
6 jam, 35 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
IndiGo | 15.50 | 20.55 | Jakarta (CGK) | Mumbai (BOM) | Pesan Sekarang |
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang, Banten, adalah gerbang utama penerbangan internasional dari kawasan Jakarta Raya menuju berbagai kota di seluruh dunia, termasuk Mumbai—kota terbesar di India. Jika kamu mencari informasi penerbangan dari seluruh wilayah Jakarta, kamu juga bisa melihat pilihan di halaman Tiket Pesawat Jakarta ke BOM. Namun halaman ini secara khusus membahas penerbangan yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM) di Mumbai.
Rute Jakarta ke Mumbai merupakan salah satu koneksi udara penting antara Indonesia dan India. Dari Bandara Soekarno-Hatta, penerbangan langsung ke Mumbai dilayani oleh IndiGo dengan nomor penerbangan 6E1602. Jadwal keberangkatan IndiGo dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.50 WIB dan tiba di Mumbai sekitar pukul 20.35 IST (Indian Standard Time, UTC+5:30). Frekuensi penerbangan tersedia hingga tujuh kali per minggu, menjadikannya pilihan yang sangat fleksibel bagi pelancong. Selain penerbangan langsung, tersedia pula penerbangan transit via berbagai hub regional seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Colombo dengan maskapai seperti Singapore Airlines, Batik Air, dan SriLankan Airlines.
Penerbangan langsung dari Bandara Soekarno-Hatta ke Mumbai membutuhkan waktu sekitar 6 jam 35 menit. Rata-rata durasi penerbangan langsung rute ini adalah sekitar 6 jam 3 menit. Jika memilih rute transit, total waktu perjalanan bisa lebih panjang tergantung durasi layover di bandara penghubung. Perbedaan zona waktu antara Jakarta (WIB, UTC+7) dan Mumbai (IST, UTC+5:30) adalah 1 jam 30 menit, artinya Mumbai lebih lambat 1,5 jam dari Jakarta.
Penerbangan internasional dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Mumbai umumnya berangkat dari Terminal 2. IndiGo, sebagai maskapai yang melayani penerbangan langsung CGK–BOM, beroperasi di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta untuk rute internasional. Penumpang disarankan tiba minimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk penerbangan internasional. Terminal 2 dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti lounge keberangkatan, kafe dan restoran, area bebas pajak (duty-free), serta konter check-in maskapai yang lengkap.
Bandara Soekarno-Hatta terus meningkatkan kualitas layanan bagi penumpang internasional. Terminal 3 juga melayani sejumlah maskapai internasional dan dilengkapi teknologi mutakhir seperti Baggage Handling System level 5, sistem manajemen gedung pintar (Intelligent Building Management System/IBMS), serta sistem pencahayaan hemat energi. Di seluruh area bandara, penumpang dapat menemukan fasilitas wi-fi gratis, musala, area merokok, ATM dan money changer, serta berbagai pilihan makan dan belanja. Bagi penumpang antar-terminal, Skytrain (Kalayang) beroperasi gratis menghubungkan Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, dan Stasiun Kereta Bandara.
Untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK), tersedia beberapa pilihan transportasi yang nyaman dan terjangkau. Kereta Bandara Railink (Airport Railway) adalah opsi tercepat dan paling anti-macet, dengan rute dari Stasiun Sudirman, Manggarai, hingga Stasiun Batu Ceper, dengan tarif sekitar Rp 2.964.300 per orang. Bus DAMRI tersedia dari berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya dengan tarif Rp 2.964.300 TransJakarta juga menyediakan rute dari Kalideres menuju bandara dengan tarif hanya Rp 2.964.300 Bagi yang lebih memilih kenyamanan pintu ke pintu, taksi resmi dan layanan ride-hailing tersedia di area kedatangan dan penjemputan setiap terminal.
Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM) di Mumbai memiliki dua terminal utama: Terminal 1 untuk penerbangan domestik dan Terminal 2 untuk penerbangan internasional. Seluruh penerbangan internasional dari Jakarta—termasuk dari Bandara Soekarno-Hatta—mendarat di Terminal 2 yang berlokasi di kawasan Sahar. Terminal 2 dilengkapi 14 carousel bagasi dan 76 konter imigrasi, sehingga proses kedatangan berlangsung relatif lancar meski di jam-jam sibuk. Dari Terminal 2, penumpang dapat mengakses taksi prabayar, aplikasi ride-hailing, dan layanan bus bandara menuju berbagai kawasan di Mumbai seperti Bandra, Andheri, Juhu, dan pusat kota.
IndiGo adalah satu-satunya maskapai yang saat ini menyediakan penerbangan langsung (nonstop) dari Bandara Soekarno-Hatta ke Mumbai. IndiGo mengoperasikan Airbus A320 pada rute 6E1602/6E1601 ini. Untuk penerbangan dengan transit, beberapa maskapai menawarkan koneksi kompetitif: Singapore Airlines melalui Singapura, Batik Air dengan koneksi ke berbagai hub, dan SriLankan Airlines melalui Colombo. Setiap maskapai memiliki kebijakan bagasi, layanan in-flight, dan fasilitas yang berbeda—pastikan kamu memeriksa detail kebijakan maskapai pilihanmu saat memesan tiket di Traveloka.
Harga tiket pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta ke Mumbai bervariasi tergantung maskapai, kelas penerbangan, waktu pemesanan, dan musim perjalanan. Harga mulai dari Rp 2.964.300 dapat kamu temukan dengan memesan jauh hari di muka. Secara umum, harga tiket cenderung lebih terjangkau pada bulan Maret dan September, sementara periode Desember–Januari serta musim liburan nasional India (Diwali, Holi) biasanya termasuk peak season dengan harga lebih tinggi. Gunakan fitur pemantauan harga di Traveloka agar kamu tidak melewatkan penawaran terbaik.
Untuk mendapatkan pengalaman pemesanan terbaik, berikut beberapa tips saat memesan tiket Bandara Soekarno-Hatta ke Mumbai melalui Traveloka. Pertama, bandingkan harga penerbangan langsung IndiGo dengan penerbangan transit untuk mendapatkan keseimbangan antara harga dan kenyamanan. Kedua, aktifkan fitur Price Alert di Traveloka agar mendapat notifikasi otomatis ketika harga turun. Ketiga, pertimbangkan fleksibilitas jadwal—penerbangan di hari Senin dan Rabu biasanya menawarkan harga lebih kompetitif dibandingkan akhir pekan. Keempat, pastikan nama penumpang di tiket sesuai persis dengan paspor yang akan digunakan.
Warga Negara Indonesia (WNI) yang bepergian ke Mumbai wajib memiliki visa India. Kabar baiknya, pemerintah India menyediakan e-Visa (visa elektronik) yang dapat diajukan secara online tanpa perlu datang ke kedutaan. e-Visa India untuk wisata tersedia dalam durasi 30 hari, 1 tahun, dan 5 tahun dengan fasilitas multiple entry. Proses pengajuan dapat dilakukan minimal 4 hari sebelum tanggal keberangkatan melalui situs resmi Kementerian Dalam Negeri India. e-Visa berlaku untuk kedatangan di Terminal 2 Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM). Pastikan paspor kamu masih berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal kedatangan di India.
Sebelum berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Mumbai, perhatikan ketentuan bagasi maskapai pilihanmu. IndiGo umumnya menyediakan bagasi kabin 7 kg dan bagasi terdaftar mulai dari 15 kg untuk kelas ekonomi, dengan opsi tambah bagasi yang dapat dibeli saat pemesanan. Untuk barang bawaan ke India, perlu diperhatikan bahwa India melarang impor produk tembakau melebihi batas tertentu dan pembatasan terhadap mata uang asing yang dibawa masuk. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta minimal 3 jam sebelum keberangkatan internasional sangat dianjurkan, terutama di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari saat antrean check-in dan imigrasi cenderung panjang.
Mumbai adalah ibu kota finansial India, rumah bagi Bollywood, dan kota pelabuhan bersejarah di pantai barat India. Dari Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj, kamu dapat dengan mudah menjangkau berbagai ikon kota seperti Gateway of India, Marine Drive, Dharavi, serta kawasan belanja seperti Colaba Causeway. Mumbai juga menjadi hub penerbangan domestik India, sehingga kota ini bisa menjadi titik transit yang ideal jika kamu ingin melanjutkan perjalanan ke Goa, Delhi, Chennai, atau kota-kota lain di India. Pesan tiket pesawatmu dari Bandara Soekarno-Hatta ke Mumbai sekarang melalui Traveloka dan mulailah petualanganmu ke India.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 6 jam 35 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Mumbai |



