

8 jam, 25 menit
Memilih penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Kathmandu memberi kamu akses langsung dari terminal internasional utama Jakarta menuju Bandara Internasional Tribhuvan (KTM) di ibu kota Nepal. Sebelum memesan, kamu juga bisa membandingkan opsi keberangkatan melalui Tiket Pesawat Jakarta ke KTM untuk mendapatkan gambaran pilihan rute terlengkap dari wilayah Jabodetabek.
Saat ini belum tersedia penerbangan nonstop dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Kathmandu. Semua penerbangan pada rute Jakarta–Kathmandu memerlukan setidaknya satu kali transit. Kota transit paling populer untuk rute ini adalah Colombo (Sri Lanka), Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Delhi. Durasi perjalanan bervariasi mulai dari sekitar 8 jam 25 menit hingga lebih dari 15 jam tergantung pada durasi layover yang dipilih. Transit via Singapura dan Kuala Lumpur umumnya menawarkan waktu tempuh keseluruhan yang lebih singkat, sedangkan transit via Colombo sering kali menghadirkan pilihan harga yang lebih kompetitif.
Beberapa maskapai menawarkan koneksi dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Tribhuvan (KTM) dengan satu kali transit. Batik Air beroperasi via Kuala Lumpur, menjadikannya salah satu opsi dengan frekuensi tinggi. SriLankan Airlines menawarkan koneksi via Colombo (Bandar Udara Internasional Bandaranaike), yang kerap menjadi pilihan favorit bagi yang mencari harga terjangkau. Singapore Airlines melayani rute ini via Singapura dengan standar layanan premium. Thai Airways membuka opsi transit via Bangkok (Bandara Suvarnabhumi). Selain itu, Malaysia Airlines juga mengoperasikan rute ini melalui Kuala Lumpur. Ketersediaan jadwal dan harga bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga disarankan untuk selalu memeriksa di Traveloka untuk mendapatkan pilihan penerbangan terkini.
Penerbangan internasional dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) umumnya berangkat dari Terminal 3. Terminal ini merupakan terminal terbesar dan paling modern di CGK, dirancang khusus untuk melayani penerbangan internasional dan sejumlah penerbangan domestik maskapai full-service. Maskapai seperti Garuda Indonesia, Singapore Airlines, dan Malaysia Airlines beroperasi dari Terminal 3. Sementara itu, penerbangan internasional Indonesia AirAsia berangkat dari Terminal 2F. Untuk memastikan terminal yang tepat sesuai maskapai pilihanmu, selalu cek tiket e-ticket atau konfirmasi langsung ke maskapai sebelum tiba di bandara.
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menawarkan berbagai fasilitas modern yang memudahkan perjalanan internasional. Area check-in yang luas dilengkapi sistem antrean elektronik dan papan informasi penerbangan digital. Terdapat beberapa pilihan lounge premium, termasuk Garuda Indonesia Executive Lounge yang menyediakan buffet makanan lokal dan internasional, area kerja ber-Wi-Fi, ruang ibadah, dan ruang menyusui. Saphire Plaza Premium Lounge di Level 2 (dekat Gate 6) juga tersedia bagi penumpang yang memiliki akses melalui kartu kredit tertentu atau keanggotaan maskapai. Fasilitas lain meliputi area duty-free, pilihan restoran dan kafe, minimarket, serta ATM dari berbagai bank. Antar terminal (Terminal 1, 2, dan 3) terhubung dengan layanan Skytrain yang beroperasi setiap ± 15 menit.
Ada beberapa pilihan transportasi untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dari pusat Jakarta dan sekitarnya. Kereta Bandara Soekarno-Hatta adalah opsi tercepat dan paling terprediksi, dengan rute dari Stasiun Manggarai atau Stasiun BNI City (Sudirman) dengan waktu tempuh sekitar 50–60 menit dan tarif berkisar Rp 3.109.825 Bus Damri menyediakan layanan dari berbagai titik termasuk Stasiun Gambir, Blok M, dan sejumlah hotel di kawasan Jakarta Pusat dan Selatan dengan tarif mulai Rp 3.109.825 Taksi resmi dan layanan ride-hailing (Gojek, Grab) tersedia 24 jam dengan estimasi waktu 45–90 menit tergantung kondisi lalu lintas. Untuk penerbangan pagi hari, disarankan berangkat lebih awal mengingat potensi kemacetan di ruas tol dalam kota dan Tol Jakarta–Tangerang.
Bandara Internasional Tribhuvan (KTM) adalah satu-satunya bandara internasional di Nepal dan berlokasi sekitar 6 kilometer dari pusat kota Kathmandu. Bandara ini memiliki satu terminal internasional dan satu terminal domestik yang terhubung melalui jalan akses utama. Terminal internasional memiliki 37 loket check-in dan 10 konter imigrasi kedatangan. Layanan penukaran mata uang, ATM, serta toko duty-free tersedia di area kedatangan dan keberangkatan. Penting untuk diketahui bahwa bandara ini memiliki single runway (landasan pacu tunggal) dan secara reguler memberlakukan jam operasional terbatas — jadwal kedatangan dan keberangkatan pada malam hari (sekitar pukul 22.00–08.00 waktu setempat) kerap terbatas, sehingga pastikan kamu memeriksa jadwal penerbanganmu secara seksama.
Nepal memiliki empat musim yang secara langsung memengaruhi harga tiket dan kenyamanan perjalanan. Musim gugur (September–November) adalah periode paling populer bersamaan dengan musim trekking dan festival besar seperti Dashain dan Tihar — harga tiket cenderung lebih tinggi pada periode ini. Musim semi (Maret–Mei) juga ramai karena banyak pendaki memulai ekspedisi Himalaya, termasuk pendakian Gunung Everest. Musim dingin (Desember–Februari) menawarkan cuaca yang cerah di Lembah Kathmandu dan harga tiket yang lebih terjangkau, sementara musim hujan (Juni–Agustus) membawa curah hujan tinggi namun harga tiket cenderung paling murah sepanjang tahun. Cek harga terbaru di Traveloka untuk menemukan periode pemesanan terbaik sesuai anggaranmu.
Durasi penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Kathmandu (KTM) sangat bergantung pada kota dan durasi transit yang dipilih. Rute via Singapura bersama Singapore Airlines umumnya menawarkan waktu tempuh keseluruhan sekitar 8–9 jam dengan layover singkat di Bandara Changi. Rute via Kuala Lumpur bersama Batik Air atau Malaysia Airlines membutuhkan waktu sekitar 10–12 jam. Opsi via Colombo dengan SriLankan Airlines memiliki total durasi 10–13 jam, sedangkan rute via Bangkok bersama Thai Airways berkisar antara 9–11 jam. Waktu tempuh murni penerbangan (tanpa layover) dari CGK ke KTM melalui rute tersingkat sekitar 8 jam 25 menit.
Untuk mendapatkan harga terbaik pada rute Jakarta–Kathmandu, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Pesan tiket setidaknya 4–8 minggu sebelum keberangkatan untuk menghindari lonjakan harga di musim ramai. Hari Selasa dan Rabu cenderung menjadi hari dengan harga lebih rendah dibandingkan akhir pekan. Pertimbangkan durasi layover yang lebih panjang (lebih dari 8 jam) jika kamu ingin mengeksplorasi kota transit — misalnya, layover di Singapura atau Kuala Lumpur bisa menjadi kesempatan wisata singkat. Aktifkan fitur Price Alert di Traveloka agar mendapat notifikasi saat harga tiket turun. Hindari memesan tiket pada periode puncak (September–Oktober dan Maret–April) jika fleksibilitas waktu perjalanan memungkinkan.
Kebijakan bagasi untuk rute Jakarta–Kathmandu bervariasi antar maskapai. Maskapai full-service seperti Singapore Airlines, Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, dan SriLankan Airlines umumnya menyertakan bagasi terdaftar (checked baggage) 23–30 kg dalam harga tiket, dengan tambahan bagasi kabin 7–10 kg. Batik Air sebagai maskapai LCC umumnya memisahkan biaya bagasi dari harga dasar tiket — pastikan untuk membaca ketentuan bagasi secara seksama saat pemesanan. Untuk perjalanan ke Nepal dengan tujuan trekking atau pendakian, pertimbangkan untuk memesan tambahan jatah bagasi jika membawa perlengkapan outdoor yang cukup berat.
Warga Negara Indonesia (WNI) dapat memperoleh visa Nepal melalui fasilitas Visa on Arrival (VoA) di Bandara Internasional Tribhuvan. Biaya visa bervariasi: Rp 3.109.825 untuk kunjungan hingga 15 hari, Rp 3.109.825 untuk 30 hari, dan Rp 3.109.825 untuk 90 hari. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi paspor yang berlaku minimal 6 bulan setelah tanggal kedatangan dengan setidaknya dua halaman kosong, foto ukuran paspor (4×4 cm), dan formulir visa yang tersedia di bandara maupun secara online. Sangat disarankan untuk mengisi pra-pendaftaran visa secara online di situs resmi imigrasi Nepal (online.nepalimmigration.gov.np) minimal 15 hari sebelum keberangkatan, kemudian cetak barcode konfirmasi untuk mempercepat proses imigrasi setibanya di Kathmandu.
Harga tiket pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Kathmandu (KTM) bersifat dinamis dan dapat berubah berdasarkan tanggal perjalanan, maskapai, kelas kabin, dan ketersediaan kursi. Untuk mendapatkan penawaran terbaik, gunakan fitur pencarian fleksibel di Traveloka yang memungkinkan kamu membandingkan harga di berbagai tanggal dan maskapai sekaligus. Booking melalui Traveloka juga memberi akses ke berbagai metode pembayaran termasuk kartu kredit, transfer bank, dan PayLater. Pantau terus promo tiket pesawat internasional di Traveloka untuk mendapatkan harga terbaik pada rute Jakarta–Kathmandu.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 8 jam 25 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Kathmandu |



