
Jogja selalu lekat dengan sejarah dan budaya di setiap sudutnya. Tak heran, banyak wisatawan selalu kembali ke kota ini, karena selalu ada yang baru untuk dikulik dan dijelajahi. Kamu penyuka wisata sejarah juga pasti senang mampir ke Jogja. Namun, bukan hanya sejarah yang jadi daya tarik Jogja, ada juga wisata alam, wisata kekinian yang viral, juga wisata kuliner khas yang bikin lidah bergoyang.
Apa pun itinerary liburanmu di Jogja, memilih hotel yang nyaman tentu jadi hal penting untuk persiapan perjalanan yang menyenangkan. Kalau kamu mau maerasakan sentuhan sejarah di Jogja, coba pilih saja hotel-hotel legendaris yang sudah berdiri lama di Jogja. Ada apa saja? Simak ulasan dan rekomendasi 6 hotel tertua di Jogja berikut ini.
Grand Inna Malioboro menjadi hotel pertama yang akan kita bahas. Salah satu hotel tertua di Yogyakarta ini berdiri sejak 1911 dan awalnya bernama N.V. Grand Hotel de Djokja, yang pernah bergabung ke jaringan hotel Nederlandsch-Indische Hotel Vereeniging, kemudian bangkrut tahun 1932. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942, diganti dengan nama Asahi Hotel. Hotel ini juga pernah dipersengketakan dan akhirnya dilepas ke Pemerintah Kota Yogyakarta pada tahun 1953.
Grand Inna Malioboro termasuk dalam 11 Cagar Budaya Peringkat Nasional periode November 2022-Maret 2023. Jadi, kalau kamu ingin menginap di hotel bersejarah dan letaknya dekat dengan Stasiun Tugu Yogyakarta ini, booking sekarang di Traveloka.

Indonesia

Grand Inna Malioboro




•

8.7/10
Yogyakarta
Lihat Harga
Royal Ambarrukmo Yogyakarta merupakan salah satu hotel tertua di Jogja yang merupakan salah satu cagar budaya. Hotel bintang 5 ini punya arti nama yang sangat spesial.
Ambarrukmo diambil dari bahasa Jawa kuno, yang terdiri dari kata “Ambar” yang berarti wangi dan “Rukmo” berarti emas. Jadi, Ambarrukmo memiliki arti sebuah tahta keindahan wangi emas yang sangat bernilai. Nama ini diberikan oleh Sultan Hamengku Buwono VII.
Tahukah kamu, kalau sebelum menjadi hotel, area Royal Ambarrukmo pernah menjadi Pesanggrahan Raja dari Kasultanan Yogyakarta? Awalnya, lokasi Royal Ambarrukmo merupakan bagian dari Gandok Pesanggrahan Ambarrukmo.
Gandok adalah bangunan memanjang yang memiliki kamar-kamar dan biasanya terletak di belakang area utama (griya wingking). Sultan Hamengku Buwono II menamakan area tersebut sebagai “Jenu” sebelum beralih menjadi “Ambarrukmo”, “Hambarrukmo”, atau “Ngambarrukmo”.
Salah satu momen sejarah penting di Pesanggrahan Ambarrukmo adalah kunjungan Daendels pada 29 Juli-2 Agustus 1809. Sebelumnya, Daendels meminta agar Sultan Hamengku Buwono II menyambutnya di luar kerajaan, akhirnya Sultan membangun sebuah pendopo yang difungsikan untuk menyambut tamu kerajaan di luar area istana. Ini yang jadi cikal bakal dibangunnya Pesanggrahan Ambarrukmo.
Bangunan hotel yang kamu lihat saat ini adalah bangunan hotel yang dibangun Presiden Soekarno di tahun 1966. Dengan bangunan seluas 5,5 hektar, Hotel Ambarrukmo berdiri di sebelah timur Pesanggrahan Ambarrukmo milik Kasultanan Yogyakarta.
Kini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta masih menjadi salah satu hotel bintang lima terbaik di Jogja dengan berbagai fasilitas yang lengkap. Menyediakan 247 kamar yang mewah dan nyaman. Di sekeliling hotel, kamu pun bisa menikmati karya seni dan barang-barang peninggalan Keraton Yogyakarta yang bersejarah. Kamu bisa menginap di Royal Ambarrukmo Yogyakarta dengan harga mulai Rp1.250.000 per malamnya.

Indonesia

Royal Ambarrukmo Yogyakarta





•

9.0/10
Depok
Rp 1.663.010
Rp 1.261.318
Hotel Limaran 1 Syariah Malioboro di Yogyakarta dulunya merupakan bangunan Hokokai Societet (di masa penjajahan Jepang) yang kemudian menjadi perpustakaan Universitas Gadjah Mada (UGM) di tahun 1951. Kemudian, di tahun 1975, bangunan ini menjadi kantor PT Goodyear. Sejak 1990, gedung ini akhirnya menjadi Hotel Limaran yang masih beroperasi hingga saat ini.
Bangunan kuno dengan gaya Belanda ini masih mempertahankan arsitektur aslinya, dengan pintu dan jendela besar serta langit-langit tinggi. Bangunan ini ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2011 silam.
Kamu masih bisa menemukan furniture asli peninggalan masa lalu di dalamnya. Hotel nyaman dengan lokasi strategis ini dekat dengan Titik Nol Yogyakarta dan Malioboro. Homey dan terjangkau, kamu bisa menginap dengan harga mulai dari Rp180 ribuan per malamnya.

Indonesia

Hotel Limaran 1 Syariah Malioboro Mitra RedDoorz

•

7.9/10
Gondomanan
Lihat Harga
Royal Brongto Hotel menawarkan penginapan di lokasi premium, dekat dengan Keraton Yogyakarta. Melihat bentuk bangunan yang unik, membuatmu teringat akan arsitektur khas Jawa.
Tidak mengherankan, karena bangunan hotel ini dulunya adalah rumah kuno milik bangsawan Keraton Yogyakarta, yang hingga kini masih keaslian bangunannya masih tetap dipertahankan. Lokasinya ada di Selatan Keraton Yogyakarta, yang dulunya merupakan lingkungan tempat tinggal bangsawan-bangsawan Keraton Yogyakarta.
Saat masuk, kamu akan disambut regol (pintu masuk) berukuran besar, berwarna hijau tua yang merupakan warna khas keraton Yogyakarta. Royal Brongto Hotel Yogyakarta juga memiliki sebuah pendopo besar berbentuk Joglo yang sampai sekarang masih dipertahankan bentuk aslinya.
Berdiri diatas tanah bangunan keraton seluas 1,7 hektar, Royal Brongto Hotel menawarkan sentuhan budaya dengan kenyamanan modern di lokasi strategis, dekat dari Taman Sari, Keraton Yogyakarta, dan Alun-Alun Kidul. Dengan harga mulai dari Rp300 ribuan per malam, dapatkan pengalaman menginap tak terlupakan di Royal Brongto Hotel Yogyakarta.

Indonesia

Royal Brongto Hotel

9.0/10
Mantrijeron
Rp 282.358
Berdiri sejak 1981, Sahid Raya Hotel di Yogyakarta menjadi salah satu hotel tertua di Jogja yang usianya sudah mencapai lebih dari 40 tahun ini. Berdiri di area Depok, Yogyakarta, hotel ini menawarkan lokasi di pusat kota yang dekat ke mana-mana, dekat dari Ambarrukmo Plaza dan Bandar Udara Internasional Adisutjipto.
Meski umurnya sudah lebih dari 40 tahun, Sahid Raya Hotel tetap mengedepankan kenyamanan dan fasilitas modern untuk memastikan kenyamanan menginap. Kamu bisa memesan kamar di lantai atas untuk menikmati city view di malam hari yang cantik. Harganya mulai dari Rp300 ribuan saja per malamnya.

Indonesia

Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta




•

8.1/10
Depok
Rp 720.721
Rp 655.856
The Phoenix Hotel Hotel merupakan salah satu hotel tertua di Jogja, yang dibangun pada tahun 1918. Awalnya, ini adalah banguan rumah tinggal yang dibangun seorang saudagar Cina yang kaya raya, Kwik Djoen Eng. Gedung ini sempat menjadi sebuah resident hotel hingga masa pendudukan Jepang.
Setelah pendudukan Jepang berakhir, gedung ini difungsikan sebagai kediaman resmi konsulat China, dan pada tahun 1951 difungsikan kembali menjadi sebuah hotel yang dikelola bangsa sendiri. Bahkan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno pernah berkediaman di The Phoenix Hotel Yogyakarta.
Memiliki sejarah panjang dan berusia lebih dari seabad, bangunan utama hotel ini merupakan bagian dari cagar budaya, sehingga bentuknya tidak boleh diubah apalagi dirobohkan. Sementara bangunan tambahan yang ada merupakan hasil renovasi di tahun 2003 silam.
Salah satu area paling ikonis di The Phoenix Yogyakarta adalah area kolam renang di tengah hotel yang estetik dan Instagramable. Kamu bisa menginap di sini dengan harga mulai dari Rp1.500.000 per malam. Berada sangat dekat dari Tugu Yogyakarta atau Tugu Pal Putih, nikmati sensasi menginap mewah di hotel bersejarah Jogja ini.

Indonesia

The Phoenix Hotel Yogyakarta - MGallery





•

8.6/10
Jetis
Rp 979.934
Siapkan perjalananmu dengan booking Tiket Pesawat, Tiket Kereta Api, Tiket Bus and Shuttle, dan Travel Activities dan manfaatkan kode kupon, promo bank, dan promo BCA untuk mendapatkan harga terbaik!
Tags:
hotel recommendation










