
16 jam, 30 menit
Tarif termurah di rute CGK–CDG bervariasi tergantung tanggal dan ketersediaan. Umumnya, maskapai dengan transit di hub Asia Tenggara seperti Malaysia Airlines (via Kuala Lumpur) atau Vietnam Airlines (via Hanoi/Ho Chi Minh City) menawarkan harga lebih kompetitif dibanding maskapai hub Timur Tengah. Namun, total durasi perjalanan bisa lebih panjang. Gunakan fitur perbandingan harga di Traveloka untuk melihat semua opsi dalam satu tampilan.
Tidak tersedia penerbangan langsung tanpa henti dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Charles de Gaulle (CDG). Waktu penerbangan terpendek yang tercatat adalah sekitar 16 jam 10 menit, sementara rata-rata perjalanan termasuk transit berkisar 17–20 jam tergantung maskapai dan hub penghubung. Penerbangan via Singapura (Singapore Airlines) atau Doha (Qatar Airways) umumnya menawarkan total waktu perjalanan paling efisien, yakni di bawah 18 jam dengan koneksi yang optimal.
Hingga saat ini belum tersedia penerbangan langsung (non-stop) dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Charles de Gaulle (CDG). Seluruh penerbangan pada rute ini menggunakan satu kali transit di hub penghubung seperti Singapura, Dubai, Doha, Istanbul, Kuala Lumpur, atau Hong Kong. Meskipun demikian, beberapa maskapai menawarkan transit singkat di bawah 2 jam sehingga total waktu perjalanan tetap efisien.
Terdapat banyak pilihan hub transit untuk penerbangan dari CGK ke CDG, di antaranya: Singapura (SIN) via Singapore Airlines — paling populer dengan frekuensi hingga 63 koneksi per minggu; Dubai (DXB) via Emirates — 4–5 penerbangan harian; Doha (DOH) via Qatar Airways — 6 penerbangan harian; Istanbul (IST) via Turkish Airlines — 38 koneksi per minggu; Kuala Lumpur (KUL) via Malaysia Airlines — 28 koneksi per minggu; serta Hong Kong (HKG) via Cathay Pacific. Pilih hub sesuai preferensi Anda — Singapura ideal untuk transit singkat dan nyaman, sementara Istanbul atau Kuala Lumpur sering menawarkan tarif lebih kompetitif.
Penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Paris Charles de Gaulle tersedia di berbagai slot waktu tergantung maskapai. Banyak penerbangan malam hari dari CGK (sekitar pukul 22.00–02.00 WIB) yang memanfaatkan durasi transit di hub untuk penumpang beristirahat, sehingga tiba di Paris pada pagi atau siang hari waktu setempat. Ada pula penerbangan siang hari yang tiba di Paris menjelang malam. Pilih jadwal keberangkatan yang sesuai dengan ritme tidur dan rencana kedatangan Anda di Paris menggunakan fitur filter jadwal di Traveloka.
Rute penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Charles de Gaulle (CDG) adalah salah satu rute jarak jauh paling bergengsi dari Indonesia ke Eropa. Membentang lebih dari 11.700 kilometer, perjalanan udara ini menghubungkan dua kota global — Jakarta, pusat ekonomi dan budaya Indonesia, dengan Paris, ibu kota Prancis yang terkenal sebagai pusat mode, seni, dan gastronomi dunia. Karena belum tersedia penerbangan langsung tanpa henti, seluruh penerbangan CGK–CDG beroperasi dengan satu kali transit, menjadikan pemilihan maskapai dan hub penghubung sebagai faktor kunci dalam menentukan kenyamanan dan total durasi perjalanan. Dengan waktu tempuh minimum sekitar 16 jam 10 menit dan rata-rata perjalanan berkisar antara 17–20 jam tergantung transit, perencanaan yang matang sejak pemilihan tiket hingga persiapan dokumen sangat menentukan kualitas pengalaman terbang Anda.
Halaman ini khusus rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Charles de Gaulle (CDG). Untuk opsi dari seluruh bandara di kedua kota, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Paris.
Harga tiket penerbangan CGK ke CDG sangat dinamis dan berfluktuasi mengikuti pola permintaan musiman, frekuensi maskapai, dan seberapa awal Anda memesan. Secara umum, tarif kelas ekonomi untuk rute ini mulai dari kisaran Rp 8.276.200an untuk penerbangan dengan satu transit, sementara kelas bisnis pada maskapai full-service bisa mencapai Rp 8.276.200–30 jutaan per orang. Harga termurah biasanya tersedia di bulan Januari–Februari dan Oktober–November, yakni di luar musim liburan sekolah Eropa maupun musim panas Paris. Sebaliknya, periode Juli–Agustus (musim panas Eropa) serta Desember–Januari (liburan akhir tahun) adalah waktu harga tertinggi karena permintaan melonjak. Fitur Price Alert di Traveloka memungkinkan Anda memantau pergerakan harga secara otomatis tanpa harus mengecek manual setiap hari, sehingga Anda tidak melewatkan momen harga turun. Harga termurah saat ini dapat diperiksa langsung di halaman ini — mulai dari Rp 8.276.200.
Untuk mendapatkan tiket CGK–CDG dengan harga optimal, pesan setidaknya 2–3 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Jendela pemesanan ideal adalah 6–8 minggu sebelum terbang, di mana maskapai sering kali masih memiliki kursi dengan tarif promo sebelum harga mulai naik menjelang keberangkatan. Pertimbangkan pula hari keberangkatan: terbang di tengah pekan — Selasa, Rabu, atau Kamis — umumnya lebih murah dibanding Jumat dan Minggu yang ramai pebisnis dan wisatawan. Jika jadwal Anda fleksibel, manfaatkan fitur pencarian tanggal fleksibel di Traveloka untuk melihat perbandingan harga di sekitar tanggal pilihan Anda. Perhatikan juga bahwa tiket dengan transit lebih panjang (di atas 4 jam) sering lebih murah — pertimbangkan ini sebagai kesempatan untuk beristirahat di bandara hub sebelum melanjutkan perjalanan ke Paris.
Sebanyak 16 maskapai mengoperasikan rute penuh CGK–CDG dengan satu kali transit. Berikut pilihan utama yang tersedia dari Bandara Soekarno-Hatta: Singapore Airlines adalah maskapai paling populer di rute ini, menawarkan hingga 63 koneksi per minggu via Singapura (SIN) dengan standar layanan kelas dunia dan fasilitas transit di Changi yang sangat nyaman. Qatar Airways terbang via Doha (DOH) dengan hingga 6 penerbangan per hari ke Paris, terkenal dengan kabin bisnis Qsuites-nya. Emirates menawarkan 4–5 penerbangan harian via Dubai (DXB), dilengkapi layanan hiburan dalam penerbangan ICE yang komprehensif. Turkish Airlines terbang via Istanbul (IST) dengan 38 koneksi per minggu, menawarkan tarif kompetitif dan pengalaman transit di Bandara Istanbul yang modern. Malaysia Airlines melayani rute ini via Kuala Lumpur (KUL) dengan sekitar 28 koneksi per minggu. Selain itu tersedia pula Cathay Pacific via Hong Kong, KLM via Amsterdam, Air France via Paris dengan koneksi di berbagai hub, serta Etihad Airways via Abu Dhabi. Untuk waktu tempuh terpendek, penerbangan via Singapura, Dubai, atau Doha umumnya menawarkan total waktu perjalanan di bawah 18 jam dengan koneksi optimal. Durasi terpendek yang tercatat adalah 16 jam 30 menit.
Penerbangan internasional dari Bandara Soekarno-Hatta ke Paris Charles de Gaulle umumnya berangkat dari Terminal 3 (T3), terminal terbaru dan terbesar di Soekarno-Hatta yang dirancang khusus sebagai pusat operasional maskapai full-service internasional. Terminal 3 memiliki luas lebih dari 400.000 meter persegi dengan kapasitas 25 juta penumpang per tahun, dilengkapi 38 gate — di mana gate 1–10 melayani penerbangan internasional. Fasilitas di T3 sangat lengkap: area komersial dan restoran yang beragam, lounge eksklusif bagi penumpang premium, musala luas dan bersih, stasiun pengisian daya, akses Wi-Fi gratis, dan Anara Airport Hotel yang terintegrasi langsung ke terminal — ideal jika Anda memerlukan istirahat sebelum penerbangan panjang. Untuk keberangkatan internasional, ikuti prosedur: check-in → imigrasi → pemeriksaan keamanan → area tunggu gate internasional. Pastikan Anda memahami di terminal mana maskapai yang Anda pilih beroperasi, karena beberapa maskapai tertentu bisa beroperasi dari Terminal 2. Konfirmasi terminal sebelum berangkat ke bandara melalui aplikasi Traveloka atau website maskapai.
Sebagian besar penerbangan internasional jarak jauh dari Asia, termasuk dari Jakarta, mendarat di Terminal 2E Bandara Charles de Gaulle. Terminal 2E merupakan terminal terbesar di CDG dan secara khusus melayani penerbangan dari luar kawasan Schengen serta maskapai anggota aliansi SkyTeam seperti Air France, KLM, dan Vietnam Airlines. Setelah mendarat, ikuti petunjuk "Baggage Claim" menuju gedung utama, ambil bagasi di belt yang tertera di papan informasi, lalu lalui pemeriksaan bea cukai dan imigrasi. Pastikan paspor dan dokumen visa Anda mudah diakses saat antrean imigrasi. Untuk penumpang yang terbang dengan maskapai oneworld seperti Qatar Airways atau British Airways, kemungkinan tiba di Terminal 2A atau 2C. Singapore Airlines sebagai anggota Star Alliance beroperasi di Terminal 2E. Bandara CDG terhubung antar-terminal melalui shuttle bus atau kereta CDGVAL yang beroperasi gratis selama 24 jam.
Setelah tiba di CDG, tersedia beberapa pilihan transportasi menuju pusat kota Paris dengan berbagai rentang harga dan waktu tempuh. Kereta RER B adalah pilihan paling terjangkau: tiket seharga €14, dengan waktu tempuh 30–40 menit ke stasiun-stasiun utama seperti Gare du Nord dan Châtelet-Les Halles yang terhubung ke seluruh jaringan Metro Paris. Kereta beroperasi setiap 10–15 menit. Perlu dicatat bahwa layanan RER B terakhir biasanya berakhir sebelum pukul 23.00. Taksi resmi menawarkan tarif tetap yang diatur pemerintah: €56 ke tepi kanan (Rive Droite) dan €65 ke tepi kiri (Rive Gauche), dengan waktu tempuh 30–60 menit tergantung kondisi lalu lintas. Layanan ride-hailing seperti Uber juga tersedia langsung di CDG. Bus RATP (Bus 350 dan 351) adalah alternatif termurah namun memerlukan waktu lebih lama. Jika Anda membawa koper besar dan tiba larut malam, taksi atau layanan transfer bandara adalah pilihan paling praktis.
Warga Negara Indonesia (WNI) wajib memiliki Visa Schengen untuk memasuki Prancis dan negara-negara kawasan Schengen lainnya. Visa ini berlaku untuk kunjungan maksimum 90 hari dalam periode 180 hari. Kabar baik: sejak pertengahan 2025, Uni Eropa memberlakukan kebijakan baru yang mempermudah WNI mendapatkan visa multiple-entry berlaku hingga 5 tahun, asalkan sudah pernah menggunakan visa Schengen dalam 3 tahun terakhir. Dokumen utama yang diperlukan meliputi: paspor dengan masa berlaku minimal 3 bulan setelah rencana keluar Schengen, formulir aplikasi yang diisi lengkap, 2 lembar pasfoto biometrik (3,5×4,5 cm, latar putih), asuransi perjalanan dengan minimum coverage €30.000, bukti pemesanan tiket dan akomodasi, serta bukti keuangan (saldo rekening konsisten 3 bulan terakhir, sekitar €450–600 untuk perjalanan 1–2 minggu). Ajukan visa melalui VFS Global di Jakarta, Bali, atau Surabaya. Proses standar membutuhkan 15 hari kalender, namun pada musim puncak (Mei–Agustus dan Desember) bisa mencapai 3–4 minggu. Sangat disarankan mengajukan permohonan minimal 30–45 hari sebelum keberangkatan.
Memahami pola musim Paris akan membantu Anda menemukan keseimbangan terbaik antara harga tiket, cuaca, dan keramaian wisatawan. Musim semi (April–Mei) adalah waktu favorit banyak wisatawan: suhu nyaman 15–20°C, bunga-bunga bermekaran di taman-taman kota, dan jumlah pengunjung belum sepuncak musim panas. Harga tiket di periode ini cenderung sedang. Musim panas (Juni–Agustus) merupakan peak season Paris — kota sangat ramai, harga akomodasi dan tiket pesawat melonjak, namun hari lebih panjang (matahari terbenam hingga pukul 22.00) dan hampir semua atraksi beroperasi penuh. Musim gugur (September–Oktober) menawarkan cuaca sejuk dengan dedaunan berubah warna keemasan — banyak traveler berpengalaman menilai ini waktu terbaik dari segi kenyamanan dan harga. Musim dingin (November–Maret) adalah low season: harga tiket pesawat dari CGK ke CDG mencapai titik terendah, terutama Januari dan Februari, meski cuaca dingin (0–8°C) dan siang hari lebih singkat. Libur Natal dan Tahun Baru tetap menjadi exception dengan harga melonjak kembali. Untuk wisatawan Indonesia yang sensitif terhadap dingin, musim semi dan gugur adalah titik temu ideal.
Paris menyimpan kekayaan destinasi wisata yang tidak habis dijelajahi dalam satu kunjungan. Menara Eiffel — berdiri sejak 1889, ikon paling dikenal di dunia ini wajib disambangi, terutama saat malam hari ketika menara berhias ribuan lampu berkelip setiap jam. Pesan tiket naik ke lantai puncak jauh-jauh hari untuk menghindari antrean panjang. Museum Louvre adalah museum terbesar di dunia, rumah bagi karya-karya agung seperti Mona Lisa karya Leonardo da Vinci dan Venus de Milo. Alokasikan minimal setengah hari penuh untuk mengeksplorasi koleksinya. Katedral Notre-Dame di Île de la Cité sedang menjalani restorasi pasca kebakaran 2019 dan kembali dibuka untuk umum sejak akhir 2024 — pengunjung kini dapat menyaksikan kemegahan katedral yang telah direstorasi dengan detail. Montmartre adalah kawasan seni bohemian di bukit kota Paris, lengkap dengan Gereja Sacré-Cœur yang memesona, pelukis jalanan, kafe klasik, dan pemandangan Paris dari ketinggian. Sungai Seine dan Jembatan Pont Neuf — berjalan kaki menyusuri tepian Seine menjelang senja adalah pengalaman Paris yang paling autentik. Museum d'Orsay menyimpan koleksi impresionis terbaik di dunia, termasuk karya Monet, Renoir, dan Van Gogh. Selain itu, kawasan perbelanjaan Champs-Élysées, distrik Le Marais yang penuh galeri seni dan butik independen, serta Palace of Versailles di pinggiran kota (hanya 40 menit dari CDG) juga layak masuk itinerary Anda.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destinationAirportName} | 16 jam 30 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Paris |



