

3 jam, 40 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Batik Air | 02.30 | 08.10 | Jakarta (CGK) | Ternate (TTE) | Pesan Sekarang |
Lion Air | 09.50 | 19.00 | Jakarta (CGK) | Ternate (TTE) | Pesan Sekarang |
Durasi penerbangan langsung (non-stop) dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Sultan Babullah Ternate (TTE) adalah sekitar 3 jam 45 menit. Jarak antara kedua bandara adalah sekitar 2.533 kilometer. Penerbangan dengan transit, misalnya melalui Makassar atau Manado, dapat memakan waktu lebih lama yaitu sekitar 5–6 jam tergantung durasi transit. Penerbangan tercepat yang tersedia saat ini berdurasi 3 jam 40 menit sesuai jadwal yang berlaku.
Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Ternate umumnya tersedia pada jam dini hari hingga pagi hari. Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan dengan keberangkatan sekitar pukul 01.10 WIB dan tiba di Ternate sekitar pukul 06.55 WIT. Secara keseluruhan, jadwal keberangkatan rute ini berkisar antara pukul 01.00 hingga 06.00 WIB dengan rata-rata dua penerbangan per hari. Perhatikan bahwa Ternate menggunakan Waktu Indonesia Timur (WIT/UTC+9), dua jam lebih cepat dari Jakarta (WIB/UTC+7). Cek jadwal terkini dan tersedia di Traveloka untuk tanggal spesifik Anda.
Ya, tersedia penerbangan langsung (non-stop) dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Sultan Babullah Ternate (TTE). Maskapai yang mengoperasikan rute langsung antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, dan Super Air Jet. Pilihan penerbangan dengan transit juga tersedia melalui kota-kota seperti Makassar (UPG) atau Manado (MDC) bagi penumpang yang menginginkan harga lebih rendah atau jadwal yang lebih sesuai, meskipun total waktu perjalanan akan lebih panjang.
Penerbangan dari Soekarno-Hatta (CGK) ke Ternate (TTE) tersedia hampir setiap hari dalam seminggu, dengan rata-rata 12 hingga 14 penerbangan per minggu dari seluruh maskapai yang beroperasi. Frekuensi ini dapat meningkat pada periode peak season seperti Lebaran dan liburan panjang ketika maskapai menambah penerbangan ekstra (extra flight). Garuda Indonesia bahkan tercatat pernah meningkatkan frekuensi menjadi dua kali sehari pada periode permintaan tinggi. Periksa jadwal terbaru di Traveloka untuk memastikan ketersediaan pada tanggal perjalanan Anda.
Penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Sultan Babullah (TTE) di Ternate menempuh jarak sekitar 2.533 kilometer melintasi Laut Jawa, Selat Makassar, hingga perairan Maluku Utara. Rute ini menghubungkan pusat bisnis dan ekonomi terbesar Indonesia dengan Ternate, ibu kota Provinsi Maluku Utara yang berdiri di kaki Gunung Gamalama, gunung berapi aktif berketinggian 1.715 meter di atas permukaan laut. Penerbangan langsung (non-stop) membutuhkan waktu sekitar 3 jam 45 menit, menjadikannya salah satu rute domestik jarak jauh yang cukup efisien. Maskapai yang melayani rute CGK–TTE secara langsung antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, dan Super Air Jet, dengan total tersedia rata-rata dua hingga empat keberangkatan harian dari Soekarno-Hatta. Bandara Sultan Babullah sendiri terletak sekitar 6–8 kilometer dari pusat kota Ternate dan menjadi pintu masuk utama menuju pulau sejarah yang pernah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dunia pada abad ke-13 hingga ke-17.
Halaman ini khusus penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Untuk membandingkan seluruh pilihan penerbangan dari semua bandara Jakarta, lihat Tiket Pesawat Jakarta ke Ternate.
Harga tiket pesawat pada rute CGK–TTE bergerak dinamis mengikuti permintaan, musim perjalanan, dan ketersediaan kursi. Secara umum, kisaran harga untuk penerbangan langsung dimulai dari sekitar Rp 3.354.700 hingga Rp 3.354.700 per orang untuk kelas ekonomi di luar musim ramai. Pada periode peak season seperti libur Lebaran, libur Natal dan Tahun Baru, serta libur sekolah pertengahan tahun (Juni–Juli), harga dapat meningkat signifikan. Hari Kamis secara historis tercatat sebagai hari dengan rata-rata harga tiket terendah pada rute ini, sementara Sabtu cenderung menjadi hari dengan harga tertinggi karena lonjakan permintaan perjalanan akhir pekan. Untuk kelas bisnis, Garuda Indonesia menawarkan layanan premium dengan harga yang lebih tinggi namun mencakup fasilitas lounge dan bagasi lebih besar. Memantau harga via Traveloka secara berkala dan memanfaatkan fitur notifikasi harga sangat disarankan agar tidak melewatkan periode tarif terbaik.
Kunci mendapatkan tiket pesawat CGK–TTE dengan harga kompetitif adalah kecepatan dan fleksibilitas waktu pemesanan. Memesan tiket jauh hari — idealnya 30 hingga 60 hari sebelum tanggal keberangkatan — memberikan akses ke kelas tarif terendah yang kuotanya terbatas. Sebaliknya, pemesanan mendadak dalam rentang 1–3 hari sebelum penerbangan hampir selalu menghasilkan harga lebih tinggi karena sisa kursi di kelas murah sudah habis. Gunakan fitur perbandingan harga di Traveloka untuk membandingkan seluruh maskapai dalam satu tampilan. Aktifkan fitur Price Alert agar sistem mengirim notifikasi otomatis saat harga turun ke rentang yang Anda inginkan. Fleksibilitas hari keberangkatan juga berperan besar: menggeser keberangkatan dari akhir pekan ke hari kerja (Selasa, Rabu, atau Kamis) bisa menghasilkan penghematan yang berarti tanpa mengorbankan kualitas perjalanan.
Tiga maskapai utama mengoperasikan penerbangan langsung dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Sultan Babullah (TTE). Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan dengan jadwal keberangkatan sekitar pukul 01.10 WIB dan tiba di Ternate sekitar pukul 06.55 WIT, menggunakan armada Boeing 737-800. Garuda menawarkan layanan penuh (full service) termasuk makan di pesawat, bagasi gratis hingga 20 kg untuk kelas ekonomi, dan akses lounge di terminal. Batik Air beroperasi dari Terminal 2D Soekarno-Hatta dan menggunakan armada Airbus A320 untuk rute ini, menawarkan layanan menengah ke atas dengan bagasi gratis dan kenyamanan kabin yang baik. Super Air Jet beroperasi dari Terminal 2E dan menjadi pilihan bagi penumpang yang menginginkan harga lebih terjangkau dengan standar keselamatan tinggi. Sriwijaya Air juga pernah melayani rute ini menggunakan Boeing 737-500, namun ketersediaannya perlu dikonfirmasi ulang sesuai jadwal terkini. Penumpang disarankan selalu mengecek terminal keberangkatan masing-masing maskapai sebelum hari-H karena penempatan terminal dapat berubah sewaktu-waktu.
Bandara Soekarno-Hatta memiliki tiga terminal utama dengan pembagian maskapai yang perlu diperhatikan. Untuk rute CGK–TTE, Garuda Indonesia beroperasi dari Terminal 3 (domestik), Batik Air dari Terminal 2D, dan Super Air Jet dari Terminal 2E. Lion Air, apabila beroperasi pada rute ini, menggunakan Terminal 1B sejak November 2025. Pastikan Anda tiba di terminal yang benar karena jarak antarterminal cukup jauh dan memerlukan waktu tambahan. Untuk penerbangan domestik, penumpang disarankan tiba di bandara minimal 90 menit sebelum jadwal keberangkatan. Counter check-in umumnya dibuka 2–3 jam sebelum keberangkatan dan ditutup 45 menit sebelum boarding. Tersedia layanan check-in mandiri (self check-in kiosk) di masing-masing terminal untuk menghemat waktu. Penumpang yang sudah check-in online dan tidak membawa bagasi tercatat bisa langsung menuju area pemeriksaan keamanan. Fasilitas di Terminal 2 dan 3 cukup lengkap, meliputi restoran, kafe, mushola, area merokok, dan apotek.
Bandara Soekarno-Hatta dapat dijangkau dari pusat Jakarta melalui beberapa moda transportasi. Kereta Bandara (Commuter Line Basoetta) merupakan pilihan paling efisien dengan tarif Rp 3.354.700 per perjalanan dari Stasiun Manggarai, melewati Stasiun Tanah Abang, Duri, Rawabuaya, dan Batuceper. Kereta beroperasi mulai pukul 05.57 hingga 22.57 WIB dengan interval 30 menit pada hari kerja. Tiket bisa dibeli melalui aplikasi Access by KAI atau vending machine di stasiun. Alternatif lain adalah taksi bandara resmi dengan tarif argometer ditambah biaya tol, serta layanan ride-hailing seperti Grab dan Gojek yang pick-up di area khusus masing-masing terminal. Di dalam area bandara, Skytrain (Kalayang) menghubungkan Terminal 1, 2, 3, dan Stasiun Kereta Bandara secara gratis, beroperasi pukul 06.00–24.00 WIB. Penumpang yang menggunakan Terminal 2 atau 3 sangat diuntungkan dengan koneksi Skytrain ini untuk berpindah antarfasilitas bandara.
Permintaan penerbangan CGK–TTE memiliki pola musiman yang cukup jelas. Periode paling ramai terjadi selama libur Lebaran (biasanya April–Mei tergantung kalender hijriah) ketika banyak warga Maluku Utara di perantauan kembali ke kampung halaman. Libur Natal dan Tahun Baru (akhir Desember–awal Januari) juga menjadi periode padat dengan lonjakan harga tiket yang signifikan. Libur sekolah pertengahan tahun (pertengahan Juni hingga pertengahan Juli) mendorong peningkatan perjalanan wisata keluarga ke Ternate. Di luar periode tersebut, Februari hingga Maret dan Agustus hingga Oktober umumnya menjadi low season dengan harga tiket lebih kompetitif dan ketersediaan kursi yang lebih longgar. Dari sisi cuaca, Ternate memiliki dua musim: musim hujan (Oktober–April) dan musim kemarau (Mei–September). Untuk pengalaman wisata terbaik — terutama aktivitas bahari seperti snorkeling dan menyelam — musim kemarau adalah waktu yang paling ideal.
Bandara Sultan Babullah (IATA: TTE, ICAO: WAEE) adalah pintu masuk udara utama Kota Ternate di Provinsi Maluku Utara. Bandara ini terletak sekitar 6–8 kilometer dari pusat kota Ternate dan dapat ditempuh dengan taksi dalam waktu sekitar 15–20 menit dengan biaya sekitar Rp 3.354.700 Terminal penumpang sudah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti area tunggu ber-AC, restoran, ATM, toko suvenir, dan VIP Lounge. Bandara ini melayani berbagai rute domestik, dengan penerbangan terbanyak menuju Manado, Makassar, dan Jakarta. Wings Air juga mengoperasikan penerbangan koneksi dari Ternate ke sejumlah kota di Maluku Utara seperti Tobelo dan Morotai. Kapasitas dan fasilitas bandara terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan pariwisata dan investasi di Maluku Utara. Penumpang yang tiba di TTE disarankan memiliki rencana transportasi lanjutan mengingat ketersediaan taksi di luar jam puncak penerbangan bisa terbatas.
Ternate bukan sekadar kota tujuan — ia adalah salah satu titik paling bersejarah di Nusantara. Pulau ini merupakan pusat Kesultanan Ternate yang berdiri sejak tahun 1257, dan selama berabad-abad menjadi penghasil cengkeh dan pala terpenting di dunia, menarik pedagang dari Portugis, Spanyol, Belanda, hingga Inggris. Francis Drake pada tahun 1579 bahkan singgah di Ternate untuk membawa pulang rempah-rempah ke Eropa. Secara geologis, Pulau Ternate adalah puncak Gunung Gamalama yang menjulang dari dasar laut sedalam 3.000 meter. Destinasi wisata unggulan mencakup Pantai Sulamadaha dengan pasir hitam vulkanik dan air jernih untuk snorkeling, Pantai Jikomalamo dengan terumbu karang yang memukau, Danau Tolire di kaki Gunung Gamalama, Benteng Tolukko peninggalan Portugis, serta Kedaton Sultan Ternate yang kini menjadi museum budaya. Masjid Al Munawwar dengan dua pilar yang ditancapkan ke dasar laut juga menjadi ikon arsitektur unik kota ini. Ternate adalah destinasi yang memadukan petualangan alam, penyelaman sejarah, dan kekayaan budaya dalam satu pulau.
Beberapa hal penting perlu dipersiapkan sebelum terbang dari Soekarno-Hatta ke Ternate. Pertama, perhatikan perbedaan zona waktu: Jakarta menggunakan WIB (UTC+7), sementara Ternate menggunakan WIT (UTC+9) — selisih dua jam yang perlu diperhitungkan dalam perencanaan itinerary. Kedua, siapkan uang tunai secukupnya karena tidak semua tempat wisata dan warung makan di Ternate menerima pembayaran non-tunai. Ketiga, jika berencana mengunjungi kawasan pantai atau melakukan aktivitas menyelam, siapkan perlengkapan snorkeling sendiri karena ketersediaan penyewaan di beberapa lokasi terbatas. Keempat, cuaca di Ternate bisa berubah cepat karena pengaruh aktivitas Gunung Gamalama; pastikan memantau kondisi cuaca terkini sebelum mendaki atau beraktivitas di area lereng gunung. Kelima, akomodasi di Ternate tersedia dalam berbagai kategori mulai dari guesthouse lokal hingga hotel bintang tiga; lakukan pemesanan lebih awal terutama saat musim ramai. Traveloka menyediakan layanan lengkap mulai dari tiket pesawat, hotel, hingga aktivitas untuk memudahkan perencanaan perjalanan Anda ke Ternate dalam satu platform.
Lama Penerbangan {originAirportName} - {destination} | 3 jam 40 menit |
Bandara di Jakarta | |
Bandara di Ternate |



