
7 jam, 10 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Korean Air | 02.15 | 11.25 | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Asiana Airlines | 02.15 | 11.25 | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Asiana Airlines | 21.30 | 07.00 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
T’way Air | 21.50 | 07.05 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Garuda Indonesia | 23.15 | 08.30 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Bandara Soekarno-Hatta adalah pintu keberangkatan utama penerbangan internasional Jakarta ke Seoul — ibu kota Korea Selatan yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia di Asia Timur. Penerbangan langsung dari Terminal 3 Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Incheon (ICN) ditempuh sekitar tujuh jam, sementara Bandara Gimpo (GMP) melayani rute internasional terbatas termasuk sejumlah penerbangan regional dari Asia Tenggara. Keberagaman pilihan maskapai langsung dan transit menjadikan rute ini sangat fleksibel untuk pelancong wisata maupun pebisnis dari Jakarta dan kota-kota penyangga Jabodetabek.
Halaman ini khusus penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Untuk membandingkan seluruh pilihan penerbangan dari semua bandara Jakarta, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Seoul.
Harga tiket penerbangan Soekarno-Hatta ke Seoul bersifat dinamis dan berubah setiap hari mengikuti ketersediaan kursi, kebijakan maskapai, dan permintaan pasar. Tiket tersedia mulai dari Rp 2.342.200 pada kondisi penawaran terbaik. Secara pola umum, tarif penerbangan internasional ke Seoul cenderung lebih rendah di luar musim sibuk Korea — hindari periode Chuseok (September), Seollal (Januari-Februari), dan musim sakura (akhir Maret-awal April) untuk mendapatkan tarif lebih kompetitif. Sebaliknya, musim semi dan musim gugur adalah pilihan favorit wisatawan sehingga harga meningkat signifikan. Pesan empat hingga delapan minggu sebelum keberangkatan dan aktifkan Price Alert di aplikasi Traveloka untuk notifikasi otomatis saat tarif turun.
Pola harga dan kepadatan rute Soekarno-Hatta ke Seoul dipengaruhi musim wisata Korea Selatan. Musim dingin (Desember-Februari) menawarkan pengalaman Seollal dan festival salju, namun harga naik menjelang tahun baru Imlek. Musim semi (Maret-Mei) adalah puncak kunjungan karena sakura dan cuaca nyaman, sehingga tiket biasanya paling mahal. Musim panas (Juni-Agustus) tetap ramai namun sedikit lebih terjangkau, dengan festival budaya dan pantai. Musim gugur (September-November) menawarkan pemandangan daun merah marun yang ikonis di Bukhansan dan taman nasional Seoul. Setiap musim memiliki daya tarik berbeda — tentukan prioritas antara harga dan pengalaman wisata sebelum memesan.
Tiga maskapai mengoperasikan penerbangan non-stop dari Soekarno-Hatta langsung ke Incheon. Garuda Indonesia (GA) adalah satu-satunya maskapai full-service Indonesia yang melayani rute ini, dengan bagasi gratis 30 kg untuk kelas ekonomi internasional, layanan makan penuh dalam pesawat, dan akses jaringan SkyTeam untuk lanjutan internasional. Korean Air (KE) sebagai maskapai flag carrier Korea Selatan menawarkan layanan premium dengan penerbangan langsung dari Soekarno-Hatta, armada modern Boeing 787 dan Airbus A330, serta akses SkyTeam. Asiana Airlines (OZ) melengkapi pilihan full-service Korea dengan standar layanan tinggi, jaringan Star Alliance, dan konektivitas luas menuju kota-kota Korea lainnya setelah tiba di Incheon. Selain penerbangan langsung ini, sejumlah maskapai menyediakan opsi transit via Singapura, Kuala Lumpur, atau kota Asia Timur lainnya.
Penerbangan langsung dari Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Incheon (ICN) beroperasi setiap hari dengan beberapa frekuensi dari masing-masing maskapai. Durasi penerbangan langsung rata-rata 7 jam 10 menit. Keberangkatan pagi dari Terminal 3 Soekarno-Hatta biasanya tiba di Incheon pada sore hari waktu Seoul (WIB+2), sementara keberangkatan malam tiba pagi hari berikutnya — ideal untuk memaksimalkan hari pertama di Seoul. Incheon adalah hub internasional utama Korea Selatan dengan koneksi sempurna ke seluruh kota Korea dan penerbangan lanjutan ke Jepang, Tiongkok, serta Amerika Utara. Periksa jadwal aktual dan frekuensi terbaru di Traveloka karena jadwal dapat berubah mengikuti musim dan kebijakan maskapai.
Seluruh penerbangan internasional Jakarta ke Seoul berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang. Penerbangan ke Korea Selatan dan sebagian besar destinasi internasional lainnya dilayani dari Terminal 3 — terminal paling modern di Soekarno-Hatta dengan fasilitas lengkap termasuk lounge maskapai, area duty-free, restoran, dan konektivitas skytrain antar terminal.
Kereta Bandara (Railink/KA Bandara) dari Stasiun BNI City (Sudirman) adalah pilihan tercepat dan paling dapat diprediksi — waktu tempuh sekitar 50 menit dengan jadwal setiap 30 menit. Stasiun kereta bandara di Soekarno-Hatta terhubung langsung dengan Skytrain menuju Terminal 3. Bus Damri melayani rute dari berbagai titik di Jabodetabek termasuk Gambir, Rawamangun, Bekasi, Bogor, dan Depok. Taksi resmi berargo, Grab, dan Gojek tersedia dengan estimasi waktu tempuh 60-90 menit dari pusat Jakarta tergantung lalu lintas. Direkomendasikan tiba minimal tiga jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan internasional mengingat antrian imigrasi dan prosedur keamanan yang lebih lengkap dibanding penerbangan domestik.
Terminal 3 menyediakan lounge Garuda Indonesia (Saphire Lounge), lounge Korean Air dan Asiana, area duty-free dengan produk kosmetik Korea yang populer, money changer, ATM, konter penukaran SIM card Korea, kafe dan restoran, serta ruang merokok yang ditentukan. Pastikan paspor masih berlaku minimal enam bulan dan lengkapi semua dokumen keimigrasian sebelum check-in.
Penerbangan dari Soekarno-Hatta mendarat di Bandara Internasional Incheon (ICN) — bandara terbesar di Korea Selatan yang terletak di Pulau Yeongjong, sekitar 50 km dari pusat Seoul. Incheon Airport Rail Express (AREX) menghubungkan bandara ke Stasiun Seoul (City Station) dengan dua pilihan: Express Train (non-stop, 43 menit) dan All-Stop Train (60 menit, lebih murah). Limousine bus tersedia ke berbagai hotel dan kawasan di Seoul termasuk Gangnam, Myeongdong, dan Hongdae. Taxi dan shuttle bus juga beroperasi dari bandara. Selain Incheon, Bandara Gimpo (GMP) di barat Seoul melayani beberapa penerbangan internasional regional dan semua penerbangan domestik Korea — koneksi ke Gimpo tersedia via MRT (AREX + Line 5 atau Line 9) dari Incheon.
Seoul adalah episentrum gelombang budaya Korea (Hallyu) yang mendominasi selera hiburan Asia Tenggara. SMTOWN Museum di COEX Mall, Gangnam menjadi daya tarik wajib para penggemar K-pop dengan galeri interaktif artis SM Entertainment dan toko merchandise resmi. K-Star Road di sepanjang Garosu-gil dipenuhi mascot bear bergaya artis JYP, SM, dan Big Hit. Musik Show seperti M Countdown (Mnet) dan Inkigayo (SBS) direkam di studio Seoul dan terbuka untuk penonton terpilih — daftar antrian online jauh sebelum keberangkatan. Di luar K-pop, budaya makgeolli (minuman beras fermentasi) dan pojangmacha (warung tenda jalanan) memberikan pengalaman kuliner malam autentik yang tidak ditemukan di tempat lain. Museum Budaya Rakyat Nasional di kompleks Gyeongbokgung menampilkan koleksi artefak dari era Joseon hingga era modern, gratis untuk kunjungan. Seoul juga menjadi magnet industri film dan drama Korea dengan lokasi syuting ikonik yang bisa dikunjungi, termasuk Ihwa Mural Village dan Changdeokgung.
Warga Negara Indonesia memerlukan visa untuk masuk ke Korea Selatan. Sejak diberlakukan pada 2023, Korea Selatan menerapkan sistem K-ETA (Korea Electronic Travel Authorization) sebagai persyaratan masuk bagi banyak negara, namun Indonesia termasuk negara yang masih memerlukan visa turis penuh dari Kedutaan Besar Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan pernah memberlakukan pembebasan K-ETA sementara untuk meningkatkan pariwisata — selalu periksa informasi visa terkini di situs resmi Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta atau Kementerian Luar Negeri RI karena kebijakan dapat berubah. Siapkan dokumen pendukung visa termasuk paspor yang valid minimal enam bulan, rekening koran, surat keterangan kerja atau mahasiswa, dan bukti pemesanan tiket serta akomodasi. Untuk perjalanan bisnis, izin visa bisnis dengan persyaratan berbeda dapat diperoleh melalui jalur resmi. Kunjungi halaman destinasi Korea Selatan untuk panduan perjalanan lengkap.
Rute Soekarno-Hatta ke Seoul menawarkan pilihan kelas kabin yang lebih beragam dibanding rute domestik. Garuda Indonesia, Korean Air, dan Asiana Airlines menyediakan kelas First Class atau Prestige Class (bisnis) dengan kursi lie-flat, menu makan kelas restoran, dan fasilitas amenity kit premium. Kelas ekonomi di ketiga maskapai internasional ini lebih lega dibanding penerbangan domestik dengan pitch kursi rata-rata 32-34 inci dan layanan makan disertakan. Hiburan dalam penerbangan (IFE) tersedia dengan pilihan film, musik, dan permainan di semua kelas. Untuk perjalanan tujuh jam, pertimbangkan upgrade ke kelas bisnis atau setidaknya pilih kursi di bagian depan kabin ekonomi untuk kenyamanan lebih.
Gyeongbokgung Palace adalah istana terbesar dinasti Joseon yang dibangun pada 1395, menawarkan upacara pergantian penjaga dengan kostum tradisional setiap jam dan museum istana. Myeongdong adalah pusat perbelanjaan dan kuliner paling ramai di Seoul, surga produk skincare Korea, street food tteokbokki dan hotteok, serta butik mode lokal dan internasional. N Seoul Tower di puncak Gunung Namsan menjadi landmark cakrawala Seoul dengan dek observasi 360 derajat, restoran berputar, dan ribuan gembok cinta yang dipasang pasangan. Hongdae adalah kawasan seni dan hiburan di sekitar Universitas Hongik dengan galeri bawah tanah, pertunjukan busking, kafe tematik, dan kehidupan malam yang aktif. Selain keempat landmark ini, kawasan bersejarah Bukchon Hanok Village menawarkan jejeran rumah hanok tradisional dengan latar Gyeongbokgung yang sempurna untuk fotografi, sementara Gangnam merepresentasikan sisi modern Seoul dengan butik desainer, pusat kecantikan kelas dunia, dan arena K-Pop COEX. Insadong cocok untuk berburu kerajinan tangan dan teh tradisional, dan Itaewon menawarkan suasana multikultural dengan restoran halal yang ramah bagi wisatawan Muslim Indonesia.
Lantern Festival Seoul (Yeondeunghoe) diselenggarakan setiap November dengan ribuan lentera berwarna-warni menerangi Jembatan Cheonggye dan kawasan Jonggak — masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Seoul International Fireworks Festival pada Oktober menampilkan pertunjukan kembang api di atas Sungai Han dengan penonton hingga satu juta orang. Seoul Fashion Week berlangsung dua kali setahun (Maret dan Oktober), menarik penggemar mode dari seluruh Asia. Seollal (Tahun Baru Imlek Korea) sekitar Januari-Februari menghadirkan parade, pertunjukan tradisional, dan pasar rakyat di seluruh kota. Festival Bunga Cerasus di Yeouido setiap akhir Maret-awal April adalah penampilan sakura tersibuk di Seoul. Hi Seoul Festival tahunan di musim semi dan gugur menampilkan konser gratis, pameran seni, dan pertunjukan budaya di sepanjang Sungai Han.
Myeongdong dan Jung-gu adalah lokasi paling sentral untuk turis pertama ke Seoul — akses mudah ke Gyeongbokgung, N Seoul Tower, pasar Namdaemun, dan transportasi MRT. Hotel berbintang seperti Lotte Hotel, Westin Chosun, dan Ibis Styles tersedia di kawasan ini. Gangnam-gu cocok untuk wisatawan bisnis dan penggemar K-pop dengan jarak dekat ke COEX, SM Town, dan pusat perbelanjaan modern. Hongdae adalah pilihan anak muda dan pelancong solo dengan hostel nyaman, guest house artistik, dan kehidupan malam aktif. Insadong dan Bukchon menawarkan guest house bergaya hanok untuk pengalaman menginap autentik. Pilih akomodasi di dekat stasiun MRT untuk mobilitas terbaik mengingat Seoul memiliki jaringan subway yang sangat luas dan terjangkau.
Pastikan paspor berlaku minimal enam bulan dan proses visa Korea Selatan jauh sebelum keberangkatan karena waktu proses visa bervariasi. Siapkan won Korea (KRW) secukupnya; penukaran tersedia di Terminal 3 Soekarno-Hatta maupun di Bandara Incheon dengan kurs bersaing. T-Money Card adalah kartu elektronik wajib di Seoul untuk naik subway, bus kota, dan taksi — bisa dibeli langsung di mesin otomatis Incheon atau toko GS25 dan CU. Unduh aplikasi Naver Map atau Kakao Map karena Google Maps kurang akurat untuk rute transportasi umum Seoul. Koneksi internet tersedia lewat SIM card Korea (beli di Incheon) atau sewa pocket Wi-Fi yang bisa dipesan online sejak Jakarta. Musim dingin (Desember-Februari) membutuhkan lapisan pakaian tebal karena suhu bisa turun di bawah nol derajat. Bagi wisatawan Muslim, masjid di Itaewon dan restoran halal kini tersebar cukup merata di area wisata utama Seoul.
Selain penerbangan langsung, beberapa opsi transit dengan satu kali singgah tersedia via Singapura, Kuala Lumpur, atau Tokyo dengan total perjalanan 10-14 jam — cocok jika harga langsung terlalu tinggi di tanggal pilihan Anda. Untuk perjalanan arah balik, tiket tersedia di rute Seoul–Jakarta (Soekarno-Hatta). Jika ingin mengeksplorasi destinasi Asia Timur lain dari Soekarno-Hatta, rute Jakarta ke Tokyo juga tersedia dengan penerbangan langsung dari Soekarno-Hatta. Bandingkan semua pilihan jadwal dan harga di Traveloka untuk menemukan kombinasi terbaik antara durasi perjalanan dan tarif.
Bandingkan harga Garuda Indonesia, Korean Air, Asiana, dan maskapai transit dalam satu halaman tanpa berpindah aplikasi. Aktifkan Price Alert untuk mendapatkan notifikasi otomatis saat tarif turun pada tanggal incaranmu. Fitur Easy Reschedule memberikan fleksibilitas mengubah jadwal tiket internasional jika rencana berubah tanpa proses berbelit. Pembayaran tersedia lewat kartu kredit Visa/Mastercard, transfer bank, GoPay, OVO, ShopeePay, DANA, QRIS, cicilan tanpa kartu kredit, hingga tunai di Indomaret dan Alfamart. Layanan pelanggan 24/7 siap membantu lewat live chat, telepon, dan email untuk pertanyaan visa, bagasi, dan kendala perjalanan lainnya.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 7 jam 10 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Seoul |



