
6 jam, 40 menit
Maskapai | Jadwal Berangkat | Jadwal Tiba | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Malaysia Airlines | 12.55 | 21.15 | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Korean Air | 12.55 | 21.15 | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Asiana Airlines | 23.20 | 07.00 (+1 days) | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Korean Air | 23.20 | 07.00 (+1 days) | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Malaysia Airlines | 23.30 | 07.10 (+1 days) | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Korean Air | 23.30 | 07.10 (+1 days) | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan Sekarang |
Rute Kuala Lumpur ke Seoul menghubungkan dua pusat metropolitan Asia Tenggara dan Asia Timur melalui penerbangan langsung sekitar enam setengah jam. Malaysian carrier seperti AirAsia X, Malaysia Airlines, dan Batik Air Malaysia melayani rute ini bersama Korean Air dari sisi Korea, menjadikan frekuensi penerbangan cukup tinggi sepanjang tahun. Bagi pelancong Indonesia yang transit atau memulai perjalanan dari Kuala Lumpur, rute ini membuka akses langsung menuju Incheon — gerbang utama Seoul dan salah satu bandara tersibuk di Asia.
Tarif tiket Kuala Lumpur ke Seoul bervariasi tergantung maskapai, kelas layanan, dan waktu pemesanan. AirAsia X sebagai low-cost carrier internasional umumnya menawarkan tarif dasar paling terjangkau dengan opsi add-on bagasi dan makanan. Malaysia Airlines dan Korean Air berada di segmen full-service dengan bagasi gratis, layanan makan, dan kemudahan koneksi internasional melalui aliansi masing-masing. Batik Air Malaysia (OD) menjadi alternatif menengah yang kompetitif. Tarif cenderung lebih rendah saat pemesanan dilakukan jauh-jauh hari di luar musim puncak, dan melonjak signifikan pada periode liburan panjang Korea seperti Seollal (Tahun Baru Imlek Korea) dan Chuseok serta musim bunga sakura. Aktifkan Price Alert di Traveloka untuk notifikasi otomatis ketika tarif turun pada tanggal perjalanan Anda.
Harga tiket Kuala Lumpur ke Seoul bersifat dinamis dan bergerak mengikuti permintaan musiman di kedua sisi rute. Secara pola umum, bulan-bulan di luar musim liburan utama Korea — umumnya pertengahan Januari sebelum Seollal, awal Mei setelah musim bunga sakura mereda, dan pertengahan September hingga pertengahan Oktober setelah Chuseok — cenderung menawarkan ketersediaan kursi lebih luas. Lonjakan permintaan paling konsisten terjadi pada musim bunga sakura (akhir Maret hingga awal April), Seollal (Februari), musim liburan sekolah Malaysia (Juni-Juli, November-Desember), dan menjelang Chuseok. Untuk harga aktual, lakukan pencarian pada beberapa tanggal dan bandingkan maskapai secara langsung di Traveloka.
Harga tiket berubah setiap hari mengikuti kondisi pasar, namun beberapa pola permintaan dapat dijadikan acuan. Penerbangan berangkat di luar jam padat dan slot tengah hari tertentu cenderung memiliki tarif lebih kompetitif dibanding jadwal favorit pelancong bisnis. Jadwal AirAsia X umumnya mencakup penerbangan malam yang tiba di Incheon pagi hari, cocok untuk mengoptimalkan waktu di Seoul. Penerbangan pagi dari Malaysia Airlines dan Korean Air populer untuk pelancong bisnis yang perlu tiba lebih awal. Bandingkan beberapa opsi tanggal sekaligus di Traveloka untuk menemukan kombinasi harga dan jadwal yang paling sesuai rencana Anda.
AirAsia X (D7) adalah long-haul low-cost carrier yang melayani rute Kuala Lumpur-Seoul secara langsung dari KLIA, menawarkan tarif dasar kompetitif dengan opsi pemilihan kursi, bagasi, dan makanan yang dapat disesuaikan. Malaysia Airlines (MH) sebagai maskapai full-service nasional Malaysia memberikan bagasi gratis, layanan makan, akses lounge, dan koneksi lanjutan melalui aliansi Oneworld yang berguna untuk perjalanan multikota. Korean Air (KE) sebagai maskapai flag carrier Korea Selatan melayani rute ini dengan armada modern dan jaringan SkyTeam, cocok untuk pelancong yang melanjutkan perjalanan ke kota lain di Korea. Batik Air Malaysia (OD) menawarkan layanan menengah yang cukup kompetitif dengan jadwal reguler dari Kuala Lumpur. Perbandingan jadwal dan tarif semua maskapai tersedia dalam satu halaman di Traveloka.
Penerbangan langsung non-stop dari Kuala Lumpur menuju Seoul berlangsung sekitar enam setengah jam. Seluruh penerbangan langsung menggunakan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sebagai titik keberangkatan dan Bandara Internasional Incheon (ICN) sebagai titik kedatangan utama. Penerbangan transit melalui kota perantara tersedia sebagai alternatif — misalnya lewat Bangkok, Singapura, atau Hong Kong — namun menambah total waktu perjalanan secara signifikan. Untuk kepraktisan, penerbangan langsung sangat direkomendasikan mengingat durasi yang sudah cukup panjang. Bandara Gimpo (GMP) di Seoul melayani beberapa penerbangan domestik Korea dan rute internasional regional tertentu, namun KLIA ke ICN adalah rute utama untuk penerbangan komersial dari Malaysia.
Penerbangan Kuala Lumpur ke Seoul berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) di Sepang, Selangor, sekitar 50 km dari pusat kota Kuala Lumpur. KLIA merupakan salah satu hub penerbangan terbesar di Asia Tenggara dengan dua terminal utama: KLIA Main Terminal untuk full-service carriers (Malaysia Airlines, Korean Air) dan klia2 untuk low-cost carriers (AirAsia X dan Batik Air Malaysia).
KLIA dan klia2 terhubung dengan pusat kota melalui KLIA Ekspres yang beroperasi dari KL Sentral dengan waktu tempuh sekitar 28-33 menit. Pilihan lain meliputi bus aero (lebih lambat namun lebih terjangkau), taksi resmi, dan layanan ride-hailing Grab. Fasilitas di KLIA meliputi lounge airline dan Plaza Premium independen, pusat perbelanjaan duty free, deretan restoran dan kafe, ATM, mushola, dan layanan penginapan transit. Cek terminal keberangkatan yang berlaku untuk maskapai Anda karena KLIA Main dan klia2 terpisah dan memerlukan transfer antar-terminal.
Hampir seluruh penerbangan internasional dari Kuala Lumpur mendarat di Bandara Internasional Incheon (ICN), terletak di Pulau Incheon sekitar 50-60 km dari pusat Seoul di kawasan Gangnam dan Myeongdong.
Incheon secara konsisten masuk daftar bandara terbaik dunia oleh Skytrax, dengan dua terminal penumpang yang terhubung dan fasilitas kelas dunia termasuk lounge, pusat kebudayaan Korea, area tidur kapsul, kamar mandi gratis, bioskop, dan ice skating rink. Untuk transportasi ke Seoul, tersedia AREX (Airport Railroad Express) yang menghubungkan Incheon ke Stasiun Seoul dan stasiun-stasiun lain di dalam kota dengan waktu tempuh 43-66 menit tergantung jenis kereta (express atau all-stop). Limousine bus melayani berbagai distrik Seoul termasuk Gangnam, Myeongdong, Hongdae, dan Itaewon. Taksi resmi dan layanan shuttle hotel juga tersedia di area kedatangan.
Malaysia Airlines dan Korean Air menawarkan kelas bisnis dengan kursi lie-flat pada penerbangan jarak jauh ini, dilengkapi makanan premium, prioritas boarding, dan akses lounge. Kelas premium economy hadir di beberapa armada sebagai pilihan menengah antara ekonomi dan bisnis. AirAsia X dan Batik Air Malaysia umumnya melayani kelas ekonomi dengan opsi kursi premium berbayar yang memberikan ruang kaki lebih luas. Untuk penerbangan sepanjang enam setengah jam, upgrade ke kelas yang lebih tinggi atau pemilihan kursi dengan leg room ekstra memberikan kenyamanan yang terasa signifikan.
Istana Gyeongbokgung adalah istana kerajaan utama dari Dinasti Joseon yang dibangun pada 1395, berlokasi di jantung kota Seoul dengan latar Gunung Bugaksan yang dramatis — upacara pergantian penjaga berlangsung beberapa kali sehari. Bukchon Hanok Village adalah kawasan berisi ratusan rumah tradisional hanok yang masih ditinggali, menawarkan pengalaman suasana Seoul abad ke-14 di antara gedung-gedung modern. Myeongdong merupakan distrik perbelanjaan dan kuliner ikonik yang penuh deretan toko kosmetik K-beauty, street food seperti tteokbokki dan hotteok, dan pusat perbelanjaan modern. N Seoul Tower di puncak Gunung Namsan memberikan panorama 360 derajat seluruh kota Seoul dengan gondola akses dan area gembok cinta yang terkenal. Hongdae adalah kawasan seni dan hiburan di sekitar Universitas Hongik dengan kafe unik, galeri indie, pertunjukan jalanan spontan, dan klub malam yang hidup di akhir pekan. Gangnam menampilkan wajah Seoul yang paling modern dengan jalur Garosugil, distrik keuangan COEX dengan akuarium raksasa, dan COEX Mall yang terhubung ke Stasiun Samseong. Insadong menawarkan toko kerajinan tangan tradisional, galeri seni, dan kedai teh di gang-gang bersejarah. Itaewon dan Hanam-dong cocok untuk kuliner internasional dan pengalaman budaya yang beragam. Nami Island (Namiseom) berjarak sekitar 75 menit dari Seoul melalui ITX dan feri, terkenal sebagai lokasi syuting drama Korea klasik dan jalan metasequoia ikonik.
Seoul adalah surga kuliner dengan pengalaman yang beragam dari gerobak kaki lima hingga restoran berbintang Michelin. Street food ikonik mencakup tteokbokki (kue beras pedas), odeng (fishcake kuah), hotteok (pancake manis isi kacang), dan dakkochi (sate ayam). Barbeku Korea (samgyeopsal babi berlapis atau bulgogi sapi) adalah pengalaman makan yang wajib dicoba di restoran berjeruji bakar di meja. Chimaek — fried chicken dan bir Korea — sangat populer khususnya di kawasan Hongdae dan Mapo. Untuk belanja, Myeongdong menawarkan deretan toko kosmetik K-beauty terlengkap dengan harga duty-free, Dongdaemun Design Plaza (DDP) menjadi pusat fashion grosir dan ritel yang buka hingga dini hari, dan Insadong Ssamziegil menghadirkan suvenir dan kerajinan artisan unik. Gangnam dan Apgujeong menjadi kawasan premium untuk merek fashion internasional dan restoran fine dining.
Seollal (Tahun Baru Imlek Korea, Februari) adalah salah satu hari raya terbesar Korea — keluarga berkumpul, upacara charye dilakukan, dan anak-anak mengenakan hanbok untuk memberi salam sebae kepada tetua; sebagian besar toko tutup dan transportasi sangat padat. Musim Bunga Sakura (akhir Maret-awal April) mengubah taman-taman Seoul menjadi lautan bunga merah muda — Seokchon Lake, Yeouido, dan pekarangan Istana Gyeongbokgung menjadi lokasi favorit. Insadong Culture Festival berlangsung tiap musim semi dan gugur menampilkan kerajinan tangan, batik Korea, pertunjukan seni tradisional, dan workshop membuat tembikar. Seoul Lantern Festival (November) menerangi Sungai Cheonggyecheon dengan ribuan lentera desain unik sebagai peringatan tradisi Buddha. Chuseok (Oktober) adalah festival panen besar Korea di mana keluarga berkumpul, songpyeon (kue beras) dibuat bersama, dan pertunjukan tarian tradisional ganggangsullae digelar di berbagai penjuru kota.
Myeongdong dan Jung-gu adalah pilihan paling sentral untuk wisatawan — dekat Istana Deoksugung, pusat belanja, halte bus limousine dari Incheon, dan akses mudah ke berbagai jalur subway. Gangnam (Apgujeong, Cheongdam) cocok untuk pelancong bisnis dan pecinta mode dengan hotel bintang lima seperti Grand Intercontinental dan Signiel, akses ke COEX, dan restoran fine dining kelas dunia. Hongdae dan Mapo-gu menjadi pilihan populer untuk wisatawan muda yang ingin dekat kafe, bar, dan venue musik dengan pilihan hotel butik dan hostel desainer. Insadong dan Jongno-gu menawarkan hotel heritage dan guesthouse hanok untuk pengalaman menginap autentik di kawasan bersejarah. Itaewon menyediakan akomodasi dengan lingkungan multikultural, banyak restoran halal, dan akses mudah ke Namsan.
Pastikan paspor Indonesia masih berlaku minimal enam bulan sejak tanggal keberangkatan. Per 2026, Warga Negara Indonesia dapat memasuki Korea Selatan bebas visa dan dikecualikan dari kewajiban K-ETA, namun kebijakan ini bersifat sementara dan dapat berubah — selalu periksa informasi terkini melalui situs resmi Kedutaan Besar Korea Selatan atau KVAC sebelum berangkat. Siapkan dokumen pendukung seperti tiket pulang, bukti akomodasi, dan bukti dana yang cukup karena petugas imigrasi berhak memintanya. Seoul menggunakan sistem transportasi umum yang sangat terorganisir — beli T-money card di bandara atau convenience store (GS25, CU, 7-Eleven) untuk digunakan di subway, bus, dan taksi. Cuaca Seoul jauh berbeda dengan Malaysia: musim panas (Juni-Agustus) hangat dan lembap, musim gugur (September-November) sejuk dan menyenangkan, musim dingin (Desember-Februari) bisa turun di bawah nol derajat Celsius, sementara musim semi (Maret-Mei) menyenangkan namun berfluktuasi. Mata uang Korea Won (KRW) tersedia di money changer KLIA dan ATM di bandara Incheon. Kartu kredit diterima luas di Seoul, namun sediakan uang tunai untuk jajanan di pasar tradisional. Koneksi internet tersedia melalui SIM card lokal Korea yang bisa dipesan online sebelum berangkat atau dibeli di konter Incheon.
Penerbangan arah balik dari Seoul ke Kuala Lumpur tersedia di rute Seoul-Kuala Lumpur dengan maskapai dan frekuensi yang serupa. Pelancong Indonesia yang ingin ke Korea Selatan langsung dari Indonesia dapat mengeksplorasi pilihan di halaman penerbangan ke Korea Selatan untuk melihat semua opsi rute termasuk penerbangan dari Jakarta, Bali, dan kota-kota lainnya. Destinasi lain di Korea yang dapat diakses melalui Incheon meliputi Busan, Jeju, Gyeongju, dan Jeonju untuk perjalanan lintas kota. AirAsia X juga melayani rute Kuala Lumpur ke Busan langsung mulai pertengahan 2026 untuk pelancong yang ingin menjelajahi kota pesisir selatan Korea.
Bandingkan tarif AirAsia X, Malaysia Airlines, Korean Air, dan Batik Air Malaysia dalam satu tampilan di Traveloka tanpa perlu membuka situs masing-masing maskapai secara terpisah. Aktifkan Price Alert untuk mendapat notifikasi otomatis saat tarif turun pada tanggal yang Anda incar. Easy Reschedule memudahkan perubahan jadwal jika rencana berubah. Tersedia berbagai metode pembayaran termasuk transfer bank, kartu kredit, GoPay, OVO, ShopeePay, DANA, cicilan tanpa kartu kredit, dan pembayaran tunai di Indomaret serta Alfamart. Layanan pelanggan Traveloka aktif 24 jam untuk membantu kendala pemesanan kapan saja.
Lama Penerbangan | 6 jam 40 menit |
Bandara di Kuala Lumpur | |
Bandara di Seoul |



