
2 jam, 15 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Citilink | 12.30 | 14.45 | Batam (BTH) | Yogyakarta (YIA) | Pesan Sekarang |
Ya. Citilink dan Super Air Jet melayani rute ini secara langsung menuju Yogyakarta International Airport (YIA), masing-masing sekitar 7 kali per minggu.
Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, bukan Bandara Adisutjipto (JOG) lama yang kini berstatus sekunder dengan frekuensi sangat terbatas.
Sekitar 2 jam 5 menit hingga 2 jam 15 menit tergantung arah penerbangan, salah satu rute domestik terlama dari Batam.
Citilink dan Super Air Jet, keduanya dengan armada keluarga Airbus A320 dan satu kelas ekonomi.
Hanya satu kali sehari untuk masing-masing arah -- sekitar pukul 14.50 dari Batam, dan sekitar pukul 07.30 dari Yogyakarta.
Tidak. Citilink dan Super Air Jet sama-sama beroperasi satu kelas ekonomi di rute ini.
Sekitar 60 kilometer, salah satu jarak bandara-ke-candi terdekat dibanding kota besar lain yang melayani rute ke Borobudur.
Tidak. Rute ini adalah penerbangan domestik, sehingga KTP atau identitas resmi lain sudah cukup untuk check-in dan boarding.
Cari rute Batam ke Yogyakarta di aplikasi Traveloka dan bandingkan jadwal Citilink dan Super Air Jet, mengingat hanya ada satu keberangkatan per hari untuk masing-masing maskapai.
Batam ke Yogyakarta dilayani penerbangan langsung oleh Citilink dan Super Air Jet, masing-masing sekitar 7 kali per minggu atau satu penerbangan setiap hari, mendarat di Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. Rute ini relatif baru dibanding rute-rute utama Batam lainnya, namun sudah stabil dengan jadwal reguler harian. Waktu tempuhnya sekitar 2 jam 5 menit hingga 2 jam 15 menit, salah satu penerbangan domestik terlama dari Batam mengingat jarak yang melintasi hampir seluruh Pulau Sumatra dan Laut Jawa sebelum akhirnya tiba di Jawa Tengah bagian selatan.
Citilink dan Super Air Jet sama-sama beroperasi dengan model bertarif hemat di rute ini, sehingga harga secara umum tetap kompetitif meski jaraknya cukup jauh dibanding rute-rute domestik lain dari Batam. Karena masing-masing maskapai hanya menawarkan satu jadwal keberangkatan per hari, kursi promo cenderung lebih cepat terisi dibanding rute-rute Batam yang frekuensinya lebih padat -- memesan lebih awal begitu tanggal perjalanan sudah pasti umumnya memberi pilihan harga yang lebih baik dibanding menunggu mendekati tanggal keberangkatan.
Permintaan ke Yogyakarta naik tajam menjelang musim liburan sekolah dan libur panjang, mengingat kota ini adalah salah satu destinasi wisata budaya paling populer di Indonesia, dengan Candi Borobudur dan Prambanan sebagai daya tarik utama. Musim mudik Lebaran juga mendorong permintaan naik, meski dampaknya bercampur antara wisatawan dan pemudik yang punya keluarga di Yogyakarta. Hari kerja biasa di luar periode-periode tersebut cenderung memberi lebih banyak pilihan tarif promo, meski tetap terbatas karena hanya satu penerbangan per hari untuk masing-masing maskapai di rute ini.
Penerbangan dari Batam ke Yogyakarta berangkat sekali sehari, sekitar pukul 14.50, sementara penerbangan sebaliknya dari Yogyakarta ke Batam berangkat pagi sekitar pukul 07.30. Karena hanya satu jadwal per hari untuk masing-masing arah, merencanakan tanggal keberangkatan dan kepulangan dengan cermat lebih penting dibanding pada rute-rute Batam dengan banyak pilihan jam. Kesalahan kecil dalam perencanaan tanggal di rute ini bisa berarti kehilangan seluruh hari perjalanan, bukan sekadar menunggu beberapa jam untuk penerbangan berikutnya seperti di rute-rute Batam yang lebih padat jadwalnya, sehingga memeriksa ulang tanggal keberangkatan dan kepulangan sebelum menyelesaikan pembayaran akhir sangat disarankan.
Citilink dan Super Air Jet adalah dua maskapai yang mengoperasikan rute ini secara langsung, keduanya menggunakan armada keluarga Airbus A320. Kedua maskapai beroperasi satu kelas ekonomi, tanpa opsi kelas bisnis di rute ini, meski keduanya menyediakan opsi kursi legroom tambahan berbayar.
Seluruh penerbangan Batam-Yogyakarta bersifat langsung tanpa transit, dengan durasi sekitar 2 jam 5 menit hingga 2 jam 15 menit tergantung arah dan kondisi penerbangan -- salah satu rute domestik terlama dari Batam karena jarak yang jauh melintasi Sumatra dan Jawa.
Sejak Maret 2020, seluruh penerbangan komersial reguler Yogyakarta telah sepenuhnya beralih dari Bandara Adisutjipto (JOG) yang lama ke Yogyakarta International Airport (YIA) yang baru di Kulon Progo. Adisutjipto kini berstatus sekunder dengan frekuensi penerbangan yang sangat terbatas, sehingga penerbangan langsung dari Batam hanya tersedia menuju YIA -- memastikan kode bandara tujuan yang benar tetap penting agar tidak salah asumsi bahwa masih ada penerbangan langsung yang tersedia ke Adisutjipto dari Batam.
Sama seperti rute-rute Batam lainnya, titik keberangkatannya tetap Hang Nadim -- sekitar 22 kilometer dari pusat kota dengan estimasi waktu tempuh 20 hingga 35 menit, tergantung titik penjemputan di Batam Center atau Nagoya serta kepadatan lalu lintas saat itu. Taksi, aplikasi transportasi daring, dan bus Damri semuanya tersedia sebagai pilihan menuju bandara.
YIA berlokasi di Kabupaten Kulon Progo, sekitar 45 kilometer atau 1 hingga 1,5 jam berkendara ke arah barat daya dari pusat Kota Yogyakarta. Meski lebih jauh dari kota dibanding Adisutjipto yang lama, YIA menawarkan koneksi kereta bandara langsung ke Stasiun Tugu yang hanya memakan waktu sekitar 35-40 menit, jauh lebih cepat dan bebas macet dibanding naik taksi pada jam sibuk. Untuk detail lengkap fasilitas, sejarah, dan tips transportasi bandara ini, lihat halaman Penerbangan Batam ke YIA.
Baik Citilink maupun Super Air Jet beroperasi satu kelas ekonomi penuh di rute Batam-Yogyakarta, tanpa opsi kelas bisnis. Penumpang yang menginginkan kenyamanan ekstra tetap bisa memilih kursi legroom tambahan berbayar dari kedua maskapai. Karena durasi penerbangannya cukup panjang, sekitar dua jam lebih, ketidaktersediaan kelas bisnis mungkin terasa kurang ideal bagi sebagian pelaku bisnis, meski tetap sepadan mengingat harga tiket yang lebih terjangkau dibanding rute-rute domestik lain yang menawarkan opsi kelas premium.
Malioboro adalah jalan legendaris di jantung kota, dipadati toko, kios, dan pedagang kaki lima yang menjual batik, kerajinan, hingga kuliner malam. Keraton Yogyakarta, istana resmi tempat Sultan dan keluarga kerajaan tinggal, menjadi pusat kegiatan budaya dan upacara resmi, sekaligus tempat melihat koleksi seni bernilai sejarah tinggi. Candi Prambanan, kompleks candi Hindu berusia lebih dari seribu tahun, menawarkan pemandangan paling memukau saat matahari terbenam di antara menara-menara batunya yang menjulang. Candi Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia, berjarak sekitar 60 kilometer dari YIA -- kebetulan salah satu candi terdekat dengan bandara di antara semua kota besar Indonesia yang melayani rute ke sana. Bagi yang tertarik dengan kehidupan akademis kota ini, kawasan sekitar Universitas Gadjah Mada juga menawarkan sisi lain Yogyakarta yang lebih muda dan dinamis, kontras dengan suasana kental tradisi di sekitar Keraton. Beberapa destinasi lain juga mudah dijangkau dari Malioboro dalam jarak jalan kaki: Tugu Yogyakarta (Tugu Pal Putih) di ujung utara jalan menjadi titik foto populer siang maupun malam, Pasar Beringharjo di ujung selatan adalah pasar tradisional tertua di kota ini yang telah beroperasi sejak abad ke-18 dan surganya belanja batik serta jamu tradisional, sementara Taman Sari tidak jauh dari Keraton menyimpan bekas pemandian keluarga sultan lengkap dengan lorong bawah tanah dan masjid bawah tanah Sumur Gumuling.
Sekaten digelar setiap tahun pada bulan Rabiul Awal dalam kalender Hijriah di Alun-alun Utara, tepat di depan Keraton Yogyakarta, sebagai rangkaian perayaan menjelang Grebeg Maulud yang memperingati kelahiran Nabi Muhammad. Acara ini menghadirkan pasar malam, gamelan, dan berbagai tradisi khas Keraton yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut.
Kawasan sekitar Malioboro paling populer bagi wisatawan yang ingin akses jalan kaki ke pusat perbelanjaan dan kuliner malam kota Yogyakarta. Kawasan dekat Candi Prambanan menjadi pilihan bagi yang ingin menghabiskan waktu lebih banyak menjelajahi kompleks candi tanpa harus bepergian jauh dari penginapan, terutama untuk mengejar momen matahari terbit atau terbenam di antara reruntuhan dan menara-menara candi.
Selain wisatawan yang menuju Candi Borobudur, Prambanan, dan Keraton, rute ini juga banyak diisi keluarga yang mengunjungi anak-anak mereka yang menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta -- status "Kota Pelajar" menjadikan kota ini tujuan pendidikan populer bagi keluarga dari luar Jawa, termasuk dari Batam dan Kepulauan Riau. Pola ini turut memengaruhi kapan permintaan tiket melonjak, tidak hanya pada musim liburan sekolah, tetapi juga musim pendaftaran mahasiswa baru dan wisuda kampus.
KTP atau identitas resmi lain sudah cukup untuk penerbangan domestik ini, tanpa perlu paspor, visa, maupun penyesuaian mata uang antara Batam dan Yogyakarta. Karena hanya ada satu jadwal per hari untuk masing-masing arah, memesan tiket jauh sebelum tanggal keberangkatan sangat disarankan, khususnya menjelang musim liburan sekolah ketika permintaan ke Yogyakarta melonjak tajam. Yogyakarta beriklim tropis dengan musim hujan sekitar November hingga April, sehingga membawa payung lipat tetap disarankan bagi yang berencana menjelajahi kompleks candi terbuka seperti Prambanan dan Borobudur, mengingat area candi-candi ini minim tempat berteduh di siang hari.
Karena YIA tidak punya layanan transportasi umum langsung ke Borobudur, kebanyakan wisatawan dari Batam memesan tur sehari atau layanan antar-jemput dari kota begitu tiba, alih-alih berangkat langsung dari bandara. Prambanan relatif lebih mudah diakses karena lebih dekat ke pusat kota dibanding Borobudur yang berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah -- lintas provinsi dari Yogyakarta meski secara wisata sering dianggap satu paket perjalanan. Banyak paket tur menggabungkan kunjungan ke kedua candi dalam satu hari, biasanya dimulai dari Borobudur pagi-pagi untuk menghindari cuaca terlalu panas, dilanjutkan ke Prambanan menjelang sore untuk mengejar matahari terbenam di antara menara-menara candinya.
Dengan jadwal terbatas satu kali sehari, sebagian penumpang mungkin perlu fleksibel memilih tanggal, atau melihat opsi kota lain dari Batam sebagai alternatif. Semua pilihan rute domestik lain dari Bandara Hang Nadim dapat dibandingkan di halaman Indonesia milik Traveloka.
Dengan hanya satu jadwal per hari untuk masing-masing maskapai penerbangan, mengaktifkan Price Alert di Traveloka membantu memantau kapan tarif rute ini turun, terutama menjelang musim liburan sekolah yang paling sering mendorong harga naik. Easy Reschedule berguna bila rencana perjalanan berubah mendadak, dan Traveloka menerima pembayaran lewat OVO dan GoPay selain kartu kredit dan transfer bank -- fleksibilitas metode pembayaran yang cukup berarti mengingat jadwal penerbangan yang terbatas di rute ini.
Lama Penerbangan | 2 jam 15 menit |
Bandara di Batam | |
Bandara di Yogyakarta |



