
Di jantung Kota Sampang, tepat di titik nol kilometer kabupaten, berdiri monumen berbentuk tombak emas yang menjulang tinggi dan langsung menarik perhatian siapa pun yang melintas. Monumen ini bukan sekadar hiasan kota, melainkan penghormatan untuk salah satu tokoh paling melegenda dari tanah Madura.
Monumen Sampang dibangun untuk menghormati Trunojoyo, bangsawan Madura yang pada abad ke-17 sempat memimpin pemberontakan besar melawan Kesultanan Mataram dan VOC. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Surabaya, Sampang bisa dijangkau dengan perjalanan darat melewati Jembatan Suramadu untuk melanjutkan petualangan menjelajahi Madura.
Trunojoyo adalah cucu dari Cakraningrat I, penguasa Madura, yang namanya melegenda setelah memimpin pemberontakan terhadap Kesultanan Mataram yang saat itu bersekutu dengan VOC. Pemberontakan ini dipicu ketidakpuasan terhadap pemerintahan Amangkurat I dan II yang dianggap keras dan terlalu dekat dengan VOC.
Pada 1674, laskar rakyat pimpinan Trunojoyo berhasil mengambil alih kekuasaan di Madura, dan ia sempat mendeklarasikan Madura sebagai wilayah merdeka dengan dukungan pasukan Makassar pimpinan Karaeng Galesong. Setelah melalui berbagai pertempuran melawan pasukan gabungan VOC-Mataram, Trunojoyo akhirnya tertangkap di daerah Ngantang pada Desember 1679 dan dibawa ke Batavia sebagai tawanan, hingga akhirnya wafat pada Juni 1680. Monumen ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas keberanian dan perjuangannya.

Indonesia

Go2 Explore Gili Labak Madura

9.2/10
Manding
Rp 450.500
Selain nilai sejarahnya, desain monumen ini penuh dengan simbol yang menarik untuk diperhatikan lebih dekat. Berikut bagian-bagian yang paling menonjol.
Monumen ini dirancang menyerupai tombak dengan tiga bagian yang melambangkan Iman, Islam, dan Ihsan, tiga nilai yang dijunjung tinggi masyarakat Madura.
Warna kuning keemasan pada monumen ini dipilih untuk melambangkan kemuliaan dan jiwa kesatria, sejalan dengan sosok Trunojoyo yang dihormati sebagai pejuang Madura.
Di taman sekitar monumen terdapat tiga pasang patung karapan sapi yang menggambarkan tradisi balap sapi khas Madura, menambah nuansa budaya lokal di area ini.
Karena letaknya di titik nol Kabupaten Sampang, area ini juga jadi pusat berkumpulnya warga, terutama saat sore hingga malam hari ketika pedagang kaki lima mulai berjualan di sekitarnya.
Berikut informasi akses Monumen Sampang untuk wisatawan yang ingin berkunjung.
| Kategori | Keterangan |
| Tiket Masuk | Tidak ada, karena berada di ruang publik alun-alun kota |
| Jam Kunjungan | Bisa dikunjungi kapan saja |
| Waktu Ramai Pedagang Kaki Lima | Sekitar pukul 16.00 - 24.00 WIB |
Monumen Sampang berada tepat di pusat Kota Sampang, Madura. Berikut beberapa cara mencapainya dari luar pulau.
Setelah mendarat di Surabaya, Anda bisa melanjutkan perjalanan darat melewati Jembatan Suramadu menuju Bangkalan, lalu terus ke arah timur menuju Sampang dengan waktu tempuh sekitar 1,5-2 jam.
Bagi yang datang dari kota-kota besar seperti Jakarta atau Semarang, Anda bisa memesan Tiket Bus ke Sampang yang biasanya sudah termasuk penyeberangan menuju Pulau Madura.
Jika ingin lebih fleksibel menjelajahi Madura, Anda bisa memakai Sewa Mobil di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Sampang.

Indonesia

Myze Hotel Sumenep

9.3/10
•




Batuan
Rp 455.905
Beberapa tips berikut bisa membuat kunjungan Anda ke Monumen Sampang lebih menyenangkan.
Suasana di sekitar monumen lebih hidup saat sore menjelang malam, ketika pedagang kaki lima mulai berjualan dan warga berkumpul di sekitar alun-alun.
Sambil menikmati suasana kota, sempatkan mencicipi jajanan kaki lima khas Sampang yang banyak dijajakan di sekitar area ini.
Karena berada di kawasan yang sama, kunjungan ke monumen ini bisa dipadukan dengan menikmati suasana Alun-Alun Sampang yang juga jadi pusat kegiatan warga.
Lokasinya yang strategis membuat monumen ini cocok jadi titik awal sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Madura, seperti Camplong Beach atau Masjid Agung Sampang.
Monumen Sampang menghadirkan cerita tentang keberanian Trunojoyo dalam balutan desain yang sarat makna, mulai dari bentuk tombak hingga warna emas yang melambangkan kesatriaan. Sebagai ikon titik nol kota, monumen ini juga jadi saksi keseharian warga Sampang dari waktu ke waktu.
Letaknya yang mudah diakses dan berada tepat di pusat kota membuat Monumen Sampang cocok jadi titik singgah singkat sebelum melanjutkan perjalanan menjelajahi sisi lain Pulau Madura, dari pantai hingga tradisi karapan sapi yang khas.
Thu, 1 Oct 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 876.800
Wed, 23 Sep 2026

Lion Air
Bali / Denpasar (DPS) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 697.600
Mon, 21 Sep 2026

Citilink
Jakarta (HLP) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 964.200
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Madura dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Surabaya dan Hotel di Sampang dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Pulau Madura untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata Anda ke Madura.










