
9 jam, 40 menit
Terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Chengdu membuka pintu ke ibu kota Provinsi Sichuan — kota yang terkenal dengan masakan pedas, panda raksasa, dan warisan budaya Tiongkok barat daya. Sebelum memesan, ketahui bahwa Traveloka juga menyediakan pilihan rute kota ke kota melalui Tiket Pesawat Jakarta ke Chengdu yang mencakup semua bandara di Jakarta menuju Chengdu Shuangliu, serta opsi menuju seluruh bandara di area Chengdu melalui Tiket Pesawat Jakarta ke Chengdu dari Soekarno-Hatta. Untuk perbandingan lengkap semua kombinasi bandara, tersedia pula halaman Tiket Pesawat Jakarta ke Chengdu yang merangkum seluruh pilihan rute Jakarta–Chengdu.
Rute Jakarta ke Chengdu dilayani oleh Air China dengan penerbangan nonstop berkode CA476. Frekuensi operasional berkisar 3–4 kali per minggu dengan jadwal keberangkatan malam hari dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), umumnya sekitar pukul 23.00 WIB, dan tiba di Chengdu pada dini hari berikutnya. Durasi penerbangan terpendek adalah 9 jam 40 menit. Air China mengoperasikan armada Airbus A320 pada rute ini, menawarkan kelas Ekonomi dan Bisnis. Keberangkatan malam hari dari CGK memberi keuntungan bagi penumpang karena tidak perlu berpacu dengan kemacetan Jakarta di siang hari untuk tiba di bandara.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) terletak di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat Jakarta. Sebagai bandara tersibuk di Asia Tenggara, CGK memiliki tiga terminal utama. Penerbangan internasional menuju Chengdu umumnya diberangkatkan dari Terminal 3, yang merupakan terminal terbesar dan terbaru dengan kapasitas modern, sistem penanganan bagasi otomatis level 5, serta fasilitas lengkap seperti lounge premium, area makan dengan berbagai pilihan restoran, toko bebas bea, area shalat, dan akses Wi-Fi berkecepatan tinggi. Pastikan selalu mengonfirmasi terminal keberangkatan saat melakukan check-in, karena penugasan terminal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan maskapai.
Ada beberapa pilihan transportasi untuk menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dari pusat kota Jakarta. Kereta Bandara adalah pilihan paling andal dan bebas macet: berangkat dari Stasiun BNI City (Sudirman) atau Stasiun Manggarai dengan tarif Rp 3.204.272 per orang, beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.42 WIB dengan interval setiap 30 menit. Di dalam kawasan bandara, Skytrain (Kalayang) gratis menghubungkan Terminal 1, 2, 3, dan Stasiun Kereta Bandara, beroperasi mulai pukul 06.00–24.00 WIB setiap 13 menit. Alternatif lain adalah taksi resmi berargometer, layanan ride-hailing (Gojek/Grab), atau bus Damri dari berbagai titik kota. Mengingat penerbangan ke Chengdu berangkat malam hari, disarankan tiba di CGK setidaknya 3 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari antrean panjang di konter check-in dan imigrasi.
Bagi penumpang yang memiliki waktu transit di CGK sebelum melanjutkan penerbangan ke Chengdu, Terminal 3 menyediakan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan. Lounge Garuda Indonesia dan sejumlah lounge prioritas kartu kredit tersedia bagi penumpang kelas bisnis atau pemegang kartu eligible. Area makan menyajikan pilihan dari restoran lokal hingga internasional. Fasilitas ATM, money changer, minimarket, dan apotek tersebar di area keberangkatan. Bagi yang membutuhkan waktu istirahat lebih panjang, tersedia layanan hotel transit di kawasan Integrated Building bandara.
Bandara Internasional Chengdu Shuangliu (CTU) adalah salah satu bandara utama yang melayani kota Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan. Berlokasi sekitar 16 kilometer di barat daya pusat kota Chengdu, bandara ini memiliki dua terminal: Terminal 1 dan Terminal 2. Penumpang dari rute internasional umumnya tiba di Terminal 1. Bandara ini dilengkapi area ritel dan duty-free, restoran yang menyajikan kuliner Sichuan autentik hingga masakan internasional, serta lounge eksklusif untuk penumpang kelas premium. Proses imigrasi biasanya memakan waktu 30–60 menit pada jam sibuk, sehingga disarankan tidak menjadwalkan aktivitas terlalu mepet setelah mendarat.
Dari Bandara Chengdu Shuangliu (CTU), terdapat beberapa pilihan transportasi menuju pusat kota Chengdu. Pilihan paling ekonomis adalah Metro Line 10 yang memiliki stasiun langsung di Terminal 1 (lantai 1, keluar pintu 01) dan Terminal 2 (lantai B2). Naik Metro Line 10 ke Stasiun Taipingyuan, kemudian transit ke Line 3 atau Line 7 menuju tujuan akhir Anda — total durasi sekitar 35 menit dengan tarif hanya RMB 5 per orang. Sejak Desember 2025, Line 30 juga menghubungkan Bandara Shuangliu dengan Longquanyi Railway Station. Alternatif lain adalah taksi resmi dengan tarif sekitar RMB 100–150 ke pusat kota, atau layanan ride-hailing seperti DiDi dengan harga yang lebih kompetitif mulai dari sekitar RMB 65. Pembayaran metro dapat dilakukan tunai, AliPay, WeChat Pay, atau kartu Visa/Mastercard internasional.
Air China adalah maskapai yang mengoperasikan penerbangan nonstop dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) langsung ke Chengdu. Sebagai maskapai flag carrier Tiongkok, Air China menawarkan dua kelas layanan pada rute ini: Ekonomi dan Bisnis. Penumpang kelas bisnis mendapat kursi yang lebih lapang, layanan makan premium, dan akses lounge di bandara asal maupun tujuan. Bagi penumpang yang mencari opsi dengan koneksi (transit), sejumlah maskapai seperti China Southern, Xiamen Airlines, dan Batik Air juga melayani rute ini dengan satu kali transit, umumnya melalui hub seperti Guangzhou atau Kunming, dengan total waktu perjalanan yang lebih panjang. Cek ketersediaan dan harga terkini di Traveloka untuk menemukan opsi terbaik sesuai jadwal dan anggaran Anda.
Harga tiket pesawat Jakarta ke Chengdu bervariasi tergantung maskapai, kelas layanan, musim, dan seberapa jauh hari keberangkatan saat pemesanan dilakukan. Sebagai referensi umum, tiket sekali jalan mulai dari Rp 3.204.272 dapat ditemukan pada periode tertentu — namun harga aktual dapat berbeda-beda. Untuk mendapatkan penawaran terbaik, pesan tiket jauh-jauh hari, terutama menjelang libur nasional China (Golden Week awal Oktober) dan libur Tahun Baru Imlek yang biasanya mendorong lonjakan harga signifikan. Gunakan fitur Price Alert di Traveloka untuk mendapat notifikasi otomatis saat harga turun ke level yang Anda inginkan. Fleksibilitas tanggal keberangkatan juga berpengaruh besar — penerbangan di hari kerja dan di luar musim puncak umumnya menawarkan tarif lebih terjangkau.
Kabar baik bagi warga negara Indonesia: sejak 12 Juni 2025, pemegang paspor Indonesia dapat memasuki Tiongkok tanpa visa untuk tinggal hingga 10 hari (240 jam) berdasarkan kebijakan bebas visa transit bilateral yang diberlakukan pemerintah Tiongkok. Kebijakan ini berlaku untuk tujuan wisata, bisnis, kunjungan keluarga, dan kegiatan sejenis. Syarat utamanya adalah paspor berlaku minimal 6 bulan, memiliki tiket lanjutan ke negara ketiga (bukan kembali ke Indonesia langsung), serta bukti akomodasi atau itinerary perjalanan. Untuk tinggal lebih dari 10 hari atau keperluan di luar wisata (bekerja, belajar), visa China tetap diperlukan dan dapat diajukan melalui Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta. Pastikan dokumen Anda lengkap sebelum berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.
Chengdu adalah kota metropolitan modern yang memadukan warisan budaya Tiongkok kuno dengan gaya hidup kosmopolitan. Destinasi utama yang tidak boleh dilewatkan antara lain Pusat Penelitian dan Pembiakan Panda Raksasa Chengdu (Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding), tempat Anda dapat melihat panda raksasa di habitat semi-alami. Kawasan Lebar Sempit Lorong (Kuanzhai Xiangzi) menawarkan arsitektur rumah tradisional dinasti Qing yang telah dikonservasi, kini dipenuhi kafe, galeri seni, dan toko suvenir. Bagi pecinta kuliner, Chengdu adalah surga masakan Sichuan: hot pot, mapo tofu, dan jajanan pasar di sepanjang Jinli Ancient Street adalah pengalaman gastronomi yang otentik. Chengdu juga menjadi pintu gerbang menuju Gunung Emei (Emeishan), salah satu dari Empat Gunung Suci Buddha di Tiongkok, serta Situs Warisan Dunia UNESCO Leshan Giant Buddha yang dapat dijangkau dengan perjalanan darat sekitar 2 jam.
Beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Chengdu: Pertama, unduh dan siapkan aplikasi pembayaran digital seperti AliPay versi internasional atau WeChat Pay sebelum berangkat, karena sebagian besar transaksi di Chengdu — dari metro hingga restoran — menggunakan QR code. Kartu debit/kredit Visa dan Mastercard diterima di banyak tempat namun tidak semua. Kedua, siapkan VPN yang aktif sebelum mendarat di China jika Anda membutuhkan akses ke aplikasi seperti Google Maps, Instagram, atau WhatsApp, karena layanan tersebut diblokir di Tiongkok daratan. Ketiga, unduh peta offline kota Chengdu via aplikasi Maps.me atau Baidu Maps. Keempat, perhatikan perbedaan waktu: Chengdu (WIB+1 atau GMT+8) berarti hanya 1 jam lebih cepat dari Waktu Indonesia Barat. Terakhir, jika Anda baru pertama kali ke Tiongkok, manfaatkan layanan wisata berbahasa Inggris yang disediakan di bandara dan pusat wisata utama Chengdu.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destinationAirportName} | 9 jam 40 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Chengdu |



