pulang kampung dan wisata. Kenaikan harga bisa dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Sebaiknya pesan tiket sesegera mungkin — idealnya 1–3 bulan sebelum Lebaran — untuk mengamankan harga yang lebih terjangkau dan memastikan ketersediaan kursi.
Promo tiket pesawat untuk rute CGK–TNJ secara berkala ditawarkan oleh maskapai maupun platform pemesanan seperti Traveloka. Promo biasanya tersedia di luar musim puncak atau dalam rangka hari jadi maskapai dan momen khusus. Aktifkan notifikasi harga di Traveloka dan pantau halaman promo untuk mendapatkan penawaran terbaik sebelum rencana perjalanan Anda.
Penerbangan nonstop dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang (TNJ) memiliki durasi rata-rata 1 jam 40 menit. Dengan jarak terbang sekitar 950 kilometer, rute ini termasuk penerbangan domestik jarak menengah yang nyaman.
Ya, tersedia penerbangan nonstop dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) langsung ke Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang (TNJ) tanpa perlu transit. Maskapai yang mengoperasikan penerbangan langsung ini antara lain Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia. Verifikasi status nonstop pada detail penerbangan saat pemesanan di Traveloka.
Jadwal penerbangan paling awal dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanjung Pinang umumnya berangkat sekitar pukul 07.00 WIB dan tiba di Tanjung Pinang sekitar pukul 08.35 WIB. Jadwal ini memungkinkan Anda tiba pagi hari dan memaksimalkan waktu eksplorasi. Konfirmasi jadwal terkini saat pemesanan karena jadwal dapat berubah sesuai penyesuaian operasional maskapai.
Per 2026, total penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanjung Pinang mencapai sekitar 20 penerbangan per minggu dari seluruh maskapai yang beroperasi. Citilink mengoperasikan 7 penerbangan per minggu (setiap hari), Batik Air juga mengoperasikan 7 penerbangan per minggu, dan Garuda Indonesia melengkapi pilihan dengan jadwal reguler. Frekuensi aktual dapat berubah; cek ketersediaan terkini di Traveloka.
Berdasarkan jadwal operasional yang tersedia, penerbangan terakhir dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanjung Pinang umumnya berangkat sekitar pukul 13.25 WIB (siang hari), sehingga belum ada penerbangan malam yang tersedia secara reguler di rute ini. Hal ini berarti seluruh penerbangan tiba di Tanjung Pinang masih pada sore hari. Untuk pilihan jadwal terlengkap dan terkini, cek langsung di Traveloka.
Citilink untuk seluruh penerbangan domestik termasuk ke Tanjung Pinang beroperasi dari Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, efektif sejak 12 November 2025. Pastikan Anda menuju Terminal 1C sesuai informasi di e-tiket dan konfirmasi ulang pada hari keberangkatan melalui aplikasi atau website Citilink, karena penempatan terminal dapat berubah.
Untuk penerbangan domestik termasuk ke Tanjung Pinang, Batik Air beroperasi dari Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta dengan counter check-in di nomor 49–64 (Island 21–22). Anda dapat mencetak boarding pass lebih awal melalui check-in online atau menggunakan kios self check-in di terminal untuk menghemat waktu antrean.
Untuk penerbangan domestik dari Bandara Soekarno-Hatta, disarankan tiba minimal 90 menit hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. Waktu lebih awal diperlukan jika Anda membawa bagasi yang perlu didaftarkan, bepergian bersama anak kecil, atau pertama kali menggunakan terminal tersebut. Pada periode musim puncak seperti Lebaran dan libur akhir tahun, alokasikan waktu lebih panjang karena antrean di konter check-in bisa lebih panjang dari biasanya.
Terminal 2 menyediakan Blue Sky Lounge ekslusif yang dapat diakses oleh penumpang dengan tiket tertentu atau keanggotaan kartu kredit premium. Terminal 1 juga memiliki fasilitas ruang tunggu yang dilengkapi berbagai gerai makanan dan minuman, area charging ponsel, dan koneksi Wi-Fi. Bagi penumpang Garuda Indonesia yang berangkat dari Terminal 3, tersedia Garuda Indonesia Executive Lounge dengan fasilitas lengkap.
Perpindahan antar terminal di Bandara Soekarno-Hatta dapat dilakukan secara gratis menggunakan Skytrain yang beroperasi menghubungkan Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 secara otomatis tanpa jalur lalu lintas darat. Selain itu tersedia layanan shuttle bus gratis. Waktu tempuh antar terminal menggunakan Skytrain sekitar 5–10 menit. Pastikan memperhitungkan waktu perpindahan jika Anda menggunakan terminal berbeda dari yang diperkirakan.
Tidak. Tanjung Pinang merupakan bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga warga negara Indonesia tidak memerlukan visa atau dokumen perjalanan khusus selain kartu identitas (KTP) yang masih berlaku. Cukup bawa KTP asli atau paspor sebagai identitas untuk proses check-in penerbangan domestik.
Tanjung Pinang menawarkan beragam destinasi menarik. Jangan lewatkan Pulau Penyengat yang dapat dicapai dengan perahu pompong (Rp 1.606.900/orang, 15 menit) — di sini terdapat Masjid Raya Sultan Riau bersejarah dan makam pahlawan nasional Raja Ali Haji. Gedung Gonggong adalah landmark ikonik berbentuk siput laut khas Tanjungpinang. Untuk wisata alam, kunjungi Pantai Trikora dengan pasir putih dan batu granit raksasa, serta Danau Biru di Kijang yang memukau dengan warna air biru tosca-nya.
Dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (TNJ) ke pusat Kota Tanjung Pinang, pilihan transportasi utama adalah taksi bandara dengan tarif sekitar Rp 1.606.900 untuk perjalanan 15–20 menit. Layanan ride-hailing seperti Gojek dan Grab juga tersedia dan dapat dipesan melalui ponsel. Sewa mobil tersedia untuk perjalanan yang lebih fleksibel. Tidak tersedia transportasi umum reguler dari bandara, sehingga pastikan sudah merencanakan moda transportasi sebelum mendarat.
Tanjung Pinang terkenal dengan kekayaan kuliner khas Melayu-Kepulauan Riau. Wajib coba gonggong — siput laut khas Riau yang direbus dan dimakan dengan cocolan saus pedas manis, menjadi pengalaman kuliner ikonik kota ini. Selain itu, nikmati berbagai hidangan seafood segar di warung-warung pesisir dengan ikan, udang, dan kepiting pilihan. Laksa Tanjungpinang juga menjadi favorit sebagai sarapan atau makan siang.
Untuk menikmati Tanjung Pinang secara nyaman, alokasikan minimal 2–3 hari. Hari pertama dapat digunakan untuk menjelajahi kota, mencoba kuliner gonggong, dan mengunjungi Gedung Gonggong. Hari kedua ideal untuk perjalanan ke Pulau Penyengat dan Pantai Trikora. Hari ketiga bisa untuk mengeksplorasi Danau Biru di Kijang atau menjelajahi kawasan Bintan Resort jika ingin pengalaman resort premium. Tambah satu hari jika ingin menjelajahi lebih banyak pulau kecil di sekitarnya.
Rute penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Raja Haji Fisabilillah (TNJ) di Tanjung Pinang adalah salah satu jalur domestik paling konsisten di kawasan Kepulauan Riau. Tanjung Pinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, terletak di Pulau Bintan — pulau terbesar di gugusan kepulauan yang menghampar di antara Singapura, Malaysia, dan daratan Sumatera. Jarak terbang antara Jakarta dan Tanjung Pinang hanya sekitar 950 kilometer, sehingga waktu terbang di udara rata-rata berkisar 1 jam 40 menit. Maskapai yang beroperasi di rute ini antara lain Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia, dengan total ketersediaan kursi mencapai sekitar 20 penerbangan per minggu per pertengahan 2026. Tanjung Pinang bukan sekadar kota transit — kota ini adalah pusat warisan budaya Melayu, pintu masuk ke Pulau Penyengat yang bersejarah, serta titik berangkat menuju destinasi wisata premium Bintan Resort. Bagi pelancong dari Jakarta yang ingin menjangkau Kepulauan Riau tanpa menggunakan feri dari Batam, penerbangan langsung CGK–TNJ adalah pilihan paling efisien.
Halaman ini khusus penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Untuk membandingkan seluruh pilihan penerbangan dari semua bandara Jakarta, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Tanjung Pinang.
Harga tiket penerbangan CGK–TNJ bergerak dinamis mengikuti waktu pemesanan, tingkat ketersediaan kursi, dan musim perjalanan. Secara umum, tiket untuk penerbangan nonstop dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanjung Pinang tersedia mulai dari kisaran Rp 1.606.900 hingga Rp 1.606.900 untuk kelas ekonomi di hari-hari biasa. Harga terendah cenderung muncul pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis — hari-hari dengan tingkat keterisian kursi lebih rendah dibandingkan akhir pekan. Pada musim puncak seperti libur Lebaran, libur sekolah pertengahan tahun (Juni–Juli), dan akhir tahun (Desember), harga tiket bisa melonjak dua hingga tiga kali lipat karena permintaan meningkat tajam. Tiket harga terbaik umumnya bisa diperoleh dengan memesan 21–45 hari sebelum tanggal keberangkatan. Gunakan fitur Price Alert di Traveloka untuk mendapat notifikasi otomatis ketika harga turun ke rentang yang sesuai anggaran Anda. Perlu diingat bahwa harga yang tertera di halaman ini bersifat dinamis — harga aktual Rp 1.606.900 mencerminkan kondisi ketersediaan kursi terkini.
Untuk mendapatkan kombinasi harga dan jadwal terbaik di rute Soekarno-Hatta–Tanjung Pinang, ada beberapa strategi yang terbukti efektif. Pertama, bandingkan seluruh maskapai secara bersamaan melalui Traveloka — dalam satu layar Anda bisa melihat Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia sekaligus beserta harga, durasi, dan fasilitas bagasi masing-masing. Kedua, perhatikan tarif bundel: tiket dengan bagasi 20 kg dari maskapai full-service seperti Garuda Indonesia seringkali lebih hemat secara total dibandingkan tiket murah maskapai LCC yang mengharuskan Anda membeli bagasi secara terpisah. Ketiga, jika jadwal perjalanan fleksibel, manfaatkan pergeseran satu hingga dua hari untuk menemukan harga yang lebih rendah — seringkali penerbangan Senin pagi atau Rabu siang jauh lebih terjangkau dibandingkan Jumat sore. Keempat, simpan data pencarian Anda di Traveloka agar histori harga mudah dibandingkan ketika Anda siap memesan.
Per 2026, terdapat tiga maskapai yang mengoperasikan penerbangan nonstop dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang. Batik Air (ID) mengoperasikan hingga 7 penerbangan per minggu dengan armada Boeing 737 atau Airbus A320, menawarkan layanan full-service berupa makan di pesawat dan bagasi terdaftar. Citilink (QG) sejak 1 Februari 2026 resmi menerbangkan rute CGK–TNJ setiap hari (7x seminggu) dengan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi — penerbangan berangkat pukul 13.25 WIB dan tiba pukul 15.00 WIB (QG 974). Citilink beroperasi dari Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. Garuda Indonesia (GA) juga melayani rute ini sebagai maskapai flag carrier dengan standar layanan premium, termasuk pilihan kursi kelas bisnis. Pilihan maskapai sebaiknya disesuaikan dengan prioritas Anda — apakah harga paling murah, layanan bagasi terlengkap, atau jadwal keberangkatan yang paling sesuai.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki tiga terminal utama dengan pembagian penempatan maskapai yang penting untuk diketahui sebelum berangkat. Untuk rute CGK–TNJ, Citilink beroperasi dari Terminal 1C (efektif 12 November 2025), Batik Air dari Terminal 2D dengan counter check-in di nomor 49–64 (Island 21–22), dan Garuda Indonesia dari Terminal 3. Pastikan Anda mengonfirmasi terminal keberangkatan saat menerima e-tiket karena penempatan terminal bisa berubah seiring penyesuaian operasional. Disarankan tiba di bandara minimal 90 menit sebelum keberangkatan untuk penerbangan domestik — atau 2 jam jika baru pertama kali menggunakan terminal tersebut. Tersedia kios self check-in di Terminal 1 dan Terminal 2 untuk mempercepat proses. Antar-terminal dapat dilakukan gratis menggunakan Skytrain yang beroperasi setiap beberapa menit. Terminal 1 saat ini dalam proses revitalisasi yang ditargetkan selesai pada 2026, sehingga beberapa area mungkin mengalami penyesuaian tata letak.
Bandara Soekarno-Hatta terletak di Tangerang, Banten, berjarak sekitar 20–40 kilometer dari pusat Jakarta tergantung lokasi keberangkatan. Pilihan transportasi yang paling direkomendasikan adalah Kereta Bandara (KA Bandara) yang beroperasi dari Stasiun BNI City (Sudirman), Stasiun Manggarai, Stasiun Duri, dan Stasiun Batu Ceper — dengan waktu tempuh sekitar 55 menit dari Sudirman dan tarif Rp 1.606.900 Alternatifnya, taksi bandara resmi tersedia 24 jam di area kedatangan setiap terminal dengan tarif argo; pastikan menggunakan taksi berlisensi atau pesan melalui aplikasi. Bus DAMRI juga melayani beberapa rute dari bandara ke pusat kota dan Bekasi/Bogor/Depok. Jika membawa kendaraan pribadi, tersedia area parkir berlantai di setiap terminal dengan tarif per jam. Bagi pelancong yang menggunakan transportasi online, tersedia zona pick-up dan drop-off khusus di masing-masing terminal.
Bandara Raja Haji Fisabilillah (TNJ) terletak sekitar 7–10 kilometer dari pusat Kota Tanjung Pinang, di Jalan Adi Sucipto KM.12, Pinang Kencana. Dari bandara ke pusat kota, taksi bandara menjadi pilihan paling umum dengan tarif sekitar Rp 1.606.900 untuk perjalanan 15–20 menit. Layanan ride-hailing seperti Gojek dan Grab juga tersedia di Tanjung Pinang dan dapat dipesan langsung dari ponsel saat menunggu di area kedatangan. Bagi yang berencana menjelajahi lebih jauh, tersedia layanan sewa mobil di sekitar area bandara. Perlu dicatat bahwa transportasi umum reguler tidak tersedia di Bintan, sehingga moda-moda di atas menjadi andalan utama. Setelah sampai di kota, untuk menuju Pulau Penyengat Anda perlu naik perahu motor (pompong) dari Dermaga Penyengat di Tanjung Pinang — hanya sekitar 15 menit perjalanan dengan tiket Rp 1.606.900 per orang.
Permintaan penerbangan CGK–TNJ mengikuti pola musiman yang cukup jelas. Musim puncak (demand dan harga tertinggi) terjadi selama libur Lebaran (Maret–April tergantung tahun), libur sekolah pertengahan tahun (pertengahan Juni hingga pertengahan Juli), dan libur akhir tahun (pertengahan Desember hingga awal Januari). Pada periode ini, tiket terjual lebih cepat dan harga bisa dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Musim sepi (harga paling terjangkau) umumnya pada bulan Agustus–September dan Februari–Maret. Dari sisi iklim, Tanjung Pinang berada di iklim tropis dengan curah hujan merata sepanjang tahun; musim hujan lebih intens pada Oktober–Januari dengan potensi angin kencang di laut yang memengaruhi perjalanan ke pulau-pulau kecil. Waktu paling ideal untuk berkunjung adalah April–September ketika cuaca cerah dan laut lebih tenang untuk aktivitas bahari.
Tanjung Pinang menawarkan kekayaan destinasi yang jarang ditandingi kota setara ukurannya. Pulau Penyengat adalah mahkota wisata sejarah kota ini — pulau bersejarah bekas pusat Kesultanan Riau-Lingga dengan Masjid Raya Sultan Riau yang ikonik (dibangun sejak 1832, legendanya menggunakan campuran putih telur dalam konstruksinya), makam pahlawan nasional Raja Ali Haji, serta kompleks Istana Kantor. Gedung Gonggong, landmark berbentuk siput laut, menjadi simbol modern Tanjungpinang yang wajib dikunjungi. Untuk wisata alam, Pantai Trikora menawarkan pasir putih, air jernih, dan batu granit raksasa yang fotogenik sekitar 45 km dari kota. Danau Biru di Kijang — bekas tambang bauksit yang kini menampilkan air berwarna biru toska memesona — juga menjadi destinasi populer. Bagi wisatawan yang ingin menjangkau Bintan Resort (kawasan resort premium dengan pantai bertaraf internasional), Tanjung Pinang berfungsi sebagai hub transit yang strategis. Kuliner lokal seperti gonggong rebus (siput laut khas Riau) dan berbagai hidangan seafood segar menjadi pelengkap perjalanan yang tak terlupakan.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 1 jam 40 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Bintan / Tanjung Pinang |



