Menjelajah Tanjung Ringgit, Permata Tersembunyi Berbalut Sejarah di Lombok

Xperience Team
Waktu baca 4 menit

Bayangkan berdiri di tepi tebing tinggi dengan angin laut berhembus kencang dan hamparan biru laut di depan mata. Itulah Tanjung Ringgit, sebuah tanjung eksotis di Lombok Timur yang menawarkan panorama luar biasa. 

Destinasi wisata alam ini terkenal dengan deretan tebing kapur putih yang menjulang curam menghadap Samudra Hindia. Pemandangan dramatis berpadu dengan deburan ombak di bawahnya membuat suasana di Tanjung Ringgit terasa bak lukisan alam hidup.

Perencanaan liburan kini semakin mudah dengan bantuan platform travel online. Kamu bisa memesan tiket pesawat, akomodasi, hingga paket wisata dalam satu aplikasi secara praktis. Dengan perencanaan cerdas, perjalanan ke Tanjung Ringgit pun menjadi lebih lancar dan hemat waktu.

Sejarah Tanjung Ringgit yang Menarik

Tak hanya memikat lewat keindahan alam, Tanjung Ringgit juga menyimpan kisah sejarah yang menarik. Pada masa Perang Dunia II, kawasan tanjung ini dijadikan markas dan pos pengintaian tentara Jepang

Sisa-sisa peninggalan sejarah masih dapat dijumpai, seperti meriam besar peninggalan Jepang yang menghadap ke laut dan gua-gua kecil yang dulu difungsikan sebagai bunker. Peninggalan tersebut menjadi saksi bisu peran strategis Tanjung Ringgit di era perang, ketika posisinya dimanfaatkan untuk mengawasi pergerakan musuh dari arah laut.

Konon, nama “Tanjung Ringgit” sendiri berasal dari bahasa Sasak lokal yang berarti “tanjung curam”. Sesuai namanya, area ini memang berupa tanjung atau semenanjung dengan tebing terjal. Kombinasi nilai historis dan karakteristik alam inilah yang membuat Tanjung Ringgit Lombok kian unik dan layak dikunjungi.

Lokasi dan Rute Perjalanan ke Tanjung Ringgit

Tanjung Ringgit terletak di ujung timur Pulau Lombok, tepatnya di Desa Pamongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Lokasinya tidak jauh dari Pantai Tangsi yang lebih dikenal sebagai Pantai Pink

Bahkan, jarak Tanjung Ringgit dari Pantai Pink hanya sekitar 1 km (sekitar 5 menit berkendara). Jadi, banyak wisatawan yang sekalian mampir ke Tanjung Ringgit setelah menikmati indahnya pasir merah muda di Pantai Pink.

Untuk mencapai Tanjung Ringgit, perjalanan darat sekitar 2–3 jam dibutuhkan dari Kota Mataram (ibu kota Lombok). Rute yang umum adalah mengarah ke selatan dan timur melalui Praya (Kabupaten Lombok Tengah) menuju Jerowaru di Lombok Timur. 

Pengunjung bisa menyewa mobil atau sepeda motor dari Mataram atau Bandara Internasional Lombok. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan, karena belum tersedia transportasi umum langsung menuju lokasi. 

Setelah tiba di area Jerowaru, ikuti petunjuk ke Pantai Pink atau Tanjung Ringgit. Akses jalan mendekati lokasi agak menantang, dengan sekitar 8 km jalan berbatu dan cukup sepi setelah melewati area Pantai Pink. 

Pengendara motor perlu berhati-hati, terutama di musim kemarau saat jalan berdebu dan licin. Meski perjalanan cukup panjang, pemandangan alam pedesaan dan pantai sepanjang rute membuat pengalaman menuju Tanjung Ringgit tetap menyenangkan.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Objek wisata Tanjung Ringgit terbuka untuk umum setiap hari. Berdasarkan informasi setempat, jam operasional Tanjung Ringgit adalah pukul 06.00 hingga 17.00 WITA. Waktu operasional ini dimaksudkan demi keamanan pengunjung, mengingat area tebing terbuka sebaiknya dikunjungi saat terang.

Harga tiket masuk Tanjung Ringgit sangat terjangkau. Pengunjung hanya dikenakan retribusi sekitar Rp5.000 per orang untuk masuk kawasan ini. Jika membawa kendaraan, siapkan juga uang parkir beberapa ribu rupiah. Biaya yang murah meriah ini tentunya sebanding dengan pengalaman yang akan didapatkan di Tanjung Ringgit Lombok.

Terbang Bersama Traveloka

Sun, 1 Feb 2026

Pelita Air

Jakarta (CGK) ke Lombok (LOP)

Mulai dari Rp 1.032.600

Wed, 28 Jan 2026

Citilink

Surabaya (SUB) ke Lombok (LOP)

Mulai dari Rp 716.400

Sun, 25 Jan 2026

Wings Air

Bali / Denpasar (DPS) ke Lombok (LOP)

Mulai dari Rp 530.725

Daya Tarik Tanjung Ringgit: Panorama, Foto, dan Aktivitas

Pesona utama Tanjung Ringgit terletak pada panoramanya yang spektakuler. Dari atas tebing, kamu bisa menyaksikan bentangan laut lepas yang berwarna biru jernih, dengan ombak yang menghantam dinding tebing di bawah. 

Tebing batu kapur berwarna putih yang memanjang di sepanjang garis pantai menciptakan kontras cantik dengan birunya Samudra Hindia. Pemandangan di Tanjung Ringgit sering disebut bak surga tersembunyi di Lombok Timur, membuat siapa pun terpukau sejak pandangan pertama.

Menikmati pemandangan laut dari tebing Tanjung Ringgit yang menjulang tinggi bisa menjadi pengalaman yang mendebarkan. Banyak wisatawan datang ke destinasi wisata Lombok Timur ini untuk berburu foto Instagramable dengan latar belakang tebing dan samudra biru. Pastikan tetap berhati-hati saat berfoto di tepi tebing Tanjung Ringgit, terutama ketika angin bertiup kencang.

Selain panorama alam, Tanjung Ringgit juga menawarkan pengalaman wisata sejarah. Di sekitar kawasan ini, terdapat sebuah meriam peninggalan Jepang yang masih tersisa. Meriam tua yang mengarah ke laut tersebut menjadi spot foto unik bagi pengunjung. 

Tak jauh dari meriam, terdapat gua kecil bekas benteng pertahanan Jepang. Pengunjung yang menyukai petualangan bisa menjelajah masuk ke dalam gua tersebut dengan senter, merasakan atmosfer bersejarah sambil mendengar suara kelelawar di dalamnya.

Aktivitas favorit wisatawan di Tanjung Ringgit tentu saja menikmati pemandangan dan berburu foto. Banyak spot foto Instagramable tersedia, mulai dari ujung tebing dengan latar laut luas hingga sudut dekat bunker dan gua yang tersembunyi. 

Bagi pecinta fotografi, waktu pagi dan sore hari memberikan pencahayaan terbaik untuk menangkap keindahan Tanjung Ringgit. Beberapa pengunjung bahkan mendirikan tenda untuk camping semalam di area datar dekat tebing demi menyaksikan matahari terbit keesokan harinya. Jika kamu berniat camping, pastikan membawa perlengkapan kemah dan selalu menjaga kebersihan serta keselamatan.

Waktu Terbaik Mengunjungi Tanjung Ringgit

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Tanjung Ringgit adalah saat musim kemarau, sekitar bulan April hingga Oktober. Pada periode ini, cuaca cenderung cerah dan jalan menuju lokasi lebih mudah dilalui (tidak berlumpur). Pemandangan laut biru juga terlihat lebih jernih di bawah langit cerah musim panas.

Dari sisi waktu dalam sehari, pagi dan sore hari adalah pilihan ideal. Datanglah pagi-pagi untuk menyaksikan matahari terbit yang menakjubkan dari ufuk timur. Sinar mentari pagi yang hangat memberikan pencahayaan lembut, cocok untuk fotografi lanskap di Tanjung Ringgit. 

Alternatifnya, berkunjung menjelang sore menjanjikan panorama tebing dengan cahaya keemasan matahari terbenam di langit barat, meski matahari tenggelam di sisi berlawanan dari laut. Hindari waktu tengah hari jika tidak tahan panas, karena area Tanjung Ringgit sangat terik dengan minim pepohonan untuk berteduh.

Tips dan Persiapan Berkunjung ke Tanjung Ringgit

Sebelum berangkat ke Tanjung Ringgit, persiapkan diri sebaik mungkin agar perjalanan wisata kamu nyaman dan aman. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

1. Siapkan Kendaraan dan Bahan Bakar

Pastikan kendaraan dalam kondisi prima karena jarak ke Tanjung Ringgit cukup jauh (sekitar 80 km dari Mataram). Isi penuh bensin sebelum berangkat, sebab amat jarang terdapat pom bensin selama perjalanan menuju Pantai Pink dan Tanjung Ringgit.

2. Gunakan Pakaian dan Pelindung Matahari

Cuaca di Lombok Timur, terutama di area tanjung, sangat terik. Kenakan pakaian yang nyaman, topi, dan kacamata hitam. Jangan lupa oleskan sunblock sebelum beraktivitas untuk melindungi kulit dari sengatan matahari.

3. Bawa Perbekalan Air dan Snack

Di sekitar Tanjung Ringgit hampir tidak ada penjual makanan atau minuman. Bawalah air minum yang cukup dan camilan sebagai bekal, agar kamu tetap bertenaga selama perjalanan dan eksplorasi. Dehidrasi dalam cuaca panas seperti di Tanjung Ringgit bisa berbahaya!

4. Gunakan Sepatu yang Nyaman

Medan jalan menuju Tanjung Ringgit cukup berbatu dan berdebu. Pakailah alas kaki yang nyaman dan tidak licin. Sepatu hiking atau sandal gunung direkomendasikan untuk menjaga kaki tetap aman saat berjalan di area berbatu.

5. Waspada di Area Tebing

Saat berada di dekat bibir tebing Tanjung Ringgit, selalu utamakan keselamatan. Angin di ujung tanjung bisa tiba-tiba bertiup kencang, jadi jangan berdiri terlalu dekat dengan tepian tanpa pegangan yang kokoh. Hati-hati saat mengambil foto dan hindari perilaku berisiko di ketinggian.

6. Jaga Kebersihan dan Kelestarian

Sebagai wisatawan yang baik, bawa kembali sampahmu dan jaga kebersihan lokasi. Tanjung Ringgit masih alami dan belum ramai, jadi penting untuk menjaga kelestariannya agar keindahan alam dan peninggalan sejarahnya tetap terjaga.

Dengan persiapan matang dan mengikuti tips di atas, perjalanan wisata ke Tanjung Ringgit Lombok pasti akan menjadi pengalaman yang seru dan tak terlupakan. Nikmati setiap momen petualangan di atas tebing spektakuler ini, dari melihat langsung peninggalan sejarah hingga mengagumi keindahan alam Lombok Timur dari sudut pandang yang berbeda.

Dalam Artikel Ini

• Sejarah Tanjung Ringgit yang Menarik
• Lokasi dan Rute Perjalanan ke Tanjung Ringgit
• Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
• Daya Tarik Tanjung Ringgit: Panorama, Foto, dan Aktivitas
• Waktu Terbaik Mengunjungi Tanjung Ringgit
• Tips dan Persiapan Berkunjung ke Tanjung Ringgit

Penerbangan yang Ditampilkan dalam Artikel Ini

Sun, 1 Feb 2026
Pelita Air
Jakarta (CGK) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 1.032.600
Pesan Sekarang
Wed, 28 Jan 2026
Citilink
Surabaya (SUB) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 716.400
Pesan Sekarang
Sun, 25 Jan 2026
Wings Air
Bali / Denpasar (DPS) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 530.725
Pesan Sekarang

Jelajahi Keindahan Lombok Timur

Lombok Timur

Indonesia

Sembalun

Indonesia
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan