
1 jam, 25 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Batik Air | 16.00 | 17.30 | Jakarta (CGK) | Pontianak (PNK) | Pesan Sekarang |
Citilink | 16.45 | 18.15 | Jakarta (CGK) | Pontianak (PNK) | Pesan Sekarang |
Super Air Jet | 18.20 | 19.50 | Jakarta (CGK) | Pontianak (PNK) | Pesan Sekarang |
Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menjadi gerbang utama penerbangan Jakarta ke Pontianak, dengan jadwal penerbangan pagi hingga malam yang memudahkan perjalanan bisnis maupun wisata menuju ibu kota Kalimantan Barat. Supadio (PNK) melayani pendaratan dan menempatkan Pontianak — kota tepat di garis khatulistiwa — dalam jangkauan yang sangat nyaman dari Soekarno-Hatta. Waktu tempuh penerbangan ini sekitar 1 jam 25 menit.
Halaman ini khusus penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Untuk membandingkan seluruh pilihan penerbangan dari semua bandara Jakarta, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Pontianak.
Maskapai low-cost Lion Air, Citilink, Batik Air, dan Super Air Jet mendominasi tarif termurah untuk rute CGK-Pontianak. Garuda Indonesia memberikan layanan full-service dengan bagasi gratis 20 kg dan makanan dalam pesawat di kisaran harga yang lebih tinggi. Harga tiket pulang pergi mulai dari Rp 1.068.600 jika tersedia di waktu pencarian. Harga melonjak signifikan menjelang Imlek, Cap Go Meh, Lebaran, dan libur sekolah pertengahan tahun karena tingginya permintaan dari komunitas Tionghoa Pontianak dan pemudik Kalimantan Barat. Aktifkan Price Alert di Traveloka untuk memantau perubahan tarif aktual pada tanggal yang Anda inginkan.
Harga tiket CGK-Pontianak bergerak dinamis mengikuti siklus perjalanan dan hari besar khas Kalimantan Barat. Lonjakan permintaan tertinggi terjadi menjelang Imlek dan Cap Go Meh (Januari-Februari) karena Pontianak adalah salah satu kota dengan komunitas Tionghoa terbesar di Indonesia — festival ini mendorong arus mudik yang signifikan. Lebaran (April-Mei) dan libur sekolah pertengahan tahun (Juni-Juli) juga membawa kenaikan harga konsisten. Di luar periode tersebut — sekitar Maret, awal Oktober, dan November — harga cenderung lebih kompetitif. Lakukan pencarian di beberapa tanggal alternatif dan aktifkan Price Alert untuk menemukan tarif terbaik.
Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Pontianak tersebar dari pagi hingga malam, dengan slot jam 05.30-07.30 dan 14.00-17.00 sebagai waktu tersibuk. Keberangkatan paling pagi dari Soekarno-Hatta memungkinkan tiba di Pontianak menjelang siang dan masih memiliki sisa hari untuk urusan bisnis atau wisata. Hari kerja Selasa hingga Kamis dan slot penerbangan tengah hari (09.00-13.00) umumnya lebih lengang secara permintaan. Pilih waktu keberangkatan dan tanggal alternatif di Traveloka untuk menemukan kombinasi harga dan kenyamanan terbaik.
Garuda Indonesia (GA) melayani rute Soekarno-Hatta–Pontianak dengan layanan full-service, bagasi 20 kg gratis, makanan disajikan di kabin, dan frekuensi reguler di jam pagi dan sore dari Terminal 3 Soekarno-Hatta. Lion Air (JT) hadir dengan frekuensi tertinggi di rute ini, melayani beberapa penerbangan harian dari Terminal 2 Soekarno-Hatta dengan opsi add-on bagasi yang fleksibel. Citilink (QG) menjadi alternatif LCC andalan dengan armada A320neo yang hemat bahan bakar dan rekam jejak ketepatan waktu yang baik. Super Air Jet (IU) melengkapi pilihan dengan kabin baru dan harga kompetitif untuk pelancong yang mengutamakan tarif terjangkau dari CGK.
Seluruh penerbangan Jakarta-Pontianak beroperasi non-stop langsung dari Soekarno-Hatta dengan durasi rata-rata 1 jam 25 menit. Slot pagi memberikan keuntungan tiba lebih awal untuk pebisnis yang butuh waktu penuh di Pontianak, sementara penerbangan siang cocok untuk pelancong santai yang ingin menghindari kemacetan jalan dari kota ke Soekarno-Hatta di jam sibuk.
Semua penerbangan CGK-Pontianak berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang — bandara internasional terbesar Indonesia yang beroperasi 24 jam.
Garuda Indonesia beroperasi dari Terminal 3 yang merupakan terminal terbaru dengan fasilitas paling modern: check-in island, lounge premium, food & beverage pilihan luas, duty free, dan Skytrain antar terminal. Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Super Air Jet beroperasi dari Terminal 1 atau Terminal 2 tergantung pengaturan jadwal — konfirmasi terminal saat check-in tiket. Skytrain gratis menghubungkan Terminal 1, 2, dan 3 dengan waktu tempuh sekitar 5 menit antar terminal, sehingga transit antar terminal tetap nyaman meski jarak fisiknya jauh.
Kereta Bandara (Railink/KA Bandara) dari Stasiun BNI City di Sudirman menjadi moda tercepat dan paling andal dengan waktu tempuh sekitar 50 menit dan tarif tetap. Bus Damri tersedia dari berbagai titik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Taksi resmi, Grab, dan Gojek dapat dipesan di area penjemputan resmi. Tol langsung melalui tol dalam kota menuju Tol Sedyatmo menuju Soekarno-Hatta, namun waspada kemacetan di jam sibuk pagi dan sore.
Semua penerbangan dari Soekarno-Hatta mendarat di Bandara Internasional Supadio (PNK) di Kabupaten Kubu Raya, sekitar 17 km dari pusat Kota Pontianak. Terminal tunggal melayani penerbangan domestik dan sejumlah rute internasional ke Malaysia dan negara tetangga ASEAN.
Taksi resmi tersedia di counter dalam terminal dengan tarif berdasarkan zona tujuan — pilihan paling praktis untuk perjalanan pertama kali. Grab dan Gojek beroperasi di area penjemputan khusus. Bus Trans Sungkap melayani rute tertentu ke pusat kota dengan tarif terjangkau. Waktu tempuh ke pusat Pontianak berkisar 20-40 menit tergantung kondisi lalu lintas di Jalan Adi Sucipto.
Kelas ekonomi mendominasi penawaran di rute CGK-Pontianak dengan konfigurasi kursi 3-3. Garuda Indonesia dan Batik Air menyediakan kelas bisnis dengan tempat duduk lebih luas, meja lipat lebih besar, prioritas boarding dari Soekarno-Hatta, dan akses lounge di Terminal 3. Bagi profesional bisnis yang melakukan kunjungan sawit, karet, atau tambang ke Kalimantan Barat, kelas bisnis memberikan kenyamanan bekerja selama penerbangan. Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet menawarkan kelas ekonomi saja, dengan opsi berbayar untuk kursi dengan leg room lebih luas di baris depan.
Tugu Khatulistiwa adalah landmark paling ikonik Pontianak dan satu-satunya di dunia yang dibangun tepat di atas garis khatulistiwa — setiap 21-23 Maret dan 21-23 September, fenomena kulminasi Matahari terjadi di sini tanpa bayangan pada tengah hari. Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang lebih dari 1.100 km, membelah Kota Pontianak dan menjadi pusat kehidupan sehari-hari — wisata susur sungai di sore hari sangat populer. Keraton Kadriah adalah istana Kesultanan Pontianak yang didirikan Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie pada 1771, menyimpan koleksi meriam kerajaan, singgasana, dan artefak bersejarah yang masih terawat. Masjid Jami Sultan Abdurrahman berdiri di tepi Sungai Kapuas tepat di samping Keraton Kadriah, menjadi kompleks kesultanan yang estetis dengan pantulan cahaya emas di atas sungai. Museum Provinsi Kalimantan Barat menyimpan koleksi etnografi suku Dayak, Melayu, dan Tionghoa dari seluruh provinsi. Pasar Kapuas Indah di tepi sungai menawarkan oleh-oleh khas seperti kain tenun ikat Dayak, mandau miniatur, tempoyak, dan aneka kue tradisional Melayu. Untuk kuliner, Jalan Gajah Mada adalah pusat kedai kopi dan masakan Tionghoa Pontianak yang buka dari pagi hingga larut malam.
Imlek dan Cap Go Meh (Januari-Februari) adalah musim paling meriah di Pontianak — tatung parade dengan atraksi kesurupan kontroversial namun populer, lampion raksasa, pertunjukan barongsai, dan street food sepanjang malam menjadi daya tarik utama yang mengundang wisatawan dari seluruh Indonesia. Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa dua kali setahun (Maret dan September) menjadi acara ilmiah-budaya yang dirayakan resmi dengan pesta rakyat di Siantan. Festival Budaya Dayak menampilkan tarian Ngajat, musik sape, serta pameran kerajinan mandau dan anyaman rotan dari komunitas Dayak di Kalimantan Barat. Gawai Dayak di sekitar Juni menjadi perayaan panen suku Dayak yang diramaikan dengan musik tradisional, tari bersama, dan ritual adat.
Sekitar Jalan Ahmad Yani dan pusat kota menawarkan hotel berbintang seperti Ibis Pontianak, Mercure Pontianak, Grand Kartika Hotel, dan Orchardz Hotel — pilihan utama untuk pebisnis yang perlu akses mudah ke kantor, bank, dan pusat perbelanjaan. Kawasan tepi Sungai Kapuas memiliki hotel dan penginapan butik dengan pemandangan sungai dan akses jalan kaki ke Keraton Kadriah serta Masjid Jami — cocok untuk pelancong yang menginginkan nuansa kota lama. Sekitar Tugu Khatulistiwa di Siantan terdapat penginapan budget dan guest house yang strategis bagi pengunjung yang menjadikan Tugu sebagai tujuan utama. Pemesanan lebih awal sangat disarankan untuk periode Imlek dan Cap Go Meh karena ketersediaan kamar menurun drastis.
Mie tiaw goreng adalah hidangan ikonik Tionghoa Pontianak — kwetiau pipih ditumis dengan kecap asin, tauge, dan pilihan seafood atau daging, disajikan panas di hampir setiap kedai di Jalan Gajah Mada. Bubur pedas adalah sarapan khas Melayu berbahan beras yang dimasak bersama dedaunan seperti daun kesum, pakis, dan serai, dengan cita rasa segar dan pedas ringan. Chai kue adalah kue kukus Tionghoa berbentuk setengah lingkaran berisi bengkuang, talas, atau kucai — camilan pagi yang wajib dicoba di kedai kopi tradisional. Kopi susu Pontianak dikenal dengan rasanya yang lebih pekat dan kental dibanding kopi kebanyakan daerah, disajikan dengan taburan gula aren karamel. Bingke adalah kue panggang Melayu berbentuk segienam dengan cita rasa kelapa yang kaya, tersedia di pasar pagi. Apam balik atau terang bulan Pontianak hadir dengan taburan kacang tanah, jagung, dan mentega yang melimpah.
Dokumen yang diperlukan hanya KTP, SIM, atau identitas resmi yang masih berlaku — tidak perlu paspor karena ini penerbangan domestik. Anak di bawah 17 tahun yang belum memiliki KTP bisa menggunakan akta kelahiran atau Kartu Keluarga. Pastikan nama pada tiket sama persis dengan identitas. Pontianak berada di zona WIB (UTC+7), tidak ada selisih waktu dengan Jakarta. Rencanakan kedatangan di Soekarno-Hatta minimal 90 menit sebelum keberangkatan pada hari normal, dan 2 jam saat musim liburan karena antrean check-in lebih panjang. Cuaca Pontianak tropis lembap sepanjang tahun dengan suhu 23-33 derajat Celsius — bawa pakaian katun ringan dan payung lipat. Sebagian besar merchant di pusat kota menerima GoPay, OVO, QRIS, dan ShopeePay; sediakan uang tunai untuk pasar tradisional dan transportasi lokal. Makanan khas Pontianak kaya akan rempah dan cita rasa manis-gurih — coba mie tiaw, bubur pedas, chai kue, dan kopi susu khas Jalan Gajah Mada.
Penerbangan arah balik dari Pontianak ke Jakarta tersedia di rute Pontianak-Jakarta (PNK-CGK) dengan pilihan maskapai serupa. Bagi pelancong yang ingin eksplorasi Kalimantan lebih jauh, penerbangan dari Pontianak ke Kuching, Malaysia tersedia untuk perjalanan lintas batas. Rute domestik lain dari Soekarno-Hatta ke kota-kota Kalimantan seperti Jakarta-Balikpapan (Soekarno-Hatta) dapat menjadi pilihan tambahan untuk perjalanan bisnis lintas Kalimantan. Jelajahi lebih banyak rute domestik Indonesia di halaman penerbangan domestik Indonesia.
Bandingkan harga Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Citilink, dan Super Air Jet dalam satu halaman tanpa perlu membuka beberapa situs. Aktifkan Price Alert untuk mendapatkan notifikasi otomatis saat tarif turun pada tanggal pilihan Anda. Easy Reschedule memungkinkan perubahan jadwal tiket dengan mudah ketika rencana perjalanan bisnis berubah mendadak. Pilihan pembayaran mencakup transfer bank, kartu kredit Visa dan Mastercard, GoPay, OVO, ShopeePay, DANA, QRIS, cicilan tanpa kartu kredit, hingga tunai di Indomaret dan Alfamart. Layanan pelanggan 24/7 tersedia lewat live chat, telepon, dan email untuk bantuan kapan saja.
Rute yang sama juga tersedia pada tingkat yang berbeda — per kota untuk semua bandara, atau per bandara tertentu:
Lama Penerbangan {origin} - {destination} | 1 jam 25 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Pontianak |



