
6 jam, 10 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Garuda Indonesia | 23.30 | 07.10 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Shanghai (PVG) | Pesan Sekarang |
China Eastern Airlines | 23.30 | 07.10 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Shanghai (PVG) | Pesan Sekarang |
Garuda Indonesia | 23.55 | 07.05 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Shanghai (PVG) | Pesan Sekarang |
China Eastern Airlines | 23.55 | 07.05 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Shanghai (PVG) | Pesan Sekarang |
Rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Pudong Shanghai (PVG) adalah salah satu jalur penerbangan internasional tersibuk yang menghubungkan Indonesia dengan Tiongkok. Dengan jarak tempuh sekitar 4.450 km, penerbangan langsung di rute ini membutuhkan waktu rata-rata 6 jam 40 menit — menjadikannya pilihan efisien bagi pelancong bisnis maupun wisatawan yang ingin menjelajahi Shanghai tanpa harus transit. Dua maskapai beroperasi langsung di rute CGK-PVG, yaitu Garuda Indonesia (GA) dan China Eastern Airlines (MU), keduanya menggunakan pesawat Airbus A330 berkapasitas luas. Frekuensi gabungan kedua maskapai mencapai 14 penerbangan per minggu, sehingga tersedia pilihan jadwal hampir setiap hari. Semua keberangkatan dari Jakarta dilayani dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, sementara penerbangan tiba di Terminal 1 atau Terminal 2 Bandara Pudong Shanghai.
Halaman ini khusus rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Pudong Shanghai (PVG). Untuk opsi dari seluruh bandara di kedua kota, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Shanghai.
Harga tiket penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Pudong Shanghai berfluktuasi mengikuti pola permintaan tahunan. Secara umum, bulan Maret dan November masuk kategori musim sepi dengan harga cenderung lebih terjangkau. Berdasarkan data agregator perjalanan, tiket satu arah pada musim sepi dapat dimulai dari kisaran Rp 2.007.400, sementara pada musim puncak — terutama Februari (Tahun Baru Imlek) dan periode libur sekolah Tiongkok di Juli–Agustus — harga bisa melonjak signifikan. Pemesanan dilakukan sekitar 4–6 minggu sebelum keberangkatan umumnya memberikan keseimbangan terbaik antara harga dan ketersediaan kursi. Kamu juga bisa menggunakan fitur Price Alert di Traveloka untuk memantau pergerakan harga tiket CGK–PVG secara otomatis, sehingga tidak melewatkan momen terbaik untuk memesan. Harga termurah saat ini mulai dari Rp 2.007.400.
Untuk mendapatkan harga terbaik di rute Soekarno-Hatta ke Pudong Shanghai, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Pertama, pilih hari terbang di tengah pekan — Selasa dan Rabu umumnya lebih murah dibanding akhir pekan. Kedua, hindari pemesanan mendekati hari besar Tiongkok seperti Golden Week (1–7 Oktober) dan Tahun Baru Imlek, karena permintaan melonjak tajam dari kedua arah. Ketiga, bandingkan harga antara Garuda Indonesia dan China Eastern Airlines karena keduanya kerap menawarkan promo bergantian. Terakhir, pertimbangkan fleksibilitas tanggal: bergeser satu atau dua hari dari tanggal favorit bisa menghasilkan selisih harga yang cukup berarti. Dengan menggunakan Traveloka, kamu bisa membandingkan seluruh pilihan jadwal, maskapai, dan kelas kabin dalam satu tampilan.
Saat ini terdapat dua maskapai yang mengoperasikan penerbangan langsung tanpa henti dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Pudong Shanghai. Garuda Indonesia (GA), maskapai nasional Indonesia yang tergabung dalam aliansi SkyTeam, mengoperasikan penerbangan dengan nomor GA894 menggunakan armada Airbus A330 dengan frekuensi sekitar 13 kali per bulan. China Eastern Airlines (MU), maskapai terbesar kedua di Tiongkok yang juga anggota SkyTeam, mengoperasikan penerbangan MU5070 dengan frekuensi lebih tinggi — sekitar 30 penerbangan per bulan — menjadikannya pilihan utama bagi yang menginginkan fleksibilitas jadwal lebih besar. Keduanya menyediakan kelas ekonomi dan bisnis, dengan standar layanan in-flight yang berbeda sehingga layak dibandingkan sebelum memilih. Waktu tempuh tercepat di rute ini adalah 6 jam 10 menit.
Seluruh penerbangan internasional dari Jakarta ke Shanghai Pudong diberangkatkan dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta — terminal terbesar dan termodern di kompleks CGK yang dirancang khusus untuk rute internasional dan domestik premium. Terminal ini dilengkapi 206 konter check-in yang tersebar di area keberangkatan lantai dua, terbagi dalam zona Island A hingga Island E. Konter Garuda Indonesia untuk penerbangan internasional berada di Island A, sementara maskapai mitra internasional lainnya tersebar di Island B. Untuk penerbangan internasional, disarankan tiba di bandara minimal 3 jam sebelum waktu keberangkatan guna mengantisipasi antrean imigrasi, pemeriksaan keamanan, dan proses bagasi. Konter check-in untuk penerbangan internasional biasanya menutup 60–90 menit sebelum departure. Terminal 3 juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti lounge premium, area ritel, restoran, dan akses WiFi gratis.
Bandara Internasional Pudong Shanghai adalah salah satu hub penerbangan tersibuk di Asia, dengan dua terminal utama — Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2) — serta Satellite Hall berkapasitas besar yang terhubung ke kedua terminal melalui sistem people mover otomatis. Penerbangan dari CGK umumnya tiba di Terminal 2, yang merupakan terminal lebih baru dan lebih luas. Kedatangan internasional diproses di lantai 2 T2, dengan fasilitas bank, penyimpanan bagasi, layanan informasi multibahasa, dan pusat layanan satu atap untuk membantu penumpang internasional. Kapasitas Satellite Hall yang luar biasa besar — salah satu terbesar di dunia untuk bangunan tunggal — juga menampung banyak keberangkatan dan kedatangan internasional, dengan gerai ritel, kuliner, dan area tunggu premium. Bandara Pudong beroperasi 24 jam penuh dengan layanan imigrasi dan bea cukai yang tidak pernah tutup.
Menjangkau Bandara Soekarno-Hatta dari berbagai penjuru Jakarta dapat dilakukan dengan beberapa moda transportasi. Kereta Railink (Skytrain Bandara) adalah pilihan tercepat dan paling andal: kereta berangkat dari Stasiun BNI City (Sudirman Baru) setiap 30 menit, dengan waktu tempuh sekitar 45–50 menit dan tarif Rp 2.007.400 per orang — jauh lebih hemat dibanding taksi saat jam sibuk. Taksi dan ride-hailing (Grab/Gojek) tersedia 24 jam di area khusus Terminal 3; estimasi biaya Rp 2.007.400–350.000 tergantung lokasi penjemputan, belum termasuk biaya tol. Kendaraan pribadi bisa menggunakan rute Tol Dalam Kota atau Tol Prof. Dr. Sedyatmo yang langsung menghubungkan Jakarta Pusat ke bandara. Disarankan berangkat lebih awal jika perjalanan dilakukan saat jam sibuk pagi (06.00–09.00) atau sore (17.00–20.00) karena kemacetan Jakarta bisa menambah waktu perjalanan secara signifikan.
Sesampainya di Bandara Pudong Shanghai, terdapat beberapa pilihan menuju pusat kota Shanghai. Kereta Maglev adalah yang paling ikonik: dengan kecepatan puncak 430 km/jam, kereta ini menghubungkan Bandara Pudong ke Stasiun Longyang Road hanya dalam 7–8 menit — sebuah pengalaman tersendiri. Dari Longyang Road, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan Metro Line 2, 7, atau 16 ke berbagai penjuru kota. Metro Line 2 merupakan pilihan paling praktis secara keseluruhan: bermula langsung dari Bandara Pudong, jalur ini melewati kawasan Lujiazui, Nanjing East Road (area The Bund), People's Square, hingga Jing'an dalam satu perjalanan tanpa ganti kereta. Waktu tempuh ke pusat kota sekitar 75–90 menit dengan tarif hanya ¥8. Taksi atau DiDi (ride-hailing lokal) menjadi pilihan jika membawa banyak bagasi, dengan estimasi biaya ¥180–260 tergantung tujuan dan kondisi lalu lintas.
Warga negara Indonesia yang bepergian ke Shanghai untuk tujuan wisata umumnya masih memerlukan visa kunjungan (Visa L) untuk memasuki wilayah daratan Tiongkok. Pengajuan dilakukan secara online melalui China Online Visa Application System, diikuti dengan kunjungan fisik ke Pusat Visa China di Jakarta untuk pengambilan biometrik dan penyerahan dokumen. Dokumen yang dibutuhkan meliputi paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan, foto paspor terbaru, formulir aplikasi yang telah diisi, bukti pemesanan tiket pesawat dan akomodasi, serta bukti kemampuan finansial. Sebagai opsi alternatif bagi yang transit, Indonesia telah resmi masuk daftar program 240-hour Visa-Free Transit Tiongkok sejak Juni 2025 — artinya penumpang yang melanjutkan penerbangan ke negara ketiga dapat berada di Shanghai hingga 10 hari tanpa visa khusus. Selain itu, Hainan Province memiliki kebijakan bebas visa 30 hari tersendiri, namun ini tidak berlaku untuk Shanghai. Pantau terus pembaruan kebijakan visa di situs resmi Kedubes Tiongkok di Jakarta sebelum berangkat.
Memahami pola permintaan musiman di rute Soekarno-Hatta ke Pudong Shanghai membantu kamu merencanakan perjalanan dengan lebih cermat. Musim puncak pertama terjadi pada Januari–Februari bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, ketika harga tiket naik dari kedua arah dan kursi cepat terisi. Musim puncak kedua berlangsung pada Juli–Agustus, seiring liburan sekolah di Indonesia dan musim panas di Tiongkok. Sebaliknya, Maret dan November adalah periode musim sepi dengan harga tiket paling kompetitif dan penerbangan yang cenderung tidak terlalu padat. Dari sisi cuaca Shanghai, April–Mei dan September–Oktober umumnya dianggap sebagai waktu terbaik berkunjung — cuaca cerah, tidak terlalu panas, dan nyaman untuk eksplorasi luar ruangan. Jika fleksibilitas tanggal bukan prioritas, rencanakan perjalanan setidaknya 6 minggu sebelumnya untuk mendapatkan harga terbaik.
Shanghai adalah kota metropolitan modern sekaligus penjaga warisan budaya berabad-abad — perpaduan yang menjadikannya salah satu destinasi paling menarik di Asia. Bagi wisatawan Indonesia, beberapa destinasi wajib kunjung antara lain: The Bund (Waitan), kawasan tepian Sungai Huangpu yang memperlihatkan kontras memukau antara arsitektur kolonial dan cakrawala futuristik Pudong; Yuyuan Garden, taman gaya klasik Tiongkok abad ke-16 yang terletak di kawasan belanja tradisional Yuyuan Bazaar; Oriental Pearl Tower dan Shanghai Tower — gedung tertinggi di Tiongkok dengan ketinggian 632 meter dan dek observasi di 561 meter; serta Tianzifang dan Xintiandi untuk pengalaman berbelanja dan kuliner di gang-gang batu khas Shanghai yang telah direvitalisasi. Nanjing Road, jalan perbelanjaan sepanjang lebih dari 5 km, juga menjadi favorit pelancong yang gemar berwisata belanja. Shanghai sangat ramah bagi wisatawan Asia Tenggara, dengan banyak restoran halal tersedia terutama di kawasan Little Indonesia dan area Pudong.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destinationAirportName} | 6 jam 10 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Shanghai |



