
Bagi masyarakat Suku Dayak, musik adalah napas kebudayaan yang menghubungkan dunia manusia dengan alam roh. Setiap instrumen tidak dibuat secara masal, melainkan dipahat secara manual menggunakan kayu pilihan seperti Meranti atau Adau, serta dihiasi ukiran ornamen tumpal atau pakis yang melambangkan keberanian dan keselarasan hidup.
Keunikan lainnya terletak pada tangga nada yang digunakan, yang mampu menghasilkan suasana magis sekaligus menenangkan. Memainkan alat musik Dayak membutuhkan teknik khusus dan penghayatan batin, karena setiap nada yang tercipta dianggap sebagai doa atau komunikasi simbolis dengan leluhur yang menjaga tanah Kalimantan.

Indonesia

Whiz Prime Hotel Balikpapan

8.1/10
•



Balikpapan
Rp 368.550
Berikut adalah daftar instrumen musik tradisional Dayak yang telah diverifikasi keaslian dan fungsi kulturalnya.
Sape adalah instrumen kordofon paling populer yang dipahat dari kayu utuh dengan dawai yang awalnya terbuat dari serat pohon enau, namun kini beralih ke kawat baja. Alat musik ini menghasilkan nada melankolis yang syahdu dan menjadi instrumen utama dalam mengiringi tarian sakral maupun pertunjukan seni di seluruh wilayah Kalimantan.
Teknik permainannya dilakukan dengan memetik senar sambil menggeser jari untuk menciptakan nada-nada tinggi yang jernih. Sape dipercaya memiliki kekuatan untuk menyembuhkan jiwa yang sedang berduka, sehingga sering dimainkan dalam suasana tenang di dalam Rumah Betang saat malam hari.
Jatung Utang adalah instrumen idiofon sejenis silofon yang terdiri dari deretan bilah kayu pendek dan panjang yang disusun di atas sebuah kerangka. Setiap bilah kayu memiliki nada berbeda yang dihasilkan dari perbedaan ukuran ketebalannya, menciptakan harmoni musik yang sangat dinamis dan ceria saat dimainkan.
Pemain memukul bilah kayu menggunakan dua batang pemukul kecil untuk mengiringi tari-tarian tradisional seperti tari kancet papatai. Selain sebagai hiburan, Jatung Utang juga sering digunakan oleh petani di ladang sebagai sarana untuk mengusir rasa jenuh sekaligus menjaga keselarasan dengan alam sekitar.
Kledi adalah alat musik aerofon (tiup) yang sangat unik karena menggunakan buah labu kering sebagai ruang resonansinya. Labu tersebut dihubungkan dengan beberapa batang bambu yang memiliki lidah getar di dalamnya, menghasilkan suara merdu yang menyerupai organ mulut purba atau harmonika etnik.
Pemain meniup melalui lubang pada buah labu sambil menutup lubang pada bambu untuk mengatur nada yang diinginkan. Kledi merupakan instrumen penting bagi etnis Dayak Kayan dan sering digunakan untuk mengiringi nyanyian rakyat atau cerita-cerita legenda dalam upacara adat yang sakral.
Tuma adalah instrumen membranofon berbentuk kendang panjang silindris yang terbuat dari batang kayu berongga. Bagian permukaannya dilapisi kulit binatang yang dikencangkan dengan ikatan rotan, menghasilkan suara dentuman yang bulat dan bertenaga sebagai penjaga ritme dalam ansambel musik.
Cara memainkannya adalah dengan menepuk permukaan kulit menggunakan telapak tangan secara lincah. Tuma sering kali berpasangan dengan instrumen lain dalam pesta panen (Gawai Dayak) untuk menciptakan suasana yang meriah dan mengundang semangat warga untuk menari bersama.
Kecapi adalah alat musik petik yang memiliki bodi lebih ramping dan sederhana dibandingkan Sape, namun memiliki peran yang sangat vital. Instrumen kordofon ini menjadi pengiring utama dalam kesenian Karungut, yaitu seni sastra lisan berupa syair-syair nasihat dan petuah hidup yang sangat dihormati masyarakat Dayak Ngaju.
Melodi yang dihasilkan Kecapi cenderung lebih cepat dan tajam dibandingkan Sape, memberikan energi pada pelantun syair untuk menyampaikan pesannya. Keberadaan Kecapi sangat krusial dalam acara syukuran dan ritual adat karena fungsinya sebagai pembawa pesan moral kepada generasi muda.
Garantung adalah instrumen idiofon berupa gong yang terbuat dari logam perunggu atau kuningan dengan karakter suara yang tegas dan "to the point". Berbeda dengan gong di Jawa, Garantung dimainkan dengan pola ritme yang cepat dan saling menyahut (interlocking), menciptakan suasana yang sangat intens dan penuh semangat.
Dalam sosiologi Dayak, Garantung memiliki status sosial yang tinggi dan sering dijadikan sebagai syarat mahar perkuningan atau pembayaran denda adat. Secara musikal, dentuman Garantung adalah fondasi utama yang menandakan dimulainya ritual besar seperti pesta tiwah atau upacara penyambutan tamu kehormatan.
Untuk mendapatkan pengalaman budaya yang sesungguhnya, Anda dapat mengunjungi beberapa pusat kebudayaan Dayak berikut ini.
Terletak di Kalimantan Timur, desa ini merupakan tempat terbaik untuk melihat maestro Sape memainkan instrumennya secara langsung setiap hari Minggu. Anda bisa berdialog langsung dengan para pengrajin dan melihat proses pembuatan alat musik tradisional dari awal.
Setiap bulan Mei, seluruh wilayah Kalimantan Barat merayakan pesta panen yang diramaikan dengan parade musik kolosal. Ini adalah momen langka di mana Anda bisa mendengar suara Tuma dan Garantung bersahutan di sepanjang jalan kota.
Terletak tidak jauh dari Samarinda, desa ini merupakan pemukiman Suku Dayak Kenyah yang sangat menjaga tradisi musik Sape. Berbeda dengan tempat wisata yang sangat ramai, di Lekaq Kidau Anda bisa merasakan suasana yang lebih tenang dan sakral.
Alat musik tradisional Dayak adalah representasi dari kebijaksanaan lokal dalam mengolah material hutan menjadi seni yang berjiwa. Dari petikan Sape yang syahdu hingga dentuman Garantung yang berwibawa, setiap instrumen mengajarkan kita tentang harmoni, tradisi, dan rasa hormat yang mendalam kepada alam semesta.
Melestarikan musik tradisional ini adalah tugas kita bersama agar identitas bangsa tidak hilang ditelan zaman. Mari dukung seniman lokal Kalimantan agar alunan musik dari tanah Borneo tetap terdengar hingga ke pelosok dunia.

Pusat Kota Balikpapan

Pantai BSB (Balikpapan Super Blok)

9.1/10
Pusat Kota Balikpapan
Rp 25.000
Ingin menyaksikan magisnya ritual Dayak dan mendengar alunan Sape secara langsung? Rencanakan perjalanan Anda ke Kalimantan sekarang melalui Traveloka. Dapatkan tiket pesawat dengan harga terbaik menuju Pontianak, Palangkaraya, atau Balikpapan dengan beragam pilihan maskapai terpercaya.
Nikmati kemudahan booking hotel atau resor budaya yang dekat dengan pusat atraksi wisata. Gunakan fitur Easy Reschedule untuk perjalanan yang lebih fleksibel dan manfaatkan Promo Khusus Pengguna Baru agar liburan Anda semakin hemat. Wujudkan petualangan budaya Anda bersama Traveloka hari ini!
Sat, 30 May 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Balikpapan (BPN)
Mulai dari Rp 1.767.000
Thu, 21 May 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Balikpapan (BPN)
Mulai dari Rp 1.399.400
Tue, 19 May 2026

Citilink
Makassar (UPG) ke Balikpapan (BPN)
Mulai dari Rp 1.150.900













